Sobat Ngarit

Sobat Ngarit Man Jadda Wajada

Pemerintah Indonesia, bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), melaksanakan sebuah rapat koordinasi yang sangat pen...
19/08/2026

Pemerintah Indonesia, bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), melaksanakan sebuah rapat koordinasi yang sangat penting terkait dengan perubahan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPR, Gedung Nusantara III, yang terletak di dalam Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada hari Selasa, tanggal 18 Agustus 2026.

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR, Bapak Sufmi Dasco Ahmad, dan berhasil mencapai sejumlah keputusan strategis yang signifikan terkait dengan alih status PPPK. Dalam pernyataan persnya, Menteri Sekretaris Negara, Bapak Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa terdapat kesepakatan bersama yang telah dicapai. "Alhamdulillah, hari ini seluruh pihak telah mencapai kesepahaman bahwa pegawai PPPK paruh waktu akan diangkat statusnya menjadi PPPK penuh waktu. Sementara itu, rekan-rekan kita yang berprofesi sebagai guru dan saat ini berstatus sebagai PPPK penuh waktu akan diberikan kesempatan untuk memulai proses seleksi agar dapat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS)," ujarnya dengan penuh antusiasme.

Lebih lanjut, Bapak Prasetyo menjelaskan bahwa bagi pegawai yang saat ini berstatus sebagai PPPK paruh waktu, mereka akan mendapatkan peluang untuk diangkat menjadi PPPK penuh waktu pada tahun 2027 mendatang. Selain itu, para guru yang telah berstatus sebagai PPPK penuh waktu juga akan diberikan kesempatan untuk mengikuti seleksi Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang direncanakan akan dilaksanakan pada awal tahun depan.

Keputusan ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para pegawai dan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi para guru di Indonesia. Komitmen ini diharapkan dapat membawa dampak positif dalam jangka panjang bagi pengembangan sumber daya manusia di tanah air.

Suasana meriah karnaval peringatan HUT ke-81 RI di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung pada Senin (17/8/2026) mendad...
19/08/2026

Suasana meriah karnaval peringatan HUT ke-81 RI di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung pada Senin (17/8/2026) mendadak berubah menjadi arena adu jotos.

Puncak perayaan kemerdekaan itu dinodai oleh ulah sekelompok pemuda yang berada di bawah pengaruh minuman keras.

Insiden ini bermula dari keributan antarsesama peserta karnaval.

Aparat keamanan yang berniat meredam situasi justru ikut menjadi korban amukan.

Danramil Cicalengka, Kapten Inf Sumarna Chaerul, yang pertama kali mencoba melerai keributan, justru diserang dan diamuk oleh para pelaku.

Melihat situasi tak terkendali, Kapolsek Cicalengka, Kompol Ade Rahmat, turut turun tangan menyelamatkan Danramil.

Nahas, ia pun ikut terkena imbasnya hingga menderita luka gores di bagian hidung.

Tak berhenti di situ, seorang anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) yang berniat membantu aparat meredakan situasi malah ikut menjadi sasaran bulan-bulanan dan dipukuli oleh pelaku.

Merespons kekacauan tersebut, jajaran Polresta Bandung yang dipimpin oleh Kapolresta Kombes Pol Aldi Subartono langsung bergerak cepat memburu para pembuat onar.

Polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap empat orang yang diduga kuat sebagai pelaku kekerasan.

Mereka masing-masing berinisial RF, IA, YP, dan F.

Pihak kepolisian masih memburu dan mendalami identitas satu terduga pelaku lainnya.

Saat kejadian, oknum tersebut terekam mengenakan seragam Karang Taruna.

Kasi Humas Polresta Bandung, Ipda Dini, mengungkap bahwa para pelaku beraksi brutal karena tidak terima saat ditegur karena membuat kerusuhan.

Sikap agresif tak terkendali ini dipicu oleh kondisi para pelaku yang sedang mabuk akibat pengaruh minuman keras (miras).

Saat ini, para terduga pelaku telah diamankan di kantor polisi dan tengah menjalani proses pemeriksaan secara intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatan anarkis mereka terhadap warga dan aparat penegak hukum.

Potret seorang siswi berseragam yang terlihat membawa tumpukan wadah Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan di media...
19/08/2026

Potret seorang siswi berseragam yang terlihat membawa tumpukan wadah Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan di media sosial. Situasi tersebut memunculkan pertanyaan tentang pola distribusi program di sekolah, terutama ketika urusan membawa logistik justru melibatkan peserta didik.

Kondisi ini dinilai dapat menambah beban siswa di tengah aktivitas utama mereka sebagai pelajar. Alih-alih fokus mengikuti kegiatan belajar mengajar, siswa terlihat ikut menangani pekerjaan fisik yang semestinya perlu dipikirkan dalam sistem operasional dan distribusi program. Namun, dari materi yang diberikan, belum ada informasi terverifikasi mengenai lokasi sekolah, pihak yang memberikan instruksi, maupun konteks lengkap foto tersebut.

Potret tersebut akhirnya memicu desakan agar pengelolaan distribusi MBG dievaluasi. Rantai logistik diharapkan dapat ditangani dengan sistem yang lebih tertata sehingga pelaksanaan program tidak membebani guru maupun siswa. Publik juga meminta pihak terkait memastikan kenyamanan dan kegiatan belajar peserta didik tetap menjadi perhatian utama.

Heboh beredar di media sosial membuat warganet waspada setelah memperlihatkan temuan kamera yang diduga disembunyikan di...
19/08/2026

Heboh beredar di media sosial membuat warganet waspada setelah memperlihatkan temuan kamera yang diduga disembunyikan di sebuah toilet umum.

Dalam video tersebut, seorang wanita awalnya melihat sesuatu yang mencurigakan di bagian celah antarkeramik. Jika dilihat sekilas, benda tersebut nyaris tidak terlihat karena ukurannya sangat kecil dan menyatu dengan bagian keramik.

Wanita itu kemudian mencoba memeriksanya menggunakan kamera ponsel. Setelah gambar diperbesar, terlihat adanya cahaya merah yang muncul dari celah antara keramik tersebut, yang diduga berasal dari perangkat kecil yang berada di dalamnya.

Temuan tersebut sontak menimbulkan kekhawatiran, mengingat toilet merupakan tempat yang seharusnya memberikan privasi bagi setiap penggunanya.

Jika menemukan sesuatu yang dicurigai sebagai kamera tersembunyi, masyarakat dianjurkan mendokumentasikan lokasi dan segera melaporkannya kepada petugas pengelola tempat atau pihak berwenang untuk diperiksa lebih lanjut.

Kasus perusakan sepeda motor milik pengemudi ojek online (ojol) bernama Mulyadi yang sempat menghebohkan publik usai dia...
19/08/2026

Kasus perusakan sepeda motor milik pengemudi ojek online (ojol) bernama Mulyadi yang sempat menghebohkan publik usai diamuk sopir Alphard di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, resmi berakhir damai. Dalam proses mediasi yang digelar di Polsek Pesanggrahan pada Rabu (19/8), Mulyadi secara terbuka menyatakan telah ikhlas dan memaafkan tindakan pelaku.

Sebelumnya, Mulyadi dan pengemudi Alphard juga sudah bertemu dan sepakat damai. Dalam pertemuan tersebut, sang pengemudi Alphard meminta maaf dan berjanji akan mengganti kerusakan motor milik Mulyadi. Perusahaan tempat sopir Alphard bekerja juga berjanji memberikan kompensasi.

Selain permasalahan hukumnya dinyatakan selesai oleh Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam, Mulyadi juga mendapatkan hadiah berupa sepeda motor baru. Bantuan kendaraan tersebut diserahkan langsung oleh politisi Uya Kuya dan Putri Zulkifli Hasan untuk menggantikan motornya yang rusak dihantam batu oleh pelaku.

Mewakili Partai PAN, keduanya memberikan satu unit sepeda motor baru tersebut secara langsung kepada Mulyadi. Lewat unggahan di Instagram, Putri Zulkifli Hasan membagikan momen kebersamaannya dengan Uya Kuya saat bertemu Mulyadi, seraya berharap bantuan tersebut dapat membantunya kembali mencari rezeki.

“Kami doakan Pak Mulyadi sehat selalu dan bisa kembali mencari rezeki dengan motor barunya. Amiiiinnn 🙏” tulis Putri Zulhas pada keterangan captionnya.

📷: Instagram/

Seorang pria di Surabaya berinisial H (39) diduga melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap anak tirinya, C (12). Sa...
19/08/2026

Seorang pria di Surabaya berinisial H (39) diduga melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap anak tirinya, C (12). Saat ini korban dalam kondisi hamil.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto mengungkapkan bahwa tersangka diduga melakukan tindakan kekerasan seksual itu sejak Januari 2026.

"Tersangka diduga melakukan dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak tersebut sejak bulan Januari 2026 sebanyak 4 kali. Korban adalah anak tiri dari tersangka, dari pernikahan siri ibunya yang menikah siri sejak 2016," ujar Hadi, Rabu (19/8/2026).

Hadi menyebutkan bahwa setiap kali beraksi pelaku mengancam korban untuk tidak bercerita kepada ibunya. Tindakan bejat itu dilakukan saat ibu korban bekerja.

"Tersangka melakukan persetubuhan kepada korban dengan paksa. Setiap melancarkan aksinya, tersangka melakukannya pada siang hari pada saat ibu korban bekerja," bebernya.

Setelah menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan ayah tirinya, korban kemudian hamil. Hal itu diketahui oleh ibu korban saat perutnya membesar.

"Pelapor (ibu korban) mengetahui anaknya telah disetubuhi oleh tersangka setelah curiga perutnya membesar dan anaknya tidak kunjung menstruasi. Setelah dicek sudah hamil," kata Hadi.

Saat ditanya oleh sang ibu, korban kemudian mengaku bahwa pelaku merupakan ayah tirinya sendiri.

"Dijawab (korban) bahwa yang melakukan adalah tersangka," kata Hadi. (detik)

Seorang pemilik toko di Reo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, membuka tokonya untuk membantu warga memenuhi keb...
19/08/2026

Seorang pemilik toko di Reo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, membuka tokonya untuk membantu warga memenuhi kebutuhan dasar setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Pulau Flores.

Kisah tersebut menjadi perhatian setelah dibagikan melalui video oleh akun Threads kak iman dan dikutip pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Dalam video tersebut, pemilik toko bernama Nurdin menjelaskan bahwa dirinya meminta karyawan tetap membuka toko, tetapi bukan untuk melakukan aktivitas perdagangan seperti biasanya.

Nurdin mengatakan toko dibuka untuk melayani warga yang membutuhkan barang-barang tertentu, terutama kebutuhan bayi seperti susu dan popok.

Menurut Nurdin, kondisi bangunan dan barang dagangan di tokonya masih relatif baik setelah gempa, sehingga sebagian barang dapat digunakan untuk membantu warga.

Toko yang disebut dalam video tersebut bernama Maci Mart Reo.

Nurdin menegaskan bahwa pembukaan toko tersebut bukan bertujuan mencari keuntungan dari situasi pascabencana.

Ia juga mengatakan penjualan rokok dihentikan agar dana yang tersedia dapat digunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Selain menyediakan kebutuhan dasar, Nurdin menyebut salah satu cabang tokonya tetap melayani penarikan uang bagi warga yang membutuhkan layanan tersebut.

Source : treads kak iman

Kapal pesiar J7 Explorer yang sempat ramai diperbincangkan karena menggunakan logo Kementerian Pertahanan (Kemhan) terny...
19/08/2026

Kapal pesiar J7 Explorer yang sempat ramai diperbincangkan karena menggunakan logo Kementerian Pertahanan (Kemhan) ternyata bukan milik pemerintah. Kemhan menjelaskan kapal tersebut merupakan milik pengusaha Andi Syamsudin Arsyad alias Haji Isam yang dipinjam untuk menunjang kegiatan pemerintah.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Rico Sirait menyebut pemanfaatan kapal dilakukan tanpa biaya sewa. J7 Explorer digunakan sebagai sarana transportasi antarpulau, mobilitas personel, akomodasi, hingga mendukung proyek pembangunan infrastruktur dan program ketahanan pangan di sejumlah wilayah, termasuk Wanam, Papua Selatan.

Di Wanam, kapal tersebut difungsikan sebagai tempat tinggal sementara sekaligus pangkalan bergerak untuk koordinasi, akomodasi tenaga ahli, dan kebutuhan logistik. Kemhan menegaskan pemasangan logonya hanya menandakan kapal sedang digunakan untuk mendukung kegiatan kementerian, bukan berarti status kepemilikannya berubah menjadi aset negara.

J7 Explorer yang dibangun di Batam dan selesai pada 2022 itu memiliki bobot sekitar 8.076 GT, 25 kabin dengan kapasitas sekitar 50 tamu serta dilengkapi helipad. Kemhan menyatakan peminjaman berlangsung sesuai kebutuhan kegiatan, sementara kepemilikan kapal tetap berada pada pihak swasta.

Suasana khidmat peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Ambon mendadak tercoreng oleh insiden dugaan rasialism...
19/08/2026

Suasana khidmat peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Ambon mendadak tercoreng oleh insiden dugaan rasialisme.

Sosok oknum TNI yang merupakan ajudan atau Pengawal Pribadi (Walpri) Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, akhirnya terungkap setelah videonya menghina mahasiswa viral di media sosial.

Peristiwa ini bermula dari niat baik sekelompok mahasiswa untuk menjadi jembatan suara masyarakat adat.

Seorang mahasiswa asal pegunungan Pulau Seram bernama Wili Ropena, bersama empat orang rekannya, berusaha mendekati Gubernur Maluku usai Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Merdeka Ambon pada Senin (17/8/2026).

Wili berniat menyerahkan sebuah surat penting yang merupakan aspirasi masyarakat dari Tua Adat Negeri Manusela.

Uniknya, surat tersebut dibungkus secara tradisional di dalam satu ruas bambu yang dililit dengan kain merah.

Namun, langkah mulia para mahasiswa tersebut tidak berjalan mulus dan justru memicu konfrontasi.

Saat berusaha mendekati Gubernur, langkah Wili dan rekan-rekannya langsung dicegat dan dihalangi oleh barisan petugas keamanan.

Di tengah ketegangan dan adu argumen tersebut, seorang pria yang merupakan petugas keamanan diduga kuat melontarkan kata-kata rasis berupa sebutan "monyet" yang ditujukan langsung kepada Wili Ropena.

Kejadian ini terekam jelas dalam video yang kini beredar luas.

Setelah video tersebut memicu kemarahan warganet, identitas sang oknum akhirnya terbongkar.

Pria yang terekam melontarkan hinaan tersebut diketahui bernama Rohim, seorang oknum TNI yang sedang bertugas sebagai Pengawal Pribadi (Walpri) Gubernur Maluku.

Hingga saat ini, insiden tersebut seolah digantung.

Belum ada satu pun klarifikasi resmi, baik dari pihak Rohim secara pribadi maupun dari Pemerintah Provinsi Maluku.

Publik juga masih menanti apakah tindakan arogansi dan rasisme ini akan berujung pada sanksi tegas atau hanya dibiarkan menguap begitu saja.

Insiden ini memicu kekecewaan besar.

Di saat seluruh bangsa sedang merayakan kebebasan dan persatuan, tindakan merendahkan martabat sesama anak bangsa, apalagi yang dilakukan oleh aparat pemerintahan, adalah sebuah kemunduran yang tidak bisa ditoleransi.

Warga dan para pengguna jalan di sekitar Stasiun Lenteng Agung, Jakarta Selatan, digegerkan oleh pemandangan yang tak ha...
19/08/2026

Warga dan para pengguna jalan di sekitar Stasiun Lenteng Agung, Jakarta Selatan, digegerkan oleh pemandangan yang tak hanya meresahkan, tapi juga sangat membahayakan nyawa.

Sebuah video amatir merekam aksi brutal seorang pria yang mengamuk di tengah jalan raya.

Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Selasa (18/8/2026) jelang tengah malam, tepatnya sekitar pukul 23.40 WIB.

Berada tepat di area putar balik (U-turn) dekat Stasiun Lenteng Agung.

Seorang pria tanpa busana yang diduga berasal dari Indonesia Timur tiba-tiba berdiri di tengah jalan dan langsung memvkvli para pengendara yang melintas secara acak dan beringas.

Video amatir yang beredar di kalangan driver ojek online (ojol) dan media sosial memperlihatkan betapa berbahayanya situasi saat itu.

Terekam satu unit sepeda motor sudah tergeletak di pinggir jalan.

Perekam video menyebutkan, apabila ada pengendara yang dipvkvl hingga jatuh tersungkur, pelaku tega menend*ng kepala korban tanpa ampun.

Beberapa warga yang kebetulan berada di lokasi sebenarnya berniat mendekat untuk mengamankan pelaku.

Namun, mereka terpaksa mundur karena pelaku terus bersikap agresif dan mengancam akan membvnvh siapa saja yang berani mendekat.

Ulah pelaku sukses melumpuhkan mental para pengguna jalan dan memicu kepanikan massal di lokasi.

Perekam video menduga bahwa pelaku sedang berada dalam kondisi tidak sadar sepenuhnya, bisa jadi karena mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ), stres berat, atau tengah berada di bawah pengaruh alkohol (mabuk).

Pengendara lain yang melihat amukan tersebut dari kejauhan langsung ketakutan, memilih berhenti mencari jarak aman, atau putar balik menghindari lokasi.

Perekam video mendesak aparat kepolisian setempat untuk segera meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) karena aksi pelaku sudah masuk dalam tahap mengancam keselamatan dan mencelakai masyarakat.

Hingga berita ini menyebar, publik dan warga sekitar masih menanti langkah cepat dari kepolisian untuk mengamankan pelaku dan memberikan jaminan keamanan bagi para pelintas malam di kawasan tersebut.

Address

Wonogiri
54224

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sobat Ngarit posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share