Logika Saham

Logika Saham Bantu kamu jadi investor saham yang mandiri dan bisa cuan dengan cara yang masuk akal
by Eko Hermonsyah Juhasmon & partners

21/03/2026

Harga batu bara melonjak di atas $140 per ton, tertinggi sejak Oktober 2024.

Di sisi demand, gangguan pasokan minyak dan gas global akibat konflik Timur Tengah yang membuat pembangkit listrik beralih ke batu bara.

Di sisi supply, Australia (NSW) melarang tambang baru sementara Indonesia justru memberi ruang bagi produsen untuk meningkatkan output memanfaatkan kenaikan harga.

18/03/2026

The Fed Tahan Suku Bunga, Diproyeksi Hanya Pangkas Sekali di Tengah Perang

Bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), kembali memutuskan menahan suku bunga acuannya di kisaran 3,50%–3,75% di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik geopolitik dan lonjakan harga energi. Keputusan ini diambil dalam pertemuan terbaru 2026.

The Fed menilai tekanan inflasi masih menjadi perhatian utama, terutama akibat kenaikan harga minyak yang dipicu konflik. Kondisi ini membuat ruang untuk pelonggaran kebijakan moneter menjadi semakin terbatas.

Dalam proyeksi terbarunya, The Fed diperkirakan hanya akan memangkas suku bunga satu kali sepanjang 2026, jauh lebih sedikit dibanding ekspektasi pasar sebelumnya. Sikap ini mencerminkan pendekatan hati-hati di tengah risiko inflasi yang masih tinggi.

Pasar sebelumnya berharap penurunan suku bunga yang lebih agresif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun dengan kondisi global yang tidak stabil, The Fed memilih menjaga kredibilitas pengendalian inflasi dibanding mendorong stimulus berlebihan.

Keputusan ini menandakan arah kebijakan moneter global masih akan ketat lebih lama, dengan implikasi pada arus modal, nilai tukar, dan tekanan terhadap pasar keuangan negara berkembang.

The Fed Tahan Suku Bunga, Diproyeksi Hanya Pangkas Sekali di Tengah PerangBank sentral Amerika Serikat, The Federal Rese...
18/03/2026

The Fed Tahan Suku Bunga, Diproyeksi Hanya Pangkas Sekali di Tengah Perang

Bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), kembali memutuskan menahan suku bunga acuannya di kisaran 3,50%–3,75% di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik geopolitik dan lonjakan harga energi. Keputusan ini diambil dalam pertemuan terbaru 2026. (CNBC Indonesia)

The Fed menilai tekanan inflasi masih menjadi perhatian utama, terutama akibat kenaikan harga minyak yang dipicu konflik. Kondisi ini membuat ruang untuk pelonggaran kebijakan moneter menjadi semakin terbatas. (CNBC Indonesia)

Dalam proyeksi terbarunya, The Fed diperkirakan hanya akan memangkas suku bunga satu kali sepanjang 2026, jauh lebih sedikit dibanding ekspektasi pasar sebelumnya. Sikap ini mencerminkan pendekatan hati-hati di tengah risiko inflasi yang masih tinggi. (CNBC Indonesia)

Pasar sebelumnya berharap penurunan suku bunga yang lebih agresif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun dengan kondisi global yang tidak stabil, The Fed memilih menjaga kredibilitas pengendalian inflasi dibanding mendorong stimulus berlebihan.

Keputusan ini menandakan arah kebijakan moneter global masih akan ketat lebih lama, dengan implikasi pada arus modal, nilai tukar, dan tekanan terhadap pasar keuangan negara berkembang.

Perbankan RI masih kuat di tengah gejolak global.Data terbaru:• CAR: 25,87% (modal sangat tebal)  • NPL: 2,14% bruto | 0...
18/03/2026

Perbankan RI masih kuat di tengah gejolak global.

Data terbaru:
• CAR: 25,87% (modal sangat tebal)
• NPL: 2,14% bruto | 0,82% neto (risiko kredit rendah)
• Kredit tumbuh: 9,37% YoY
• DPK tumbuh: 13,18% YoY
• Likuiditas (AL/DPK): 27,40%
• Potensi kredit (undisbursed): Rp2.536T

Artinya?
Bank masih punya “amunisi” besar untuk ekspansi, meski mulai lebih selektif.



03/03/2026

Prospek dan tantangan emiten AMFG (PT Asahimas Flat Glass Tbk)✨update info saham duluan dengan follow .saham
25/11/2025

Prospek dan tantangan emiten AMFG (PT Asahimas Flat Glass Tbk)

✨update info saham duluan dengan follow .saham

19/11/2025

Apakah saham yang menarik untuk dividen hunter?

Follow .saham untuk update penting saham harian

BI rate diperkirakan baru turun bulan Desember 2025, dan 50bps pada 2026.
18/11/2025

BI rate diperkirakan baru turun bulan Desember 2025, dan 50bps pada 2026.

Address

South Jakarta
12520

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Logika Saham posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share