21/03/2026
PRESIDEN TURUN TANGAN, PRABOWO SENTIL BUPATI & GUBERNUR SOAL DANA DAERAH
DAIRI TIGER - Prabowo Subianto menyoroti kinerja pemerintah daerah terkait penggunaan anggaran, khususnya dalam pembangunan infrastruktur yang dinilai belum optimal dirasakan masyarakat.
Dalam pernyataannya, Presiden menyinggung masih adanya proyek dasar seperti jembatan desa yang belum terealisasi dengan baik, hingga akhirnya masyarakat harus menyuarakan keluhan secara langsung.
“Banyak hal yang seharusnya dilaksanakan oleh kabupaten dan provinsi, tidak dilaksanakan. Contohnya jembatan desa, rakyat harus teriak, presiden harus turun tangan,” ujarnya.
Ia juga mempertanyakan alokasi dana yang telah diberikan ke daerah, termasuk dana desa, yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat.
“Maaf, ada dana desa. Ke mana dananya di bupati, ke mana dana gubernur?” tegasnya.
Meski demikian, Presiden menyatakan tetap mengambil tanggung jawab atas persoalan tersebut sebagai bagian dari kepemimpinannya.
Selain itu, Prabowo turut menyoroti pentingnya efisiensi anggaran, termasuk penggunaan fasilitas oleh pejabat daerah. Ia membandingkan penggunaan mobil dinas yang dinilai berlebihan di sejumlah daerah.
“Ada pemerintah daerah, mobil dinas gubernur sampai Rp8 miliar. Saya Presiden Indonesia pakai mobil Maung, buatan Indonesia, sekitar Rp700 juta sampai Rp1 miliar,” ungkapnya.
Menurutnya, perbedaan tersebut menunjukkan perlunya evaluasi terhadap penggunaan anggaran agar lebih tepat sasaran dan tidak berlebihan.
Presiden juga mendorong adanya transparansi serta kesadaran tanggung jawab dari seluruh kepala daerah dalam menjalankan tugasnya.
“Kita harus terbuka, kita harus fair. Bupati kerja untuk rakyatmu, gubernur kerja untuk rakyatmu,” pungkasnya. (RED/KR)