04/02/2026
Virus Nipah adalah virus zoonosis (ditularkan dari hewan ke manusia) yang termasuk dalam genus Henipavirus, famili Paramyxoviridae. Virus ini dapat menyebabkan penyakit berat pada manusia dan hewan, dengan tingkat kematian (fatality rate) yang sangat tinggi, berkisar antara 40% hingga 75%, tergantung pada wabah dan kemampuan penanganan medis.
Asal-usul dan Penularan
· Reservoir alami: Kelelawar pemakan buah (dari famili Pteropodidae, terutama spesies Pteropus), yang dikenal sebagai "flying fox". Kelelawar ini dapat menularkan virus tanpa sakit.
· Cara penularan ke manusia:
1. Kontak langsung dengan hewan terinfeksi (seperti babi, atau kelelawar).
2. Mengkonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi urine atau air liur kelelawar (contoh: sari kurma mentah, buah yang terkontaminasi).
3. Penularan dari manusia ke manusia melalui cairan tubuh (droplet, urine, darah), terutama di lingkungan perawatan kesehatan.
Gejala Penyakit Nipah
Masa inkubasi biasanya 5-14 hari, gejala dapat bervariasi dari infeksi tanpa gejala hingga penyakit parah:
1. Awal: Demam, sakit kepala, nyeri otot, muntah, sakit tenggorokan.
2. Berlanjut: Pusing, mengantuk, penurunan kesadaran, tanda-tanda neurologis (ensefalitis).
3. Parah: Kejang, koma, gangguan pernapasan akut.
4. Efek jangka panjang: Pada penyintas, dapat terjadi gangguan neurologis permanen