RSPD SABU Raijua 88,1FM

RSPD SABU Raijua 88,1FM RSPD Sarai 88,1Mhz akrab dan terpercaya

PERINGATI HLUN, PEMDA SABU RAIJUA GELAR AKSI SOSIAL Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sabu Raijua menggelar kegiatan k...
15/05/2026

PERINGATI HLUN, PEMDA SABU RAIJUA GELAR AKSI SOSIAL

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sabu Raijua menggelar kegiatan kolaborasi pelayanan terpadu bagi warga lanjut usia (lansia) di Kantor Desa Delo, Rabu (13/05/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 dengan agenda pemeriksaan kesehatan gratis, penyerahan bantuan sosial, serta pemeriksaan pasien katarak.

Sambutan tertulis Bupati Sabu Raijua yang dibacakan oleh Asisten II Sekda, Viktor Rada Muri, menegaskan bahwa HLUN bukan sekadar seremonial. Momentum ini menjadi penegasan komitmen pemda dalam memberikan perhatian, perlindungan dan pelayanan terbaik bagi lansia yang telah berjasa membangun bumi Rai Hawu.

Bupati menginstruksikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) beserta jajarannya untuk memperbarui data kependudukan lansia secara akurat (status, alamat, data keluarga), melakukan jemput bola bagi lansia dengan keterbatasan mobilitas atau fisik, mengedukasi identitas kependudukan digital kepada para pendamping lansia, melakukan perekaman data wajib KTP bagi lansia yang belum memilikinya.

Kepada Dinas Sosial, Bupati meminta validasi ulang Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) lansia dilakukan secara menyeluruh. Penyaluran bantuan khusus dan pemberian alat bantu harus transparan, terdokumentasi, serta berbasis asesmen kebutuhan yang valid agar tepat sasaran.

Selanjutnya, Bupati memberi apresiasi tinggi kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten Sabu Raijua atas kepedulian mereka. Bupati meminta penyerahan Paket Sembako Bingkisan Lansia Bahagia dilakukan dengan penuh kehangatan serta didokumentasikan dengan baik. PKK juga didorong memperluas jangkauan hingga ke desa-desa terpencil.

Kepada Dinas Kesehatan, Bupati juga menginstruksikan memfasilitasi senam lansia demi kebugaran dan kebersamaan. Selain itu, pemeriksaan gratis menyeluruh wajib mencakup tekanan darah, gula darah dan kolesterol, fungsi penglihatan serta pendengaran.

Terkait program strategis operasi katarak, Pemda menyediakan kuota untuk 200 orang dengan standar medis tertinggi.

Oleh karena itu, kepada Direktur RSUD dan Kepala Dinas Kesehatan, Bupati meminta agar memastikan kesiapan ruang operasi, peralatan, obat-obatan dan tenaga medis 100% siap. Seleksi pasien akan diperketat dan jadwal operasi diinformasikan secara jelas, lengkap dengan pendampingan pasca-operasi.

Bupati memberikan instruksi kepada Puskesmas, Camat, serta Kepala Desa/Lurah se-Kabupaten Sabu Raijua untuk mensukseskan program ini, khususnya operasi katarak. Diharapkan wajib melakukan sosialisasi aktif, memfasilitasi transportasi lansia, menyampaikan data wilayah ke dinas terkait, serta melaporkan langsung kendala lapangan kepada Bupati.

Turut hadir dalam kegiatan ini para Pimpinan OPD, Camat Sabu Barat, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sabu Raijua, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Sabu Raijua, aparat desa, serta warga lansia setempat. (Sof)

TINGKATKAN DAYA SAING, PEMKAB SABU RAIJUA APRESIASI UMKM DAN GENJOT PELATIHAN KEMASAN & DIGITAL MARKETINGPemerintah Kabu...
06/05/2026

TINGKATKAN DAYA SAING, PEMKAB SABU RAIJUA APRESIASI UMKM DAN GENJOT PELATIHAN KEMASAN & DIGITAL MARKETING

Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dinilai sebagai pahlawan ekonomi daerah yang menjadi tulang punggung dalam menjaga daya beli masyarakat dan menciptakan lapangan kerja, terutama di tengah tantangan ekonomi global saat ini.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Septenius M. Bule Logo, SH, M.Hum dalam pembukaan kegiatan pelatihan desain kemasan, pemasaran digital dan fasilitasi legalitas usaha (NIB) bagi anggota/IKM Binaan Dekranasda yang diinisiasi oleh Dinas Transkopnaker bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sabu Raijua di Aula DPRD Sabu Raijua, Rabu 06 Mei 2026.

Sekda berharap kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sektor kerajinan dan ekonomi kreatif di Kabupaten Sabu Raijua.

Fokus pada Kemasan dan Digitalisasi, Sekda menekankan bahwa pelaku UMKM di Sabu Raijua harus beradaptasi dengan perubahan zaman. Saat ini, kualitas produk saja tidak cukup. Desain kemasan yang menarik dan higienis dinilai sebagai "wajah pertama" produk yang mampu meningkatkan nilai jual berkali-kali lipat. Selain kemasan, digital marketing atau pemasaran digital ditegaskan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.
Pemkab Sabu Raijua juga menaruh perhatian besar pada aspek legalitas usaha, seperti NIB, sertifikasi halal dan izin PIRT. Legalitas bukan sekadar urusan administratif, melainkan "tiket" bagi pelaku UMKM untuk mengakses pembiayaan perbankan yang lebih mudah, masuk ke jaringan ritel modern, hingga mendapatkan perlindungan hukum dan kepercayaan konsumen.

Sebagai informasi, Dekranasda Kabupaten Sabu Raijua merupakan mitra strategis Pemerintah Daerah dalam menggali, membina dan mengembangkan potensi kerajinan berbasis budaya lokal dan berperan sebagai wadah koordinasi dan fasilitasi bagi para pelaku usaha kriya untuk terus naik kelas.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan produk-produk kerajinan Sabu Raijua dapat menembus pasar yang lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan pengrajin lokal.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Ny. Sherly R. Riwu Kore-Helianak, SE juga menegaskan komitmennya untuk membawa produk kerajinan lokal daerah bersaing di kancah nasional hingga global.

Ny. Sherly menekankan bahwa semangat untuk belajar dan bertransformasi harus tetap menyala di tengah tantangan pasar yang semakin dinamis. Ia menyebut Dekranasda sebagai "rumah" bagi para pengrajin yang bertugas menjaga warisan budaya sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk.

Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, Dekranasda terus menjalankan fungsi pembinaan terhadap IKM, UMKM, dan koperasi. Ny. Sherly menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memfasilitasi pelatihan, akses pembiayaan, hingga perizinan usaha guna memperkuat daya saing rakyat.

Lebih lanjut, ia menitipkan empat pesan utama bagi para pelaku usaha di Sabu Raijua agar berani bereksperimen dengan desain dan teknik baru, memastikan setiap detail produk menunjukkan keunggulan dan ketelitian, memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pemasaran secara cerdas serta melengkapi legalitas usaha untuk membangun kepercayaan konsumen dan iklim usaha yang sehat.

Untuk dapat diketahui, pelatihan tersebut dilakukan selama dua hari yakni tanggal 06 dan 07 Mei 2026.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Dekranasda Ny. Felmy Uly-Manafe, Kepala Dinas Transkopnaker, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, dan pelaku UMKM dan undangan lainnya.

PEMDA SABU RAIJUA GELAR UPACARA MEMPERINGATI HUT OTDAPemerintah Kabupaten Sabu Raijua menyelenggarakan upacara mempering...
27/04/2026

PEMDA SABU RAIJUA GELAR UPACARA MEMPERINGATI HUT OTDA

Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menyelenggarakan upacara memperingati Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke ### tahun 2026 di halaman kantor Bupati Sabu Raijua, Senin, 27 April 2026.

Sambutan tertulis Menteri Dalam negeri Muhammad Tito Karnavian yang dibacakan Bupati Sabu Raijua Krisman Riwu Kore, SE., MM menyebut peringatan Hari OTDA merupakan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran pemerintah dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penyelenggaraan otonomi daerah.

Otonomi daerah adalah instrumen dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh tanah air.

Dengan mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, Mendagri menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada sinkronisasi dan koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

Ia menjelaskan, masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan otonomi daerah, seperti belum optimalnya integrasi perencanaan dan penganggaran, birokrasi yang belum sepenuhnya berorientasi pada hasil, hingga tingginya ketergantungan fiskal daerah terhadap pemerintah pusat.

Selain itu, kurangnya kolaborasi antar daerah serta ketimpangan akses layanan dasar juga menjadi perhatian, terutama di wilayah tertinggal, terluar dan terpencil.

Untuk itu, Mendagri mendorong pemerintah daerah agar fokus pada peningkatan kualitas layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, air bersih dan perlindungan sosial sekaligus memperkuat stabilitas dan ketahanan daerah dalam menghadapi tantangan global.

Lebih lanjut, Kepala Daerah juga diimbau menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, termasuk dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, serta pengembangan kewirausahaan guna membuka lapangan kerja.

Mendagri menegaskan bahwa pelaksanaan otonomi daerah harus tetap berada dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan menjaga keseimbangan antara kemandirian daerah dan kepentingan nasional.

Di akhir sambutannya, Mendagri mengingatkan seluruh pemerintah daerah untuk menjalankan kegiatan secara efisien dan tidak berlebihan, serta memastikan penggunaan anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Upacara peringatan Hari Otda ke ### ditingkat Kabupaten Sabu Raijua ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sabu Raijua, Sekda Sabu Raijua, Para Asisten, Ketua DPRD Sabu Raijua, Kemenag Sabu Raijua, Kepala BUMN/BUMD, Kepala Bandara Tardamu Seba, Kejari Sabu Raijua, TNI/Polri, Pimpinan OPD dan seluruh ASN dan undangan lainnya. (Kornel Kana)

BUPATI SABU RAIJUA RESMI MELUNCURKAN SEKALIGUS MELEPAS ARMADA PENYALURAN BANTUAN PANGAN BERAS TAHAP I TAHUN 2026‎Bupati ...
15/04/2026

BUPATI SABU RAIJUA RESMI MELUNCURKAN SEKALIGUS MELEPAS ARMADA PENYALURAN BANTUAN PANGAN BERAS TAHAP I TAHUN 2026

‎Bupati Sabu Raijua Krisman B. Riwu Kore, SE., MM., secara resmi meluncurkan sekaligus melepas armada penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Bantuan Pangan Tahap I tahun 2026 yang berlangsung di halaman depan kantor Desa Menia pada Rabu, 15 April 2026.

Penyaluran ini difokuskan untuk alokasi distribusi bulan Februari hingga Maret. Untuk dapat diketahui jumlah penerima bantuan di Kabupaten Sabu Raijua secara keseluruhan sebanyak 18.135 orang dengan tersedia bantuan beras sebanyak 362.700 kg dan minyak goreng sebanyak 72.540 liter.

Dalam sambutannya, Bupati Krisman B. Riwu Kore, SE.,MM., menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah bersama Pemerintah Pusat dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Sabu Raijua.

Penyaluran beras bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat, sekaligus menjadi instrumen penting dalam menekan angka inflasi daerah.

Selanjutnya Bupati melakukan prosesi pelepasan armada truk pengangkut beras secara simbolis dan akan bergerak menuju kecamatan-kecamatan di seluruh Kabupaten Sabu Raijua untuk memastikan beras sampai ke tangan warga yang berhak menerima.

‎Bupati meminta kepada para petugas lapangan agar pendistribusian bantuan ini dilakukan dengan transparan dan tepat sasaran sehingga bantuan alokasi Februari-Maret ini segera terserap oleh masyarakat guna menjaga stabilitas stok pangan di tingkat rumah tangga.

‎Dengan dimulainya penyaluran ini, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terus berkomitmen memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakatnya di tengah tantangan ekonomi global dan cuaca yang fluktuatif. ‎Acara ini tidak hanya menjadi seremoni rutin, tetapi juga bentuk sinergi antarlembaga di Kabupaten Sabu Raijua.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua Septenius M.Bule Logo, SH, M.Hum, Ketua DPRD Kabupaten Sabu Raijua Rae Edin Saputra Manu Lado, Koordinator area Sabu Raijua Perum Bulog Kanwil NTT Elita J. Mautang, Unsur Forkopimda Kabupaten Sabu Raijua, Perwakilan TNI, Polri, dan Kejaksaan, Pimpinan OPD, dan undangan lainnya.(Efa)

Himbauan fenomena EL Nino untuk seluruh masyarakat Sabu Raijua
15/04/2026

Himbauan fenomena EL Nino untuk seluruh masyarakat Sabu Raijua

BUPATI SABU RAIJUA MELANTIK PEJABAT PIMPINAN TINGGI PRATAMA, ADMINISTRATOR, PENGAWAS DAN KEPALA SEKOLAHBupati Sabu Raiju...
15/04/2026

BUPATI SABU RAIJUA MELANTIK PEJABAT PIMPINAN TINGGI PRATAMA, ADMINISTRATOR, PENGAWAS DAN KEPALA SEKOLAH

Bupati Sabu Raijua Krisman Riwu Kore melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan satu pejabat pimpinan tinggi Pratama, enam pejabat administrator, empat pejabat pengawas serta lima guru yang di berikan penugasan sebagai kepala sekolah di Aula kantor Bupati Selasa, 14 April 2026.

Seluruh proses tersebut telah melalui tahapan administratif yang panjang dan sesuai regulasi mulai dari pertimbangan teknis BKN, keputusan menteri dalam negeri khusus untuk Dinas kependudukan dan pencatatan sipil, hingga konsultasi tertulis dengan Gubernur untuk jabatan di Dinas Inspektorat, sedangkan penugasan guru sebagai kepala sekolah melalui sistem terbaru untuk pendidikan dasar dan menengah yang terindikasi dengan sistem BKN.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan pelantikan ini merupakan bagian dari sebuah organisasi untuk mengisi kekosongan jabatan melalui rotasi dan mutasi serta memberikan promosi bagi aparatur yang berprestasi. Organisasi harus dinamis dan mampu beradaptasi karena jabatan bukan sesuatu yang permanen dan tidak ada yang bisa mengklaim sebuah jabatan untuk di patuhi seumur hidup.
Menurut Bupati, sebagai Aparatur Sipil Negara telah terikat oleh amanat undang-undang No.20 Tahun 2023 dan peraturan pemerintah No.94 tahun 2021 dimana salah satu kewajiban utama adalah bersedia ditempatkan di mana saja di seluruh wilayah NKRI khususnya di Kabupaten Sabu Raijua. Sesuai peraturan pemerintah No.11 tahun 2017 tentang manajemen PNS, pengisian jabatan di serahkan kepada kualifikasi kompetensi dan kinerja.

Bupati Sabu Raijua berharap agar selalu menciptakan lingkungan kerja yang positif, membangun kerja tim yang kompak karena seorang pemimpin yang tepat bukanlah yang bekerja sendiri melainkan yang mampu menggerakkan stafnya untuk mencapai tujuan yang kolektif, menjaga kepercayaan karena sekali kepercayaan itu di salahgunakan akan sulit di kembalikan dan membuktikan bahwa layak untuk menduduki posisi tersebut. Jabatan adalah alat untuk melayani dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sabu Raijua, berlandaskan spiritual bahwa di balik surat keputusan yang di terima ada campur tangan Tuhan yang memantapkan untuk melayani di tempat yang baru.

Untuk dapat diketahui bersama, enam belas pejabat yang dilantik tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sabu Raijua yakni Welem Dimu Laga (Kepala Dinas Perhubungan), Benyamin Mone, S.Pd (Kepala Bagian pembangunan dan perekonomian setda), Marlya S. Radja, ST (Inspektur Pembantu IV), Yanti W. Sinlae, S.Sos (Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil), Sherly T. Lobo Pa, SE (Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk), Sem Tuka Djodi, SE (Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Pengendalian Pencemaran), Ane Thomas, SH (Kepala Bidang KORPRI), Monica L. Ratu Kaho, S.Si (Kepala Sub Bagian Perencanaan, pengendalian dan pelaporan), Tyas Mayasari, S.Pd (Kepala Sub Bagian Umum, Keuangan dan Kepegawaian), Ambrosia S. Nenot’ek, S.M (Kepala Sub Bagian Perencanaan, Pelaporan dan Pengendalian), Apriana Djonga Tari, S.Pd (Sekretaris Lurah Mebba), Yonas W. Pidi, S.Pd (Kepala UPTD Smp N 2 Raijua), Brian C. Rihi Do, S.Pd (Kepala UPTD Smp N 1 Sabu Tengah), Moh. Ikhsan Koko, S.Pd.Gr (Kepala UPTD Smp N Satu Atap Eirobo), Serly Bigo, S.Pd.Gr (Kepala UPTD Smp N 3 Hawu Mehara), Nopy N. Titing, S.Pd (Kepala UPTD Sd Negeri Nadega).

Hadir pada kegiatan ini, Sekda Sabu Raijua, Plt. Kepala BKPSDMD Kabupaten Sabu Raijua, staf ahli bidang pembangunan ekonomi dan keuangan Sabu Raijua, Pimpinan OPD, Rohaniawan pendamping, para pejabat yang di lantik dan undangan lainnya.(sof)

PARTISIPASI SEMUA PIHAK SANGAT MEMPENGARUHI KEBERHASILAN DAN PENCAPAIAN INDIKATOR PEMBANGUNANPembangunan merupakan suatu...
25/02/2026

PARTISIPASI SEMUA PIHAK SANGAT MEMPENGARUHI KEBERHASILAN DAN PENCAPAIAN INDIKATOR PEMBANGUNAN

Pembangunan merupakan suatu proses perubahan yang dilakukan untuk mencapai suatu kondisi ideal yang diinginkan serta merupakan suatu proses transformasi dari kondisi aktual yang dirasakan masih kurang kepada kondisi ideal yang diharapkan dapat dipenuhi di waktu yang akan datang.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua Karel Modjo Djami, S.Sos dalam sambutannya pada kegiatan Musrenbang Kecamatan Sabu Timur, Selasa, 24 Februari 2026.

Ia mengatakan bahwa keberhasilan suatu program pembangunan harus diawali dengan perencanaan yang terarah, cermat dan terukur.

Untuk itu, pelaksanaan musrenbang ini adalah lanjutan dari proses musrenbangdes yang telah dilaksanakan, yang didahului dengan pra musrenbang untuk melakukan verifikasi usulan kegiatan MusrenbangDes, baik secara administrasi maupun tingkat prioritasnya sebagai salah satu indikator bahwa kegiatan tersebut layak atau tidak layak di bahas di Kecamatan.

Menurutnya, pembangunan tidaklah menjadi tanggung jawab pemerintah semata, namun keterlibatan atau partisipasi semua pihak sangat mempengaruhi keberhasilan dan pencapaian indikator pembangunan.

Partisipasi semua pihak dapat di mulai dari proses perencanaan, proses pelaksanaan pembangunan itu sendiri bahkan lebih jauh lagi adanya partisipasi dalam memelihara pembangunan.

Untuk itu, pembangunan harus menjadi milik bersama sehingga keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan dapat dijaga. Melalui forum Musrenbang ini dapat secara bersama-sama mencari solusi yangg baik terhadap permasalahan yang dihadapi antara lain kerusakan infrastruktur, tingginya angka stunting, rendahnya daya saing pendidikan, masih tingginya angka kemiskinan dan lain sebagainya.

Karel Modjo Djami S.Sos berharap masukan bagi rencana pembangunan di tahun 2027 yang akan datang dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah. Karena kemampuan daerah untuk membiayai berbagai program pembangunan masih sangat terbatas, berkurangnya transfer pusat ke daerah sehingga semakin mempersulit pemerintah dalam melaksanakan pembangunan. Untuk itu diperlukan kesadaran dan pemahaman mengenai keterbatasan tersebut bahwa tidak semua program akan di danai namun tetap memperhatikan program prioritas.

Mengakhiri sambutannya, Ia juga menyampaikan beberapa permasalahan di Kecamatan Sabu Timur yakni infrastruktur jalan yang belum diperbaiki dengan baik sehingga itu diharapkan menjadi program prioritas dalam Musrenbang ini.

Hadir dalam kegiatan ini anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua, Para Asisten Sekda Kabupaten Sabu Raijua, Plt. Kepala BAPEDA Kabupaten Sabu Raijua,Camat Sabu Timur, Pimpinan OPD,TNI/POLRI,Para Kepala Desa/Lurah, BPD, tokoh Agama dan masyarakat perwakilan dari desa.(sof)

MUSRENBANG TINGKAT KECAMATAN SABU TIMUR RESMI DIBUKA OLEH WAKIL BUPATI SABU RAIJUAWakil Bupati Sabu Raijua Ir. Thobias U...
25/02/2026

MUSRENBANG TINGKAT KECAMATAN SABU TIMUR RESMI DIBUKA OLEH WAKIL BUPATI SABU RAIJUA

Wakil Bupati Sabu Raijua Ir. Thobias Ully, MSi membuka dengan resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Tingkat Kecamatan Sabu Timur di Aula Djula Pekerihi Ngati Do Henao, Kecamatan Sabu Timur, Selasa 24 Februari 2026.

Wakil Bupati Sabu Raijua Ir.Thobias Ully, MSi dalam sambutannya mengatakan musrenbang adalah forum resmi yang merupakan amanat peraturan perundang-undangan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional dan daerah, yang mempertemukan pemerintah dan masyarakat untuk menyusun rencana pembangunan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel serta menjadi ruang strategis untuk menjaring aspirasi dari bawah sekaligus menyelaraskannya dengan arah kebijakan pembangunan kabupaten, provinsi, dan nasional.

Lanjut Wakil Bupati, kemampuan keuangan daerah saat ini masih sangat terbatas, sementara kebutuhan masyarakat terus berkembang dan semakin kompleks dari waktu ke waktu. Kondisi ini semakin diperberat dengan adanya pemotongan dana alokasi Umum yang ditransfer dari pemerintah pusat ke daerah tahun anggaran 2026 sebesar 141,6 miliar. Dampak dari kebijakan tersebut sangat terasa terhadap kapasitas fiskal daerah yang berimplikasi pada terbatasnya ruang gerak APBD, tertundanya beberapa program pembangunan infrastruktur serta perlunya penyesuaian dan rasionalisasi berbagai kebijakan pembangunan.

Sepanjang tahun pertama kepemimpinan beberapa janji politik telah mulai realisasikan antara lain program bantuan seragam sekolah bagi siswa, program santunan duka, program bedah rumah, pemasangan lampu jalan, bantuan kawat duri bagi masyarakat.

Di samping itu, tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kabupaten Sabu Raijua tahun 2025-2029 dengan visi SABU RAIJUA BANGKIT,MAJU, SEJAHTERA dan MANDIRI. Untuk mewujudkan visi tersebut telah ditetapkan 6 misi pembangunan yaitu meningkatkan kualitas SDM yang berkualitas dan berdaya saing, meningkatkan daya saing ekonomi melalui pembangunan ekonomi inklusif, meningkatnya pelayanan kesehatan dan kesejahteraan sosial, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, efektif, efisien dan partisipatif, meningkatkan ketersediaan infrastruktur dasar dan strategis yang memang ada dan berkualitas, melaksanakan penataan dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Kecamatan Sabu Timur memiliki posisi strategis dengan potensi besar di sektor kelautan, perikanan, pertanian, pariwisata serta usaha mikro dan kecil. Untuk itu dibutuhkan kerja keras, sinergi dan dukungan semua pihak baik dari DPRD, perangkat daerah, camat, para kepala Desa/Lurah dan seluruh elemen masyarakat.

Melalui musrembang ini, Wakil bupati mengajak untuk berpikir jernih, menyusun prioritas secara realistis dan menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan lainnya.

Mengakhiri sembutannya, Wakil Bupati menekankan beberapa hal penting antara lain jumlah usulan di kecamatan Sabu Timur sebanyak 292 menunjukkan tingginya partisipasi dan harapan masyarakat, perencanaan pembangunan harus memperhatikan kesinambungan program dan dampak jangka panjang, perencanaan harus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, perlu adanya sinkronisasi antara perencanaan Desa/Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten agar tidak terjadi tumpang tindih program.

Dengan harapan agar musrenbang ini tidak menjadi ajang penyampaian daftar keinginan tetapi benar-benar menjadi forum penyusunan kebutuhan prioritas yang rasional. Dengan pendekatan seperti ini hasil musrenbang Kecamatan Sabu Timur akan menjadi terarah, realistis dan mampu menjawab tantangan pembangunan tahun 2007 secara efektif dan berkelanjutan.

Mengakhiri kegiatan ini, Wakil Bupati menyerahkan secara simbolis WC Sehat DAK (Sanitasi) Tahun Anggaran 2025 yang telah dikerjakan untuk dua desa di Kecamatan Sabu Timur, yaitu Desa Huwaga dan Desa Keduru.

Hadir dalam kegiatan ini anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua Karel Modjo Djami dan Swingl Dala Ngapa, Para Asisten Sekda, Plt. Kepala BAPEDA Kabupaten Sabu Raijua, Camat Sabu Timur, Pimpinan OPD, TNI/POLRI, Para Kepala Desa/Lurah, BPD, tokoh Agama dan perwakilan masyarakat dari desa (sof).

KUNJUNGAN KERJA WAKIL GUBERNUR NTT DI SMKN 1 SABU BARAT: SINERGI UNTUK VOKASI DAN INDUSTRI ‎​SABU RAIJUA – Suasana di SM...
19/02/2026

KUNJUNGAN KERJA WAKIL GUBERNUR NTT DI SMKN 1 SABU BARAT: SINERGI UNTUK VOKASI DAN INDUSTRI

‎​SABU RAIJUA – Suasana di SMK Negeri 1 Sabu Barat tampak berbeda dari biasanya. Sekolah tersebut mendapat kehormatan dengan kunjungan kerja Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol. (Purn.)Dr. Drs. Johanis Asadoma, S.I.K., M.Hum. beserta rombongan pada 19 Februari 2026
‎​Penyambutan dan Pendampingan
‎​Kedatangan Wakil Gubernur tidak sendirian.

Beliau didampingi langsung oleh Wakil Bupati Sabu Raijua ​Ir. Thobias Uly, M.Si. serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT.​Dr. Drs. Zeth Sony Libing, M.Si.Kehadiran jajaran pejabat lintas sektor ini menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam menyelaraskan dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri di NTT.

‎​Rombongan disambut dengan hangat oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Sabu Barat,Ursmanto Petrus Djami, S.Pd.para guru, serta siswa-siswi yang antusias menantikan arahan dari orang nomor dua di NTT tersebut.Suasana di SMK Negeri 1 Sabu Barat hari ini terasa berbeda. Riuh rendah percakapan siswa berganti menjadi antusiasme yang hangat saat menyambut kedatangan Wakil Gubernur NTT dalam kunjungan kerjanya. Tanpa seremoni yang berlebihan, kehadiran beliau membawa pesan kuat tentang harapan dan kerja keras bagi putra-putri daerah di beranda selatan Indonesia ini.

‎​Berbagi Kisah: Dari Titik Nol hingga Menjadi Pemimpin
‎​Di hadapan ratusan siswa dan guru, Wakil Gubernur memilih untuk berbicara dari hati ke hati. Beliau tidak langsung memaparkan data pembangunan, melainkan membuka tabir masa lalunya.

‎​Beliau berkisah tentang masa kecil yang penuh keterbatasan, perjuangan menempuh pendidikan di tengah minimnya fasilitas, hingga bagaimana mentalitas "anak daerah" justru menjadi pemantik semangat untuk membuktikan diri di kancah yang lebih luas.
‎​"Kesuksesan bukan milik mereka yang lahir di atas kemudahan, tapi milik mereka yang berani bermimpi dan bekerja lebih keras dari orang lain," tegas beliau saat menceritakan latar belakangnya.

‎​Arahan dan Motivasi: SMK Sebagai Ujung Tombak Ekonomi

‎​Selain bercerita, beliau memberikan arahan strategis mengenai peran penting siswa SMK dalam masa depan NTT. Beberapa poin utama yang disampaikan antara lain:

‎​Penguasaan Skill Praktis: Beliau menekankan agar siswa tidak hanya mengejar ijazah, tetapi benar-benar menguasai keahlian teknis sesuai jurusan masing-masing.

‎​Mentalitas Wirausaha: Beliau mendorong para siswa untuk tidak sekadar menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Sabu Raijua.

‎​Ketahanan Mental: Mengingat tantangan zaman yang semakin dinamis, beliau meminta siswa untuk tetap rendah hati namun tangguh dalam menghadapi persaingan global.

‎​Penutup yang Berkesan

‎​Kunjungan ini diakhiri dengan sesi dialog singkat yang penuh tawa namun tetap berbobot. Pesan penutup beliau sangat sederhana namun membekas: "Pulau Sabu boleh kecil di peta, tapi mimpi kalian harus lebih besar dari samudera yang mengelilingi pulau ini."

‎​Kehadiran Wakil Gubernur di SMKN 1 Sabu Barat bukan sekadar kunjungan formal pejabat publik, melainkan sebuah suntikan moral bagi generasi muda untuk percaya bahwa masa depan NTT ada di tangan mereka yang berani berjuang.

WAKIL GUBERNUR NTT MELAUNCHING NTT MART BY DEKRANASDA KABUPATEN SABU RAIJUAWakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Irjen. Pol...
18/02/2026

WAKIL GUBERNUR NTT MELAUNCHING NTT MART BY DEKRANASDA KABUPATEN SABU RAIJUA

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Irjen. Pol. (Purn.) Dr. Drs. Jhoni Asadoma, M.Hum resmi melaunching NTT Mart By Dekranasda Kabupaten Sabu Raijua yang berlangsung di Pasar Nataga, Desa Raemadia, Kecamatan Sabu Barat pada Rabu, 18 Februari 2026.

Peluncuran NTT Mart Sabu Raijua ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Wakil Gubernur NTT bersama Wakil Bupati Sabu Raijua, Ketua DPRD Kabupaten Sabu Raijua serta jajaran Forkopimda Kabupaten Sabu Raijua. Momentum tersebut menjadi simbol hadirnya harapan baru bagi para pengusaha Industri Kecil dan Menengah (IKM) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperoleh pasar yang lebih pasti dan berkelanjutan.
Wakil Gubernur NTT Irjen. Pol. (Purn.) Dr. Drs. Jhoni Asadoma, M.Hum dalam sambutannya mengungkapkan bahwa NTT Mart bukan sekadar pusat perbelanjaan atau toko modern sebagaimana yang dikenal namun NTT Mart adalah platform pemasaran produk lokal yang menghubungkan produsen, UMKM, petani, nelayan, pengrajin serta seluruh pelaku usaha di NTT dengan konsumen di tingkat nasional bahkan internasional.

Melalui NTT Mart, dapat memastikan produk-produk unggulan NTT seperti kopi, tenun ikat, garam, hasil perikanan, madu, gula sabu serta berbagai komoditas lainnya yang tidak hanya dikenal di pasar lokal tetapi juga mampu bersaing di luar daerah hingga mancanegara dengan daya saing yang kuat serta nilai budaya dan filosofi yang melekat.

Karena itu, Wakil Gubernur NTT menegaskan bahwa pintu NTT Mart terbuka lebar dan siap menjadi ruang bersama bagi pengusaha swasta, pelaku UMKM, koperasi, komunitas hingga satuan pendidikan yang ingin berpartisipasi dan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi lokal NTT ke depan.

Pemerintah menyadari bahwa dalam upaya memberdayakan IKM dan UMKM masih terdapat berbagai tantangan mulai dari mutu produk, kapasitas produksi, kontinuitas ketersediaan bahan baku hingga persoalan harga serta keberlanjutan akses pasar. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan menjadi penghambat tumbuhnya ekonomi rakyat.

Untuk itu, pemerintah hadir melalui berbagai program dan kegiatan yang berpihak pada masyarakat, khususnya pelaku IKM dan UMKM agar hambatan-hambatan tersebut dapat diatasi secara bertahap dan terukur. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi NTT dalam mendorong transformasi ekonomi daerah berbasis potensi lokal.

Melalui NTT Mart, dapat membangun rantai pasok dan rantai nilai yang lebih kuat, terintegrasi dan berkelanjutan. Tujuannya agar setiap rupiah yang lahir dari produk lokal memiliki nilai tambah yang lebih tinggi dan tetap berputar di wilayah NTT sehingga manfaat ekonominya benar-benar dirasakan oleh masyarakat sendiri.
Lebih lanjut Wakil Gubernur NTT mengatakan bahwa pemerintah provinsi NTT melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan terus memperkuat koordinasi dan kemitraan dengan berbagai pihak guna membangun ekosistem pengelolaan NTT Mart yang terintegrasi di seluruh kabupaten/kota di NTT. Pendekatan ini menegaskan bahwa NTT Mart bukan program parsial, melainkan bagian dari sistem ekonomi daerah yang dibangun secara berkelanjutan.

Kehadiran NTT Mart di Kabupaten Sabu Raijua menjadi tonggak penting dalam melahirkan kewirausahaan muda yang adaptif terhadap digitalisasi serta kreatif dalam mengembangkan inovasi produk IKM dan UMKM lokal NTT.

Dengan menjunjung etika usaha dan kearifan lokal, masyarakat mengolah hasil bumi dan laut sendiri lalu memasarkan dengan identitas lokal yang kuat dan membanggakan. Pemerintah optimistis, produk-produk lokal NTT tidak hanya mampu bersaing di pasar domestik tetapi juga memiliki potensi untuk menembus pasar internasional.

Untuk itu, Wakil Gubernur NTT mengajak seluruh masyarakat untuk terus berjalan bersama, bekerja kolaboratif membangun bumi flobamorata melalui gerakan beli dan bangga menggunakan produk NTT. Setiap transaksi di NTT Mart sesungguhnya adalah kontribusi nyata bagi keberlanjutan ekonomi daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Sabu Raijua Ir. Thobias Uly M.Si dalam sekapur sirihnya menyampaikan selamat datang kepada Wakil Gubernur NTT dan rombongan yang berkenan hadir di Kabupaten Sabu Raijua. Wakil Bupati juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah Provinsi NTT yang telah menghadirkan gerai NTT Mart sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pengembangan ekonomi daerah terutama peningkatan kesejahteraan masyarakat NTT khususnya di Kabupaten Sabu Raijua.

Wakil bupati mengatakan bahwa salah satu kendala dalam pengembangan industri kecil terutama industri rumah tangga adalah berupa pemasaran produk hasil industri rumah tangga dan IKM. Karena itu NTT Mart hadir sebagai jawaban atas permasalahan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah juga akan terus mendorong agar pengelolaan NTT Mart ini bisa berjalan dengan baik sehingga apa yang menjadi cita-cita mulai pembangunan NTT Mart ini bisa terwujud.

Wakil Bupati Sabu Raijua juga mengajak seluruh pelaku usaha khususnya industri rumah tangga, industri kecil dan menengah di Kabupaten Sabu Raijua untuk memanfaatkan NTT Mart sebagai tempat penjualan produk-produk. Di samping itu juga pengelola NTT Mart dapat meningkatkan promosi dan penjualan produk tidak hanya di Sabu Raijua namun dapat bekerjasama dengan pengusaha di luar sabu sehingga produk Sabu Raijua dapat diminati. Dengan demikian, produksi UMKM di Sabu Raijua akan meningkat dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat.

Wakil bupati berharap melalui NTT Mart di Sabu Raijua ini membawa berkat, menumbuhkan semangat kebersamaan dan semakin memperkuat tekad dalam membangun Sabu Raijua dan NTT.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT Dr. Drs Zeth Sonny Libung, M.Si, Sekertaris Badan Pendapatan dan Aset Provinsi NTT, Pimpinan Dan Anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua, Forkopimda Kabupaten Sabu Raijua, Para Pimpinan Perangkat Daerah Sabu Raijua, Para Camat, Kepala Desa, dan Lurah, Pimpinan Instansi Vertikal, BUMD, BUMN, Insan Pers serta pelaku Usaha Kabupaten Sabu Raijua.

Address

Jalan Tanalara/Seba
Sabu
85391

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RSPD SABU Raijua 88,1FM posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to RSPD SABU Raijua 88,1FM:

Shortcuts

Share

Category