03/07/2026
Aparat keamanan berhasil menggagalkan upaya penyusupan dan gangguan keamanan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata di Pos Mamba Dinkes, Distrik Sugapa, Intan Jaya.
Dalam peristiwa tersebut, satu orang terkonfirmasi tewas setelah terjadi kontak tembak.
Korban diidentifikasi sebagai Oto Tigau, yang diduga kuat menjabat sebagai Wakil Komandan Operasi Batalyon Metua Kodap VIII/Intan Jaya.
Rangkaian insiden bermula pada Senin (29/6/2026) saat terjadi serangan di Pos Mamba Bawah, yang diikuti dengan pemeriksaan dua orang warga. Namun, karena tidak ditemukan cukup bukti, keduanya sempat dilepaskan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Ketegangan memuncak pada malam hari sekitar pukul 21.30 WIT ketika empat orang terpantau merayap dan melepaskan tembakan ke arah pos. Aparat merespons dengan tembakan balasan hingga menyebabkan satu orang terjatuh di lokasi, sementara tiga lainnya melarikan diri.
Pada Selasa (30/6/2026) pagi, saat pembersihan lokasi dilakukan, petugas menemukan jenazah Oto Tigau yang cirinya sesuai dengan individu yang sempat diamankan sebelumnya.
Mengetahui hal itu, kelompok OPM kemudian menyebar luaskan informasi hoax jika Otto Tigau adalah seorang warga sipil berprofesi pendeta yang sengaja ditembak TNI. OPM juga memprovokasi warga sekitar untuk memprotes tindakan TNI.
Saat ini, kondisi di sekitar Distrik Sugapa telah terkendali, namun aparat tetap meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi gangguan lanjutan dari kelompok separatis.