14/06/2026
Uganda sempat menarik perhatian dunia setelah pemerintahnya mengumumkan hasil survei eksplorasi yang menunjukkan keberadaan sekitar 31 juta ton metrik bijih emas di berbagai wilayah negara tersebut. Cadangan terbesar dilaporkan berada di kawasan Karamoja yang kaya sumber daya mineral, sementara potensi deposit lainnya ditemukan di wilayah timur, tengah, dan barat Uganda.
Berdasarkan estimasi awal yang disampaikan pemerintah, bijih emas tersebut berpotensi menghasilkan lebih dari 320.000 ton emas murni dengan nilai yang diperkirakan mencapai lebih dari US$12 triliun. Jika angka tersebut dapat dibuktikan dan dieksploitasi secara ekonomis, temuan ini berpotensi menjadi salah satu penemuan emas terbesar dalam sejarah modern serta mengubah posisi Uganda dalam industri pertambangan global.
Pemerintah Uganda meyakini sektor pertambangan dapat menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, pembangunan infrastruktur, dan bertambahnya penerimaan negara dari ekspor komoditas. Temuan ini juga diharapkan mampu memperkuat peran Uganda sebagai salah satu pemasok mineral penting di Afrika.
Meski demikian, sejumlah pakar pertambangan dan lembaga pemeriksa fakta mengingatkan bahwa angka cadangan yang diumumkan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut melalui pengeboran, pengujian kadar bijih, serta studi kelayakan yang komprehensif.
Hingga saat ini belum ada bukti produksi yang mampu mengonfirmasi besarnya cadangan emas seperti yang ramai diberitakan. Karena itu, potensi ekonomi yang luar biasa tersebut masih perlu dibuktikan melalui proses eksplorasi dan pengembangan yang berkelanjutan.
Sumber : Reuters - miningweekly - miningscout