Good News from Indonesia

Directions Website Contact the business

Good News from Indonesia Official Account Good News From Indonesia

Good News From Indonesia adalah kumpulan berita positif, inspiratif, dan unik tentang Indonesia.

Good News From Indonesia (GNFI) mencoba memberikan alternatif berita yang berbeda dengan media-media mainstream. Kami ingin agar berita-berita negatif yang kita lihat di TV dan media lain, bisa diimbangi dengan berita positif, segar, inspiratif, dan unik tentang negeri luar biasa ini. Indonesia, sebuah negeri yang dinamis yang penuh warna, dan tantangan serta kesulitan yang dihadapi bangsa ini tak seharusnya diikuti dengan berita-berita yang menggerus optimisme anak-anak negeri. Indonesia pasti bisa, Indonesia pasti maju. Kuncinya ada di optimisme, harapan, dan kerja keras

Hutan kita terus terbakar, dan ribuan orangutan serta satwa liar kehilangan rumah yang tak mungkin bisa mereka bangun ke...
07/09/2026

Hutan kita terus terbakar, dan ribuan orangutan serta satwa liar kehilangan rumah yang tak mungkin bisa mereka bangun kembali.

Saatnya kita berhenti bersikap acuh, dukung konservasi, dan pilih gaya hidup yang menjaga alam—sebab menjaga hutan adalah tanggung jawab bersama.

Kawan GNFI juga bisa tulis opinimu di goodnewsfromindonesia.id!

Pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan, tetapi juga dari nilai ekonomi yang dihasilkan bagi masyarakat. Pad...
07/09/2026

Pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan, tetapi juga dari nilai ekonomi yang dihasilkan bagi masyarakat. Pada Semester I 2026, devisa pariwisata Indonesia mencapai US$8,43 miliar atau tumbuh 2,88% secara tahunan.

Belanja wisatawan untuk akomodasi, kuliner, transportasi, hingga produk UMKM turut menggerakkan ekonomi lokal. Capaian ini mencerminkan ketahanan sektor pariwisata nasional sekaligus perannya dalam menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas.




07/09/2026

Per 7 September 2026, erupsi Gunung Anak Krakatau masih berdampak pada operasional penerbangan dan sejumlah jadwal terpaksa dibatalkan demi keselamatan. Penghentian sementara di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Radin Inten II Lampung, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung kini diperpanjang sampai dengan 7 September 2026 pukul 18.00 WIB.

Selama masa penanganan, InJourney Airports menjalankan Service Recovery Activation di area terminal. Petugas membagikan bantuan logistik berupa makanan dan minuman, menyiapkan dukungan mobilitas, area istirahat, fasilitas ibu dan balita, layanan informasi dan assistance, serta memperbarui informasi perkembangan penerbangan dan alternatif perjalanan secara berkala.

Agar konektivitas tetap terjaga, InJourney Airports juga menyiapkan tujuh bandara alternatif yang beroperasi normal dan bisa digunakan maskapai maupun calon penumpang, yaitu Yogyakarta International Airport Kulon Progo, I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Jenderal Ahmad Yani Semarang, Adi Soemarmo Solo, Juanda Surabaya, Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, dan Kertajati Majalengka.

Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma masih berstatus CLOSED hingga pukul 18.00 WIB, 7 September 2026. Perpanja...
07/09/2026

Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma masih berstatus CLOSED hingga pukul 18.00 WIB, 7 September 2026. Perpanjangan penutupan dilakukan menyusul dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap ruang udara di sekitar wilayah penerbangan.

AirNav Indonesia terus memantau kondisi sebaran abu vulkanik dan memperbarui informasi aeronautika secara dinamis dengan mengutamakan keselamatan penerbangan. Koordinasi dengan para pemangku kepentingan juga dilakukan untuk memastikan informasi kondisi ruang udara dan layanan navigasi tersampaikan tepat waktu.

Kementerian Perhubungan menyiapkan tiga bandara alternatif untuk mengantisipasi gangguan penerbangan akibat sebaran abu ...
07/09/2026

Kementerian Perhubungan menyiapkan tiga bandara alternatif untuk mengantisipasi gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, yakni Bandara Kertajati, Bandara Ahmad Yani Semarang, dan Bandara Juanda Surabaya.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga layanan penerbangan, terutama bagi penumpang yang membutuhkan akses menuju Jakarta. Dua penerbangan Garuda Indonesia dari Jeddah dan Madinah juga telah dialihkan ke Bandara Kertajati, yang saat pemeriksaan masih belum terdampak abu vulkanik.




Tahun 1258 menjadi salah satu masa tersulit dalam sejarah Eropa Abad Pertengahan. Hujan deras, suhu dingin ekstrem, dan ...
06/09/2026

Tahun 1258 menjadi salah satu masa tersulit dalam sejarah Eropa Abad Pertengahan. Hujan deras, suhu dingin ekstrem, dan krisis pangan dahsyat memicu kelaparan massal serta kekacauan politik—termasuk lahirnya Provisions of Oxford di Inggris.

Selama ratusan tahun penyebabnya misterius, hingga riset 2013 membuktikan bahwa pemicunya berasal dari Nusantara: Letusan Dahsyat Gunung Samalas di Lombok pada 1257.

Peristiwa di belahan bumi selatan mampu merubah arah sejarah sosial, ekonomi, dan politik di benua lain.

Kawan GNFI juga bisa tulis opinimu di goodnewsfromindonesia.id!

Sound horeg kini jadi bagian budaya populer Jawa Timur—ruang ekspresi dan hiburan rakyat yang lahir dari perkembangan te...
06/09/2026

Sound horeg kini jadi bagian budaya populer Jawa Timur—ruang ekspresi dan hiburan rakyat yang lahir dari perkembangan teknologi audio. Namun, dentuman musik bertensi tinggi di ruang publik ini menuai perdebatan karena kerap mengganggu kenyamanan dan ketenangan warga.

Solusinya ada pada tanggung jawab sosial. Pembatasan volume, pengaturan durasi, dan izin lokasi adalah kunci agar tradisi ini tetap hidup tanpa mengorbankan kenyamanan bersama.

Budaya yang kuat bukan cuma soal seberapa keras suaranya, tapi seberapa harmonis ia berdampingan dengan masyarakat.

Kawan GNFI juga bisa tulis opinimu di goodnewsfromindonesia.id!

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi resolusi “Correct the Map” yang mendorong penggunaan peta dunia...
06/09/2026

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi resolusi “Correct the Map” yang mendorong penggunaan peta dunia dengan representasi ukuran negara dan benua yang lebih akurat dan proporsional. Resolusi tersebut didukung 164 negara anggota, sementara enam negara abstain dan Amerika Serikat menjadi satu-satunya negara yang menolak. Inisiatif ini terutama menyoroti representasi Afrika yang dinilai terlalu kecil dalam peta dengan proyeksi Mercator.

Resolusi “Correct the Map” mendorong penggunaan proyeksi Equal Earth yang dirancang untuk menampilkan luas wilayah secara lebih proporsional. PBB juga mengajak pemerintah, organisasi internasional, institusi pendidikan, serta platform teknologi untuk mempromosikan penggunaan peta equal-area. Meski demikian, resolusi ini bersifat tidak mengikat dan tidak melarang penggunaan proyeksi Mercator.




Pelita Air kembali meraih penghargaan sebagai Badan Usaha Angkutan Udara dengan On-Time Performance (OTP) Terbaik Tahun ...
06/09/2026

Pelita Air kembali meraih penghargaan sebagai Badan Usaha Angkutan Udara dengan On-Time Performance (OTP) Terbaik Tahun 2026 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan. Penghargaan tersebut diterima Direktur Utama Pelita Air Faik Fahmi dalam Aviation Award 2026 di Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/9/2026). Capaian ini menjadi penghargaan kedua bagi Pelita Air setelah sebelumnya meraih predikat Best On-Time Performance pada Agustus 2025.

Ketepatan waktu penerbangan Pelita Air didukung digitalisasi operasional melalui OnTimeX yang diterapkan pada 16 pesawat Airbus A320. Sistem ini mengintegrasikan data dan informasi penerbangan secara digital untuk mendukung proses operasional yang lebih efisien, cepat, dan akurat. Digitalisasi tersebut juga disebut mampu mengurangi penggunaan kertas lebih dari 1,2 ton per tahun sekaligus membantu meminimalkan potensi kesalahan pada tahap pre-flight dan menjaga ketepatan waktu penerbangan.




Penumpang pesawat di Indonesia dalam waktu dekat berpotensi tak perlu lagi menunjukkan KTP saat proses pemeriksaan di ba...
06/09/2026

Penumpang pesawat di Indonesia dalam waktu dekat berpotensi tak perlu lagi menunjukkan KTP saat proses pemeriksaan di bandara. PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports tengah menyiapkan sistem biometrik berbasis face recognition untuk memvalidasi identitas penumpang secara lebih praktis tanpa pemeriksaan dokumen secara manual.

Saat ini, prototype sistem tersebut telah diterapkan di Bandara Soekarno-Hatta dan disiapkan untuk sejumlah bandara strategis lainnya. Sistem ini terintegrasi dengan PIONA (Passenger Validation in Airport) yang digunakan untuk memvalidasi data penumpang. Implementasi PIONA sendiri ditargetkan mencakup seluruh bandara pada November 2026.




Address

Jalan Tebet Barat X A No. 47, Kec. Tebet
South Jakarta
12810

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Good News from Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Good News from Indonesia:

Shortcuts

Share