Pecinta Gus Baha

Pecinta Gus Baha Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Pecinta Gus Baha, Video Creator, Rembang.

15/02/2026
15/02/2026
( DUNIA INI ADALAH UJIAN BAGI ORANG-ORANG YANG BERIMAN )Kalam Abah Guru Sekumpul : 1. Siapa yang berpaling dari dunia, n...
04/10/2025

( DUNIA INI ADALAH UJIAN BAGI ORANG-ORANG YANG BERIMAN )

Kalam Abah Guru Sekumpul : 1. Siapa yang berpaling dari dunia, niscaya dunia akan datang padanya. 2. Siapa yang mengejar dunia, maka hanya lelah yang didapat dan akhirat luput akan dirinya. 3. Siapa yang mengutamakan akhirat, maka dunia dan akhirat yang didapatnya. 4. Dunia itu kejam dengan segala tipu daya yang indah. 5. Kau akan menikmati keindahannya padahal itu hanyalah tipu daya. 6. Kau akan merasakan kekejamannya dan itu ialah kenyataannya. 7. Hakikatnya dunia ini hanyalah ujian bagi yang dapat melewatinya, maka akhirat didapatnya. اللهم صل على سيدنا محمد و على آله وصحبه وسلم

Semoga Bermanfaat🙏

Foto langka yang memperlihatkan dua orang mulia:- Al Habib Muhammad bin Mahdi bin Ahmad Al Hamid (Hadramaut)- Al Habib S...
04/10/2025

Foto langka yang memperlihatkan dua orang mulia:
- Al Habib Muhammad bin Mahdi bin Ahmad Al Hamid (Hadramaut)
- Al Habib Sholeh bin Muhsin bin Ahmad Al Hamid (Tanggul)

Keduanya adalah saudara sepupu. Namun, seiring waktu… foto ini sempat tersebar dengan informasi yang kurang tepat, sehingga muncul kesalahpahaman mengenai siapa yang ada dalam foto tersebut.

📝 Klarifikasi:

Habib Sholeh Tanggul benar memiliki saudara bernama Habib Abu Bakar bin Muhsin Al Hamid, namun foto yang beredar bukan foto beliau bersama saudaranya.

Foto tersebut merupakan momen bersama sepupunya, Al Habib Muhammad bin Mahdi bin Ahmad Al Hamid.

🤲 Semoga Allah ﷻ meninggikan derajat para ulama kita di Surga-Nya, serta memberikan keberkahan dan manfaat kepada kita di dunia dan akhirat. Aamiin.

Mari terus jaga dan luruskan sejarah para ulama dengan penuh adab dan kecintaan. 🌿

KH MAHRUS ALY LIRBOYOKH. Mahrus Aly mondok di Lirboyo, Kediri Jawa Timur, tidak lama, hanya sekitar tiga tahun. Namun ka...
04/10/2025

KH MAHRUS ALY LIRBOYO

KH. Mahrus Aly mondok di Lirboyo, Kediri Jawa Timur, tidak lama, hanya sekitar tiga tahun. Namun karena alimnya kemudian KH. Abdul Karim menjodohkan dengan salah seorang putrinya yang bernama Zaenab, tahun 1938 M. Pada tahun 1944 M, KH. Abdul karim mengutus KH. Mahrus Aly untuk membangun kediaman di sebelah timur Komplek Pondok.
Sepeninggal KH. Abdul Karim, KH. Mahrus Aly bersama KH. Marzuqi Dahlan meneruskan kepemimpinan Pondok Pesantren Lirboyo. Di bawah kepemimpinan beliau berdua, kemajuan pesat dicapai oleh Pondok Pesantren Lirboyo. Santri berduyun-duyun untuk menuntut ilmu dan mengharapkan barokah dari KH. Marzuqi dahlan dan KH. Mahrus Aly, bahkan ditangan KH. Mahrus Aly lah, pada tahun 1966 lahir sebuah perguruan tinggi yang bernama IAIT (Institut Agama Islam Tribakti).
KH. Mahrus Aly ikut berperan dalam memperjuangkan kemerdekaan dan ini nampak saat pengiriman 97 santri pilihan Pondok Pesantren Lirboyo, guna menumpas sekutu di Surabaya, peristiwa itu belakangan dikenal dengan perang 10 November. Hal ini juga yang menjadi embrio berdirinya Kodam V Brawijaya. .
KH. Mahrus Aly mempunyai andil besar dalam perkembangan Nahdlatul Ulama. Bahkan beliau diangkat menjadi Rois Syuriyah Jawa timur selama hampir 27 Tahun, hingga akhirnya diangkat menjadi anggota Mustasyar PBNU pada tahun 1985 M.

Beliau wafat pada hari Ahad malam Senin, 06 Ramadlan 1405 H/ 26 Mei 1985 M., dalam usia 78 tahun. Jenazah beliau dimakamkan di kompleks makam dzuriyah Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri Jawa Timur.

Teruntuk beliau, al-Fatihah.

Sumber: lirboyonet

KISAH WANITA ISTIMEWA YANG WAFATNYA DISAMBUT RIBUAN MALAIKATKisah ini mungkin telah sering kita dengar. Namun, sekedar m...
04/10/2025

KISAH WANITA ISTIMEWA YANG WAFATNYA DISAMBUT RIBUAN MALAIKAT

Kisah ini mungkin telah sering kita dengar. Namun, sekedar mengingatkan kembali tentang perjuangan wanita mulia ini, semoga dapat mengembalikan ghirah kita untuk juga bisa menteladani beliau, wanita yang ‘berhati baja’.

Nusaibah Binti Ka’ab radhiyallahu anha, namanya tercatat dalam tinta emas penuh kemuliaan. Bahkan kematiannya mengundang ribuan malaikat untuk menyambutnya.

Hari itu Nusaibah sedang berada di dapur. Suaminya, Said sedang beristirahat di bilik tempat tidur. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh bagaikan gunung-gunung batu yang runtuh. Nusaibah menerka, itu pasti tentara musuh. Memang, beberapa hari ini ketegangan memuncak di kawasan Gunung Uhud. Dengan bergegas, Nusaibah meninggalkan apa yang sedang dilakukannya dan masuk ke bilik. Suaminya yang sedang tertidur dengan halus dan lembut dikejutkannya.

“Suamiku tersayang”, Nusaibah berkata, “Aku mendengar pekik suara menuju ke Uhud. Mungkin orang-orang kafir telah menyerang.”

Said yang masih belum sadar sepenuhnya, tersentak. Dia menyesal mengapa bukan dia yang mendengar suara itu. Malah isterinya. Dia segera bangun dan mengenakan pakaian perangnya. Sewaktu dia menyiapkan kuda, Nusaibah menghampiri. Dia menyodorkan sebilah pedang kepada Said.

“Suamiku, bawalah pedang ini. Jangan p**ang sebelum menang.”

Said memandang wajah isterinya. Setelah mendengar perkataannya itu, tak pernah ada keraguan padanya untuk pergi ke medan perang. Dengan sigap dinaikinya kuda itu, lalu terdengarlah derap suara langkah kuda menuju ke utara. Said langsung terjun ke tengah medan pertempuran yang sedang berkecamuk. Di satu sudut yang lain, Rasulullah melihatnya dan tersenyum kepadanya. Senyum yang tulus itu semakin mengobarkan keberanian Said.

Di rumah, Nusaibah duduk dengan gelisah. Kedua anaknya, Amar yang baru berusia 15 tahun dan Saad yang dua tahun lebih muda, memperhatikan ibunya dengan pandangan cemas. Ketika itulah tiba-tiba muncul seorang penunggang kuda yang nampaknya sangat gugup.

“Ibu, salam dari Rasulullah,” berkata si penunggang kuda, “Suami Ibu, Said baru sahaja gugur di medan perang.
Beliau syahid…”

Nusaibah tertunduk sebentar,
“Inna lillah…..” gumamnya,
“Suamiku telah menang perang. Terima kasih, ya Allah.”

Setelah pemberi kabar itu meninggalkan tempat, Nusaibah memanggil Amar. Ia tersenyum kepadanya di tengah tangis yang tertahan,

“Amar, kaulihat Ibu menangis?.. Ini bukan air mata sedih mendengar ayahmu telah Syahid. Aku sedih karena tidak memiliki apa-apa lagi untuk diberikan pagi para pejuang Nabi. Maukah engkau melihat ibumu bahagia?”

Amar mengangguk. Hatinya berdebar-debar.

“Ambillah kuda di kandang dan bawalah tombak. Bertempurlah bersama Nabi hingga kaum kafir terhapus.”

Mata Amar bersinar-sinar. “Terima kasih, Ibu. Inilah yang aku tunggu sejak dari tadi. Aku ragu, seandainya Ibu tidak memberi peluang kepadaku untuk membela agama Allah.”

Putera Nusaibah yang berbadan kurus itu pun terus menderapkan kudanya mengikut jejak sang ayah. Tidak terlihat ketakutan sedikitpun dalam wajahnya. Di hadapan Rasulullah, ia memperkenalkan diri.

“Ya Rasulullah, aku Amar bin Said. Aku datang untuk menggantikan ayahku yang telah gugur.”

Rasul dengan terharu memeluk anak muda itu. “Engkau adalah pemuda Islam yang sejati, Amar. Allah memberkatimu….”

Hari itu pertempuran berlalu cepat. Pertumpahan darah berlangsung hingga petang. Pagi-pagi seorang utusan pasukan Islam berangkat dari perkemahan di medan tempur, mereka menuju ke rumah Nusaibah.

Setibanya di sana, wanita yang tabah itu sedang termangu-mangu menunggu berita, “Ada kabar apakah gerangan?..” serunya gemetar ketika sang utusan belum lagi membuka suaranya, “Apakah anakku gugur?..”

Utusan itu menunduk sedih, “Betul….”

“Inna lillah….” Nusaibah bergumam kecil. Ia menangis.
“Kau berduka, ya Ummu Amar?..”

Nusaibah menggeleng kecil. “Tidak, aku gembira. Hanya aku sedih, siapa lagi yang akan kuberangkatkan?.. Saad masih kanak-kanak.”

Mendengar itu, Saad yang sedang berada tepat di samping ibunya, menyela, “Ibu, jangan remehkan aku. Jika engkau izinkan, akan aku tunjukkan bahwa Saad adalah putera seorang ayah yang gagah berani.”

Nusaibah terperanjat. Ia memandang puteranya. “Kau tidak takut, nak?..”

Saad yang sudah meloncat ke atas kudanya menggeleng, yakin. Sebuah senyum terhias di wajahnya. Ketika Nusaibah dengan besar hati melambaikan tangannya, Saad hilang bersama utusan tentara itu.

Di arena pertempuran, Saad betul-betul menunjukkan kemampuannya. Pemuda berusia 13 tahun itu telah banyak menghempaskan nyawa orang kafir. Hingga akhirnya tibalah saat itu, yakni ketika sebilah anak panah menancap di dadanya. Saad tersungkur mencium bumi dan menyerukan, “Allahu Akbar!..”

Kembali Rasulullah memberangkatkan utusan ke rumah Nusaibah.

Mendengar berita kematian itu, Nusaibah meremang bulu tengkuknya. “Hai utusan,” ujarnya, “Kau saksikan sendiri aku sudah tidak memiliki apa-apa lagi. Hanya masih tersisa diriku yang tua ini. Untuk itu izinkanlah aku ikut bersamamu ke medan perang.”

Sang utusan mengerutkan keningnya. “Tapi engkau wanita, ya Ibu….”

Nusaibah tersinggung, “Engkau meremehkan aku karena aku wanita?.. Apakah wanita tidak ingin p**a masuk ke Syurga melalui jihad?..”

Nusaibah tidak menunggu jawaban dari utusan tersebut. Ia bergegas menghadap Rasulullah dengan mengendarai kuda yang ada.

Tiba di sana, Rasulullah mendengarkan semua perkataan Nusaibah. Setelah itu, Rasulullah pun berkata dengan senyum.

“Nusaibah yang dimuliakan Allah. Belum masanya wanita mengangkat senjata. Untuk sementara engkau kumpulkan saja obat-obatan dan rawatlah tentara yang luka-luka. Pahalanya sama dengan yang bertempur.”

Mendengar penjelasan Nabi demikian, Nusaibah pun segera menenteng obat-obatan dan berangkatlah ke tengah pasukan yang sedang bertempur.

Dirawatnya mereka yang mengalami luka-luka dengan cermat. Pada suatu saat, ketika ia sedang menunduk dan memberi minum seorang prajurit muda yang luka-luka, tiba-tiba rambutnya terkena percikan darah. Nusaibah lalu memandang. Ternyata kepala seorang tentara Islam tergolek, tewas terbabat oleh senjata orang kafir.

Timbul kemarahan Nusaibah menyaksikan kekejaman ini.

Apalagi ketika dilihatnya Rasulullah terjatuh dari kudanya akibat keningnya terserempet anak panah musuh. Nusaibah tidak dapat menahan diri lagi, menyaksikan hal itu.

Ia bangkit dengan gagah berani. Diambilnya pedang prajurit yang tewas itu.
Dinaiki kudanya.
Lantas bagaikan singa betina, ia mengamuk.

Musuh banyak yang terbirit-birit menghindarinya. Puluhan jiwa orang kafir pun tumbang.

Hingga pada suatu waktu ada seorang kafir yang mengendap dari arah belakang, dan langsung menebas putus lengan kirinya. Nusaibah pun terjatuh, terinjak-injak oleh kuda. Peperangan terus berjalan. Medan pertempuran makin menjauh, sehingga tubuh Nusaibah teronggok sendirian.

Tiba-tiba Ibnu Mas’ud menunggang kudanya, mengawasi kalau-kalau ada orang yang bisa ditolongnya. Sahabat itu, begitu melihat ada tubuh yang bergerak-gerak dengan susah payah, dia segera mendekatinya. Dipercikannya air ke muka tubuh itu.

Akhirnya Ibnu Mas’ud mengenalinya, “Isteri Said-kah engkau?..”

Nusaibah samar-sama memperhatikan penolongnya. Lalu bertanya, “Bagaimana dengan Rasulullah?.. Selamatkah baginda?..”

“Baginda Rasulullah tidak kurang suatu apapun…”

“Engkau Ibnu Mas’ud, bukan?.. Pinjamkan kuda dan senjatamu kepadaku….”

“Engkau masih terluka parah, Nusaibah….”

“Engkau mau menghalangi aku untuk membela Rasulullah?..”

Terpaksa Ibnu Mas’ud menyerahkan kuda dan senjatanya. Dengan susah payah, Nusaibah menaiki kuda itu, lalu menderapkannya menuju ke medan pertempuran. Banyak musuh yang dijungkirbalikkannya. Namun karena tangannya sudah buntung, akhirnya tak urung juga lehernya terbabat putus oleh sabetan pedang musuh.

Gugurlah wanita perkasa itu ke atas pasir. Darahnya membasahi tanah yang dicintainya.

Tiba-tiba langit berubah mendung, hitam kelabu. Padahal tadinya langit tampak cerah dan terang benderang. Pertempuran terhenti sejenak.

Rasul kemudian berkata kepada para sahabatnya,

“Kalian lihat langit tiba-tiba menghitam bukan?.. Itu adalah bayangan para malaikat yang beribu-ribu jumlahnya. Mereka berduyun-duyun menyambut kedatangan arwah Nusaibah, wanita yang perkasa.”

Subhanallah..
Allahu Akbar..
Allahu Akbar..
Allahu Akbar..

=================================

Tanpa pejuang sejati seperti dia, mustahil agama Islam bisa sampai dengan damai kepada kita yang hidup di jaman sekarang.

Semoga Allah ‘Azza Wa Jalla menempatkan mereka, dan kita semua di Syurga-Nya disamping Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Aamiin..

Apa yang telah kita perbuat untuk menegakkan Dinullah Islam ?

Kisah penuh inspiratif ini seharusnya dapat menggugah jiwa juang kita, agar tidak cengeng melepas anak-anak yang sedang berjuang. Kalo ingin anak menjadi kuat, maka kita harus menjadi ibu yang kuat terlebih dahulu.

SHALAT SUBUH Senantiasa melaksanakan shalat subuh berjamaahSetelah mengerjakan Shalat Tahajud dan membaca Al quran, Rasu...
11/09/2025

SHALAT SUBUH

Senantiasa melaksanakan shalat subuh berjamaah

Setelah mengerjakan Shalat Tahajud dan membaca Al quran, Rasulullah meneruskannya dengan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid tempat adzan dikumandangkan. Ada begitu banyak keutamaan mengerjakan Shalat subuh berjamaah di masjid sampai sampai beliau pernah bersabda jika orang tahu pahala shalat subuh berjamaah, niscaya mereka akan mendatanginya meski dalam keadaan merangkak.

Dalil yang menyatakan keutamaan shalat subuh..

”Sungguh, shalat yang PALING BERAT BAGI ORANG MUNAFIK, adalah shalat Isya dan SHALAT SHUBUH. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, mereka pasti mendatangani keduanya, SEKALIPUN DENGAN MERANGKAK ” (HR. Bukhari-Muslim).

Banyak ulama hadits menilai tentang penjelasan hadits ini, di antaranya bahwa untuk menilai seseorang apakah sungguh SUNGGUH BERIMAN atau malah MUNAFIK, maka dapat dilihat shalat shubuhnya.

Shalat Shubuh merupakan satu di antara shalat wajib 5 waktu yang mempunyai KEKHUSUSAN dan memiliki KEUTAMAAN yang luar biasa.

Merupakan SHALAT PALING UTAMA yang diwajibkan pada kaum Muslimin. (merupakan shalat yang sejak awal disyariatkan tetap 2 rakaat)

ADZAN shubuh berbeda dengan adzan shalat wajib lainnya, dengan menambahkan ’Ash shaltu khairum minan naum’ ”shalat itu lebih baik dari tidur, sebanyak 2 kali”

Rasulullah SAW memberikan DOA KHUSUS setelah shalat shubuh, yang berbeda dengan shalat lain. Doa ini sebagai tambahan ’wirid’ penutup shalat.

Diriwayatkan oleh Abu Dzar RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda :

”Siapa mengatakan setelah shalat shubuh, SEBELUM MENINGGALKAN TEMPAT DUDUKNYA dan BERBICARA SEDIKITPUN La ilaha illallahu wahdahu la syarikalah lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yuhyi wa yumitu wahuwa ala kulli sya in qadir sebanyak 10X, maka akan ditulis baginya 10 kebaikan, dihapus 10 kesalahan dan diangkat derajatnya 10 kali lebih tinggi. Satu hari penuh ia terlindungi dari suatu yg tidak disukai, terlindungi dari syetan, tidak ada dosa yang pantas dianggap sebagai dosa, kecuali syirik ” (HR.Tirmidzi).

Rasulullah SAW pernah menasehati Muslim bin harits :

”Jika kamu shalat shubuh, maka bacalah sebelum kamu berbicara Allahumma ajirni minannar (Ya ALLAH lindungilah aku dari api neraka) sebanyak 7X, maka jika kamu mati hari itu, ALLAH akan menjauhkanmu dari api neraka ”
(HR. Abu Dawud dan Nasa’i).

Rasulullah SAW selalu MENYURUH MEMENDEKKAN BACAAN shalat, KECUALI SHALAT SHUBUH !Abu Barzah Al Islami meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pada shalat shubuh membaca 60 sampai 100 ayat …..sampai sebentar lagi matahari terbit (HR. Muslim).

Rasulullah SAW mempunyai BACAAN KHUSUS SHALAT SHUBUH di HARI JUMAT ! Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW membaca pada rakaat pertama SURAH AS SAJADAH dan rakaat kedua SURAH AL INSAN. Keistimewaan ini tidak terjadi pada shalat wajib lainnya !

Shalat shubuh TIDAK BISA DI QASAR dan DIJAMAK !

Seperti yang juga kita pahami dari beberapa hadits, pada saat shalat shubuh inilah pergantiang malam dan siang dimulai. Pada saat itu p**a MALAIKAT MALAM dan SIANG BERKUMPUL dan BERGANTI TUGAS.

”SHALAT BERJAMAAH LEBIH UTAMA dari shalat sendirian sebanyak 25 kali lipat. Malaikat penjaga malam dan siang BERKUMPUL PADA SHALAT SHUBUH” (HR. Bukhari).

ALLAH SWT berfirman :

”Dan dirikanlah SHALAT SHUBUH. Sungguh, shalat shubuh itu DISAKSIKAN OLEH PARA MALAIKAT” (QS. Al-Isra : 78).

Ada lagi hal utama dalam shalat shubuh, adalah

DUA RAKAAT SHALAT FAJAR (shalat sunah sebelum atau qabliyah shubuh) yang LEBIH BAIK DARI DUNIA & SEISINYA (HR. Muslim).

Rasulullah SAW mengistimewakan shalat ini dengan menggambarkan bahwa :

”Seandainya dunia dan seisinya ini adalah sebuah kebaikan, maka JAUH LEBIH BAIK 2 RAKAAT SHALAT FAJAR YANG KITA KERJAKAN” !

Selain itu p**a, SHALAT SHUBUH BERJAMAAH DI MASJID bisa menjadi PENERANG PADA HARI KIAMAT KELAK, seperti yg disabdakan Rasulullah SAW :

”Berilah kabar gembira bagi orang-orang YANG BERJALAN DI KEGELAPAN MENUJU MASJID (untuk mengerjakan shalat shubuh) DENGAN CAHAYA YANG TERANG-BENDERANG (pertolongan) PADA HARI KIAMAT ! ”
(HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibn Majah).

Ammarah bin Ruwaibah berkata : Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda :

“Tidak akan pernah masuk neraka orang yang menjalankan shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum tenggelamnya, yaitu shalat fajar dan asar” (HR Muslim)

Kita memiliki banyak waktu luang di waktu Ashar dan badan yang segar di waktu subuh, bagaimana bisa kita bisa melalaikan kedua Shalat wajib tersebut padahal Nikmat kesehatan sudah ALLAH berikan sebesar-besarnya kepada kita ??

Dari semua pengetahuan kita tentang keutamaan SHALAT SHUBUH BERJAMAAH DI MASJID INI, kesombongan apalagi pada diri kita yang akan menghalangi untuk menjalankannya ? 😢😢😢

10/09/2025

Sering Ngantuk Saat Sholat?!

10/09/2025

PERSIAPKAN DIRIMU

10/09/2025

PODCAST POCONG | ゚viral

KH. Hasan Asy'ari (Mbah Mangli)===========================KH. Muhammad Bahri atau yang kerap disapa dengan panggilan KH....
08/09/2025

KH. Hasan Asy'ari (Mbah Mangli)
===========================
KH. Muhammad Bahri atau yang kerap disapa dengan panggilan KH. Hasan Asy’ari atau Mbah Mangli merupakan putra bungsu dari Muhammad Ishaq, yang menurut silsilahnya masih keturunan dari Maulana Hasanuddin bin Sunan Gunung Jati Sedangkan dari garis ibu, Mbah Mangli merupakan keturunan dari KH. Ageng Hasan Besari yang juga masih keturunan Sunan Kalijaga.

Mbah Mangli wafat pada akhir tahun 1997 makam beliau di Dusun Mangli, Ngablak, Kabupaten Magelang.

Mbah Mangli dikaruniai karomah ”melipat bumi” yakni bisa datang dan pergi ke berbagai tempat yang jauh dalam sekejap mata. Di sisi lain, beliau dikenal sebagai seorang yang memiliki kemampuan psikokinesis tinggi.

Berdasar cerita yang beredar di masyarakat, KH. Hasan Asy’ari atau lebih dikenal dengan nama Mbah Mangli, bisa mengisi pengajian di beberapa tempat sekaligus dalam waktu bersamaan. Ia bisa mengisi pengajian di Mangli, namun pada saat bersamaan juga mengaji di Semarang, Wonosobo, Jakarta, dan bahkan Sumatra.

Ia juga tidak memerlukan pengeras suara (loud speaker) untuk berdakwah seperti halnya kebanyakan kiai lainnya. Padahal, jamaah yang menghadiri setiap pengajian Mbah Mangli mencapai puluhan ribu orang.

Alfatihah

===========================

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّم

LIMA RAHASIA KE'ALIMAN KH MAIMUN ZUBAIRDawuhipun KH.Maimun Zubair :1- Calone Kyai gedhe iku kudu khatam Bukhori (Shohih ...
08/09/2025

LIMA RAHASIA KE'ALIMAN KH MAIMUN ZUBAIR

Dawuhipun KH.Maimun Zubair :

1- Calone Kyai gedhe iku kudu khatam Bukhori (Shohih Bukhori). Luweh² dikhatami sak wulan poso, barokahe gedhe..."(Calon Kyai besar harus khatam Shahih Bukhori, terlebih dikhatamkan pada bulan puasa, barokahnya besar)"

2- Mondok iku ngajine kudu seko awal, ora keno dijujug. Mulai Safinah, Sulam Taufiq, terus sak nduwure²..."(Mondok itu mengajinya harus dari awal, tidak boleh tiba - tiba (loncat). Mulai dari Safinah, Sulam Taufiq, dan seterusnya sampai atas - atasnya)"

3- Aku iku ngaji Mu'in (Fathul Mu'in) neng Lirboyo saben khatam tak sowane Mbah Ma'ruf Kedung Lo njaluk didongani. Saben khatam sak kitab tak jalukne dungo. Mbah Ma'ruf iku Wali, ora ono wong khusyuk koyo Mbah Ma'ruf..."(Aku mengaji kitab Fathul Mu'in di Lirboyo, setiap khatam aku datangi Mbah Ma'ruf, Kedung Lo minta didoakan.Setiap khatam satu kitab aku mintakan doa. Mbah Ma'ruf itu wali, tidak ada orang yang khusyuk seperti Mbah Ma'ruf)"

4- Aku iku teko neng Lirboyo ditampani Kyai Tohir Wijaya, langsung kon mlebu ngono wae, ora nganggo dites. Karo mbah Manaf malah langsung kon mulang (mengajar). Aku yo kondo lek durung iso ngaji, tapi jawabe mbah Manaf : " kitab iku koyo maling, angger diwolak-walik woca-woco mesthi suwe² ngaku..."(Aku datang ke Lirboyo diterima Kyai Tohir wijaya, langsung disuruh masuk, tanpa tes. Perintah Mbah Manaf, aku disuruh langsung mengajar.Aku katakan kalo aku belum bisa mengaji, tapi jawaban Mbah Manaf : " Kitab itu seperti pencuri, kalau dibolak - balik dibaca terus menerus pasti lama - kelamaan mengaku") "

5- Dunyo saiki iku mulai dibukak karo gusti Allah, kabeh-kabeh ono ilmune nganti njero-njero (detail).Nganti wong²ane kon tawakkal iku angel. Padahal coro gelem tawakkal mesti dicukupi karo gusti Allah"(Dunia sekarang ini sudah mulai dibuka oleh gusti Allah. Semua ada ilmunya sampai mendetail. Hingga semua orang disuruh untuk tawakal susah. Padahal kalau mau tawakkal pasti dicukupi oleh gusti Allah)

Mugo² dadi Ibroh seng isi dadekno Semangat Olehe nyupreh Ilmu, 𝐀𝐚𝐦𝐢𝐢𝐧..🤲
(Semoga menjadi tauladan yang bisa memberi semangat dalam mencari ilmu.. Aamiin)



Address

Rembang

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pecinta Gus Baha posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category