Kabar Mahasiswa

Kabar Mahasiswa Memberikan informasi dan berita dari dalam maupun luar, Berdiri pada tahun 2013 dan saat ini di periode 2017/2018 jumlah anggotanya mencapai 12 Mahasiswa.

Unit Kegiatan Mahasiswa PENA merupakan organisasi intra kampus dibawah naungan BEM STIE 'YPPI' Rembang, UKM PENA bergerak di bidang jurnalistik dan dokumenter.

Rembang, Senin 15/02/2021 -  Sidang yang dihadiri 15 peserta yang merupakan delegasi dari masing-masing Organisasi Mahas...
17/02/2021

Rembang, Senin 15/02/2021 - Sidang yang dihadiri 15 peserta yang merupakan delegasi dari masing-masing Organisasi Mahasiswa (Ormawa) STIE YPPI Rembang diantaranya, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Komunitas Mahasiwa Pecinta Alam STIE YPPI Rembang (Kompas), Creative Art Generation (CAG), PENA, Sosial Budaya, Pramuka, Olahraga, dan Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa (PIK-M), Namun sidang pembagian anggaran kali ini berjalan tanpa dihadiri oleh Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Ketua Badan Pewakilan Mahasiswa (BPM)....

Rembang, Senin 15/02/2021 – Sidang yang dihadiri 15 peserta yang merupakan delegasi dari masing-masing Organisasi Mahasiswa (Ormawa) STIE YPPI Rembang diantaranya, Unit Kegiatan Mahasiswa (UK…

Di Tengah Pandemi STIE YPPI Rembang Gelar Kuliah Umum Secara OnlineRembang, 19/12/2020 – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (ST...
19/12/2020

Di Tengah Pandemi STIE YPPI Rembang Gelar Kuliah Umum Secara Online
Rembang, 19/12/2020 – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPPI Rembang menyelenggarakan kuliah umum secara online dengan tema Financial Technology dan Digital Marketing untuk Keberlangsungan Bisnis Di Tengah Pandemi Covid-19. Dengan pemateri Bapak H.M. Iqbal Dian Kurniawan, ST., M.BA, yang merupakan Loyalty Management Manager PT. Pertamina Persero dan Bapak Mochamad Arif, SE., M.Si., C.PS (Plant Manager PT. Green Inti Corpora).

Kegiatan kuliah umum diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi Manajemen dan Akuntansi serta Dosen STIE YPPI Rembang dan juga perwakilan dari Yayasan Pengembang Potensi Insani Rembang (YPPI), kurang lebih 300 peserta yang mengikuti acara tersebut melalui Zoom Meeting.

Wulan Suryandani, SE, MM selaku ketua panitia kuliah umum menyampaikan “tujuan terselenggranya acara ini adalah menambah wawasan, sekaligus pemahaman mahasiswa tentang perkembangan sekaligus tantangan aspek komunikasi dan informasi berbasis teknologi informasi yang sangat dinamis serta progresif”. Selain itu beliau juga menyampaikan bahwa “teknologi memberikan ruang yang besar untuk berkiprah, dan telah merombak segala kehidupan manusia. Transformasi di berbagai sektor yang disebabkan oleh perkembangan teknologi harus terus didukung. Inovasi teknologi telah memotong rantai inefisiensi yang selama ini ada di pasar” tambahnya.

Dalam sambutannya Ketua STIE YPPI Rembang Drs. H. Muhammad Asrori, M.Si menyampaikan “Visi STIE YPPI Rembang menjadi Perguruan Tinggi terkemuka di pantura Jateng bagian timur paling lambat 2025, yang menghasilkan lulusan unggul dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi, berjiwa entrepreneur dan mandiri bisa segera terwujud, untuk itu perlu peran seluruh stakeholder, diataranya peningkatan kualitas Tri Darma Perguruan Tinggi dan juga perubahan bentuk STIE YPPI Rembang menjadi Universitas YPPI Rembang pada tahun 2021”.

Sementara itu dalam kuliah umumnya, H. M. Iqbal Dian Kurnia mengatakan ekonomi digital memberikan pengaruh yang besar bagi perekonomian Indonesia. Indonesia harus melakukan suatu hal agar dampak ketidakmampuan Indonesia di era Ekonomi Digital dapat ditekan. Begitu juga dengan Mochamad Arif dalam materinya memaparkan tentang Financial Technology. “Manfaat fintech diantaranya mendukung validasi referensi data publik serta memberikan kemudahan layanan finansial”, selain itu Arif juga menyampaiakan “perkembangan teknologi digital mendorong terjadinya disrupsi di berbagai sektor, baik perusahaan manufaktur, jasa maupun perbankan” imbuhnya.

Dampak perkembangan teknologi saat ini telah menciptakan kondisi baru dimana terjadi transisi dari traditional marketing hingga akhirnya lahir digital marketing yang harus kita ketahui bahwa keduanya tidak saling mendisrupsi tetapi justru saling melengkapi.

Reporter : Irfan Nawawi
Penulis : Khanda Eka M. A.
Editor : Khanda Eka M. A.

Gandeng MataAir, Pena Gelar Kelas Menulis BeritaREMBANG, mataairradio.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) PENA STIE YPPI...
29/11/2020

Gandeng MataAir, Pena Gelar Kelas Menulis Berita

REMBANG, mataairradio.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) PENA STIE YPPI Rembang menggelar pelatihan Kelas Menulis Berita bagi kalangan mahasiswa, pada Ahad (29/11/2020) pagi.

Kegiatan yang digelar di Aula Lantai II, Kampus YPPI Rembang itu, diikuti oleh sebanyak 20 mahasiswa yang tergabung di dalam UKM PENA.

Selengkapnya, sila klik tautan berikut;
https://mataairradio.com/berita-top/gandeng-mataair-pena-gelar-kelas-menulis-berita

Mendekati Akhir Periode, BPM STIE YPPI Rembang Monitoring Penyerapan Anggaran UKM.Rembang, 27/10/2020, Badan Perwakilan ...
28/10/2020

Mendekati Akhir Periode, BPM STIE YPPI Rembang Monitoring Penyerapan Anggaran UKM.

Rembang, 27/10/2020, Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) STIE YPPI Rembang gelar rapat monitoring penyerapan anggaran seluruh UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa), digelar di ruang B1 STIE YPPI Rembang, acara tersebut dihadiri oleh Presiden BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) dan seluruh ketua beserta bendahara UKM.

Ketua BPM Adi Widayanti menjelaskan, UKM adalah wadah mahasiswa untuk mengasah kreativitasnya sesuai dengan program kerja UKM. "Kami ingin seluruh UKM bisa berkembang dan maju bersama dengan memanfaatkan anggaran yang telah diberikan pihak kampus kepada masing - masing UKM" tuturnya. Meski ada beberapa UKM yang macet dalam merealisasi program kerjanya karena terkendala pandemi Virus Covid 19.

Presiden BEM Muhammad Heryan Mushozin mengatakan, untuk meningkatkan kualitas program kerja UKM kita harus banyak belajar dari UKM - UKM di kampus luar. "kita harus belajar dengan UKM - UKM yang berada di kampus luar, yang lebih maju sebagai referensi untuk program kerja kita dan memanfaat anggaran semaksimal mungkin guna memajukan UKM - UKM di kampus kita" jelasnya Muhammad Heryan Mushozin, Selasa (27/10/).

Penulis : Khanda Eka M. A.
Editor : Khanda Eka M. A.

Pandemi Lemahkan Ekonomi, Ormawa STIE YPPI Rembang Lakukan Bakti Sosial.Rembang, 14/06/2020 - Organisasi Mahasiswa (Orma...
16/06/2020

Pandemi Lemahkan Ekonomi, Ormawa STIE YPPI Rembang Lakukan Bakti Sosial.

Rembang, 14/06/2020 - Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPPI Rembang melakukan bakti sosial guna meringankan beban masyarakat akibat Pandemi Covid-19.

Sebanyak 50 paket sembako dibagikan kepada masyarakat kurang mampu di berbagai desa di Kabupaten Rembang.

Muhammad Heryan Mushozin selaku Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) mengatakan, "Ini adalah salah satu wujud kepedulian mahasiswa kepada masyarakat yang kurang mampu di tengah wabah mematikan ini, semoga ini dapat sedikit meringankan beban mereka".

Meski dalam pelaksanaan sempat diguyur hujan namun hal itu tidak menyurutkan semangat panitia untuk berbagi.

Penulis : Khanda Eka.
Editor : Khanda Eka.

Audiensi STIE YPPI Rembang dengan Perwakilan Mahasiswa Berujung Kata Sepakat.Rembang, 15/04/2020 - Audiensi yang dilakuk...
14/04/2020

Audiensi STIE YPPI Rembang dengan Perwakilan Mahasiswa Berujung Kata Sepakat.

Rembang, 15/04/2020 - Audiensi yang dilakukan pihak mahasiswa dengan pihak kampus untuk membahas tuntutan mahasiswa terkait dampak virus covid-19 bagi mahasiswa berakhir dengan kata sepakat, meski pada awalnya audiensi berjalan alot, karena kedua belah pihak saling menguatkan argumentasinya, akhirnya kedua belah pihak memilih untuk bernegosiasi untuk kebaikan bersama.

Penulis : Khanda Eka M. A.
Editor : Khanda Eka M. A.

Audensi Mahasiswa STIE YPPI Rembang Terkait Dampak Pandemi Covid-19.Rembang, 14/04/2020 - Badan Perwakilan Mahasiswa STI...
14/04/2020

Audensi Mahasiswa STIE YPPI Rembang Terkait Dampak Pandemi Covid-19.

Rembang, 14/04/2020 - Badan Perwakilan Mahasiswa STIE YPPI Rembang mengadakan audiensi dengan pihak kampus terkait dampak pandemi virus Covid-19 bagi mahasiswa, dari seluruh aspirasi mahasiswa STIE YPPI Rembang mengahasilkan 9 point kesimp**an aspirasi mahasiswa, yaitu ;

1. Mahasiswa meminta subsidi dan/atau pengurangan pembayaran perkuliahan dikarenakan selama masa darurat covid-19 mahasiswa tidak menggunakan fasilitas kampus (ruang kelas, LCD proyektor, dll ) tetapi mahasiswa memenuhi fasilitasnya sendiri (kuota, listrik, dll) demi tetap terlaksananya pembelajaran perkuliahan.
2. Mahasiswa meminta perpanjangan waktu terkait pembayaran perkuliahan dikarenakan selama masa darurat covid-19 melakukan social distancing sehingga pendapatan ekonomi menurun dan/atau tidak ada.
3. Update informasi tentang perkuliahan supaya lebih meluas dan tanggap, baik mengenai perkuliahan online maupun pelaksanaan ujian serta informasi bagi mahasiswa yang sedang tugas akhir.
4. Dosen dalam memberikan penjelasan materi lebih diperhatikan lagi, dan/atau lebih baik dapat berupa video pembelajaran agar lebih paham.
5. Dosen dalam memberikan tugas dirasa terlalu banyak dan berat, padahal pada masa darurat covid-19 ini seharusnya tetap tenang dan tidak setres.
6. Dalam pengump**an tugas tidak seimbang dengan tenggang waktu (dateline) yang diberikan.
7. Platform online atau aplikasi (google class, whatsapp, zoom, dll) sebaiknya digunakan dengan bijak dan tidak berlebihan. Jika menggunakan 1 aplikasi saja sudah cukup, tidak perlu menambah aplikasi lain.
8. Sarana dan prasarana yang dimiliki setiap mahasiswa berbeda-beda (laptop, gadget, maupun kuota data), jadi tidak semua mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan sama dengan yang lainnya.
9. Setelah suasana kondusif, pihak kampus diharapkan bisa memperhatikan kebersihan dengan cara menyiapkan tempat cuci tangan, manjaga kebersihan masjid dan kamar mandi, maupun sarana dan prasarana lain supaya memadai.

Penulis : Khanda Eka M. A.
Editor : Khanda Eka M. A.

Malam Keakraban UKM PENA STIE YPPI RembangRembang, (22/2/2020) - Unit Kegiatan Mahasiswa PENA STIE YPPI Rembang mengadak...
27/02/2020

Malam Keakraban UKM PENA STIE YPPI Rembang

Rembang, (22/2/2020) - Unit Kegiatan Mahasiswa PENA STIE YPPI Rembang mengadakan kegiatan malam keakraban (makrab) yang diikuti seluruh anggota.

Bertempat di ruang A4 STIE YPPI Rembang, meski sempat diguyur hujan, namun hal itu tak menyurutkan semangat peserta kegiatan.

Andri, Ketua pelaksana kegiatan mengatakan "kegiatan malam keakraban harus menjadi agenda tahunan UKM PENA guna membangun kedekatan dan menumbuhkan rasa kekeluargaan bagi anggota organisasi".

Kegiatan ini turut dihadiri oleh alumni UKM PENA, diantaranya, M. Muqqawil Hujjaj, M. Fadlil, Muji Wijaya, Dody Setiwawan, dan M. Heriyan Mushozin.

Kehangatan dan keceriaan kegiatan begitu terasa, hal itu terlihat dari antusias peserta dalam mengikuti rangkaian kegiatan, dimana mereka dapat mengetahui tentang sejarah organisasi, dan pengalaman alumni saat masih aktif berorganisasi di kampus.

Kegiatan juga di meriahkan dengan penampilan musik akustik dari UKM Creative Art Generation (CAG) dan penampilan dari peserta yang ingin menyumbang suara emasnya untuk kemeriahan acara ini.

Penulis : Khanda Eka M. A.
Editor : Khanda Eka M. A.

Pelatihan Kesekretariatan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa STIE YPPI Rembang.Rembang, (24/2/2020) - Badan Eksekutif Mahasi...
24/02/2020

Pelatihan Kesekretariatan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa STIE YPPI Rembang.

Rembang, (24/2/2020) - Badan Eksekutif Mahasiswa STIE YPPI Rembang mengadakan kegiatan pelatihan kesekretariatan.

Digelar di ruang A4 STIE YPPI Rembang, dengan dihadiri 30 peserta perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa.

Lilis, ketua pelaksana kegiatan mengatakan pelatihan kesekretarian bertujuan untuk menciptakan administrasi organisasi mahasiswa yang lebih baik kedepannya.

Penulis : Khanda Eka M. A.
Editor : Khanda Eka M. A.

STIE YPPI Komitmen Cetak Lulusan Berjiwa EntrepreneurREMBANG, (15/1/2019) - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPPI Remb...
15/01/2019

STIE YPPI Komitmen Cetak Lulusan Berjiwa Entrepreneur

REMBANG, (15/1/2019) - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPPI Rembang berkomitmen mencetak lulusannya berjiwa entrepreneur atau usahawan.

Hal itu dapat dilihat melalui kegiatan Sidang Terbuka Senat STIE YPPI dalam rangka Diesnatalis Ke-XIX, dengan tema “Mengembangkan Potensi Entrepreneur Mahasiswa di Era Revolusi Industri 4.0” pada Selasa (15/1/2019) siang.

Kegiatan itu, digelar di Aula Lantai II Gedung Kampus STIE YPPI Rembang, dengan dihadiri puluhan peserta senat.

Damayanti, salah satu Dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YPPI Rembang, dalam orasi ilmiahnya mengatakan, revolusi industri cukup penting bagi kelangsungan dunia perindustrian.

Menurutnya dengan revolusi industri khususnya 4.0 mampu memberikan perubahan bagi perusahaan ke arah yang lebih baik.

“Dengan demikian, maka setiap mahasiswa harus menyiapkan diri sejak sekarang untuk menghadapi revolusi industri 4.0 sekaligus kemungkinan terburuknya,” ungkapnya.

Pujianto Ketua Paguyuban Alumni Manajemen STIE YPPI Rembang mengatakan, saat ini Kampus YPPI telah memperlihatkan upaya nyata untuk menjadi kampus yang terbaik.

“Pasalnya, kini kampus tersebut sudah terakreditasi B oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),” tuturnya.

Menurutnya, saat sekarang sudah waktunya STIE YPPI lebih fokus terhadap menanamkan “soft skill” terhadap masing-masing lulusannya.

“Sehingga, setelah lulus nantinya dengan bekal “soft skill” atau keterampilan yang mumpuni setiap alumni mampu menciptakan lapangan pekerjaan, bukan menjadi pengangguran,” katanya.

Di Rembang, Kampus STIE YPPI merupakan satu-satunya perguruan tinggi yang konsen di bidang ilmu ekonomi yang masing-masing program studinya sudah terakreditasi B oleh BAN-PT dengan gelar sarjana strata satu (S1).


Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Debat PresBEM dan Ketua BPM Jadi Ajang Mahasiswa Sampaikan PesanREMBANG, (12/12/2018) - Komisi Pemilihan Mahasiswa STIE ...
12/12/2018

Debat PresBEM dan Ketua BPM Jadi Ajang Mahasiswa Sampaikan Pesan
REMBANG, (12/12/2018) - Komisi Pemilihan Mahasiswa STIE YPPI Rembang mengadakan Debat Kandidat Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Periode 2018-2019, di Aula Kampus setempat.

Masing-masing ada dua kandidat CapresBEM dan Ketua BPM.

Kedua Calon Presiden BEM yakni Muhammad Fadlil, dengan nomor urut satu dan Muhammad Ilham nomor urut dua.

Sedangkan Kandidat Ketua BPM adalah Pramudya Bima S selaku kandidat dengan nomor urut satu dan Lailaa Khofifah nomor urut dua.

Acara debat kandidat tersebut dibuka secara resmi oleh Muhammad Tahwin selaku Wakil Ketua III STIE YPPI Rembang bidang Kemahasiswaan, didampingi Kepala Program Studi Manajemen, Dian Anita dan Kepala Program Studi Akuntansi, Siti Aliyah.

Hadir p**a Dody Setiawan, Presiden BEM STIE YPPI Rembang periode 2017-2018 dan sejumlah mahasiswa pendukung masing-masing kandidat.

Elydha Yahya, Ketua Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM) STIE YPPI Rembang mengungkapkan, debat Calon Presiden BEM dan Ketua BPM berlangsung lancar.

Ia menjelaskan, pada sesi awal setiap kandidat diberikan kesempatan untuk memaparkan visi dan misi serta program kerja yang nantinya akan di jalankan ketika terpilih.

Setelah itu, dilanjutkan dengan debat antar kandidat.

"Acara berjalan lancar. Di akhir acara sejumlah mahasiswa menyampaikan pesan serta harapan terhadap semua calon," terangnya.

Ia menambah, pesan tersebut diantaranya adalah harapan mahasiswa, supaya nantinya yang terpilih menjadi Presiden BEM dan Ketua BPM menjalankan tugasnya dengan penuh totalitasnya.

"Supaya Kampus STIE YPPI Rembang menjadi lebih baik," pungkasnya.

Berdasarkan data yang diterima Reporter UKM PENA, jumlah konstituen sekitar 750 mahasiswa.

Sementara itu, dari analisis KPM tingkat partisipasi pemilih di STIE YPPI Rembang masih terbilang rendah.

Penulis: Riza Rino Lanuardy
Editor: Mukhammad Fadlil

Address

Rembang

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kabar Mahasiswa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category