20/10/2025
Lampu jalan mati tiba-tiba, dan di bawah tiang itu berdiri sosok pocong dengan wajah hancur.
Malam itu di sebuah desa kecil di daerah Banyuwangi, Jawa Timur, aku baru pulang dari warung kopi tempat biasa nongkrong bersama teman. Jalanan sepi, hanya suara jangkrik dan angin malam yang berhembus pelan. Di sepanjang jalan hanya ada deretan lampu jalan, tapi satu per satu mulai padam tanpa alasan.
Aku mempercepat langkah, mencoba mengabaikan rasa tidak nyaman di dada. Namun ketika aku sampai di tikungan dekat kebun tebu, lampu terakhir yang masih menyala tiba-tiba ikut padam. Gelap total. Hanya ada sinar bulan samar yang menembus kabut tipis.
Aku berhenti sejenak, berusaha menenangkan diri. Tapi dari arah depan terdengar suara aneh, seperti sesuatu yang diseret di tanah. Pelan, lalu semakin jelas. Saat mataku menyesuaikan dengan kegelapan, aku melihat sosok berdiri di bawah tiang lampu yang padam tadi. Kain putih, tubuh kaku, wajahnya... hancur separuh.
Pocong itu tidak hanya berdiri diam. Ia menunduk sedikit, lalu kepalanya perlahan menoleh ke arahku. Dari rongga matanya yang kosong, seolah ada tatapan yang menusuk. Aku ingin berlari, tapi tubuhku tak bisa digerakkan. Nafasku tersangkut di tenggorokan, dan di tengah keheningan, aku mendengar suara bisikan lirih memanggil namaku.
Langkah kakiku akhirnya bergerak sendiri. Aku berlari tanpa menoleh lagi. Tapi dari belakang terdengar suara "duk... duk... duk..." seperti sesuatu yang melompat mengikutiku. Suara itu terus terdengar sampai aku hampir mencapai rumah. Saat aku menoleh sekali lagi, tiang lampu di belakangku menyala kembali, tapi di bawahnya... sosok itu sudah tidak ada.
Aku masuk rumah dengan tubuh gemetar. Namun malam itu, tepat pukul dua belas, lampu depan rumahku juga mati sendiri. Dan ketika kulihat ke luar jendela, di bawah tiang listrik depan rumah, ada kain putih berdiri diam... menatap ke arahku.
Malam kadang menyimpan sesuatu yang tak ingin terlihat, tapi sesekali ia menampakkan diri... hanya untuk mengingatkan bahwa dunia ini bukan milik manusia saja.
Semoga kita semua selalu dilindungi oleh Tuhan dari segala kejahatan yang tak terlihat, diberi keberanian, dan dijauhkan dari rasa takut yang berlebihan. Amin.
Kalau kamu s**a cerita ini, jangan lupa subscribe, like, dan aktifkan lonceng notifikasi di channel **Lagi Pengen Cerita**, karena masih banyak kisah menyeramkan yang siap membuat malammu tak bisa tidur nyenyak.
Lagi Pengen Cerita