RADAR JOGJA

RADAR JOGJA Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from RADAR JOGJA, Newspaper, Sukatani.

Radar Jogja... Ikuti juga berita kami di
Twitter
Instagram
Youtube Radar Jogja Channel
TikTok
Podcast Spotify Radar Jogja


Business email
[email protected]

JOGJA - Teka-teki mengenai pengganti Razzi Taruna di kursi manajer PSIM Jogja mulai menemui titik terang. Manajemen Lask...
12/05/2026

JOGJA - Teka-teki mengenai pengganti Razzi Taruna di kursi manajer PSIM Jogja mulai menemui titik terang. Manajemen Laskar Mataram telah memberikan sinyal kuat bahwa sosok pengganti itu sudah dikantongi dan siap diumumkan dalam waktu dekat.

โ€‹General Manajer (GM) PSIM Jogja Steven Sunny Salvatore menjelaskan, sosok manajer baru itu nantinya akan lebih difokuskan pada aspek operasional tim. Namun kerangka besar roadmap untuk musim depan dipastikan tidak akan bergeser.

"Kami memang akan ada manajer baru, tapi memang lebih ke operasional tim. Kalau untuk roadmap tahun depan, kami sudah ada dan tetap akan seperti plan yang sudah dirancang sejak setengah tahun lalu," jelasnya, Selasa (12/5).

Bukan tanpa alasan Steven mengatakan hal tersebut. Sebab pada musim depan, PSIM Jogja diharapkan tidak hanya sekadar mengejar hasil akhir. Manajemen ingin memberikan suguhan yang memanjakan mata bagi para pecinta tim kebanggaan masyarakat Kota Jogja tersebut.

Filosofi permainan dari kaki ke kaki tetap menjadi menu utama dalam rancangan tim musim depan. Oleh karena itu, Steven menegaskan jika pembentukan kerangka tim saat ini dilakukan secara kolaboratif. Tidak ada lagi dominasi satu figur sentral dalam menentukan arah kebijakan teknis.

"Kami mau sepak bola yang hiburan (entertainment). Bentukan timnya pun melibatkan staf kepelatihan, pelatih kepala, dan manajemen yang terlibat aktif di dalamnya," ungkapnya.

Kendati demikian, Steven tetap menaruh hormat kepada sosok Razzi Taruna. Sebab menurutnya pria asal Menteng, Jakarta itu telah memiliki andil besar terhadap PSIM Jogja.

"Dulunya memang Razzi yang membantu membuat (kerangka), sekarang ada tim sendiri yang mengerjakan lewat diskusi. Sekarang ada sistem yang membantu, jadi filtrasi pemain akan lebih baik, lebih tersistem, dan terprosedur," lontarnya. (ayu).

๐—•๐—ฎ๐—ฐ๐—ฎ ๐—ฆ๐—ฒ๐—น๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐—ฝ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ:
๐—ต๐˜๐˜๐—ฝ๐˜€://๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ท๐—ผ๐—ด๐—ท๐—ฎ.๐—ท๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—ฝ๐—ผ๐˜€.๐—ฐ๐—ผ๐—บ/


JOGJA- Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja telah melakukan upaya agar Stadion Mandala Krida bisa direnovasi, supaya bisa digu...
12/05/2026

JOGJA- Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja telah melakukan upaya agar Stadion Mandala Krida bisa direnovasi, supaya bisa digunakan berkandang skuad PSIM Jogja.

Beberapa usulan sedang diupayakan untuk melakukan renovasi di gedung yang masih tersendat kasus korupsi yang belum sepenuhnya rampung itu.

Walikota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan renovasi Stadion Mandala Krida yang paling utama adalah pada aspek penerangan atau lampu.

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk kemungkinan penambahan lampu di stadion tersebut.

"Seandainya lampu itu dipasang tetapi kemudian tidak mengganggu bangunan lain yang masih dalam status sebagai sitaan, lah," ujarnya saat ditemui di Kompleks Kepatihan Jogja, Selasa (12/5/2026).

Ia menyadari bahwa perkara kasus korupsi pembangunan Stadion Mandalakrida sekitar tahun 2017 menimbulkan dampak kaitannya dengan proses renovasi. Namun, dirinya akan mengupayakan penambahan lampu tersebut agar tidak mengganggu aset atau bangunan yang mungkin masih menjadi barang bukti.

๐—•๐—ฎ๐—ฐ๐—ฎ ๐—ฆ๐—ฒ๐—น๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐—ฝ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ:
๐—ต๐˜๐˜๐—ฝ๐˜€://๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ท๐—ผ๐—ด๐—ท๐—ฎ.๐—ท๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—ฝ๐—ผ๐˜€.๐—ฐ๐—ผ๐—บ/


12/05/2026

GUNUNGKIDUL - Seorang penyandang disabilitas retardasi mental asal Kabupaten Gunungkidul menjadi korban tindak pidana kekerasan seksual yang diduga dilakukan dua pria di wilayah Kapanewon Patuk.

Saat ini kasus tersebut telah ditangani jajaran Polres Gunungkidul dan korban dipastikan memperoleh layanan kesehatan serta pendampingan psikologis untuk pemulihan trauma.

Unit Reskrim Polsek Patuk Iptu Ratri Ratnawati mengatakan, korban merupakan kelompok rentan karena memiliki keterbatasan dalam kemampuan berpikir dan berinteraksi sosial.

Ia menegaskan, latar belakang korban sebagai disabilitas retardasi mental masuk kategori kaum rentan. Menurutnya, proses pemeriksaan dilakukan secara bertahap dan menggunakan pendekatan khusus agar korban merasa aman saat memberikan keterangan kepada penyidik.

โ€œKalau berkomunikasi harus pelan-pelan karena korban tidak bisa langsung memahami dan menjawab pertanyaan,โ€ ujarnya saat ditemui di Polres Gunungkidul, Selasa siang (12/5/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, kata Ratri, peristiwa itu bermula saat korban bertemu dengan para pelaku di wilayah Wonosari pada akhir Maret 2026. Korban kemudian diajak berpindah ke beberapa lokasi hingga akhirnya mengalami tindak kekerasan seksual.

๐—•๐—ฎ๐—ฐ๐—ฎ ๐—ฆ๐—ฒ๐—น๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐—ฝ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ:
๐—ต๐˜๐˜๐—ฝ๐˜€://๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ท๐—ผ๐—ด๐—ท๐—ฎ.๐—ท๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—ฝ๐—ผ๐˜€.๐—ฐ๐—ผ๐—บ/


SLEMAN - Keberhasilan PSS Sleman kembali promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia disambut meriah oleh berbagai k...
12/05/2026

SLEMAN - Keberhasilan PSS Sleman kembali promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia disambut meriah oleh berbagai kalangan.

Termasuk pendakwah kondang Miftah Habiburrahman.

Tokoh yang akrab disapa Gus Miftah itu memberikan bonus Rp 200 juta kepada pemain dan manajemen PSS Sleman.

Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan tim menembus Liga 1 (BRI Super League) musim depan.

Momen tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan di sebuah restoran beberapa hari setelah laga terakhir PSS melawan Garudayaksa FC.

Dalam video yang diunggah melalui akun TikTok pribadinya, Gus Miftah tampak merayakan pencapaian tim berjuluk Super Elang Jawa bersama para pemain, pelatih, dan manajemen.

Meski gagal meraih gelar juara pada babak final, Gus Miftah menegaskan kebanggaannya terhadap perjuangan PSS Sleman tidak berkurang sedikit pun.

โ€œMalam ini kita makan bersama PSS untuk syukuran lolos Liga 1. Soal juara atau tidak, itu bukan hal utama. Yang paling penting adalah perjuangan dan kebersamaan,โ€ ujar Gus Miftah.

Suasana semakin semarak saat prosesi pemberian bonus berlangsung.

๐—•๐—ฎ๐—ฐ๐—ฎ ๐—ฆ๐—ฒ๐—น๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐—ฝ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ:
๐—ต๐˜๐˜๐—ฝ๐˜€://๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ท๐—ผ๐—ด๐—ท๐—ฎ.๐—ท๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—ฝ๐—ผ๐˜€.๐—ฐ๐—ผ๐—บ/


#

SLEMAN - Bupati Sleman Harda Kiswaya buka suara atas kasus penemuan 11 bayi yang diasuh oleh keluarga bidan di Hargobina...
12/05/2026

SLEMAN - Bupati Sleman Harda Kiswaya buka suara atas kasus penemuan 11 bayi yang diasuh oleh keluarga bidan di Hargobinangun, Pakem, Sleman pada Jumat (8/5) lalu. Dia memastikan akan melakukan evaluasi tata kelola pengasuhan bayi (daycare) di Bumi Sembada.

"Daycare ini yang saya pahami bukan konteks pendidikan. Tetapi lebih pada pengasuhan sehingga tata kelolanya kami akan perbaiki," katanya ditemui di Pendopo Parasamya, Senin (11/5).

Eks Sekda Sleman ini menjelaskan, fokusnya saat ini adalah perlindungan dan analisa terkait penyakit yang dialami sejumlah bayi. Termasuk melakukan tinjauan perizinan pada daycare di Kabupaten Sleman. "Peristiwa Kota Jogja jadi peringatan bagi kita semua, tapi belum tentu hal itu terjadi di Sleman," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sleman Y. Gustan Ganda akan melakukan evaluasi organisasi perangkat daerah (OPD) yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat per tiga bulan. Ini sebagai langkah antisipasi agar tidak ada lagi kecolongan kasus serupa.

Baginya, kasus temuan bayi ini adalah pengingat bersama bahwa evaluasi kinerja pemerintah perlu dilakukan secara berkala. "Tentu perlu kolaborasi. Tidak bisa pemerintah atau legislatif jalan sendiri, perlu masyarakat. Jadi kalau ada peristiwa bisa melaporkan," terangnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman Wawan Widiantoro mengatakan, fokusnya adalah mengembalikan anak-anak ini pada orang tuanya. Hal ini untuk menjamin hak asal usul bayi ini agar tidak sampai putus dengan orang tua kandung.

Dua bayi yang telah diambil orang tua kandungnya sendiri dia sebut sudah lewat asesmen yang ketat dari pekerja sosial. Kalau pun nanti orang tua tidak mampu mengasuh, anak ini bisa ditampung di dinas sosial lewat mekanisme khusus.

๐—•๐—ฎ๐—ฐ๐—ฎ ๐—ฆ๐—ฒ๐—น๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐—ฝ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ:
๐—ต๐˜๐˜๐—ฝ๐˜€://๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ท๐—ผ๐—ด๐—ท๐—ฎ.๐—ท๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—ฝ๐—ผ๐˜€.๐—ฐ๐—ผ๐—บ/


12/05/2026

JOGJA - BMKG Yogyakarta mewanti-wanti ancaman krisis air hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring aktifnya fenomena El Nino. Puncak kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus dengan penurunan drastis curah hujan mulai Juni-Juli.

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta Reni Kraningtyas mengatakan, fenomena El Nino diprediksi dapat membuat musim kemarau tahun ini lebih kering dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sehingga memicu berbagai potensi bencana kekeringan metereologis. Seperti krisis air, gagal panen, hingga kebakaran hutan dan lahan.

Berdasarkan pengamatan data dinamika atmosfer-laut terkini, El Nino sudah mulai aktif dengan level lemah-moderat mulai periode Mei-Juni-Juli. Kemudian pada Agustus seluruh wilayah DIY akan mulai memasuki puncak musim kemarau.

โ€œOleh karena itu diperlukan langkah efisien dalam pengelolaan sumber daya air di tingkat rumah tangga maupun irigasi,โ€ ujar Reni dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).

๐—•๐—ฎ๐—ฐ๐—ฎ ๐—ฆ๐—ฒ๐—น๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐—ฝ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ:
๐—ต๐˜๐˜๐—ฝ๐˜€://๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ท๐—ผ๐—ด๐—ท๐—ฎ.๐—ท๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—ฝ๐—ผ๐˜€.๐—ฐ๐—ผ๐—บ/


11/05/2026

SLEMAN - Polisi mengonfirmasi kejadian adanya penemuan bayi di sebuah rumah di Dusun Randu, Hargobinangun, Pakem, Sleman pada Jumat (8/5) lalu. Kejadian diketahui karena tidak adanya laporan terkait kegiatan pengasuhan pada pemangku wilayah setempat. Adanya sebelas bayi dalam satu tempat ini dinilai janggal dan memicu kecurigaan dari kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Matheus Wiwit Kustiyadi menjelaskan, dari sebelas bayi ada tiga orang yang dirawat di RSUD Sleman. Masing-masing karena sakit jantung bawaan, sakit kuning, dan hernia. Untuk pengidap sakit kuning dan hernia sudah dalam kondisi stabil. Lalu yang sakit jantung akan dilakukan tindak lanjut. Hanya saja sampai saat ini ketiganya masih di rumah sakit.

Selanjutnya, ada dua bayi yang sudah diambil oleh ibunya. Sementara enam yang lain dirawat oleh dinas sosial. Berdasarkan keterangan dari rumah sakit seluruh bayi ini dinyatakan bersih dari segala penyakit menular, seperti human immunodeficiency virus (HIV) maupun hepatisis.

Wiwit menyebut, pengambilan bayi pada orang tua ini akan dilakukan asistensi bersama dinas sosial demi memastikan perawatan ke depannya. Untuk identitas orang tua maupun anak juga telah dikoordinasikan dengan dinas kependudukan dan pencatatan sipil.

๐—•๐—ฎ๐—ฐ๐—ฎ ๐—ฆ๐—ฒ๐—น๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐—ฝ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ:
๐—ต๐˜๐˜๐—ฝ๐˜€://๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ท๐—ผ๐—ด๐—ท๐—ฎ.๐—ท๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—ฝ๐—ผ๐˜€.๐—ฐ๐—ผ๐—บ/


JOGJA - Polresta Jogja berpotensi menambah jumlah tersangka dalam kasus tindak  kekerasan dan penelantaran terhadap di D...
11/05/2026

JOGJA - Polresta Jogja berpotensi menambah jumlah tersangka dalam kasus tindak kekerasan dan penelantaran terhadap di Daycare Little Aresha, Umbulharjo, Kota Jogja. Pemanggilan terhadap oknum dosen dan hakim aktif yang menjadi pejabat struktural yayasan juga tengah direncanakan kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Jogja Kompol Riski Adrian mengatakan, upaya tersebut dilakukan untuk meminta keterangan. Pemanggilan terhadap oknum dosen maupun hakim dijadwalkan pada pekan ini.

Riski menyatakan, pemanggilan tidak hanya sebatas pada oknum dosen maupun hakim aktif yang menjabat sebagai petinggi yayasan. Namun seluruh pihak yang terlibat. Termasuk 17 pengasuh yang sampai saat ini wajib lapor atau belum ditetapkan sebagai tersangka.

โ€œAkan ada potensi penambahan tersangka ke depannya. Selain itu, untuk pemeriksaan terkait masalah dewan pengawas, dewan pembina itu sudah kita jadwalkan,โ€ ujar Riski saat ditemui wartawan di kantornya, Senin (11/5).

Sebagaimana diketahui, dalam kasus tindak kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha sebelumnya polisi sudah menetapkan 13 tersangka. Meliputi sebelas pengasuh, ketua yayasan, dan kepala sekolah.

๐—•๐—ฎ๐—ฐ๐—ฎ ๐—ฆ๐—ฒ๐—น๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐—ฝ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ:
๐—ต๐˜๐˜๐—ฝ๐˜€://๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ท๐—ผ๐—ด๐—ท๐—ฎ.๐—ท๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—ฝ๐—ผ๐˜€.๐—ฐ๐—ผ๐—บ/


11/05/2026

KEBUMEN - Sejumlah warga Desa Karangpoh, Kecamatan Pejagoan harus menanggung penyakit akibat kondisi jalan rusak yang telah lama dibiarkan tanpa perbaikan. Mereka mengalami gangguan pernapasan hingga batuk kronis karena debu tebal yang ditimbulkan akibat jalan rusak.

Warga setempat Rosiana, 35, mengaku, belum lama anaknya yang baru berusia 6 tahun harus dirujuk ke rumah sakit karena batuk yang diderita tak kunjung sembuh. Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan medis, anaknya divonis radang tenggorokan akibat tercemar polusi udara.

Paparan udara kotor karena jalan rusak dinilai menjadi pemicu anaknya harus menanggung penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). "Batuk siang-malam tanpa henti. Saya lihat kasihan, pas rontgen ternyata kena radang," ucapnya saat ditemui Radar Jogja Minggu (10/5).

Rosiana mengungkapkan, kerusakan jalan dari pertigaan Jembatan Tembana ke utara memang sudah cukup parah. Kondisi ini dinilai cukup mengganggu bagi warga setempat maupun pengguna jalan.

Apalagi rumahnya saat ini berada persis di pinggir jalan, sehingga polusi udara yang ditumbulkan sangat dirasakan. "Anak saya suruh perawatan rutin. Tetangga belakang rumah juga sama saja, batuk terus," ungkapnya.

Ia meminta pemerintah daerah segera bertindak untuk mencari solusi terbaik. Rosiana pun khawatir jika persoalan jalan rusak terus dibiarkan, maka akan banyak warga yang ikut mengalami gangguan kesehatan, khususnya saluran pernapasan. "Bukan cuma di rumah kena debu, anak-anak di sekolah juga, karena lokasinya pinggir jalan. Nelangsa pokoknya," katanya.

๐—•๐—ฎ๐—ฐ๐—ฎ ๐—ฆ๐—ฒ๐—น๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐—ฝ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ:
๐—ต๐˜๐˜๐—ฝ๐˜€://๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ท๐—ผ๐—ด๐—ท๐—ฎ.๐—ท๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—ฝ๐—ผ๐˜€.๐—ฐ๐—ผ๐—บ/


JOGJA - PSIM Jogja akhirnya mengakhiri tren negatif mereka setelah berhasil menumbangkan Malut United FC dengan skor 2-0...
10/05/2026

JOGJA - PSIM Jogja akhirnya mengakhiri tren negatif mereka setelah berhasil menumbangkan Malut United FC dengan skor 2-0 pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Minggu (10/5/2026) malam.

Sejak awal babak pertama, PSIM tampil dominan dengan penguasaan bola dan kontrol permainan.

Tuan rumah terus menekan dan berusaha membongkar pertahanan rapat Malut United.

Sementara tim tamu mengandalkan serangan balik cepat melalui pemain-pemain sayap seperti Ciro Alves dan Yakob Sayuri.

Meski mendominasi, PSIM sempat kesulitan di sepertiga akhir.

Sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol, ditambah solidnya lini pertahanan Malut United yang mampu meredam serangan demi serangan.

Kebuntuan akhirnya pecah di penghujung babak pertama.

Berawal dari tendangan bebas Ezequiel Vidal yang menimbulkan kemelut di kotak penalti, wasit Candra menunjuk titik putih setelah gelandang Malut United Wbeymar Angulo dinilai melakukan handball.

Angulo juga diganjar kartu merah, membuat Malut United harus bermain dengan 10 orang.

๐—•๐—ฎ๐—ฐ๐—ฎ ๐—ฆ๐—ฒ๐—น๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐—ฝ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ:
๐—ต๐˜๐˜๐—ฝ๐˜€://๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ท๐—ผ๐—ด๐—ท๐—ฎ.๐—ท๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—ฝ๐—ผ๐˜€.๐—ฐ๐—ผ๐—บ/


SLEMAN - Puluhan warga Padukuhan Bayen, Purwomartani, Kalasan, Sleman dilaporkan mengalami sesak napas dan iritasi mata ...
10/05/2026

SLEMAN - Puluhan warga Padukuhan Bayen, Purwomartani, Kalasan, Sleman dilaporkan mengalami sesak napas dan iritasi mata pada Sabtu (9/5) dini hari. Penyebabnya karena kebocoran gas amonia dari PT Yogya Kristal Sejati yang merupakan pabrik produksi es kristal. Atas kejadian ini dilakukan dekontaminasi zat berbahaya oleh tim Gegana Brimob Polda DIY.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman Sugeng Riyanta menyebut, dampak dari kejadian ini memang warga tidak disarankan untuk meminum air dari sumur di sekitar lokasi. Pihaknya akan melakukan sampling air bersih untuk mengetahui parameter air yang aman. Bekerja sama dengan laboratorium yang memiliki kemampuan melakukan uji kualitas air.

"Benar amonia karena salah satu bahan utama pembuatan es kristal. Kejadian ini baru pertama. Pernah ada laporan gangguan lingkungan tetapi terkait dengan kebisingan," ujarnya Minggu (10/5).

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman Triana Wahyuningsih mengatakan, pabrik ini sudah mengantongi izin usaha sejak tahun 2012 dan diperbarui dengan izin dari sistem online single submission (OSS). Dia sebut akan dilakukan pengecekan atas kejadian ini. Apakah penyebabnya karena ketidaksesuaian dengan operasional izin atau ada hal lain.

๐—•๐—ฎ๐—ฐ๐—ฎ ๐—ฆ๐—ฒ๐—น๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐—ฝ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ:
๐—ต๐˜๐˜๐—ฝ๐˜€://๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ท๐—ผ๐—ด๐—ท๐—ฎ.๐—ท๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—ฝ๐—ผ๐˜€.๐—ฐ๐—ผ๐—บ/


Address

Sukatani

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 12:00

Telephone

+622744477780

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RADAR JOGJA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to RADAR JOGJA:

Share

Category