Radar Semarang Media

Radar Semarang Media Jawa Pos RADAR SEMARANG adalah media yang diterbitkan oleh PT Semarang Intermedia Pers Selamat datang di page resmi Jawa Pos RADAR SEMARANG.

Anda bisa berinteraksi dengan kami dan para pembaca Jawa Pos RADAR SEMARANG lainnya.

📢 Ora usah bingung mrono-mrene!Saiki pasang iklan baris Radar Semarang makin gampang. 😎Mau jual kendaraan? 🏍️🚗Cari rumah...
07/09/2026

📢 Ora usah bingung mrono-mrene!
Saiki pasang iklan baris Radar Semarang makin gampang. 😎

Mau jual kendaraan? 🏍️🚗
Cari rumah atau kos? 🏠
Mau menawarkan jasa atau punya barang yang ingin dijual? 📦

Cukup nutul-nutul sinambi leyeh-leyeh. 😌
Scan QR Code di atas, ikuti langkahnya, dan iklanmu siap meluncur!

💙 Mudah. Cepat. Praktis.
Ora perlu ribet, ora perlu mrono-mrene.

👉 Scan saiki, pasang iklanmu!
Biar informasi jualanmu makin gampang ditemukan wong Semarang dan sekitarnya.

Pemkot Semarang langsung bergerak memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng...
07/09/2026

Pemkot Semarang langsung bergerak memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti meminta bantuan tidak berhenti pada penanganan awal, tetapi disalurkan hingga kondisi keluarga terdampak kembali stabil.

“Musibah ini tentu membawa keprihatinan bagi kita semua. Yang paling penting saat ini adalah memastikan seluruh warga terdampak, terutama anak-anak, terpenuhi kebutuhan dasarnya,” ujar Agustina.

Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, serta jajaran Kecamatan Semarang Utara dan Semarang Tengah dikerahkan untuk menangani kebutuhan warga. Bantuan meliputi makanan, beras, telur, sayur-mayur, pakaian, perlengkapan mandi, hingga kebutuhan harian lainnya.

==================================
Baca berita lainnya di https://radarsemarang.jawapos.com/

07/09/2026

Kondisi sebuah tiang listrik di kawasan Jl. Lingkar Tanjung, Tanah Mas, Kota Semarang, pada Senin (7/9/2026) menuai perhatian lantaran terlihat miring dan sejumlah kabel di sekitarnya dilaporkan putus. Kondisi ini jelas bukan sekadar persoalan pemandangan yang mengganggu, tetapi menyangkut keselamatan pengguna jalan dan warga yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.
Padahal lokasi dekat dengan SPPG tentu seharusnya bisa diproses cepat dan tanggap.

Pertanyaannya, tiang dan jaringan listrik ini sebenarnya menjadi tanggung jawab siapa? Jangan sampai setelah terjadi korban atau kecelakaan baru semua pihak sibuk saling lempar tanggung jawab. Kondisi fasilitas yang berpotensi membahayakan seperti ini semestinya segera ditangani, bukan dibiarkan sampai menunggu kejadian yang lebih parah

==================================
Baca berita lainnya di https://radarsemarang.jawapos.com/

07/09/2026

Pengendara Honda Scoopy bernomor polisi H 2537 terlihat berkendara tanpa mengenakan helm dan melakukan manuver secara mendadak di Jalan Hasanudin, Kota Semarang. Manuver tersebut dilakukan tanpa memperhatikan kondisi dan situasi arus lalu lintas di sekitarnya, sehingga pengendara mobil yang melintas nyaris menabraknya.

buatkan beberapaAksi berkendara secara sembarangan dan berpindah arah tanpa memastikan kondisi lalu lintas ini dinilai sangat membahayakan, tidak hanya bagi pengendara motor, tetapi juga pengguna jalan lainnya. Keselamatan berlalu lintas semestinya menjadi perhatian utama setiap pengendara. Kebiasaan bermanuver secara tiba-tiba tanpa memperhitungkan situasi jalan dapat memicu kecelakaan dan membahayakan nyawa pengguna jalan lain.

==================================
Baca berita lainnya di https://radarsemarang.jawapos.com/

06/09/2026

Perbaikan Jalan Gombel Lama di Kota Semarang, sepanjang 1,27 kilometer kembali dibuka untuk lalu lintas pada Senin (7/9/2026).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Balai Besar Penanganan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY, Alfan Noor Rizal berharap masyarakat turut menjaga kondisi Jalan Gombel Lama setelah kembali dibuka, termasuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga saluran air di sekitar jalan.

"Kami mohon doanya, dukungan dari warga untuk saling sama-sama menjaga. Khususnya barang milik umum karena yang menggunakan kita bersama, yang paling kita utamakan untuk saluran-saluran mohon dijaga," pesannya. (*)

Video : @ helenayupita

===================================

Baca berita lainnya di https://radarsemarang.jawapos.com/

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mengoperasikan KA Tambahan relasi Semarang Tawang–Gambir pad...
06/09/2026

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mengoperasikan KA Tambahan relasi Semarang Tawang–Gambir pada Minggu (6/9), sebagai langkah antisipasi terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau dan potensi peningkatan kebutuhan perjalanan masyarakat menuju Jakarta.

KA Tambahan tersebut terdiri dari 5 kereta kelas eksekutif, 4 kereta kelas ekonomi, 1 kereta makan, dan 1 kereta pembangkit dengan kapasitas 570 tempat duduk. Kereta api ini diberangkatkan dari Stasiun Semarang Tawang pada pukul 20.15 WIB.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan pengoperasian KA Tambahan merupakan bentuk kesiapan KAI dalam merespons dinamika perjalanan masyarakat, khususnya menuju Jakarta.

“KAI Daop 4 Semarang terus memantau perkembangan situasi dan kebutuhan perjalanan masyarakat. Sebagai langkah antisipasi, hari ini kami mengoperasikan KA Tambahan relasi Semarang Tawang–Gambir untuk memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang akan menuju Jakarta,” ujar Luqman.

Selain mengoperasikan KA Tambahan, KAI Daop 4 Semarang juga melakukan penambahan stamformasi pada KA Gumarang untuk keberangkatan hari ini. Penambahan tersebut berupa 2 kereta kelas ekonomi, dengan kapasitas masing-masing 72 tempat duduk, sehingga terdapat tambahan 144 tempat duduk.

Dengan adanya KA Tambahan dan penambahan stamformasi tersebut, KAI Daop 4 Semarang menyediakan kapasitas tambahan bagi masyarakat yang membutuhkan perjalanan menuju Jakarta.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan bepergian untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI. Kami berharap tambahan kapasitas ini dapat memberikan lebih banyak pilihan perjalanan serta mendukung mobilitas masyarakat menuju Jakarta,” tambah Luqman.

===================================

Baca berita lainnya di https://radarsemarang.jawapos.com/

06/09/2026

Gunung Api Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu mencapai 600 meter di atas puncak pada Minggu, 6 September 2026.

===================================

Baca berita lainnya di https://radarsemarang.jawapos.com/

Gunung Anak Krakatau masih mengalami erupsi dengan status level III.Dari Pos Pantau Pasauran terdengar dentuman dan gemu...
05/09/2026

Gunung Anak Krakatau masih mengalami erupsi dengan status level III.

Dari Pos Pantau Pasauran terdengar dentuman dan gemuruh. Petugas juga melaporkan 1 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 70 mm.

"Kondisi erupsi seperti ini diinterpretasikan sebagai 'Lava Fontain' atau lava air mancur. Terdengar dentuman dan gemuruh dari Pos GAK Pasauran," tutur dia.

Sementara itu, kondisi saat ini cuaca berawan hingga mendung, angin lemah hingga sedang ke arah utara dan barat laut. Suhu udara sekitar 27.2-27.8°C. Kelembaban 69-73%.

"Masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak mendekati G. Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif," pungkasnya.

Hujan abu vulkanik imbas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang, Banten. BPBD mengimbau warga gunakan masker saat beraktivitas.

"Gunakan masker saat beraktivitas di luar lapangan," tulis BPBD Pandeglang di akun resminya, dikutip Sabtu (5/9/2026).

BPBD mengatakan abu vulkanik bisa berdampak pada kesehatan jika terhirup langsung. Sehingga upaya perlindungan diri perlu diperlukan.

BPBD juga meminta untuk meningkatkan kewaspadaan ketika sedang berkendara. Sebab abu bisa mengurangi jarak panjang.

"Hati-hati saat berkendara, karena abu dapat mengurangi jarak pandang," katanya. (*)

====================================

Baca berita lainnya di https://radarsemarang.jawapos.com/

Address

Jalan Merapi 22 Semarang
Semarang
50232

Opening Hours

Monday 09:00 - 16:00
Tuesday 09:00 - 16:00
Wednesday 09:00 - 16:00
Thursday 09:00 - 16:00
Friday 09:00 - 16:00

Telephone

+62248414280

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Radar Semarang Media posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Radar Semarang Media:

Shortcuts

Share