infosukabumi_

infosukabumi_ Memberikan informasi mencakup segala bidang yg ada di Sukabumi. Memfasilitasi para kreator lokal untuk menunjukkan kemampuannya untuk paparan yg luas

Siap-siap! Pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam bakal kembali digelar di berbagai wilayah. Tradisi seru ya...
15/06/2026

Siap-siap! Pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam bakal kembali digelar di berbagai wilayah.

Tradisi seru yang selalu dinanti tiap tahunnya!
Coba absen, daerah kamu ikutan gak tahun ini?

Tulis nama wilayah atau kampungmu di kolom komentar bawah ya!
Biar kita tahu titik kemeriahannya di mana aja! 👇

Mati lampu berjam-jam melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi pada Senin (15/6/2026). Salah satu wilayah terdampa...
15/06/2026

Mati lampu berjam-jam melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi pada Senin (15/6/2026).

Salah satu wilayah terdampak di Rambay Pajajaran Cisaat dan sejumlah wilayah kota Sukabumi.

Warga mengeluhkan aktivitas yang terganggu, mulai dari pekerjaan, usaha, hingga akses internet.

Hingga kini, penyebab padamnya listrik masih menjadi perhatian masyarakat sambil menunggu pemulihan layanan secara menyeluruh.

Coba absen wilayah kalian yang juga bernasib sama?

SUKABUMI – Angka pengangguran di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi menunjukkan tren penurunan yang positif, meski pers...
15/06/2026

SUKABUMI – Angka pengangguran di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi menunjukkan tren penurunan yang positif, meski persentasenya dinilai masih cukup menantang dibandingkan rata-rata Jawa Barat.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Sukabumi kini berada di angka 8,19 persen, turun tipis sebesar 0,15 persen poin dari periode sebelumnya yang mencatatkan angka 8,34 persen. Secara kuantitas, jumlah pencari kerja yang belum terserap di wilayah kota diestimasikan berkisar pada angka 14.500-an jiwa, dengan dominasi kelompok usia muda atau Gen Z (15–24 tahun).

Sementara itu, tren penurunan serupa juga terjadi di Kabupaten Sukabumi. Angka pengangguran terbuka di wilayah kabupaten sukses ditekan hingga menyentuh 7,11 persen. Penurunan ini dipicu oleh mulai menggeliatnya kembali sektor industri informal dan optimalisasi penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian lokal.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sukabumi menyatakan bahwa tantangan utama saat ini adalah menekan angka *mismatch* (ketidaksesuaian) antara keahlian lulusan sekolah dengan kebutuhan industri modern. Sebagai langkah taktis, pemerintah daerah setempat kini gencar merevitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) untuk memberikan pelatihan vokasi yang adaptif bagi para pencari kerja.

14/06/2026

Samenan Vibes Check! 🥁✨
Hari yang penuh warna, tawa, dan kreativitas warga Kampung Dangdeur Cisaat!

Pawai Karnaval Madrasah Naelul Innayah berlangsung super meriah dan menyedot perhatian warga Sukabumi.

Dari santri imut sampai kreasi warga yang totalitas banget, semuanya tumpah ruah jadi satu.
Ini bukan sekadar pawai, tapi bukti kekompakan dan gotong royong kita semua!

Mana nih suaranya warga Dangdeur Cisaat?
Kreasi mana yang menurut kalian paling ambyar dan keren tahun ini?

SUKABUMI – Angka status janda baru (single mom) di wilayah Sukabumi terus bertambah secara signifikan. Berdasarkan data ...
11/06/2026

SUKABUMI – Angka status janda baru (single mom) di wilayah Sukabumi terus bertambah secara signifikan. Berdasarkan data dari instansi vertikal seperti Pengadilan Agama (PA) Kota Sukabumi dan PA Cibadak (wilayah Kabupaten), ribuan kasus perceraian resmi diputus setiap tahunnya, di mana cerai gugat yang diajukan oleh pihak istri mendominasi secara mutlak.

Jika diakumulasikan dari data kependudukan (cerai hidup dan cerai mati) yang tercatat secara berkala, jumlah total perempuan dengan status janda di wilayah administrasi Kota Sukabumi saja berada di kisaran belasan ribu jiwa. Sementara di tingkat Kabupaten Sukabumi, angkanya jauh lebih besar mengingat luas wilayah dan jumlah populasi yang tinggi.

Berikut rincian tren kasus perceraian terbaru di Sukabumi :

> Pecah Rekor Kota Sukabumi (2025) : Pengadilan Agama Kota Sukabumi memutus sekitar 1.136 perkara perceraian di sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 960 kasus merupakan cerai gugat (istri menggugat suami).

> Lonjakan Kabupaten Sukabumi (Mei 2026) : Memasuki pertengahan tahun 2026, Pengadilan Agama Cibadak mencatat gelombang darurat perceraian yang luar biasa. Hingga Mei 2026, tercatat ada 2.047 perkara pernikahan masuk, dan 1.739 perkara di antaranya telah resmi diputus cerai.

Faktor Pemicu Utama : Jika bertahun-tahun lalu masalah ekonomi klasik dan pengangguran menjadi alasan utama, dalam data teranyar tahun 2025 hingga pertengahan 2026 muncul fenomena baru. Kecanduan Judi Online (Judol) dan jeratan Pinjaman Online (Pinjol) kini menjadi faktor eksternal paling merusak yang memicu perselisihan terus-menerus dalam rumah tangga di Sukabumi.

Kondisi ini memicu perhatian serius dari berbagai pengamat sosial dan pemerintah daerah untuk memperkuat literasi finansial, edukasi pranikah, serta pendampingan ekonomi bagi para (single mom) agar tidak masuk ke dalam kelompok keluarga rentan.

Bagaimana tanggapannya Wargi?

11/06/2026

SUKABUMI – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga unit mobil terjadi di Jalan Nasional arah Sukabumi–Cibadak, tepatnya di wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Pada Kamis (11/06/2026) Sore. Insiden tabrakan beruntun ini sempat memicu kemacetan di jalur utama tersebut.

Berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial, ketiga kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan di bagian depan dan belakang akibat benturan keras secara beruntun. Meski benturan cukup keras, pihak berwenang memastikan situasi aman dari korban fatal.

Kondisi Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam peristiwa ini. Seluruh pengemudi dan penumpang dilaporkan selamat.

Petugas kepolisian segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi kendaraan agar lambat laun mengurai kepadatan arus lalu lintas. Hingga saat ini, penyebab pasti serta kronologi lengkap tabrakan beruntun tersebut masih dalam proses penyelidikan Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Sukabumi.

11/06/2026

SUKABUMI – Kecelakaan maut melibatkan kereta api dan sepeda motor terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Kampung Brunei, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Insiden ini mengakibatkan dua orang wanita yang tengah berboncengan sepeda motor meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian (sekitar area Jl. Babakan Sirna / Benteng Brunei), kedua korban diketahui bernama M (30) dan C (17). Kejadian bermula saat korban mengendarai sepeda motor dan mencoba melintasi rel. Di saat yang bersamaan, Kereta Api (KA) Pangrango rute Sukabumi-Bogor sedang melintas, sehingga tabrakan keras tidak dapat terhindarkan.

Kondisi Kedua korban sempat dievakuasi oleh petugas TNI-Polri dan warga ke IGD Rumah Sakit Assyfa Kota Sukabumi dalam kondisi kritis akibat luka berat di bagian kepala. Namun, beberapa saat setelah penanganan medis, kedua korban dinyatakan mengembuskan napas terakhir.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut sudah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota untuk penyelidikan kronologi lebih lanjut. Warga diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan ekstra dan berhenti sejenak memastikan jalur aman saat melewati perlintasan kereta tanpa palang pintu.

11/06/2026

tercinta, Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) diperpanjang kembali demi memberikan kesempatan yang lebih luas bagi yang belum sempat mengisi data.

Sebab, berdasarkan data per 10 Juni 2026 pukul 13.00 WIB, baru 65,2% (516.867 murid) yang melengkapi data.

Perpanjangan dibuka sampai tanggal 11 Juni 2026 pukul 23.59 WIB.

Nah, buat calon murid yang belum mengisi data, yuk manfaatkan perpanjangan waktu ini sebaik-baiknya!

Semangat semuanyaaa!!(

Pemdaprov Jabar
Dinas Pendidikan Jawa Barat

📢 INFORMASI GANGGUAN PELAYANAN AIR MINUM KOTA SUKABUMIPerumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi menginformasikan...
10/06/2026

📢 INFORMASI GANGGUAN PELAYANAN AIR MINUM KOTA SUKABUMI

Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi menginformasikan bahwa akan dilaksanakan Perbaikan Kebocoran P**a ACP Diameter 400 di Jl. Kadudampit (depan WTP).

🗓️ Estimasi Perbaikan : Kamis, 11 Juni 2026 pukul 20.00 WIB s.d. Selesai.

📍Wilayah Terdampak: Unit 1 : Jl. Bhayangkara, Jl. Karamat, Jl. Cipelang, Jl. Sriwedari, Jl. Veteran, Jl. Brawijaya, Jl. Sriwijaya, Jl. Kenari, Jl. Kaswari, Jl. Diponegoro, Jl. A. Yani, Jl. Sudirman, Jl. Arif Rahman Hakim, Pesona Pangrango, Parungseah, Gotong Royong, Babakan Sirna, Kopeng, dan sekitarnya.

Unit 2 : Meliputi sejumlah wilayah di Kel. Warudoyong, Kel. Dayuhluhur, Kel. Nyomplong, Ds. Sukakarya, Ds. Sukaresmi, Ds. Cisaat, Ds. Kadudampit, Ds. Gunung Jaya, dan puluhan area perumahan/jalan terkait (detail lengkap dapat dilihat pada gambar

⚠️ Himbauan :
Pelanggan di wilayah terdampak dihimbau untuk segera menampung air sebagai langkah antisipasi selama proses perbaikan berlangsung. Pihak manajemen memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

📞 Layanan Mobil Tangki Air : 0858 635 21962

10/06/2026

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dibiayai dari anggaran negara, yang sumbernya antara lain pajak masyarakat. Karena itu, standar pelaksanaannya wajar untuk diketahui publik. BGN menetapkan dapur MBG idealnya berukuran sekitar 400 meter persegi, sementara di lapangan masih ditemukan dapur yang jauh lebih kecil, bahkan ada yang hanya sekitar 150 meter persegi.

Setelah program berjalan sekitar 1,5 tahun dan menuai berbagai evaluasi, pimpinan BGN diganti pada 2 Juni 2026, diikuti pengawasan yang lebih intensif, termasuk inspeksi mendadak dan penertiban dapur yang melanggar aturan.

Address

Sukabumi

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when infosukabumi_ posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to infosukabumi_:

Share