BPPM Equilibrium

[Liputan 5: Buntut Label "Londo Ireng", Pers Mahasiswa dan AJI Yogyakarta Tuntut Presiden Minta Maaf]Halo, Kompanyon! 👋K...
31/07/2026

[Liputan 5: Buntut Label "Londo Ireng", Pers Mahasiswa dan AJI Yogyakarta Tuntut Presiden Minta Maaf]

Halo, Kompanyon! 👋

Kalau kritik malah dilabeli negatif, masihkah ruang berekspresi itu benar-benar bebas?

Minggu (26/7/2026), Bundaran UGM dipenuhi Koalisi Pers Mahasiswa se-DIY bersama AJI Yogyakarta yang mengecam pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang melabeli pengkritiknya sebagai “londo ireng”. Pernyataan ini dinilai merendahkan kebebasan berekspresi, berpotensi memicu kekerasan terhadap jurnalis, dan mengancam peran pers sebagai pilar demokrasi. Aksi diwarnai orasi, pembacaan puisi, hingga teatrikal sebagai simbol pembungkaman pers, sebelum ditutup dengan penyampaian lima tuntutan sebagai sikap kolektif.

Menurut Kompanyon, apakah kritik di ruang publik saat ini masih benar-benar aman untuk disuarakan? 🤔

Yuk, simak liputan lengkapnya di wartaeq.com! 💫

BPPMEquilibrium

01/07/2026

[RECAP SABA x COMVIS BPPM EQUILIBRIUM 2026] ☄️

Halo, Kompanyon!

Pada 22 — 23 Juni 2026, BPPM Equilibrium melaksanakan kegiatan Saba x Comvis yang super asyik dan seru! Destinasi kami di hari pertama adalah studi banding dengan B.O.E FEB UI dan kunjungan ke kantor detik.com. 🙌

Tidak hanya sampai situ saja, destinasi di hari kedua adalah IDX dan Komdigi. Kami mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman baru sari studi banding dan kunjungan ke perusahaan-perusahaan yang kami lakukan di Saba x Comvis 2026! ✨️

Yuk, ikutin keseruan kami melalui konten Recap Saba x Comvis BPPM Equilibrium 2026!

29/06/2026

[Video Profile BPPM Equilibrium 2026]

Di tengah derasnya arus informasi, pers mahasiswa hadir bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai kompas yang mengawal isu-isu krusial secara kritis. Lewat setiap goresan tinta dan karya jurnalistik, suara dan aspirasi mahasiswa menemukan ruangnya untuk bertumbuh.

Kami, BPPM Equilibrium, kembali hadir dan berkomitmen penuh untuk menjadi wadah dinamis bagi kamu yang berani menyalurkan pikiran serta opini kritis seputar isu sosial dan ekonomi. Melalui riset tajam dan produk jurnalistik yang adaptif, kami siap menemani ruang diskusimu!

Sudah siap bergerak, berpikir kritis, dan mengungkap fakta bersama kami di periode ini? 👌🏻

- Mengungkap Fakta, Lewat Aksara

Yogyakarta

29/06/2026

[SABA x COMVIS 2026, SUPPORTED BY BONIBON TRIP]

Halo, Kompanyon! 💥

SABA x COMVIS 2026 dibersamai oleh BIRO PARIWISATA MAGELANG! Fasilitas yang kita dapatkan meliputi tour guide yang seru, dispenser dengan air hangat, charging port di setiap baris, serta bantal dan selimut yang bisa kita gunakan selama perjalanan ✨️

Terima kasih atas dukungan BIRO PARIWISATA MAGELANG dalam menjadi bagian SABA x COMVIS BPPM Equilibrium 2026 🌟

[EQ News  #5 – Di Balik Gejolak IHSG 2026: Antara Tekanan Global dan PR Domestik]Halo, Kompanyon! 🙌Pasar modal Indonesia...
23/06/2026

[EQ News #5 – Di Balik Gejolak IHSG 2026: Antara Tekanan Global dan PR Domestik]

Halo, Kompanyon! 🙌

Pasar modal Indonesia sepanjang awal tahun 2026 tengah dihadapkan pada fluktuasi yang cukup tajam. Namun, di balik dinamika pasang-surut indeks tersebut, situasi yang terjadi sebenarnya tidak murni dipicu oleh faktor global. Ada berbagai persoalan struktural dan tata kelola internal yang kini menjadi tantangan nyata bagi investor ritel, khususnya kelompok mahasiswa.

Edisi EQ News kali ini akan menilik lebih dalam realitas di balik guncangan IHSG serta urgensi pembenahan fundamental pasar domestik.

Menurut kamu, sejauh mana ekosistem pasar modal kita saat ini sudah mampu memberikan rasa aman bagi para investor? 👀

Yuk, simak pembahasan lengkapnya di wartaeq.com! 💭

[Koperasi Desa Merah Putih: Solusi atau Masalah Baru?] 🤔 ​Halo, Kompanyon! 👋​Pemerintah tengah gencar menargetkan pemban...
22/06/2026

[Koperasi Desa Merah Putih: Solusi atau Masalah Baru?] 🤔

​Halo, Kompanyon! 👋

​Pemerintah tengah gencar menargetkan pembangunan 80.000 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan. Namun, kebijakan ini menuai kontroversi, terutama setelah adanya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 7 Tahun 2026 yang mewajibkan realokasi 58,03% Dana Desa untuk program ini.

​Pemotongan anggaran yang drastis ini dinilai sejumlah kepala desa sebagai hambatan bagi pembangunan infrastruktur dan program desa lainnya. Di lapangan, banyak pengurus koperasi yang masih kesulitan modal operasional, bahkan harus berhenti beroperasi sementara karena tidak memiliki gedung sendiri dan keterbatasan sumber daya.

​Tak hanya soal dana, akademisi juga mengkritisi pendekatan top-down yang dinilai kurang memperhatikan keberagaman potensi ekonomi dan kondisi riil di setiap desa. Lantas, bagaimana masa depan KDMP di tengah berbagai tantangan teknis dan kritik ini?

​Simak ulasan mendalam mengenai polemik Koperasi Desa Merah Putih selengkapnya hanya di wartaeq.com! 💥

20/06/2026

🚀 [BPPM EQUILIBRIUM x RAXSA.CO] 🌊

Halo, Kompanyon! 👋

Siapa nih yang salah fokus dengan korsa yang dipakai oleh Awak BPPM Equilibrium? 👀

Ini dia korsa BPPM Equilibrium yang bikin tampilan kita makin kece! Korsa ini didesain khusus untuk menjadi simbol dan identitas Awak BPPM Equilibrium, Kompanyon!

Melalui kolaborasi dengan KONVEKSI JOGJA RAXSA.CO,setiap detail dikerjakan dengan standar yang tinggi dan desain yang profesional. Terima kasih KONVEKSI JOGJA RAXSA.CO sudah mendukung dan menjadi bagian dari perjalanan BPPM Equilibrium! 💥

[Jelajah Pokok  #7 – Panik Sebelum Lebaran: Disrupsi Harga Pangan dan Psikologi Konsumen dalam Perspektif Behavioral Eco...
13/06/2026

[Jelajah Pokok #7 – Panik Sebelum Lebaran: Disrupsi Harga Pangan dan Psikologi Konsumen dalam Perspektif Behavioral Economics]

Halo, Kompanyon! 🙌🏻

Menjelang hari raya, harga komoditas pangan seperti cabai rawit dan bawang merah hampir selalu melonjak drastis secara mekanis. Secara teori ekonomi klasik, kenaikan harga yang ugal-ugalan seperti cabai rawit di Surabaya yang meroket 26,9% hanya dalam dua hari atau di Jakarta yang menembus Rp103.600/kg seharusnya menghentikan niat belanja masyarakat. Namun faktanya, pasar tetap saja diserbu dan fenomena panic buying terus berulang seolah tanpa kendali.

Sebaliknya, para konsumen Muslim justru tetap berbondong-bondong melakukan pembelian berlebihan di saat harga berada di puncak tertinggi. Mengapa anomali perilaku ini bisa terus terjadi meski stok pangan dijamin aman? Apakah ini bukti nyata dari jeratan psikologis Mental Accounting akibat dana THR, rasa takut rugi (Loss Aversion), dan efek ikut-ikutan (Herd Behavior) yang berhasil mengalahkan rasionalitas dompet kita?

Yuk, simak selengkapnya di wartaeq.com! 💭

[Liputan 3: Grand Concert GMCO Vol. 12: Samsara, Elegi Jiwa Menuju Damai]Halo, Kompanyon! 💫Pernahkah Kompanyon merasakan...
11/06/2026

[Liputan 3: Grand Concert GMCO Vol. 12: Samsara, Elegi Jiwa Menuju Damai]

Halo, Kompanyon! 💫

Pernahkah Kompanyon merasakan alunan musik yang mampu membawa masuk ke dalam sebuah cerita?

Pada 30 Mei 2026, Gadjah Mada Chamber Orchestra (GMCO) sukses menggelar Grand Concert di Auditorium Driyarkara dengan tema “Samsara”. Melalui penampilan ini, GMCO menyajikan musik orkestra yang tidak hanya enak didengar, tetapi juga menyampaikan alur cerita secara jelas kepada penonton. Suasana konser pun terasa hidup dengan antusiasme penonton yang mengikuti setiap bagian pertunjukan.

Penasaran dengan keseruan dan cerita lengkapnya? Yuk, cek selengkapnya di Wartaeq.com!

[Jelajah Pokok  #6 – BBM Bersubsidi Indonesia di Tengah Konflik AS-Israel dan Iran: Stabilitas Nyata atau Semu?]Halo, Ko...
06/06/2026

[Jelajah Pokok #6 – BBM Bersubsidi Indonesia di Tengah Konflik AS-Israel dan Iran: Stabilitas Nyata atau Semu?]

Halo, Kompanyon! 🙌🏻

Konflik AS-Israel dan Iran tidak hanya berdampak pada kawasan Timur Tengah, tetapi juga berpotensi memengaruhi stabilitas energi global. Indonesia pun ikut rentan terdampak karena masih bergantung pada impor minyak untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Di tengah kondisi tersebut, pemerintah memastikan harga BBM subsidi tetap stabil hingga akhir tahun 2026. Kebijakan ini memang dapat menjaga daya beli masyarakat dan menekan inflasi dalam jangka pendek.

Namun, stabilitas harga BBM juga menyimpan dilema. Di balik harga yang tetap terkendali, terdapat beban subsidi besar yang dapat menekan ruang fiskal negara di masa depan.

Apakah stabilitas ini benar-benar mencerminkan ketahanan ekonomi, atau hanya kenyamanan sementara?

Yuk, simak selengkapnya di wartaeq.com! 💭

Address

Jalan Humaniora, Fakultas Ekonomika Dan Bisnis UGM, Lt. 1 Sayap Utara
Sleman
55281

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BPPM Equilibrium posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share