GPI-Wismar

GPI-Wismar Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from GPI-Wismar, Digital creator, Jalan Pdt. Wismar Saragih, Siantar.

14/04/2026

"MELANGKSH MELAMPAUI BATAS: Percaya Penuh pada Kuasa Tuhan"
_____________________________________________
​Ayat Dasar: Yeremia 17:7
​"Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!"

​Setiap kita memiliki "bagasi" dalam hidup. Ada yang membawa beban masa lalu yang kelam, ada yang terjepit oleh keadaan ekonomi atau kesehatan yang sulit, dan ada yang merasa langkahnya terhenti karena keterbatasan diri atau talenta.
​Dunia sering kali berkata bahwa masa depan kita ditentukan oleh siapa kita di masa lalu. Namun, di dalam Tuhan, masa depan kita ditentukan oleh siapa yang memegang tangan kita hari ini. Jangan biarkan keraguan mematikan potensi yang sudah Tuhan tanamkan dalam diri Anda.

​Tiga Penghambat yang Harus Dilepaskan
​1. Jangan Ragu karena Masa Lalu
Banyak orang Kristen hidup seperti mobil yang hanya melihat kaca spion. Kita terlalu fokus pada kegagalan dan dosa masa lalu. Ingatlah 2 Korintus 5:17: Jika kita ada di dalam Kristus, kita adalah ciptaan baru. Tuhan tidak memakai masa lalu Anda untuk menghukum masa depan Anda; Dia memakai kesaksian Anda untuk memuliakan nama-Nya.

​2. Jangan Ragu karena Keadaan
Keadaan mungkin terlihat mustahil. Seperti murid-murid di tengah badai, kita sering ketakutan karena melihat besarnya gelombang, bukan besarnya Tuhan yang ada di perahu. Keadaan Anda bukanlah titik akhir, melainkan panggung bagi Tuhan untuk menunjukkan mukjizat-Nya.

​3. Jangan Ragu karena Keterbatasan
Musa merasa tidak pandai bicara, Yeremia merasa terlalu muda, dan Gideon merasa dari kaum yang paling kecil. Namun, Tuhan tidak mencari mereka yang mampu; Dia memampukan mereka yang bersedia. Keterbatasan kita adalah kesempatan bagi kuasa Tuhan untuk bekerja secara sempurna (2 Korintus 12:9).

​Kunci Melangkah: Percaya Penuh.
​Percaya penuh berarti memberikan kendali total kepada Tuhan. Ini bukan sekadar "berharap yang terbaik", tetapi tahu dengan pasti bahwa Dia yang memulai pekerjaan baik dalam kita, akan menyelesaikannya.
​Libatkan Tuhan dalam setiap keputusan.
​Taati Firman-Nya bahkan ketika logika kita tidak memahaminya.
​Tetap Setia pada perkara kecil di tengah keterbatasan yang ada.

​Jangan biarkan suara masa lalu membisikkan kegagalan. Jangan biarkan keadaan yang sulit mencuri sukacita Anda. Dan jangan biarkan keterbatasan diri membuat Anda berhenti bermimpi besar.
​Hari ini, letakkan seluruh hidup Anda di tangan Sang Arsitek Agung. Saat kita percaya penuh, keterbatasan kita bertemu dengan ketidakterbatasan Tuhan. Di situlah hal-hal ajaib terjadi.
​Amin.

Ingatlah cerita singkat tentang tokoh Alkitab seperti Yusuf (yang melampaui masa lalu sebagai budak) atau Daud (yang melampaui keterbatasan fisik saat melawan Goliat).

:Pdt.KristoManurung


13/04/2026

1001 FAKTA MENGEJUTKAN...!!

13/04/2026
09/04/2026

"Ketaatan adalahJantung Kehidupan Berjemaat"
​(Ibrani 13:17)
​"Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya."

​Seringkali kita mengartikan ketaatan sebagai bentuk kepatuhan buta atau hilangnya kebebasan pribadi. Namun, dalam tubuh Kristus, ketaatan adalah mekanisme kasih yang menjaga harmoni dan pertumbuhan rohani. Sebuah gereja bukan sekadar organisasi sosial, melainkan organisme hidup di mana setiap anggotanya dipanggil untuk hidup dalam keteraturan ilahi.
​Renungkan :
--------------------
​1. Ketaatan sebagai Wujud Hormat kepada Allah
Ketaatan kepada otoritas di gereja (pendeta, penatua, atau pengurus) pada dasarnya adalah bentuk ketaatan kita kepada Allah yang menetapkan mereka. Ketika jemaat hidup dalam ketaatan yang tulus, mereka sedang mengakui bahwa Allah adalah pemegang kendali utama atas Gereja-Nya. Ini bukan tentang memuja manusia, melainkan menghormati struktur yang Tuhan bangun untuk kebaikan kita.
​2. Ketaatan demi Kesatuan Tubuh Kristus
Dalam (1 Korintus 12), Paulus mengingatkan bahwa tubuh itu satu tetapi terdiri dari banyak anggota. Bayangkan jika setiap anggota tubuh berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi? Kekacauan akan terjadi. Ketaatan jemaat terhadap visi dan misi gereja memastikan bahwa seluruh "tubuh" bergerak ke arah yang sama, yaitu kemuliaan Tuhan dan pemberitaan Injil.
​3. Tanggung Jawab yang Saling Menopang
Ayat dalam (Ibrani 13:17 ) mengingatkan bahwa para pemimpin berjaga-jaga atas jiwa jemaat dengan beban tanggung jawab yang besar. Ketaatan jemaat adalah bentuk dukungan moral yang luar biasa. Jemaat yang taat membuat pelayanan para hamba Tuhan menjadi sukacita, bukan keluh kesah. Sebaliknya, ketaatan ini juga melindungi jemaat dari penyesatan dan perpecahan.

​Ketaatan yang sejati tidak lahir dari paksaan, melainkan dari kerendahan hati. Kristus adalah teladan utama kita, yang taat bahkan sampai mati di kayu salib. Jika Sang Kepala Gereja sendiri memberikan teladan ketaatan, maka kita sebagai anggota-Nya dipanggil untuk melakukan hal yang sama.
​👇👇👇👇👇
✅​Mari kita periksa hati kita hari ini:
​Apakah kita datang ke gereja hanya sebagai penonton, atau sebagai anggota yang siap taat pada bimbingan firman Tuhan melalui otoritas gereja?
✅​Sudahkah kita menjadi bagian dari solusi kesatuan, atau justru menjadi penghambat karena ego pribadi?

​Doa Penutup:
Bapa di dalam Surga, ajarlah kami untuk memiliki hati yang lembut dan rendah hati. Mampukan kami untuk menjadi jemaat yang taat, bukan karena takut kepada manusia, tetapi karena kasih kami kepada-Mu. Berkatilah pemimpin gereja kami dan jadikanlah gereja kami tempat di mana nama-Mu dipermuliakan melalui kesatuan kami. Yang percaya katakan Amin...!!

Tanggapan saudara menentukan masa depan..
06/04/2026

Tanggapan saudara menentukan masa depan..


06/04/2026

Tahukah saudara bagaimana mematahkan muslihat Sijahat ??


Hening.Senyap.Hancur.Tiga kata ini mungkin mewakili apa yang dirasakan para murid pada hari Sabtu, sehari setelah Penyal...
03/04/2026

Hening.
Senyap.
Hancur.
Tiga kata ini mungkin mewakili apa yang dirasakan para murid pada hari Sabtu, sehari setelah Penyaliban Yesus. Harapan mereka mati bersama Sang Guru di kayu salib. Mereka ketakutan, bersembunyi di balik pintu yang terkunci, dan dipenuhi dengan keraguan dan keputusasaan.
​Namun, di tengah kegelapan ini, kita diajak untuk melihat sesuatu yang lain. Kematian Yesus bukan akhir, tapi awal dari sesuatu yang baru. Itu adalah kurban yang membukakan jalan bagi kita untuk berdamai dengan Allah. Dan dalam kesunyian hari Sabtu ini, kita bisa menemukan ketenangan untuk merenungkan kasih Allah yang begitu besar itu.
​Mungkin saat ini kita juga merasa "mati" secara rohani, atau sedang menghadapi pergumulan yang berat. Tapi, jangan menyerah! Tuhan Yesus tahu apa yang kita alami. Dia adalah "Jalan, Kebenaran, dan Hidup" (Yohanes 14:6).
​Mari gunakan waktu ini untuk merenungkan:
​Seberapa besar kasih Allah bagi kita?
​Seberapa penting pengorbanan Yesus bagi hidup kita?
​Apa yang bisa kita pelajari dari teladan Yesus?
​Biarkan Roh Kudus menolong kita untuk menemukan kembali harapan dan kekuatan dalam iman kita. Tuhan Yesus bangkit dari kematian! Itu adalah janji bahwa tidak ada kegelapan yang tidak bisa dikalahkan-Nya.
​Mari kita berdoa:
Tuhan Yesus, terima kasih atas pengorbanan-Mu di kayu salib. Tolong kami untuk selalu mengingat kasih-Mu dan meneladani teladan-Mu. Amin.
​Masihkah Anda BERSEMBUNYI sampai MINGGU PASKAH esok Tiba ??

02/04/2026

Maukah Saudara diampuni pelanggarannya ?
Mari datang kpd Tuhan Yesus.



02/04/2026

Tahukah saudara bahwa apa dan siapa manusia tanpa kehadiran Paskah di dunia ini ??

01/04/2026

Pergunakan waktu sebaik-baiknya..

01/04/2026

Sudahkah setiap kita menggunakan waktu senggang itu untuk bermazmur bagi Tuhan yg kita tinggikan saudaraku ?
Yang belum pernah ayok coba memulainya sekarang.
Jika bermanfaat bagikan postingan ini ya🙋, ikuti terus untuk kita sahabat teduh untuk tumbuh bersama dimasa depan bersama kami di GPI-Wismar, dengan tinggalkan suara di kolom komentarya 👇👇

Tahukah saudara bagaimana memaknai Perjamuan Kudus Paskah itu adalah Fokus pada Pengorbanan Yesus.​Paskah bukan sekadar ...
01/04/2026

Tahukah saudara bagaimana memaknai Perjamuan Kudus Paskah itu adalah Fokus pada Pengorbanan Yesus.
​Paskah bukan sekadar perayaan rutin setiap tahun. Ini adalah momen pengingat betapa besarnya kasih Tuhan yang rela berkorban bagi kita. Melalui Perjamuan Kudus, saat kita meminum "anggur" yang melambangkan darah-Nya, kita memperbarui janji setia dan menerima kembali pemulihan yang Ia tawarkan. Jangan lewatkan kesempatan untuk datang dan merasakan hadirat-Nya.

Bagikan dan ikuti terus channel ini jika ingin kita tumbuh bersama, danyg meninggalkan komentar pastinya yg terbaik di masa depan. Thank you so much.🍮🌿

Address

Jalan Pdt. Wismar Saragih
Siantar

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GPI-Wismar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share