17/07/2026
"Panggilan Butuh untuk nama anak di Sembiran"
Sembiran, sebagai sebuah desa Bali Mula dengan ciri keunikan dan keaslian ke-Bali-annya juga memiliki salah satu ciri khusus dalam penamaan anak selain yang dikenal saat ini seperti Wayan, Made, Nyoman dan Ketut yang sudah tidak asing lagi terdengar di telinga masyarakat. Nama unik yang digunakan oleh seluruh masyarakat Bali ini memiliki arti tersendiri.
Untuk kasta Sudra, Jika dilihat secara teliti, nama orang bali di kasta ini selalu diwali dengan I dan Ni. Huruf I di depan nama Wayan misalnya, adalah kata sandang yang bermakna laki-laki. Sementara itu kata sandang penanda kelamin perempuan adalah Ni.
Untuk anak pertama, diberi nama Wayan yang berasal dari kata wayahan yang berarti matang. Matang dalam hal ini memiliki arti ia yang dituakan. Dalam Penelitian Temajaya berjudul Sistem Penamaan Orang Bali, nama Wayan digunakan untuk anak pertama.
Selain Wayan, ada nama lain yang biasa digunakan untuk anak pertama yaitu Putu yang berarti cucu atau Gede yang berarti besar.
Untuk anak kedua akan dinamakan Made yang berasal dari kata "madya" yang berarti tengah. Anak kedua juga bisa dinamakan Nengah yang memiliki arti tengah atau Kadek yang berarti adik.
Anak ketiga diberi nama Nyoman yang berasal dari kata anom yang berarti muda atau kecil. Anak ketiga juga sering dinamakan Komang yang berasal dari kata uman yang berarti sisa. Anak ketiga ini memiliki arti nama yang diasosiasikan dengan sifat akhir (muda).
Anak ke empat, diberi nama Ketut. Ketut berasal dari kata ketuut yang berarti mengikuti atau membuntuti, dimana anak ini disebut ikut lahir setelah anak ketiga tadi.
Jika di dalam keluarga ada lebih dari 4 anak maka, penamaan tersebut akan duiulangi kembali kenama pertama. Anak kelima akan diberikan nama urutan pertama, anak keenam dirikan nama urutan kedua, dan begitu seterusnya. Istilah Bali untuk nama yang diulang ini adalah "balik".
Biasanya anak kelima dan seterusnya akan diikuti nama "balik". contohnya Wayan Balik, Made Balik, Nyoman Balik dan Ketut Balik.
Lalu, apa yang unik dari penamaan anak di sembiran?
Jika pada umumnya anak laki laki pertama biasanya diberi nama Wayan, Putu atau Gede, maka ada satu lagi penamaan yang sangat unik, yakni Butuh.
Butuh sama dengan panggilan Wayan, Putu atau Gede karena diasosiasikan dengan kelamin laki laki, karena hanya laki laki yang memiliki p***s dan te**is (bahasa bali nya butuh). Jadi di sembiran pada jaman dulu, setiap anak laki laki yang lahir akan dipanggil Butuh. Contohnya, nama Klepug, akan dipanggil Butuh Klepug atau Tuh Klepug dalam kesehariannya.
Seiring semakin majunya perkembangan jaman, nama awalan Butuh ini sudah menghilang, mungkin karena dirasa terlalu p***o atau vulgar, atau bisa saja karena alasan lain.
Intinya, semua penamaan anak di Bali mengandung filosofi mendalam yang dikreasikan oleh tetua dulu.
Salam rahayu dari tyang, Butuh Klepug alias Wayan Klepug