31/05/2019
Ratusan pecinta sepeda dari berbagai komunitas ini turun ke jalan gowes bareng , menikmati setiap kayuhan dengan suasana Kota Kretek. Jika biasanya dilakukan pagi hari, namun di bulan suci ramadan kali ini, pesepeda di Kudus sengaja memilih waktu di malam hari untuk berolah raga, atau night ride.
Bersepeda di malam hari dengan gemerlap kelap kelip lampu sepeda, mewarnai sepanjang jalan protokol di kudus jawa tengah. Tak hanya pesepeda asal kudus, sejumlah komunitas sepeda asal demak ,jepara, pati, turut serta ramaikan night ride.
"saya baru ikut malam kali ini, pokoknya malam kali ini sangat bagus dan jalannya juga mulus dalam kota, manfaatnya selain menambah sehat juga saya mau ngurusin badan mas, moment bulan puasa ini jangan lupa tetep olahraga supaya badan kita tetap fit kondisi kita tetep terjaga bisa puasa dari awal sampai akhir tanpa ada halangan suatu apapun." Ujar Andi Avand, Peserta
Bersepeda malam hari menjadi salah satu solusi berolah raga, agar masyarakat tetap menjaga gaya hidup sehat saat puasa. Mengingat acara tersebut masih dalam bulan ramadan, jarak tempuh bersepeda tak sejauh biasanya, agar tak mempengaruhi kebugaran berpuasa.
“siang itu kan puasa jadi kalau malam night ride berjalannya gak usah panjang-panjang karena mengakibatkan dari siang tidak ada enegi yang masuk jadi kita harus cari yang menyegarkan untuk badan" Ujar Wahyudi, Penyelenggara
Menjadi gaya hidup tersendiri, olahraga bersepeda malam telah menjadi tren bagi masyarakat di kala puasa. Namun yang harus dipertimbangkan, anda harus mempertimbangkan jarak dan waktu tempuh, agar tidak mengganggu puasa disiang harinya.