Java Rame

Java Rame Platform Media & Jurnalisme.

22/05/2026

Tiyo Ardianto: Prabowo Terindikasi Dimensia/Pikun


18/05/2026

Dua kecelakaan beruntun MotoGP di Barcelona

Ribut Soal Rupiah HancurPrabowo : Rakyat Di Desa Tidak Pakai Dollar
16/05/2026

Ribut Soal Rupiah Hancur
Prabowo : Rakyat Di Desa Tidak Pakai Dollar

15/05/2026

Dulu sempat mesra, kini Amin Rais serang pemerintah Prabowo.

Dalam sebuah wawancara Mentri Keuangan Menyampaikan Bahwa Atas Perintah Presiden MBG Di Kurangi, Untuk Belanja-Belanja T...
15/05/2026

Dalam sebuah wawancara Mentri Keuangan Menyampaikan Bahwa Atas Perintah Presiden MBG Di Kurangi, Untuk Belanja-Belanja Tidak Perlu Dikurangi. Kalau yang boros-boros dipotong sedikitlah.

14/05/2026

Menteri Amran Mengukur Kesejahteraan Rakyat Dengan Data Bukan Rasa

13/05/2026

Rupiah Semakin Merosot, Salah Satu Pegawai Bank Panik Dan Mencemaskan Kondisi Indonesia Kedepan.

12/05/2026

Cara Unik Operasi Grebek Orang Pacaran Di Situbondo, Yang Ngerti Bikin Tertawa Habis.

10/05/2026

Rocky Gerung : Belanda Meninggalkan Refresif & Jepang Meninggalkan Fasis Di Indonesia

08/05/2026

Ketika kata Repot & Hancur disampaikan oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman, simak video ini.

Presiden Buruh Klarifikasi Sorotan MBG di May Day: “Yang Menjawab Tidak, Mayoritas Masih Jomblo”Suasana peringatan May D...
06/05/2026

Presiden Buruh Klarifikasi Sorotan MBG di May Day: “Yang Menjawab Tidak, Mayoritas Masih Jomblo”

Suasana peringatan May Day 2026 di Monas sempat ramai diperbincangkan setelah beredar video sejumlah buruh meneriakkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak bermanfaat di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Menanggapi viralnya potongan video itu, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea memberi penjelasan agar publik tidak salah menangkap makna di balik teriakan tersebut.

Menurut Andi Gani, jawaban “tidak” yang terdengar dari barisan depan aksi bukanlah bentuk penolakan terhadap program pemerintah. Ia mengatakan, sebagian besar buruh yang berada di posisi terdepan saat itu merupakan buruh lajang yang belum berkeluarga, sehingga mereka merasa manfaat program MBG belum mereka rasakan secara langsung.

“Ketika pertanyaan kedua, MBG bermanfaat atau tidak, banyak yang menjawab tidak. Nah ketika kami sampaikan kepada anggota kenapa kamu menjawab tidak, karena memang mereka lajang dan belum menikah,” ujar Andi Gani kepada wartawan, Senin (4/5/2026).

Ia menambahkan, kondisi itu berbeda dengan buruh yang sudah berkeluarga. Kelompok ini, kata dia, justru menilai program MBG tetap penting karena manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh anak-anak mereka.

Andi Gani juga menepis anggapan bahwa teriakan tersebut merupakan upaya untuk mempermalukan Presiden. Ia menegaskan, tidak ada skenario dari gerakan buruh untuk membuat suasana menjadi canggung, apalagi memperlihatkan penolakan terbuka kepada kepala negara.

Hubungan antara pimpinan buruh dan Presiden, lanjutnya, tetap berjalan baik. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak buru-buru menarik kesimpulan politik dari potongan video yang beredar.

Baginya, peringatan May Day 2026 justru menunjukkan wajah berbeda gerakan buruh Indonesia: lebih solid, lebih dewasa, dan tetap mampu menyampaikan aspirasi tanpa kehilangan arah.

Singkatnya, teriakan itu bukan soal penolakan. Lebih sederhana dari itu: yang menjawab “tidak” kebanyakan memang belum punya anak.

Address

Situbondo

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Java Rame posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share