12/08/2026
26 Hari Terombang-ambing di Samudra Pasifik, Esau Ungkap Pertolongan Tuhan yang Membuatnya Bertahan
TERNATE, MALUKU UTARA β Kisah Esau Sidemo, nelayan asal Batang Dua, Kota Ternate, menjadi perhatian setelah dirinya ditemukan dalam kondisi selamat usai terombang-ambing selama 26 hari di Samudra Pasifik.
Di tengah luasnya lautan dan kondisi yang serba terbatas, Esau harus bertahan hidup seorang diri hingga akhirnya keberadaannya diketahui oleh awak kapal asing yang melintas.
Setelah diselamatkan, Esau menceritakan pengalaman yang dialaminya selama berada di tengah laut. Salah satu hal yang paling menyentuh dari kesaksiannya adalah keyakinannya bahwa dirinya tetap bisa bertahan karena pertolongan Tuhan.
Dalam kesaksiannya, Esau menyebut bahwa makanan yang diperolehnya selama berada di laut ia yakini sebagai pemberian Tuhan.
βTuhan yang kirim makanan,β demikian kesaksian Esau yang dikutip dalam pemberitaan mengenai penyelamatan dirinya.
Selama berhari-hari terombang-ambing, Esau menghadapi situasi yang tidak mudah. Perahu kecilnya berada jauh dari daratan, sementara tidak ada kepastian kapan dirinya akan ditemukan.
Namun, setelah 26 hari, harapan itu akhirnya datang.
Pada 1 Agustus 2026, awak kapal LNG Endeavour yang sedang melintas di Samudra Pasifik melihat keberadaan perahu Esau. Kapal berbendera Prancis tersebut kemudian mengubah haluan dan mendekati Esau untuk melakukan penyelamatan.
Penemuan tersebut menjadi momen penting dalam perjalanan panjang Esau. Setelah dievakuasi ke atas kapal, kondisinya disebut lemah dan kemudian mendapatkan penanganan medis.
Bagi Esau, 26 hari di tengah samudra bukan hanya tentang bagaimana bertahan hidup, tetapi juga tentang keyakinan dan harapan.
Di tengah keadaan yang secara manusiawi sangat sulit, ia meyakini bahwa Tuhan tetap menyertainya hingga akhirnya pertolongan datang melalui kapal yang melintas di tengah luasnya Samudra Pasifik.
Kisah Esau pun menjadi kesaksian tentang perjuangan, harapan dan keyakinan seorang nelayan yang mampu bertahan selama 26 hari di tengah laut sebelum akhirnya ditemukan dalam keadaan hidup.