Infokomando

Infokomando Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Infokomando, News & Media Website, Jagakarsa, South Jakarta .
(2)

FP ini didedikasikan sebagai wujud cinta dan penghormatan mendalam bagi prajurit TNI, sekaligus menjadi wadah berbagi informasi seputar militer, pertahanan dan keamanan.

09/07/2026

Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengungkap adanya senjata yang digunakan OPM adalah standart militer yang tidak dimiliki TNI. Artinya ada pihak lain yang memasok senjata untuk OPM. Beruntung TNI berhasil menutup jalur laut dan akan memperketat pengawasan diperbatasan. ( TNI Update )

08/07/2026

Ngakunya pejuang, tapi saudara sendiri diintimidasi. Terus dimana nilai perjuangannya? Warga sipil berhak mendapat rasa aman, TNI - Polri ditempatkan di Papua untuk memberi perlindungan kepada warga sipil dari ancaman kelompok separatis teroris OPM.

Warga Papua sudah menyatakan tidak mendukung kelompok separatis teroris OPM yang kerap berlaku sadis kepada siapapun termasuk OAP.

07/07/2026

Liciknya cara2 kelompok separatis teroris OPM untuk mengusir pos TNI ditiap distrik Intan Jaya akhirnya terkuak.

Penembakan terhadap Melkiana Dwitau mulai menemui titik terang setelah para ketua adat dan saksi serta Forkopimda di Sugapa menggelar pertemuan untuk mengurai asal usul tembakan.

Diketahui OPM saat menyerang pos TNI sengaja menjadikan rumah-rumah warga sebagai perisai perlindungan.

Mereka menyerang dari tiga titik berbeda dengan posisi tepat dibelakang rumah warga.

Saat itu pos TNI yang diserang tidak memberikan perlawanan karena cuaca yang berkabut dan gerimis. Apalagi lokasi serangan atau tembakan berasal dari arah rumah-rumah warga yang jaraknya ratusan meter dari pos dan tertutup kabut.

Secara posisi tentu ini beresiko terhadap keselamatan warga sipil jika TNI saat itu nekad memberikan tembakan balas. Hal ini yang akhirnya membuat prajurit TNI dilokasi hanya bertahan tanpa mengeluarkan satu butir amunisi dari laras panjangnya.

Follow TNI Update

06/07/2026

Mana suara orang-orang yang sebut OPM adalah pejuang dan penjaga tanah Papua???

Dengan adanya aparat TNI - Polri disana saja mereka masih gentayangan meneror dan menyiksa orang asli papua (OAP) yang tinggal digunung-gunung apalagi tidak ada aparat?

Mereka menuntut TNI non organik ditarik dari Papua karena mereka tahu jumlah TNI yang organik sangat sedikit jika dibandingkan dengan luasnya wilayah Papua.

Menuduh TNI melakukan pelanggaran HAM seperti memperk**a, menyiksa dan memb***h OAP padahal dalang dibalik semua itu adalah mereka sendiri.

Mereka selalu ingin memposisikan diri sebagai pejuang tapi faktanya mereka tidak sedang memperjuangkan nasib orang Papua.

Mereka rusak fasilitas umum, membakar sekolah dan rumah sakit hingga mengisolasi atau mengurung saudara Papuanya sendiri adalah cara agar mereka tetap eksis. Mereka juga sangat rasis terhadap pendatang dan tidak segan untuk mengintimidasi.

Kemarin yang teriak-teriak dikota apakah masih ingin menyuarakan tarik TNI dari Papua?? Artinya kalian mendukung saudara-saudara kita disana hidup dalam bayang-bayang teror.

TNI hadir di Papua untuk memberikan rasa aman bagi siapapun.

Follow TNI Update

04/07/2026

Kronologi tertembaknya seorang wanita hamil bernama Melkiana Dwitau Tewa yang meninggal dunia didalam honai (rumah) akibat tembakan OPM saat menyerang pos TNI pada malam hari.

Kematian Melkiana kemudian dijadikan alat propaganda OPM dan kelompoknya untuk menghasut serta memprovokasi warga yang marah. ( TNI Update )

Aparat keamanan berhasil menggagalkan upaya penyusupan dan gangguan keamanan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata di ...
03/07/2026

Aparat keamanan berhasil menggagalkan upaya penyusupan dan gangguan keamanan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata di Pos Mamba Dinkes, Distrik Sugapa, Intan Jaya.

Dalam peristiwa tersebut, satu orang terkonfirmasi tewas setelah terjadi kontak tembak.

Korban diidentifikasi sebagai Oto Tigau, yang diduga kuat menjabat sebagai Wakil Komandan Operasi Batalyon Metua Kodap VIII/Intan Jaya.

Rangkaian insiden bermula pada Senin (29/6/2026) saat terjadi serangan di Pos Mamba Bawah, yang diikuti dengan pemeriksaan dua orang warga. Namun, karena tidak ditemukan cukup bukti, keduanya sempat dilepaskan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Ketegangan memuncak pada malam hari sekitar pukul 21.30 WIT ketika empat orang terpantau merayap dan melepaskan tembakan ke arah pos. Aparat merespons dengan tembakan balasan hingga menyebabkan satu orang terjatuh di lokasi, sementara tiga lainnya melarikan diri.

Pada Selasa (30/6/2026) pagi, saat pembersihan lokasi dilakukan, petugas menemukan jenazah Oto Tigau yang cirinya sesuai dengan individu yang sempat diamankan sebelumnya.

Mengetahui hal itu, kelompok OPM kemudian menyebar luaskan informasi hoax jika Otto Tigau adalah seorang warga sipil berprofesi pendeta yang sengaja ditembak TNI. OPM juga memprovokasi warga sekitar untuk memprotes tindakan TNI.

Saat ini, kondisi di sekitar Distrik Sugapa telah terkendali, namun aparat tetap meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi gangguan lanjutan dari kelompok separatis.

Insiden penembakan yang melibatkan kelompok separatis di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Kamis (2/7/2026) ber...
03/07/2026

Insiden penembakan yang melibatkan kelompok separatis di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Kamis (2/7/2026) berujung tragis bagi warga sipil.

Seorang ibu hamil bernama Melkiana Dwitau Tewa dilaporkan terkena peluru nyasar dalam rangkaian gangguan keamanan yang menyasar Pos J2 di Kampung Wandoga. Laporan awal menunjukkan bahwa gangguan mulai terjadi sekitar pukul 18.45 WIT.

Tembakan dilepaskan dari jarak sekitar 400 meter, memaksa prajurit TNI segera mengambil posisi siaga di area stelling. Tak lama kemudian, rentetan tembakan kembali terdengar dari perbukitan dekat Koramil Sugapa.

Informasi dari warga mengidentifikasi adanya pergerakan kelompok di bawah pimpinan Peles Tigau. Dalam situasi tegang, prajurit yang sedang stelling memilih untuk tidak memberikan tembakan balasan.

Hal ini disebabkan oleh kendala cuaca ekstrem berupa hujan rintik dan kabut tebal yang sangat membatasi jarak pandang secara signifikan. Kelompok tersebut dilaporkan melepas sekitar 20 tembakan sebelum melarikan diri ke arah sungai yang berjarak 800 meter dari lokasi kejadian.

Menjelang pukul 20.00 WIT, pasukan pengamanan melakukan pengunduran terencana dari area RSUD Intan Jaya menuju Koramil Sugapa untuk menjaga keamanan personel di tengah cuaca buruk yang terus memburuk. Peristiwa ini menambah kekhawatiran mengenai keselamatan warga di wilayah konflik tersebut. ( TNI Update )

03/07/2026

Mereka sudah mengakui kalau telah membakar dan membunuh pilot pesawat PK-RCY. Terus kemana HAM kemana teriakan para pembelanya?

Kelompok KKB OPM tidak mengenal HAM, mereka bukan pejuang melainkan kelompok kriminal, separatis teroris yang tidak ingin melihat rakyat Papua sejahtera dan bahagia.

Dengan dibakarnya pesawat perintis, mereka ingin seluruh rakyat Papua terisolasi dari dunia luar dan tidak dapat menjual hasil kebun untuk hidup. ( TNI Update )

02/07/2026

Seorang tokoh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Oto Tigau, dilaporkan tewas dalam kontak tembak dengan aparat keamanan di Intan Jaya, Papua Tengah.

Insiden ini terjadi tak lama setelah ia sempat dibebaskan dari pemeriksaan karena alasan kurangnya bukti hukum. Namun, pada malam yang sama, Oto Tigau diduga kembali melakukan aksi penyerangan terhadap Pos Mamba Dinkes, yang kemudian memicu respons tegas dari petugas di lapangan.

Oto Tigau diketahui menjabat sebagai Wakil Komandan Operasi Batalyon Metua Kodap VIII Intan Jaya di bawah naungan TPNPB-OPM.

Catatan pihak berwenang menunjukkan keterlibatannya dalam serangkaian aksi kekerasan sejak 2019, termasuk penembakan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) hingga pembunuhan warga sipil di Sugapa. ( TNI Update )

Inilah alasan kenapa TNI sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama di daerah yang belum tersentuh pembangunan.Kodim 021...
01/07/2026

Inilah alasan kenapa TNI sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama di daerah yang belum tersentuh pembangunan.

Kodim 0211/Tapanuli Tengah membuktikan peran penting TNI dalam memacu pembangunan di wilayah pelosok melalui penyelesaian Jembatan Aramco di Desa Sait Kalangan II, Kecamatan Tukka.

Rampungnya proyek sepanjang 6 meter ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI sangat dibutuhkan masyarakat, terutama di daerah yang minim sentuhan infrastruktur.

Pengerjaan jembatan yang melintasi Sungai Danalambok tersebut kini telah mencapai progres 100 persen pada Selasa (30/6/2026). Keberhasilan ini tidak lepas dari inisiatif Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat konektivitas pedesaan guna mendukung mobilitas ekonomi warga.

Dalam prosesnya, TNI AD mengerahkan alat berat ekskavator untuk memastikan pembangunan berjalan efektif dan tepat waktu. Kehadiran jembatan ini menjadi solusi konkret atas hambatan aksesibilitas yang selama ini dirasakan penduduk Dusun V.

Sinergi antara kebijakan pemerintah dan aksi cepat TNI di lapangan menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah kunci utama dalam memeratakan kemajuan hingga ke sudut-sudut terpencil nusantara.

Address

Jagakarsa
South Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Infokomando posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Infokomando:

Shortcuts

Share