RSU. Dr.F.L.TOBING SIBOLGA

RSU. Dr.F.L.TOBING SIBOLGA Pada masa pendudukan Jepang, Sekutu mendirikan Rumah Sakit yang letaknya berdampingan dengan RS Sibolga. B Matondang. Dr.F.L Tobing. E. Kepemilikan RSU Dr. F.

SEJARAH, PERKEMBANGAN RUMAH SAKIT DAN LANDASAN HUKUM
Pusat Pelayanan kesehatan masyarakat Sibolga bernama RSU Dr. Ferdinand Lumbantobing pada awalnya terletak di Jalan Thamrin Sibolga yang didirikan pada tahun 1942. Nama rumah sakit ini berasal dari nama seorang pahlawan kemerdekaan yang juga pernah menjadi pimpinan Rumah Sakit (RS) Sibolga, Dr. Ferdinad Lumbantobing, mengabdikan dirinya di RS Sib

olga pada tahun 1942-1945. Hal ini mendorong Dr. Ferdinand Lumbantobing memindahkan Rumah Sakit ke Sibolga Julu yang letaknya dekat dengan Gereja HKBP. Hingga akhirnya Jepang mengalami kekalahan, RS Sibolga pun kembali dipindahkan ke jalan Thamrin. Kegigihan perjuangan Dr. Ferdinand Lumbantobing menjadi latar belakang diangkatnya eliau sebagai Residen Tapanuli. Dan selanjutnya pimpinan RD Sibolga diserahkan kepada Dr. Condar Nainggolan sampai tahun 1946. Setelah Jepang angkat kaki dari Sibolga, maka RS Sibolga yang pada saat itu dipimpin oleh Dr. Muhammad Dewan Siregar mengambil alih gedung Rumah Sakit Jepang. Seiring berjalannya waktu, RS Sibolga pun mengalami banyak perkembangan. Dari perluasan gedung yang menjadi sarana penunjang pelayanan kesehatan hingga nama dan status Rumah Sakit tersebut. Perubahan nama RS Sibolga menjadi RSU Dr. Ferdinand Lumbantobing Sibolga terjadi pada saat Dr. Aschwin P. RSU Dr. Ferdinand Lumbantobing Sibolga yang selama ini beralamat di Jalan Thamrin, akhirnya dibawah kepemimpinan Dr. Syamsul M. Pohan, halaman depan Rumah Sakit ini dihadapkan ke Jl. Hal ini disesuaikan dengan perubahan nama jalan di kota Sibolga. Dengan demikian, untuk memudahkan akses pelayanan administrasi, maka pada saat pimpinan dipegang oleh Dr. E. Tarigan, Sp.PD, gedung kantor rumah sakit pun dipindahkan ke lantai II yang sebelumnya merupakan Ruang Rawat Bougenvile. Perubahan status kepemilikan Rumah Sakit terjadi pada tanggal 1 April 1992. L.Tobing Sibolga diserahkan dari Pemerintah Tingkat II Tapanuli Tengah ke Pemerintah Kota Madya Tingkat II Sibolga, dikarenakan RSU Dr. Ferdinand Lumbantobing Sibolga terletak di daerah Kota Madya Sibolga. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Bersama Bupati Tapanuli Tengah dan Walikota Sibolga sebagai Kepala Daerah Tingkat II Sibolga yang diketahui/ disetujui oleh Pembantu Gubernur Sumatera Utara Wilayah I No 445/IIa/1992 dan No 445/91/1992

10/04/2019

KPU akan memfasilitasi warga yang sakit sehingga tak bisa mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) pada pemilu 17 April mendatang.

08/04/2019

Sibolga – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi memastikan membantu pembangunan gedung baru RSU Dr Ferdinand Lumbantobing Sibolga yang gagal dibangun pada

07/04/2019
07/04/2019

BESOK TERAKHIR, SENIN HARGA NAIK

Sudah tau kan, tahun 2017 AHA ngeluarin Guideline Hipertensi baru?

Disusul tahun 2018 ESC rilis Guideline Hipertensi baru?

Ternyata penggunaan ACE-inhibitor dan Beta Bloker dapat menurunkan mortalitas pasien Hipertensi dengan Heart Failure?

Spironolakton, beresiko meningkatkan hiperkalemia pada pasien hipertensi dengan CKD?

Mau mahir memilih kombinasi terapi hipertensi sesuai komorbid pasien?

Dijelaskan gamblang di Buku Hipertensi FKTP dr Ragil, SpJP (Pre-order)

Pre-order sekarang, atau kehilangan kesempatan join 4 webinar keren (Bonus Pre-order buku Hipertensi FKTP)...

1. Tatalaksana Hipertensi pada pasien Stroke Perdarahan
2. Tatalaksana Hipertensi dalam Kehamilan
3. Tatalaksana Hipertensi pada CKD
4. Tatalaksana Hipertensi in Daily Practice

Harga Pre-order Rp 156 ribu (dijamin paling murah)

Tgl 7 April 2019 harga naik jadi harga normal Rp 199 ribu

Pre-order sekarang.

WA Yahya 085608083342 atau klik https://bit.ly/dokterpost

06/04/2019

utusan PN Sibolga pernah menjatuhkan hukuman kepada terdakwa yang mengemudikan sepeda motor sambil merokok dan memegang stang kemudi dengan satu tangan sehingga mengakibatkan kecelakaan.

06/04/2019

Bila tak membayar denda Rp 750 ribu, para pelanggar larangan merokok sambil berkendara dapat diganjar hukuman tiga bulan penjara.

04/04/2019

Obstruksi usus merupakan penyebab 15% dari kunjungan ke unit gawat darurat akibat nyeri perut. Beberapa komplikasi yang dapat muncul dari penyakit ini adalah iskemia dan perforasi usus yang merupakan prognosis buruk yang nyata. Morbiditas dan mortalitas penyakit ini telah menurun dengan kemajuan tek...

04/04/2019
03/04/2019

Kalau dapat kasus Tinea Korporis, biasanya kamu terapi apa dok?

HandOut SUPREMED...

Address

Jalan Drive Ferdinand Lumbantobing No. 35
Sibolga
22564

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RSU. Dr.F.L.TOBING SIBOLGA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share