15/05/2026
PERINGATI HLUN, PEMDA SABU RAIJUA GELAR AKSI SOSIAL
Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sabu Raijua menggelar kegiatan kolaborasi pelayanan terpadu bagi warga lanjut usia (lansia) di Kantor Desa Delo, Rabu (13/05/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 dengan agenda pemeriksaan kesehatan gratis, penyerahan bantuan sosial, serta pemeriksaan pasien katarak.
Sambutan tertulis Bupati Sabu Raijua yang dibacakan oleh Asisten II Sekda, Viktor Rada Muri, menegaskan bahwa HLUN bukan sekadar seremonial. Momentum ini menjadi penegasan komitmen pemda dalam memberikan perhatian, perlindungan dan pelayanan terbaik bagi lansia yang telah berjasa membangun bumi Rai Hawu.
Bupati menginstruksikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) beserta jajarannya untuk memperbarui data kependudukan lansia secara akurat (status, alamat, data keluarga), melakukan jemput bola bagi lansia dengan keterbatasan mobilitas atau fisik, mengedukasi identitas kependudukan digital kepada para pendamping lansia, melakukan perekaman data wajib KTP bagi lansia yang belum memilikinya.
Kepada Dinas Sosial, Bupati meminta validasi ulang Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) lansia dilakukan secara menyeluruh. Penyaluran bantuan khusus dan pemberian alat bantu harus transparan, terdokumentasi, serta berbasis asesmen kebutuhan yang valid agar tepat sasaran.
Selanjutnya, Bupati memberi apresiasi tinggi kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten Sabu Raijua atas kepedulian mereka. Bupati meminta penyerahan Paket Sembako Bingkisan Lansia Bahagia dilakukan dengan penuh kehangatan serta didokumentasikan dengan baik. PKK juga didorong memperluas jangkauan hingga ke desa-desa terpencil.
Kepada Dinas Kesehatan, Bupati juga menginstruksikan memfasilitasi senam lansia demi kebugaran dan kebersamaan. Selain itu, pemeriksaan gratis menyeluruh wajib mencakup tekanan darah, gula darah dan kolesterol, fungsi penglihatan serta pendengaran.
Terkait program strategis operasi katarak, Pemda menyediakan kuota untuk 200 orang dengan standar medis tertinggi.
Oleh karena itu, kepada Direktur RSUD dan Kepala Dinas Kesehatan, Bupati meminta agar memastikan kesiapan ruang operasi, peralatan, obat-obatan dan tenaga medis 100% siap. Seleksi pasien akan diperketat dan jadwal operasi diinformasikan secara jelas, lengkap dengan pendampingan pasca-operasi.
Bupati memberikan instruksi kepada Puskesmas, Camat, serta Kepala Desa/Lurah se-Kabupaten Sabu Raijua untuk mensukseskan program ini, khususnya operasi katarak. Diharapkan wajib melakukan sosialisasi aktif, memfasilitasi transportasi lansia, menyampaikan data wilayah ke dinas terkait, serta melaporkan langsung kendala lapangan kepada Bupati.
Turut hadir dalam kegiatan ini para Pimpinan OPD, Camat Sabu Barat, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sabu Raijua, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Sabu Raijua, aparat desa, serta warga lansia setempat. (Sof)