WUNA INFO

WUNA INFO Pusat Informasi & Hiburan
Wuna Wite Barakati
đź“– Repost Berbagai Sumber
Messenger atau WA kami untuk Informasi disekitar anda.
📞Hp/Whatsapp : 082267523614

22/08/2026

Mobil Rombongan Warga Terjun ke Sungai di Jembatan Lebo Maligano, Sejumlah Penumpang Luka-luka

Kendaraan roda empat bermuatan rombongan warga mengalami kecelakaan tunggal hingga terjun ke sungai di kawasan Jembatan Lebo, Desa Langkoroni, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 10.20 Wita.

Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka. Para korban telah dievakuasi ke Puskesmas Maligano untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolres Muna, AKBP Indra Sandy Purnama Sakti, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia mengatakan, personel kepolisian masih berada di lokasi untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban.

“Iya betul, anggota sementara membantu,” kata Indra kepada media.

Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, kecelakaan tersebut merupakan laka tunggal yang melibatkan mobil dengan nomor polisi B 2827 UIU yang dikemudikan seorang pria bernama Alfino.

Sementara itu, video yang beredar memperlihatkan mobil tersebut berada di kawasan laut. Warga bersama polisi tampak membantu proses evakuasi kendaraan dan para penumpang.

Dalam video tersebut, sejumlah penumpang, baik laki-laki maupun perempuan, terlihat duduk di tanah untuk menenangkan diri setelah berhasil dievakuasi. Sejumlah barang milik penumpang juga tampak berserakan di sekitar lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih melakukan penanganan di lokasi dan mendalami kronologi kecelakaan, termasuk penyebab mobil tersebut hingga keluar dari jalur dan terjun ke sungai.

Informasi terkait jumlah pasti penumpang, siapa para korban, serta kondisi masing-masing korban masih dalam pendataan pihak kepolisian.

Sumber artikel : kisahan.id


22/08/2026

Kecelakaan Tunggal di Tikungan Taman Warangga, Dua Pengendara Dilarikan ke RSUD Baharuddin.

MUNA - Sebuah insiden kecelakaan tunggal yang menimpa pengendara sepeda motor berboncengan di kawasan Tikungan Taman Warangga, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, menjadi perbincangan publik usai informasi kejadian tersebut diunggah ke media sosial Facebook.

Informasi kecelakaan ini pertama kali dibagikan oleh akun La Ode Kadir melalui grup Facebook WUNA INFO. Unggahan tersebut bertujuan untuk memberi tahu pihak keluarga korban sekaligus mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat berkendara. (Sabtu, 22/08/2026)

Dalam unggahannya, La Ode Kadir menuliskan:
"Kejadian pagi ini, laka tunggal, berboncengan menuju Tampo, tapi tiba di taman tikungan Warangga mereka terjatuh, siapa tahu ada keluarganya yg kenal, katanya dari Lawa,.. saat ini korban sedang diantar menuju rumah sakit dr. Baharuddin, Raha."

"Mari kita sll berhati-hati saat berkendara di jalan. Semoga Allah melindungi kita semua aamiin."

Berdasarkan keterangan dalam unggahan serta riak tanggapan warga di kolom komentar, kedua korban diketahui melaju dari arah Kecamatan Lawa menuju Pelabuhan Tampo.

Diduga karena terburu-buru mengejar jadwal penyeberangan kapal feri menuju Kendari, kendaraan yang mereka gunakan hilang kendali saat melintasi tikungan tajam di Taman Warangga hingga menyebabkan keduanya terjatuh di pinggir jalan.

Warga dan pengguna jalan yang berada di lokasi kemudian langsung memberikan pertolongan pertama kepada korban.

Saat ini, kedua korban telah dievakuasi menggunakan kendaraan warga menuju RSUD dr. L.M. Baharuddin, Raha, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi para pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, terlebih saat melintasi tikungan dan ruas jalan yang membutuhkan kehati-hatian.

Mari selalu berhati-hati dalam berkendara dan utamakan keselamatan. Semoga kedua korban segera mendapatkan penanganan dan diberikan kesembuhan.

Sumber : FB/La Ode Kadir
Link Postingan :
https://www.facebook.com/share/v/1Je3d4yjLv/


22/08/2026

Terekam CCTV, Pria Ber-Hoodie Gasak Kotak Amal Masjid Al-Haq Raha Ba’da Subuh

RAHA - Aksi pencurian uang dalam kotak amal terjadi di Masjid Al-Haq, Kota Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Aksi tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) masjid pada Sabtu (22/8/2026) pagi, sesaat setelah pelaksanaan salat Subuh.

Masjid Al-Haq berada di Jalan Lumba-Lumba (Lorong Napoleon), Kelurahan Laiworu, Kecamatan Batalaiworu, Kabupaten Muna.

Berdasarkan rekaman CCTV, kejadian berlangsung sekitar pukul 05.47 WITA. Seorang pria yang mengenakan jaket hoodie berwarna gelap dengan kupluk terpasang, celana panjang, dan sandal terlihat masuk ke area masjid.

Pelaku diduga memanfaatkan kondisi pintu masjid yang tidak terkunci setelah salat Subuh. Ia kemudian menuju kotak amal yang berada di dekat pintu masuk dan diduga membongkar atau merusaknya untuk mengambil uang yang berada di dalamnya.

Setelah berhasil menguras isi kotak amal, pelaku kemudian meninggalkan lokasi.

Pengurus Masjid Al-Haq telah menyebarluaskan rekaman CCTV melalui media sosial dengan harapan masyarakat dapat membantu memberikan informasi terkait identitas maupun keberadaan pria tersebut.

Masyarakat yang merasa mengetahui ciri-ciri atau identitas pelaku diimbau untuk menyampaikan informasi kepada pengurus masjid atau pihak berwenang.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi pengurus masjid dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan rumah ibadah, khususnya setelah pelaksanaan salat berjamaah ketika kondisi masjid mulai sepi.

Sumber : FB/Masjid Al-Haq
Link Postingan : https://www.facebook.com/share/v/1BemydTSHt/


ASSALAMU’ALAIKUM... URGENT ! SAPATAU ADA TEMAN ATAU KELUARGA YANG ADA DI MUNA BARAT, YANG PUNYA GOLONGAN DARAH B (4 KANT...
21/08/2026

ASSALAMU’ALAIKUM...

URGENT !
SAPATAU ADA TEMAN ATAU KELUARGA YANG ADA DI MUNA BARAT, YANG PUNYA GOLONGAN DARAH B (4 KANTONG).
LG BUTUH SEKALI 🙏

RS MUNA BARAT
Hubungi: Ibu Hertin
📞 085394537826

TERIMA KASIH ATAS KEPEDULIAN DAN BANTUANNYA.🙏

URGENT! MOHON BANTUAN DONOR DARAH SEGERADibutuhkan 4 kantong darah O untuk pasien atas nama Istanti yang sedang menjalan...
21/08/2026

URGENT!
MOHON BANTUAN DONOR DARAH SEGERA

Dibutuhkan 4 kantong darah O untuk pasien atas nama Istanti yang sedang menjalani perawatan di RS Laworo, Muna Barat.

🙏 Bagi keluarga, sahabat, atau siapa saja yang bersedia membantu mendonorkan darah, sangat diharapkan bantuannya.

📍 Lokasi: RS Laworo, Muna Barat
🩸 Kebutuhan: 4 kantong darah
👤 Atas nama: Istanti

📞 Konfirmasi/Informasi:
0852-3192-2957

Mohon bantu sebarkan informasi ini agar dapat segera menemukan pendonor.
Semoga kebaikan Anda menjadi jalan kesembuhan bagi Istanti.

21/08/2026

Setelah Viral, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Dua Terduga Pelaku Pencurian Pagar Alun-Alun Raha.

RAHA - Kasus viralnya video hilangnya sejumlah pagar besi di kawasan Alun-Alun Kota Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), akhirnya terungkap. Setelah kondisi pagar tersebut menjadi perhatian dan viral, Tim URC Bharakati Polres Muna bersama Unit Kam Sat Intelkam Polres Muna bergerak cepat mengungkap dugaan pencurian tersebut.

Dalam pengungkapan itu, polisi mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial II (30), warga Kelurahan Raha II, Kecamatan Katobu, dan JM (27), warga Kelurahan Wamponiki, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna.

Keduanya diamankan pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 20.30 Wita, setelah petugas memperoleh bukti permulaan yang cukup terkait dugaan pencurian sejumlah pagar besi di kawasan Alun-Alun Kelurahan Butung-Butung, Kecamatan Katobu.

Sebelumnya, pada Rabu (19/8/2026), viral video sejumlah pagar besi di kawasan Alun-Alun Kota Raha terlihat hilang. Beberapa titik bahkan menyisakan bagian pagar yang terputus serta bekas dudukan besi.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa pagar besi sengaja dicabut dan dibawa pergi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Informasi mengenai kondisi fasilitas umum itu kemudian mendapat perhatian masyarakat. Warga berharap pemerintah dan aparat dapat segera menelusuri hilangnya pagar yang merupakan fasilitas untuk kepentingan publik.

Menindaklanjuti informasi tersebut, polisi melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan mengamankan dua terduga pelaku.

Berdasarkan rilis Kasi Humas Polres Muna IPTU Muh. Jufri, petugas terlebih dahulu mengamankan JM di wilayah Kelurahan Butung-Butung.

Selanjutnya, polisi mengamankan II di kediamannya yang berada di Jalan Abdul Kudus, Kelurahan Raha II, Kecamatan Katobu.

Kedua terduga pelaku kemudian dibawa ke Mako Polres Muna untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polres Muna masih melakukan penanganan terhadap perkara tersebut guna mengungkap secara lebih lengkap rangkaian dugaan tindak pidana pencurian pagar besi di kawasan Alun-Alun Butung-Butung.

Pengungkapan ini menjadi perhatian warga, mengingat Alun-Alun Kota Raha merupakan salah satu ruang publik yang kerap dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas.

Warga pun berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi dan fasilitas umum yang diperuntukkan bagi masyarakat dapat dijaga bersama.


Saksi Ungkap Mantan Bupati Rusman Emba Terima Rp1 Miliar Kasus Stadion Motewe. Saksi sidang dugaan korupsi Stadion Motew...
21/08/2026

Saksi Ungkap Mantan Bupati Rusman Emba Terima Rp1 Miliar Kasus Stadion Motewe.

Saksi sidang dugaan korupsi Stadion Motewe Raha mengungkap adanya pemberian uang Rp1 miliar kepada Rusman Emba.

Fakta tersebut disampaikan Sarlan, Kepala UKPBJ Sekretariat Daerah Kabupaten Muna, dalam persidangan Tipikor PN Kendari.

Sarlan diperiksa sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi pembangunan Stadion Motewe Raha, Senin (11/8/2026).

Dalam persidangan, JPU Kejari Muna La Ode Fariadin menanyakan pertemuan Sarlan dengan Rusman Emba.

Sarlan mengaku pernah dipanggil dan bertemu Rusman Emba ketika masih menjabat Bupati Muna.

Menurut Sarlan, pertemuan tersebut berkaitan dengan pekerjaan lanjutan pembangunan Stadion Motewe menggunakan APBD 2023.

Dalam pertemuan itu, Sarlan mengaku menyerahkan sebuah tas berwarna hitam kepada Rusman Emba.

Sarlan menyebut tas tersebut berisi uang sekitar Rp1 miliar yang diberikan saat proses tender stadion berlangsung.

“Saya memberikan tas warna hitam kepada Rusman Emba. Saya mengetahui tas tersebut berisi uang Rp1 miliar,” kata Sarlan.

Kejari Muna sebelumnya menetapkan lima tersangka dalam perkara dugaan korupsi pembangunan Stadion Motewe Raha.

Perkara tersebut ditaksir menimbulkan kerugian negara sekitar Rp15,2 miliar berdasarkan penyidikan Kejari Muna.

Lima tersangka terdiri atas tiga pejabat dan dua pihak swasta yang berkaitan dengan proyek pembangunan stadion.

Mereka yakni mantan Kadispora periode 2019–2022 berinisial H dan mantan Kadispora periode 2022–2023.

Tersangka lainnya yakni Kadispora 2023 hingga sekarang berinisial RR serta dua direktur perusahaan kontraktor.

Kedua kontraktor tersebut masing-masing berinisial MM dari PT Laskar Buton Semesta dan N dari PT Sinar Bulan Grup.

Sementara itu, Kejari Muna menjadwalkan pemeriksaan Rusman Emba sebagai saksi pada persidangan berikutnya.

Persidangan tersebut dijadwalkan berlangsung di PN Kendari pada pekan berikutnya.

Selengkapnya : https://kendarikini.com/20/08/2026/saksi-ungkap-mantan-bupati-rusman-emba-terima-rp1-miliar-kasus-stadion-motewe/

Sumber : kendarikini


Bejat! Guru Ngaji di Buton C4b*li 9 SantriPolisi menangkap seorang guru mengaji berinisial FS (32) di Kabupaten Buton, S...
21/08/2026

Bejat! Guru Ngaji di Buton C4b*li 9 Santri

Polisi menangkap seorang guru mengaji berinisial FS (32) di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra). FS ditangkap karena diduga m3nc4b*li sembilan orang santrinya.

Dilansir media, Jumat (21/8/2026), Kasat Reskrim Polres Buton AKP Sunarton menyebut pelaku melakukan tindakan kekerasan s3ks*4l tersebut di wilayah Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton. Pihak kepolisian baru menerima laporan resmi dugaan p3nc4b*lan itu pada Rabu (19/8/2026).

"Untuk kejadian dugaan pencabulannya terjadi dalam rentang waktu bulan Februari 2025 sampai dengan bulan Mei 2025," kata Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Sunarton, dalam keterangannya, Kamis (20/8).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban pencabulan berjumlah sembilan orang yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP). Para korban merupakan santri yang rutin mengikuti kegiatan mengaji bersama pelaku.

AKP Sunarton menjelaskan, pelaku diduga melakukan aksi p3nc4b*lan saat kegiatan mengaji berlangsung di musala. Selain itu, pelaku juga beraksi saat membonceng korbannya menggunakan sepeda motor.

"Pelaku melakukan aksi p3nc4b*lan terhadap para korban saat kegiatan mengaji di musala dan di atas sepeda motor ketika pelaku membonceng para korban," ujar Sunarton.

Sumber artikel : detik.com


20/08/2026

Puluhan Hektar Sawah di Desa Labulu-bulu Terancam Gagal Panen Akibat Kekeringan, Petani Desak Bantuan Pemda Muna.

​Muna - Puluhan hektar areal persawahan di Desa Labulu-bulu Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna terancam mengalami gagal panen total akibat kekeringan parah yang melanda wilayah tersebut selama lebih dari dua bulan terakhir. Tanaman padi yang sudah memasuki usia pertumbuhan vital kini mulai menguning dan mengering karena ketiadaan pasokan air. (Kamis, 20/08/2026)

​Melalui sebuah unggahan video dari warga setempat yang beredar di media sosial, terlihat hamparan sawah yang mongering dengan bulir-bulir padi yang kerdil dan menguning.

Kondisi ini dikeluhkan oleh para petani setempat yang merasa pasrah jika tidak ada intervensi cepat dari pemerintah daerah.

​"Kondisi persawahan Desa Labulu-bulu saat ini hancur akibat kekeringan. Padahal usia tanaman sudah dua bulan lebih dan hampir memasuki masa berbunga. Jika tidak ada air, tidak ada harapan lagi," ujar seorang petani milenial dalam rekaman video tersebut.

​Menurut keterangan warga, sumber air sebenarnya tersedia di sekitar lokasi persawahan. Namun, para petani tidak memiliki sarana pengangkut air berupa mesin p***a (diesel/alkon) dan selang penyalur berjarak panjang.

​Petani memperkirakan dibutuhkan bantuan selang penyedot air sepanjang kurang lebih 500 meter beserta mesin p***a diesel agar air dapat dialirkan menembus areal persawahan yang mengering.

​"Akses air sebenarnya ada, tapi kami tidak memiliki mesin diesel atau selang penyalur. Seandainya ada bantuan selang sekitar 500 meter dan mesin pendorong, tanaman padi ini masih bisa diselamatkan," tambahnya.

​Kondisi kritis ini mendapat perhatian luas di forum diskusi warga (Wuna Forum). Banyak pihak mendesak Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muna, serta Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk segera turun ke lapangan dan berkoordinasi melakukan tindakan tanggap darurat.

​"Seharusnya secepatnya ada koordinasi dengan Dinas Pertanian mengenai masalah yang dihadapi para petani agar cepat dilakukan tindakan penyelamatan tanaman yang sudah hampir panen. Bantuan p***a air itu sangat penting agar tanaman padi bisa diselamatkan," tulis salah satu anggota forum warga dalam kolom komentar.

​Masyarakat berharap Pemda Muna dapat merespon cepat jeritan para petani di Desa Labulu-bulu dengan menurunkan bantuan peralatan pendorong air secara darurat sebelum seluruh persawahan hancur total dan merugikan perekonomian warga.

Sumber : FB/Sarman Saydh
Link Postingan :
https://www.facebook.com/share/v/1XpobMDoah/


DONASI TERBUKA UNTUK KORBAN KEBAKARANSaat ini saudara-saudara kita yang menjadi korban kebakaran di Desa Sidamangura, Ke...
20/08/2026

DONASI TERBUKA UNTUK KORBAN KEBAKARAN

Saat ini saudara-saudara kita yang menjadi korban kebakaran di Desa Sidamangura, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara membutuhkan uluran tangan kita.

Mari bersama-sama membantu meringankan beban mereka. Setiap bantuan, sekecil apa pun, sangat berarti dan dapat memberikan harapan bagi para korban.

📍 Alamat Korban:
Desa Sidamangura, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara
đź’° Donasi dapat dikirim melalui:

BRI: 745201008565533
a.n. Almalik

📱 Konfirmasi/Informasi:
Almalik: 0852-1141-7153
Aliudin: 082293631054

Bantuan yang dibutuhkan:
• Peralatan rumah tangga
• Pakaian pria & wanita
• Alat tidur

Mari kita sisihkan sedikit rezeki untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah.

“Bersama kita peduli, bersama kita berbagi, bersama kita bangkitkan kembali harapan.”

Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal kebaikan dan mendapat balasan berlipat dari Allah SWT. Aamiin. 🙏

Address

Raha
93612

Telephone

+6282267523614

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when WUNA INFO posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to WUNA INFO:

Shortcuts

Share