Abcd aja

Abcd aja Relawan Militan Prabowo Sandi Menuju Indonesia Menang

15/03/2019

"LUCU GAK NGGUYU, NGGUYU GAK LUCU, LUCU GAK LUCU WATON GUYON"

Ayo Berbagi Ceria Dimana ajaDo More Than You Have To Do
14/11/2013

Ayo Berbagi Ceria Dimana aja

Do More Than You Have To Do

Panti Asuhan Al-Andalusia 27 & 28 Juli 2013
01/08/2013

Panti Asuhan Al-Andalusia 27 & 28 Juli 2013

Bayi Meninggal Setelah Ditolak 10 Rumah Sakit Dera Nur Anggraini, bayi yang baru berusia enam hari, meninggal lantaran s...
19/02/2013

Bayi Meninggal Setelah Ditolak 10 Rumah Sakit

Dera Nur Anggraini, bayi yang baru berusia enam hari, meninggal lantaran sakit pada saluran pencernaannya. Ironisnya, Dera meninggal setelah ditolak oleh 10 rumah sakit yang diminta menangani operasinya.

"Sejak lahir pada Ahad, 10 Februari 2013, Dera divonis sakit di saluran pencernaan," kata ayah Dera, Eliyas Setia Nugroho, ketika ditemui di rumahnya, di daerah Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Senin, 18 Februari 2013. Dera dilahirkan dalam kondisi kembar. Saudara kembarnya, Dara Nur Anggraini, saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Tarakan.

Dera lahir di Rumah Sakit Zahira, Pasar Minggu. Dia dan kembarannya lahir dengan cara operasi caesar. Saat itu umur kandungan ibu bayi, Lisa Dera Wati, baru masuk tujuh bulan. Pasangan ini menikah pada 2012 lalu.

Dera yang lahir dengan berat 1 kilogram ini langsung dinyatakan sakit dan harus dioperasi. Sayangnya, Rumah Sakit Zahira tidak mampu karena keterbatasan alat. Akhirnya, rumah sakit membuat surat rujukan untuk rumah sakit lain.

Eliyas ditemani ayahnya pada Senin, 11 Februari 2013, langsung mencari rumah sakit. Pertama mereka ke Rumah Sakit Fatmawati, tapi ditolak. Mereka tidak menyerah dan membawa Dera ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. "Di sini kami ditolak karena alasan penuh," katanya.

Mereka kemudian lanjut ke Rumah Sakit Harapan Kita, dan ditolak dengan alasan yang sama: penuh. Lelaki yang sehari-hari berjualan kaus kaki di pasar malam ini kemudian ke Rumah Sakit Harapan Bunda. Di sana mereka dimintai uang Rp 10 juta untuk uang muka.

Hari berikutnya, Eliyas pergi ke Rumah Sakit Triadipa, Rumah Sakit Asrih, dan Rumah Sakit Budi Asih. Ketiga rumah sakit ini pun menolak. Alasannya, ruangan penuh, bahkan ada yang minta uang muka juga. Kemudian mereka ke Rumah Sakit Jakarta Medical Centre, dan ditolak juga. Terakhir mereka ke Rumah Sakit Pusat Pertamina, yang juga ditolak.

Akhirnya, pada Sabtu, 16 Februari 2013, pukul 18.30 WIB, Dera mengembuskan napas terakhir. Dia meninggal di Rumah Sakit Zahira. Eliyas berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. "Rakyat kecil seperti kami memang serba sulit jika terbentur dengan ekonomi," katanya.

Eliyas sendiri memang belum memiliki Kartu Jakarta Sehat. Hanya, saat dirawat di Zahira, keluarga ini sudah dibebaskan biaya. Mereka membawa KTP dan kartu keluarga serta surat keterangan tidak mampu.

Adapun juru bicara Rumah Sakit Fatmawati, Lia Partakusuma, menjelaskan bahwa keluarga Dera memang sempat datang. "Keluarga bertanya ada tidaknya alat bantu makan (NICU)," ujarnya ketika dihubungi.

Lia mengatakan, rumah sakit memang memiliki alat tersebut, tapi jumlahnya hanya satu unit. "Kami tawarkan untuk waiting list karena memang sedang dipakai oleh pasien di IGD," ujarnya.

Rumah sakit lain belum dikonfirmasi mengenai kasus ini.

sumber :
http://www.tempo.co/read/news/2013/02/18/083462143/Bayi-Meninggal-Setelah-Ditolak-10-Rumah-Sakit

Demi Tempat Duduk, Siswa SD di Brebes Masuk Jam 3 Pagi !!Untuk mendapatkan kursi duduk pada hari pertama masuk sekolah t...
04/02/2013

Demi Tempat Duduk, Siswa SD di Brebes Masuk Jam 3 Pagi !!

Untuk mendapatkan kursi duduk pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2012, siswa SD di Brebes rela berangkat jam 3 pagi. Padahal sekolahan belum dibuka.


Berian tersenyum senang mendapatkan kursi depan meski berangkat jam 3 pagi. ynk.kabar17.com

Mungkin ini inilah cara yang dilakukan para siswa baru di SD Negeri Pasar Batang 4, Brebes. Setiap tahun ajaran baru tiba, para siswa menyambutnya dengan antusias serta rela berangkat ke sekolah sejak dinihari hanya untuk memperebutkan kursi yang diinginkan.

Karena sekolahannya digeruduk siswa, penjaga sekolah pun akhirnya membuka pintu gerbang pukul 04.00 WIB, dan begitu gerbang dibuka, orang tua murid dan anaknya langsung berlarian ke kelas masing-masing untuk mendapatkan kursi duduk paling depan.

Setelah memasuki ruang kelas, orang tua siswa dan siswa hanya menaruh tas di sekolah dan langsung meninggalkan sekolah. Meski sebenarnya jarak sekolah yang ditempati oleh para siswa masih satu kampung dengan gedung sekolah, namun mereka khawatir tidak mendapatkan kursi di deretan terdepan.

Salah satu orang tua murid baru, Murni (36) warga Kelurahan Pasarbatang Brebes mengaku rela mengantarkan anaknya sejak pukul 03.00 WIB.

Kalau tidak cepet-cepet, takutnya gak kebagian kursi depan, karena dengan duduk di depan, saya berharap anak saya bisa berprestasi, ujar Murni kepada kabar17.com.

Begitu juga dengan siswa kelas lainnya yang berangkat ke sekolah sudah dengan berbaju seragam rapi. Berian (9) tahun siswa kelas tiga ini mengaku, meski berangkat dari rumahnya pada pukul 03.00 WIB, ia sudah tidak mengantuk. Dan ia rela berangkat pagi supaya bisa mendapatkan kursi paling depan, agar menjadi anak pandai.

Nggak ngantuk, supaya duduk di depan, ujar Berian.

Sementara itu menurut Idos (32), penjaga sekolah mengaku dirinya semalaman tidak tidur. Karena berebut kursi terdepan memang sudah menjadi tradisi warga di sekitar sekolahan saat hari pertama masuk sekolahan pada tahun ajaran baru.

Semalam saya tidak tidur, karena saya tahu pasti akan ada berebut kursi terdepan, dan ini sudah sejak puluhan tahun yang lalu, ujar Idos.

Dan para siswa yang sudah mendapatkan kursi, mereka memulai pelajaran sambil menunggu para guru datang, mereka hanya bermain-main meski matahari pagi belum menyongsong. Begitu juga dengan orang tuanya yang menunggu anaknya. (ynk/bye)

04/02/2013
Berbagi ceria di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia
04/02/2013

Berbagi ceria di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia

Jason & temannya di YKAKI
04/02/2013

Jason & temannya di YKAKI

04/02/2013

TENTANG KAMI

KOMUNITAS AYO BERBAGI CERIA DIMANA AJA (ABCD AJA)
Kepedulian terhadap sesama dengan berbasis kolektivitas dan solidaritas.

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Ada sebuah doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW yang isinya:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ وَحُبَّ الْمَسَاكِينِ

Artinya : Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk mudah melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran serta aku memohon pada-Mu sifat mencintai orang miskin.

Berawal dari sekumpulan anak muda yang berteman sejak Sekolah Menengah Atas ditambah teman-teman sepermainan lain yang mempunyai kepedulian serius terhadap sesama dan bercita-cita untuk membantu pendidikan dan kesehatan bagi anak-anak kurang mampu. Akhirnya membentuk wadah untuk merealisasikan cita-cita tersebut dengan berbasis kolektivitas dan solidaritas, yakni KOMUNITAS AYO BERBAGI CERIA DIMANA AJA (ABCD AJA). Terbentuknya Komunitas ABCD Aja mempunyai misi sosial kemanusiaan untuk membantu masyarakat kurang mampu seperti hal pendidikan, kesehatan dan sosial kemanusiaan lainnya.

Dengan berbasis kolektivitas dan solidaritas, Insya Allah setiap misi kemanusiaan yang kami programkan akan terealisasi dan bermanfaat bagi orang yang membutuhkan. Kolektivitas kami adalah sebuah bentuk gotong-royong yang mempunyai nilai lebih untuk mencapai tujuan yang sama, gotong-royong baik mengumpulkan dana maupun berada di kepanitiaan dalam menjalankan kegiatan-kegiatan social untuk mencapai tujuan yaitu membantu pendidikan, kesehatan dan juga kemanusiaan lainnya. Sedangkan solidaritas dalam komunitas ini adalah rasa kebersamaan dan rasa simpati yang dibentuk oleh kepentingan bersama. Karena dengan adanya solidaritas dalam komunitas ini, kita dapat bersatu dalam hal mewujudkan sesuatu acara bersama-sama. Mereka yaitu anak-anak kurang mampu, membutuhkan kita untuk membantu pendidikannya, kesehatanya bahkan ada yang membutuhkan kita untuk menjadi keluarganya. Dan kita seperti wajib untuk membantu serta memfasilitasi pendidikan dan kesehatan mereka dengan mengandalkan donatur dari beberapa teman maupun orang lain didasarkan atas kepeduliaan dan persaudaraan.

Perbuatan peduli pada orang terlantar, fakir miskin dan anak-anak yatim, bukanlah perbuatan yang mudah dilakukan, ini suatu perbuatan yang berat. Tetapi orang yang melakukan perbuatan ini diangkat derajatnya sebagai orang muttaqin dan diberi oleh Allah ganjaran yang besar baik di dunia juga pahala yang besar untuk hari akhirat. Untuk itu kami mengandalkan kolektivitas dan solidaritas untuk mempermudah mewujudkan tujuan kami membantu anak-anak kurang mampu.

Kami mengajak semua orang yang peduli, mau membantu anak-anak kurang mampu untuk bergabung menjadi bagian kami. Menyumbangkan pemikiran, tenaga maupun bantuan moril maupun materil. Ayo Bergabung dan ditunggu kotribusinya..

DO MORE THAN YOU HAVE TO DO, SEMANGAT !!!

04/02/2013

No one ever attains success by simply doing what is required of him. (Charles Kendall Adams )

Address

Sukabumi
431XX

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Abcd aja posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category