Baca Kitab

Baca Kitab Yuks membaca kitab

Tanda-tanda orang bahagia atau sedih bisa diukur lewat parameter yang ditulis Ahli Hadis, Abu Laist Samarqandy, dalam ki...
02/09/2026

Tanda-tanda orang bahagia atau sedih bisa diukur lewat parameter yang ditulis Ahli Hadis, Abu Laist Samarqandy, dalam kitab Tanbihul Ghafilin.

Abu Laits menegaskan sesungguhnya tanda-tanda orang yang bahagia ada sebelas:

1. Senantiasa zuhud/ menjauhi urusan dunia dan mencintai urusan akhirat.

2. Berfokus pada ibadah dan membaca Al-Quran

3. Sedikit bicara pada hal-hal yang tidak perlu.

4. Menjaga shalat lima waktu.

5. Selalu terjaga dari perkara haram meski sedikit atau banyak.

6. Senantiasa berteman dengan orang-orang shaleh.

7. Rendah hati dan tidak sombong.

8. Senantiasa menjadi orang yang murah hati.

9. Senantiasa menebarkan kasih sayang pada makhluk Allah.

10. Senantiasa bermanfaat bagi makhluk.

11. Senantiasa banyak mengingat mati.

Adapun tanda-tanda kesedihan juga ada sebelas:
1. Senantiasa tamak dalam mengumpulkan harta.

2. Berfokus pada syahwat dan kenikmatan dunia.

3. Senantiasa berbicara keji di banyak tempat.

4. Menyepelekan urusan shalat.

5. Senantiasa makan lewat jalan haram dan syubhat dan berteman dengan orang-orang berbuat kejahatan.

6. Senantiasa berakhlak buruk.

7. Senantiasa menjadi orang pemimpi, sombong, dan berperangai jahat.

8. Senantiasa menolak memberi manfaat bagi orang lain.

9. Sedikit menebarkan kasih sayang pada sesama muslim.

10. Pelit.

11. Melupakan kematian.

Sumber: Tanbihul Ghafilin

01/09/2026

ASAL MULA UNGKAPAN ALLAH MAHA INDAH DAN MENCINTAI KEINDAHAN

وروى عن حبيب ابن أبي ثابت عن يحيى بن جعلة أن النبي صلى اللَّه عليه وسلم قال "لا يدخل الجنة من كان في قلبه مثقال حبة من خردل من كبر. قال رجل يا رسول اللَّه إني ليعجبني نقاء ثوبي وشراك نعلي وعلاقة سوطي أفهذا من الكبر؟ فقال النبي صلى اللَّه عليه وسلم إن اللَّه تعالى جميل يحب الجمال ويحب إذا أنعم على عبده نعمة أن يرى أثرها عليه، ويبغض البؤس والتباؤس، ولكن الكبر أن يسفِّه الحق ويغمص الخلق

Diriwayatkan dari Habib bin Abi Stabit bin Ju'lah bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya menyimpan seberat biji sawi kesombongan."

Seorang laki-lali lalu bertanya:

"Ya Rasulallah, sebenarnya aku sungguh-sungguh menyenangi baju yang bersih, mengikat sepatu, dan menggantungkan cemeti. Apakah ini termasuk kesombongan?"

Maka, Rasul menjawab: إن اللَّه تعالى جميل يحب الجمال. "Sesunggungunya Allah itu Maha Indah dan menyukai keindahan."

"Dan Allah senang apabila telah memberi nikmat kepada hamba-Nya, dia memperlihatkan kesan kenikmatan dari dirinya. Dan Allah membenci kesengsaraan dan perbuatan saling menyengsarakan."

"Tetapi, kesombongan akan menutup diri dari kebenaran dan merendahkan makhluk."

Sumber Tanbihul Ghafilin




31/08/2026

6 Langkah Menjaga Hati dari Tukang Adu Domba Alias Provokator

Berkata Al-Faqih Abu Laist As-Samarqandy RA: “Apabila seseorang datang kepadamu, lalu memberi tahumu bahwa fulan telah melakukan ini itu kepadamu dan mengatakan ini itu tentang kamu, maka sesungguhnya wajib bagi kamu melakukan enam hal ini:

Pertama, jangan langsung percaya, karena tukang adu domba itu ditolak kesaksiannya bagi orang islam. Sungguh Allah Ta'ala telah berfirman, "wahai orang-orang beriman, apabila ada orang fasik datang kepada kalian dengan membawa suatu berita, maka ber-tabayunlah. Suatu kaum akan terkena musibah karena satu kebodohan, maka kalian akan menyesal dengan apa yang telah kalian perbuat."

Maksudnya, apabila orang fasik datang kepada kalian dengan membawa satu berita, maka kalian harus melihat pada perintah Allah dan jangan berburu-buru agar supaya kamu tidak menjadi kaum yang bodoh.

Kedua, kamu harus mencegahnya melakukan adu domba karena mencegah dari kemungkaran adalah kewajiban. Sungguh Allah Ta'ala telah berfirman:

“Kalian adalah sebaik-baiknya umat yang muncul bagi umat manusia untuk menyeru kebaikan dan mencegah kemungkaran."

Ketiga, kamu harus membenci tukang adu domba karena Allah, karena sesungguhnya dia adalah pembangkang (perintah Allah) dan membenci pembangkang adalah kewajiban, karena Allah juga membenci tukang adu domba.
Keempat, kamu jangan berprasangka kepada saudaramu yang tidak ada di sampingmu dengan buruk sangka, karena buruk sangka terhadap orang muslim adalah haram.

Sungguh Allah Ta'ala telah berfirman:
“Sesungguhnya pada sebagian buruk sangka itu mengandung dosa."

Kelima, kamu jangan menguntit urusan (saudara seiman) karena Allah Ta'ala melarang perbuatan menguntit. Larangan menguntit itu ada pada firman Allah:
“Janganlah kamu saling menguntit (memata-matai)."

Keenam: Suatu yang tidak kamu s**a dari tukang adu domba, maka jangan kamu ikut lakukan, yakni, kamu tidak menyebarkan ke siapa pun dengan apa yang sudah diceritakan oleh tukang adu domba tersebut.

Sumber: Tanbihul Ghafilin

29/08/2026

bagaimana menurutmu?

29/08/2026

Empat Bentuk Menggunjing (Ghibah) Yang Kamu Wajib Tahu, Beri Like Kalau Kamu S**a

Berkata Abu Laist RA, ghibah (menggunjing) itu terdiri dari empat bentuk. Ghibah sebagai tindakan kufur, ghibah sebagai tindakan munafik, ghibah sebagai tindakan pembangkangan (maksiat), dan keempat, ghibah sebagai tindakan yang dibolehkan dan diberi pahala.

Adapun ghibah sebagai tindakan kufur adalah menggunjingkan seorang muslim. Maka jika dikatakan, "jangan berghibah," maka orang itu akan berdalih, "ini bukan ghibah, saya mengatakan kebenaran pada perkara ini,".

Maka, sesungguhnya, dia telah menghalalkan perkara yang diharamkan Allah Ta'ala. Orang yang menghalalkan sesuatu yang diharamkan Allah itu sebenarnya telah berubah menjadi kafir, na'udzubillah min dzalika.

Adapun bentuk ghibah sebagai tindakan kemunafikan adalah menggunjing orang lain dan tidak sampai menyebut nama orang yang digunjing dan melihat dirinya sendiri sebagai orang yang terjaga (wara'). Maka ghibah ini adalah tanda kemunafikan.

Adapun bentuk ghibah sebagai suatu pembangkangan (kemaksiatan) yaitu menggunjing orang sampai menyebut namanya dan dia tahu bahwa ghibah tersebut sebagai kemaksiatan. Maka, dia adalah seorang pembangkang dan wajib baginya untuk bertobat.

Keempat, menggunjingkan orang fasik sebagai pengingat tentang kefasikannya atau menggunjingkan pelaku bid'ah. Maka, ghibah seperti ini justru diberi pahala karena mereka memberi peringatan apabila mereka mengetahui kondisi orang fasik tersebut.

Sumber: Tanbihul Ghafilin



27/08/2026

Tiga Kelemahan Yang Harus Mampu Ditutup dengan Tiga Ketahanan Diri, Nomor Satu Penting Banget buat Politikus Berdasi

Orang-orang bijak pernah berkata, apabila kamu lemah pada tiga perkara, maka atasilah dengan tiga perkara.

- Apabil kamu lemah dalam berbuat kebaikan, maka menahan dirilah dalam berbuat kejahatan.

- Jika kamu tidak mampu berguna bagi masyarakat, maka jauhkan mereka dari bahaya dirimu sendiri.

- Apabila kamu tidak mampu menahan diri, maka janganlah makan daging orang (berbuat ghibah)

Sumber Tanbihul Ghafilin

26/08/2026

Enam Garansi Surga dari Nabi yang Nyaris Diabaikan oleh Politikus-politikus Berdasi di Senayan

Dari Ubadah bin Shamit RA, Rasulullah SAW telah bersabda: "Jaminkan enam perkara di diri kalian kepadaku, maka aku akan menjamin kalian masuk surga. Bersikap jujurlah kalian apabila berbicara, jalankanlah apabila kalian sudah berjanji, tunaikanlah apabila kalian diberi amanat, jagalah kemaluan kalian. tahanlah pandangan mata kalian, dan cegahlah tangan kalian (dari perbuatan haram)."

22/08/2026

Benda haram ini bisa memicu pada kekejian-kekejian yang lain. Itulah kenapa ia disebut sebagai induk kejahatan di dunia.

Dari Usman bin Affan RA saat menjadi khatib berkata:

Wahai orang-orang, takutlah kalian kepada khamar. Karena sebenarnya khamar itu induk dari segala kekejian.

Dan sesungguhnya pernah ada seorang laki-laki sebelum kalian dulu seorang hamba (beriman) yang terlambat datang ke masjid.

Berpapasanlah seorang perempuan buruk (akhlak) dengan laki-laki tersebut. Lalu perempuan itu memerintahkan budaknya mengundang masuk laki-laki itu ke dalam rumah. Lalu pintu rumah pun dikunci.

Perempuan itu membawa sepiala khamar dan bayi laki-laki. Lalu berkata, "Jangan tinggalkan aku sampai kamu meminum segelas khamar ini, atau kamu tidur denganku, atau kamu bunuh bayi laki-laki ini. Kalau tidak aku teriak dan mengatakan, 'telah masuk orang asing ke rumahku. Maka, siapa lagi orang yang akan mempercayaimu?'"

Menjadi lemahlah laki-laki tersebut ketika itu. Dia berkata. "Adapun pada perbuatan keji itu aku tidak akan melakukannya. Adapun pada jiwa itu aku tidak akan membunuhnya."

Maka, laki-laki itu meminum segelas khamar. Lalu dia berkata, "Tambahkan aku lagi."

Perempuan itu pun menambahkan khamar kepadanya.

Maka, demi Allah, Laki-laki itu menghabiskan malam dengan meniduri perempuan itu dan membunuh bayi laki-lakinya.

Usman berkata, "Jauhilah khamar. Karena sesungguhnya khamar itu induk dari segala perbuatan keji. Dan sesungguhnya, demi Allah, iman tidak akan berkumpul dengan khamar pada hati orang kecuali salah satunya akan mengusir pergi yang lain."

"Maksudnya, bahwa meminum khamar apabila sudah mabuk, akan keluar dari lidahnya kalimat kufur dan lisan itu akan mengulangi lagi."

"Dikhawatirkan pada saatnya meninggal, akan keluar lagi dari lidahnya kalimat kufur. Maka, keluarlah ia dari dunia karena kufur dan menjadi kekal dalam siksa neraka selamanya."

"Karena kebanyakan sesuatu yang membuat berhenti iman seorang hamba ketika menjelang kematinya itu disebabkan dosa-dosanya yang pernah dia perbuat semasa hidup."

"Maka, tersisalah kepayahan dan penyesalan."

Sumber: Tanbihul Ghafilin

10 Perkara yang bisa membuat hati kita keras. Punya teman tapi sampai tidak mengenal namanya bisa menjadi salah satu pen...
21/08/2026

10 Perkara yang bisa membuat hati kita keras. Punya teman tapi sampai tidak mengenal namanya bisa menjadi salah satu penyebab hati keras, lhoh...

Terkesan sepele, tapi menurut Sufyan Ast-Stauri, ulama besar pada masa Tabi'ut Tabi'in, lupa nama teman bisa bikin hati kita menjadi keras.
Sumber: Tanbihul Ghafilin

Address

Semarang

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Baca Kitab posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share