Sora News

Sora News Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Sora News, News & Media Website, Jalan Kesehatan V Nomor 41, Bintaro, Jakarta Selatan, South Jakarta .

PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGUT GAGAL MENJAMIN KETERSEDIAAN BBM DI SUMATERA UTARA, DPD GMNI SUMUT DESAK EVALUASI TOTAL MA...
13/07/2026

PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGUT GAGAL MENJAMIN KETERSEDIAAN BBM DI SUMATERA UTARA, DPD GMNI SUMUT DESAK EVALUASI TOTAL MANAJEMEN

Medan – DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara menilai kelangkaan BBM yang kembali terjadi di sejumlah daerah membuktikan masih lemahnya tata kelola distribusi energi di Sumatera Utara. Antrean panjang di SPBU, sulitnya memperoleh Pertalite dan Biosolar, serta terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat tidak dapat lagi dianggap sebagai kendala teknis semata, melainkan persoalan serius dalam pelayanan publik.

Ketua DPD GMNI Sumatera Utara, Michael Situmeang, S.H., menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut sebagai pihak yang mendapat penugasan negara wajib menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM kepada masyarakat.

“Ukuran keberhasilan Pertamina bukan besarnya stok di terminal BBM, melainkan tersedianya BBM di SPBU ketika dibutuhkan masyarakat. Jika rakyat harus mengantre berjam-jam bahkan tidak memperoleh BBM, berarti pelayanan publik belum berjalan sebagaimana mestinya,” tegas Michael.

Lanjut di Komentar ….

Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Medan sukses menyelenggarakan Rapat Pimpinan Caban...
28/06/2026

Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Medan sukses menyelenggarakan Rapat Pimpinan Cabang (RAPIMCAB) selama tiga hari dua malam dengan mengusung tema “Meneguhkan Semangat Ideologis, Mempertegas Arah Gerakan GMNI Medan.”

Kegiatan Rapimcab ini menjadi momentum konsolidasi ideologi, penguatan organisasi, serta penegasan arah perjuangan GMNI Medan agar tetap berpijak pada garis perjuangan Marhaenisme dan senantiasa berpihak kepada rakyat.

Rangkaian RAPIMCAB diawali dengan Seminar Kebangsaan yang mengangkat fokus pembahasan “Membedah Tantangan Sosial, Politik, Ekonomi, dan Budaya di tengah Hegemoni Kapitalisme Global serta Merumuskan Strategi Kebangsaan dalam Menyambut Indonesia Emas 2045.” Seminar tersebut menghadirkan ruang dialektika bagi anggota dan kader untuk membaca secara kritis dinamika bangsa di tengah perubahan geopolitik dunia, hegemoni kapitalisme global, perkembangan teknologi, hingga tantangan terhadap kedaulatan ekonomi, demokrasi, dan kebudayaan nasional.

Melalui seminar tersebut, GMNI Medan menegaskan bahwa cita-cita Indonesia Emas 2045 tidak dapat diwujudkan hanya melalui pertumbuhan ekonomi saja, tetapi harus dibangun di atas fondasi keadilan sosial, kedaulatan bangsa, supremasi hukum yang berkeadilan, serta keberpihakan negara terhadap kepentingan rakyat. Indonesia Emas harus menjadi Indonesia yang merdeka secara politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan sebagaimana amanat Trisakti Bungkarno.

Dalam pelaksanaan RAPIMCAB, seluruh kader GMNI Medan juga diserukan untuk tetap setia kepada sumber, yakni rakyat. Sebab, rakyat adalah sumber lahirnya perjuangan GMNI, sumber legitimasi gerakan, sekaligus tujuan utama dari setiap pengabdian organisasi. Seorang kader GMNI tidak boleh tercerabut dari denyut kehidupan rakyat maupun larut dalam kepentingan pragmatis yang menjauhkan organisasi dari cita-cita perjuangan.

Lanjut di Komentar……

Medan, 26 Juni 2026 — DPD GMNI Sumatera Utara menilai bentrokan di kawasan PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate (BSRE),...
27/06/2026

Medan, 26 Juni 2026 — DPD GMNI Sumatera Utara menilai bentrokan di kawasan PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate (BSRE), Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, pada 25 Juni 2026, yang mengakibatkan puluhan kendaraan terbakar, merupakan dampak dari konflik agraria yang berlarut akibat tidak adanya kepastian hukum.

Status Hak Guna Usaha (HGU) PT BSRE yang disebut telah berakhir sejak 2022 hingga kini belum memperoleh kejelasan. Persoalan ini telah menjadi perhatian DPRD Sumatera Utara dan sejumlah anggota DPR RI. Ketidakjelasan tersebut dinilai berpotensi memperbesar risiko konflik di tengah masyarakat.

Wakil Ketua DPD GMNI Sumatera Utara Bidang Politik dan Hukum, Berry Sitohang, menegaskan bahwa Kementerian ATR/BPN harus segera memberikan penjelasan terbuka terkait status HGU PT BSRE.

“Negara tidak boleh membiarkan status hukum lahan menggantung. ATR/BPN harus segera memastikan kejelasan status HGU untuk mencegah konflik yang terus berulang,” tegas Berry Sitohang.

DPD GMNI Sumut juga mendesak Polda Sumatera Utara mengusut tuntas peristiwa bentrokan serta menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang terjadi.

“Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, objektif, dan tidak tebang pilih. Namun penyelesaian konflik tidak boleh berhenti pada aspek keamanan, akar persoalan hukumnya juga harus diselesaikan,” lanjutnya.

DPD GMNI Sumatera Utara menegaskan bahwa penyelesaian konflik agraria harus diawali dengan kepastian legalitas lahan, transparansi pemerintah, serta penegakan hukum yang konsisten.

HUMBAHAS – Munculnya isu terkait surat somasi yang diduga dilayangkan Wakil Bupati kepada Bupati Humbang Hasundutan menj...
24/06/2026

HUMBAHAS – Munculnya isu terkait surat somasi yang diduga dilayangkan Wakil Bupati kepada Bupati Humbang Hasundutan menjadi perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menegaskan pentingnya menjaga komunikasi, sinergitas, dan penyelesaian setiap persoalan pemerintahan melalui mekanisme internal sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Humbang Hasundutan, Syahrizal Simamora, menyampaikan bahwa berdasarkan komunikasi dengan Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Otda) Provinsi Sumatera Utara, setiap dinamika yang terjadi dalam lingkungan pemerintahan daerah sebaiknya diselesaikan terlebih dahulu melalui koordinasi internal sebelum berkembang ke ruang publik.

Menurutnya, perbedaan pandangan dalam birokrasi merupakan hal yang wajar, namun harus dikelola secara bijak demi menjaga stabilitas penyelenggaraan pemerintahan dan kelancaran pelayanan kepada masyarakat. Fokus utama pemerintah daerah saat ini, lanjutnya, adalah memastikan seluruh program pembangunan dapat berjalan secara optimal melalui kerja sama dan sinergi seluruh unsur pemerintahan.

Lanjut di Kolom Komentar….

22/06/2026

Medan, 22 Juni 2026 – Sejumlah mahasiswa dari Universitas Nommensen Medan menumbangkan pagar depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara pada Senin (22/6/2026) sore dalam rangkaian aksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan kantor legislatif tersebut.

Aksi yang berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan itu diwarnai ketegangan ketika massa mahasiswa berupaya mendekati area kantor DPRD Sumut untuk menyampaikan tuntutan mereka. Dalam situasi tersebut, pagar pembatas di bagian depan kantor DPRD Sumut akhirnya roboh setelah mendapat dorongan dari massa aksi.

Mahasiswa menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk kekecewaan terhadap respons pemerintah dan lembaga legislatif atas berbagai persoalan yang mereka suarakan. Sementara itu, aparat keamanan berupaya mengendalikan situasi guna mencegah eskalasi yang lebih besar serta menjaga keamanan di sekitar lokasi aksi.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi mengenai jumlah kerusakan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut. Situasi di sekitar kantor DPRD Sumut dilaporkan berangsur kondusif setelah massa aksi dan aparat melakukan penyesuaian posisi masing-masing.

Pihak DPRD Sumut maupun aparat terkait diharapkan segera memberikan keterangan resmi mengenai peristiwa tersebut serta menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan oleh para mahasiswa dalam aksi tersebut.

22/06/2026

Setelah sekian lama bungkam karena ketakutan dan tekanan yang dialaminya, korban dugaan penyekapan dan penyiksaan yang diduga dilakukan oleh Taufik Hidayat Vangsat akhirnya memberanikan diri untuk menyampaikan kesaksiannya kepada publik.

Korban mengaku mengalami penyiksaan dan tekanan secara terus-menerus dalam kehidupan sehari-harinya tanpa jeda. Menurut pengakuannya, setiap upaya untuk bersuara atau melawan justru berujung pada tindakan penyiksaan yang lebih berat.

Dalam keterangannya, korban juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah dibawa ke rumah sakit oleh terduga pelaku. Saat itu, pelaku diduga meminta pemilik kos untuk mengaku sebagai keluarga korban dengan dalih sebagai paman korban. Ketika diperiksa oleh dokter, korban mengaku bahwa luka-luka yang dialaminya disebabkan karena terjatuh. Namun, menurut korban, dokter yang memeriksanya menunjukkan keraguan terhadap penjelasan tersebut.

Kasus ini harus diusut secara tuntas. Setiap bentuk penyekapan dan penyiksaan merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

PELAKU HARUS DITANGKAP DAN DIADILI!

Kami tidak akan berhenti mengawal kasus ini hingga seluruh fakta terungkap dan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Diduga Lamban Ditangani, Korban Soroti Proses Laporan Polisi di Polrestabes MedanMedan – Seorang warga Medan bernama Ahm...
19/06/2026

Diduga Lamban Ditangani, Korban Soroti Proses Laporan Polisi di Polrestabes Medan

Medan – Seorang warga Medan bernama Ahmad Basyirun Harahap mengeluhkan lambatnya penanganan laporan polisi (LP) yang telah dilayangkannya ke Polrestabes Medan terkait dugaan tindak penganiayaan dan perlindungan anak.

Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) bernomor STTLP/B/1152/III/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 23 Maret 2026, korban melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya bersama adiknya yang masih di bawah umur.

Dalam laporan tersebut dijelaskan, peristiwa terjadi di kawasan Jalan Karya Bakti, Gang Rela, Medan Tembung, pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Korban mengaku mengalami pemukulan oleh terlapor bersama dua orang lainnya hingga mengalami luka di bagian wajah dan mulut. Sementara adik korban juga disebut mengalami luka lebam pada bagian mata sebelah kanan.

Meski laporan telah diterima secara resmi oleh pihak kepolisian sejak Maret 2026, hingga kini korban mengaku belum mendapatkan perkembangan penanganan perkara yang signifikan. Kondisi tersebut memunculkan kekecewaan dari pihak pelapor yang berharap aparat penegak hukum dapat segera menindaklanjuti laporan secara profesional dan transparan.

“Kami berharap proses hukum berjalan cepat dan adil, apalagi dalam laporan ini juga terdapat dugaan kekerasan terhadap anak,” ujar pihak keluarga korban.

Lambatnya proses penanganan laporan ini pun menjadi sorotan, mengingat masyarakat menaruh harapan besar kepada aparat kepolisian dalam memberikan kepastian hukum serta perlindungan terhadap korban tindak kekerasan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polrestabes Medan terkait perkembangan penanganan laporan tersebut.

17/06/2026

Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh gabungan organisasi mahasiswa, yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), di DPRD Provinsi Sulawesi Utara berakhir ricuh.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa sore (17/06/2026) sekitar pukul 17.00 WITA. Hingga saat ini, situasi di lokasi masih dalam penanganan aparat keamanan.

17/06/2026

Seruan Aksi Gotong Royong: Selamatkan Ibu Pertiwi

Medan, 17 Juni 2026
Aliansi Cipayung Plus Kota Medan mengajak seluruh unsur mahasiswa dan masyarakat sipil untuk turut serta dalam Seruan Aksi Gotong Royong:

Selamatkan Ibu Pertiwi sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi bangsa yang dinilai semakin jauh dari cita-cita reformasi.

Memperingati 28 tahun Reformasi , aksi ini menjadi momentum refleksi sekaligus perlawanan terhadap berbagai penyimpangan dari amanat konstitusi.

Reformasi yang seharusnya menghadirkan keadilan, kesejahteraan, dan demokrasi secara substantif, dinilai belum sepenuhnya terwujud.

Dalam aksi ini, Cipayung Plus Kota Medan membawa enam tuntutan rakyat , yaitu:

Mendesak reformasi total terhadap program prioritas pemerintah
Mewujudkan kesejahteraan rakyat serta mengentaskan kemiskinan dan kemiskinan

Mendorong ekonomi berdikari sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945
Menjaga stabilitas nilai rupiah serta memperkuat ketahanan energi nasional

Memberantas korupsi dan menghentikan pemborosan anggaran negara

Mewujudkan pemerintahan yang demokratis, transparan, dan berpihak kepada rakyat

Aksi dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal: Rabu, 17 Juni 2026
Waktu: Pukul 17.00 WIB – selesai
Lokasi: Kota Medan

Melalui gerakan ini, Cipayung Plus menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dan menjaga nilai-nilai demokrasi. Aksi ini juga menjadi ajakan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu, bergotong royong, dan mengambil bagian dalam perjuangan menyelamatkan masa depan bangsa.

Dengan semangat persatuan, diharapkan gerakan ini mampu menjadi tekanan moral dan politik agar pemerintah kembali ke jalur konstitusi serta berpihak kepada rakyat.

SetiaKepadaSumbermuYakniRakyat

Address

Jalan Kesehatan V Nomor 41, Bintaro, Jakarta Selatan
South Jakarta
12330

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sora News posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share