Joglo Jateng

Joglo Jateng Joglo Jateng merupakan media cetak regional yang berisi berita dan topik-topik menarik dengan wilayah edar pantura timur.

Diantaranya, Kabupaten Pati, Kudus, Pemalang, Rembang, Grobogan, Demak, Salatiga, Semarang dan sekitarnya.

13/01/2026

Kondisi wilayah Pantura arah ke Kabupaten Pati kembali dilanda banjir, Selasa (13/1/2026). Warga diimbau untuk berhati-hari saat berkendara di wilayah tersebut.

Bagaimana menurutmu? Komentar ya.

Video: Kiriman Warga/Joglo Jateng
Berita selengkapnya baca di www.joglonews.com dan www.joglojateng.com

Keluhan masyarakat terkait lamanya antrean pelayanan kesehatan di RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo mencuat melalui media ...
13/01/2026

Keluhan masyarakat terkait lamanya antrean pelayanan kesehatan di RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo mencuat melalui media sosial di grup Facebook. Dalam unggahan tersebut, seorang warga menyampaikan rasa lelah dan stres akibat harus menunggu lama untuk kontrol kesehatan di poliklinik urologi.

“Sangat melelahkan kontrol kesehatan atau berobat di RSUD. Praktik dokter jam 1,
pasien sudah standby dari jam 11. Apakah begitu birokrasinya. Yang sakit dan sehat akan jadi stres untuk ngantri,” tulis akun berinisial Sug, di Grup Facebook Info Purworejo itu.

Menanggapi itu, Wakil Direktur Pelayananan RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo, dr Nunik Sulistyaningsih mengatakan pihaknya melakukan perpanjangan waktu pendaftaran hingga pukul 13.00 dilakukan demi memudahkan pasien. Namun, karena informasi ini belum terkomunikasi secara menyeluruh, terjadi antrean
panjang akibat pasien yang tetap datang sangat pagi di poliklinik urologi.

RSUD dr Tjitrowardojo sedang membangun integrasi sistem agar data dari RS
bisa langsung terbaca di sistem BPJS tanpa perlu input ganda. Tujuannya agar pasien tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan obat.

Bagaimana menurutmu? Komentar ya.

Foto: Marnie/Joglo Jateng
Berita selengkapnya baca di www.joglonews.com dan www.joglojateng.com

Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Jepara tak hanya merendam pemukiman, tetapi juga menghantam sektor p...
13/01/2026

Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Jepara tak hanya merendam pemukiman, tetapi juga menghantam sektor pertanian. Tercatat seluas 3.009,5 hektare sawah Jepara terendam banjir yang tersebar di 14 kecamatan.

Pemandangan hamparan padi yang baru memasuki masa tanam kini berubah menjadi genangan air yang luas di sejumlah titik sentra pangan. Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan petani, mengingat tanaman padi rata-rata baru berumur 4-5 minggu atau masuk Masa Tanam Pertama (MT1).

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara, sebaran banjir di lahan pertanian cukup merata. Namun, dampak terparah dirasakan di wilayah Kecamatan Welahan yang luas lahan terendamnya nyaris menyentuh angka seribu hektare.

Bagaimana menurutmu? Komentar ya.

Foto: Lia Barokatus S/Joglo Jateng
Berita selengkapnya baca di www.joglonews.com dan www.joglojateng.com

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang bergerak tegas menertibkan belasan lapak PKL Pasar Rejomulyo yang m...
13/01/2026

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang bergerak tegas menertibkan belasan lapak PKL Pasar Rejomulyo yang menyalahi aturan. Sebanyak 15 pedagang kaki lima (PKL) tak berizin yang nekat mendirikan bangunan semi permanen di atas saluran air terpaksa dibongkar.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir menegaskan bahwa penertiban ini tidak tebang pilih. Bangunan PKL yang berdiri di atas saluran drainase dinilai melanggar tata ruang dan menghambat aliran air secara signifikan.

”Bangunan PKL atau bangunan lain tidak boleh berdiri di atas saluran. Ini juga untuk menjaga kebersihan dan kelancaran air karena Pasar Ikan Rejomulyo akan segera dioperasionalkan,” ujarnya.

Bagaimana menurutmu? Komentar ya.

Foto: Hafifah CN/Joglo Jateng
Berita selengkapnya baca di www.joglonews.com dan www.joglojateng.com

Puluhan sekolah terdampak banjir Kudus, baik tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Taman Kanak-kanak (TK), terpaksa menghent...
13/01/2026

Puluhan sekolah terdampak banjir Kudus, baik tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Taman Kanak-kanak (TK), terpaksa menghentikan kegiatan tatap muka demi keselamatan siswa.

Pantauan di lapangan menunjukkan genangan air tidak hanya menutup akses jalan menuju gerbang sekolah, tetapi di beberapa titik air telah masuk merendam ruang kelas dan halaman, memaksa aktivitas belajar mengajar (KBM) dialihkan. Situasi ini mendorong Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus mengambil langkah cepat.

”Saat ini kami mengimbau agar seluruh sekolah mengutamakan keselamatan warga sekolah, terutama siswa. Jangan memaksakan kegiatan tatap muka apabila kondisi tidak memungkinkan dan berisiko,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho menyampaikan imbauannya.

Bagaimana menurutmu? Ditunggu komentarnya.

Foto: Dyah Nurmaya/Joglo Jateng
Berita selengkapnya baca di www.joglonews.com dan www.joglojateng.com

12/01/2026

Kawasan Muria yang meliputi wilayah Kabupaten Kudus, Jepara, dan Pati tengah berada dalam kondisi rawan bencana. Hal itu seiring meningkatnya intensitas curah hujan yang tergolong tinggi hingga ekstrem.

‎Berdasarkan peta sebaran curah hujan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) periode 9 Januari 2026 pukul 07.00 WIB hingga 10 Januari 2026 pukul 07.00 WIB, Hendy mengungkapkan bahwa intensitas hujan tertinggi tercatat di wilayah Kudus bagian utara, khususnya Kecamatan Gebog dan Dawe.

Pengamat Lingkungan Wilayah Kudus, Hendy Hendro, menegaskan bahwa wilayah ini saat ini telah memasuki fase krusial puncak musim penghujan yang menuntut kewaspadaan ekstra dari seluruh pihak.

Bagaimana menurutmu? Komentar ya.

Video: Adam Naufaldo/Joglo Jateng
Berita selengkapnya baca di www.joglonews.com dan www.joglojateng.com

12/01/2026

Banjir yang merendam Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, tidak menyurutkan niat sepasang pengantin untuk melangsungkan pernikahan.

‎Rahmatul Ummah Fitriyani (28) dan Muhammad Firdaus Bagus Pratama (24) tetap menggelar akad nikah dan resepsi sederhana meski genangan air kembali datang pada malam menjelang hari bahagia mereka.

‎Akad nikah berlangsung di rumah mempelai perempuan yang berlokasi di RT 2 RW 6 Desa Kesambi. Sejak siang hari, wilayah tersebut sempat terendam banjir, meski sempat surut. Namun pada malam harinya, air kembali naik dan menggenangi akses jalan serta sebagian lingkungan sekitar rumah warga.

‎Rahmatul Ummah Fitriyani mengaku tidak menyangka banjir akan datang tepat menjelang hari pernikahannya. Menurutnya, sebelumnya tidak ada tanda-tanda atau prediksi banjir di wilayah tersebut.

‎“Belum kepikiran sama sekali. Sebelumnya memang tidak ada air,” ujarnya

Bagaimana menurutmu? Komentar ya.

Video: Adam Naufaldo/Joglo Jateng
Berita selengkapnya baca di www.joglonews.com dan www.joglojateng.com

Kabar gembira bagi masyarakat Kecamatan Sarang. Proyek pembangunan Longstorage Kalipang Rembang di Desa Kalipang akhirny...
12/01/2026

Kabar gembira bagi masyarakat Kecamatan Sarang. Proyek pembangunan Longstorage Kalipang Rembang di Desa Kalipang akhirnya dinyatakan tuntas 100 persen pada Desember 2025 lalu. Kini, infrastruktur pengairan tersebut mulai beroperasi penuh memberikan manfaat bagi warga sekitar yang sebelumnya kerap kesulitan air baku.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTARU) Kabupaten Rembang, Maryosa mengonfirmasi penyelesaian proyek tersebut. Ia menyebutkan bahwa fisik bangunan utama hingga penamaan embung telah rampung dikerjakan.

“Sudah selesai 100 persen Desember, kemarin itu kurang nama pembuatan Embung Kalipang tapi juga sudah jadi,” ujarnya.

Bagaimana menurutmu? Ditunggu komentarnya.

Foto: Humas/Joglo Jateng
Berita selengkapnya baca di www.joglonews.com dan www.joglojateng.com

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang 2025 di Jawa Tengah didominasi oleh satu kasus yang menyita perhatian...
12/01/2026

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang 2025 di Jawa Tengah didominasi oleh satu kasus yang menyita perhatian. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah mencatat 18.101 pekerja kehilangan pekerjaan lebih dari separuhnya berasal dari satu grup industri tekstil.

Dari keseluruhan angka tersebut, sebanyak 10.632 orang merupakan karyawan Grup Sritex yang terdampak setelah perusahaan tekstil raksasa itu dinyatakan pailit. Kondisi ini menjadikan kasus Sritex sebagai penyumbang utama lonjakan PHK di Jawa Tengah sepanjang 2025.

Kepala Disnakertrans Jawa Tengah, Ahmad Aziz mengatakan PKH di Grup Sritex secara administratif tercatat terjadi pada Februari 2025, meski pusat pailit perusahaan sudah keluar pada tahun sebelumnya.

'PHK di tahun 2025 memang cukup banyak karena ada kasus Sritex. Dari 18 ribu orang yang terkena PHK sebagian besar berasal dari grup Sritex' ujarnya.

Bagaimana menurutmu? Ditunggu komentarnya.

Foto: Dok KominfoKP/Joglo Jateng
Berita selengkapnya baca di www.joglonews.com dan www.joglojateng.com

Kondisi banjir Pantura Pati-Rembang tepatnya di Desa Widorokandang hari ini, Senin (12/1), ketinggian air sekitar 30 cm....
12/01/2026

Kondisi banjir Pantura Pati-Rembang tepatnya di Desa Widorokandang hari ini, Senin (12/1), ketinggian air sekitar 30 cm. Lokasi: Jl. Raya Pati - Tayu, Ngipik, Kutoharjo, Kec. Pati, Kabupaten Pati (Depan Alugoro Pati).

Bagaimana menurutmu? Ditunggu komentarnya.

Foto: Luthfi Majid/Joglo Jateng
Berita selengkapnya baca di www.joglonews.com dan www.joglojateng.com

Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan sejak Jumat (9/1) memicu bencana longsor Desa Tempur, Kecamata...
12/01/2026

Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan sejak Jumat (9/1) memicu bencana longsor Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Akibat peristiwa ini, akses jalan utama menuju desa tersebut terputus total, meninggalkan jejak kerusakan parah di sepanjang aliran Sungai Gelis.

Berdasarkan Laporan Situasi (SITREP) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, bencana ini berdampak fatal bagi mobilitas warga. Ribuan jiwa di enam dukuh kini terpaksa terisolasi karena jalur transportasi lumpuh total dan belum bisa dilalui kendaraan.

Kepala BPBD Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto mengungkapkan hasil rapid assessment di lapangan pada Minggu (11/1). Tercatat ada 18 titik longsor dengan kategori kerusakan berat hingga kritis. Kerusakan terparah memutuskan akses vital masyarakat.

Berikut rincian dampak kerusakan infrastruktur dan demografi akibat longsor di Desa Tempur:
* Jalan Hilang: Badan jalan di samping spot foto ‘Selamat Datang’ hilang sepanjang kurang lebih 50 meter tergerus arus Sungai Gelis.
* Warga Terisolasi: Sebanyak 3.522 jiwa dari 1.445 Kepala Keluarga (KK) di 6 dukuh tidak bisa keluar wilayah.
* Pertanian: Puluhan hektare sawah di sepanjang bantaran sungai hanyut terbawa arus.

Bagaimana menurutmu? Ditunggu komentarnya.

Foto: Humas/Joglo Jateng
Berita selengkapnya baca di www.joglonews.com dan www.joglojateng.com

Intensitas hujan tinggi yang terus menerus mengguyur wilayah Bumi Mina Tani memicu bencana besar pada akhir pekan ini. B...
12/01/2026

Intensitas hujan tinggi yang terus menerus mengguyur wilayah Bumi Mina Tani memicu bencana besar pada akhir pekan ini. Banjir bandang Pati dilaporkan menerjang sejumlah desa yang tersebar di tujuh kecamatan pada Jumat (9/1/2026) malam, meninggalkan endapan lumpur tebal di permukiman warga.

Tujuh kecamatan yang terdampak parah meliputi Kecamatan Dukuhseti, Tayu, Gunungwungkal, Margoyoso, Wedarijaksa, Pati Kota, dan Margorejo. Dampak kerusakan yang masif memaksa Bupati Pati, Sudewo, turun langsung meninjau lokasi bencana guna memastikan langkah penanganan darurat berjalan cepat.

Bupati meninjau langsung tiga titik terparah, yakni Desa Sidokerto (Pati Kota), Desa Bulumanis Kidul (Margoyoso), dan Desa Ngurenrejo (Wedarijaksa). Di lokasi, suasana keprihatinan terasa saat warga berupaya membersihkan sisa material banjir.

Dalam tinjauannya, Sudewo mengungkapkan bahwa penyebab utama banjir di wilayah Wedarijaksa dan sekitarnya adalah masalah teknis di aliran sungai. Ia menyoroti adanya sumbatan material alami kiriman dari hulu.

Merespons kondisi tersebut, Pemkab Pati langsung mengambil langkah taktis. Sudewo menegaskan prioritas penanganan meliputi:
* Perbaikan Tanggul: Menutup segera tanggul yang jebol di Ngurenrejo dan Pagerharjo.
* Pembersihan Sungai: Mengangkat material bambu di sepanjang alur sungai hingga ke hulu agar tidak terjadi sumbatan ulang.

Bagaimana menurutmu? Ditunggu komentarnya.

Foto: Adam Naufaldo/Joglo Jateng
Berita selengkapnya baca di www.joglonews.com dan www.joglojateng.com

Address

Jalan Trunojoyo X, No: 23A, Padangsari, Banyumanik
Semarang
50267

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00
Saturday 08:00 - 17:00

Telephone

+6281225032876

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Joglo Jateng posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Joglo Jateng:

Share