15/05/2025
Subang –Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Subang mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang untuk segera melakukan intervensi anggaran yang lebih serius terhadap pelatihan dan sarana prasarana UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Subang. Hal ini penting untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal menghadapi pesatnya pertumbuhan industri.
Anggota Fraksi Gerindra, Zainal Mufidz, menyampaikan bahwa penguatan BLK adalah langkah nyata dalam mendukung program Bupati terkait penyerapan tenaga kerja lokal.
“Subang sedang menyambut era industrialisasi. Banyak perusahaan berdiri, tapi SDM lokal harus disiapkan. Salah satunya dengan memperkuat BLK,” ujar Zainal.
Menurutnya, tanpa langkah konkret, masyarakat lokal hanya akan menjadi penonton di tengah kemajuan daerah sendiri.
Kepala UPTD BLK Subang, Ucu Kuswandi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada anggaran khusus dari pemkab untuk pelatihan kerja. BLK masih bergantung pada bantuan dari pusat.
“Anggaran dari pemkab hanya berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT), itupun terbatas untuk warga dan petani tembakau,” jelas Ucu.
Minimnya dukungan anggaran berdampak pada terbatasnya fasilitas dan jumlah pelatihan. Dari sisi psikologi sosial, kondisi ini bisa menurunkan rasa percaya diri masyarakat. Ketika pemerintah hadir dengan dukungan nyata, masyarakat merasa dihargai dan mampu bersaing.
Revitalisasi BLK menjadi langkah penting untuk menumbuhkan semangat, keterampilan, dan kepercayaan diri anak muda Subang. Pemerintah dituntut tidak hanya memberi harapan, tetapi juga menyediakan sarana agar warga benar-benar bisa tampil dan bersaing di tanah sendiri.