02/04/2023
Jangan lupa untuk selalu hati-hati & waspada ya dulur..
SUKOHARJO - Syahirul (46), seorang driver taksi online asal Desa Gentan, Sukoharjo, mendapat keberuntungan lolos dari kemalangan.
Ia nyaris jadi korban begal di Sukoharjo, saat tengah bekerja narik taksi online pada Jumat (31/3/2023) malam.
Meski kepalanya luka karena dikepruk batu paving oleh pelaku, tapi Syahirul bisa lolos dan memaksa pelaku turun dari mobilnya.
Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dan tengah berusaha mengejar pelaku.
Peristiwa ini bermula saat Syahirul menerima orderan dari pelaku, dengan titik jemput di sekitar Luwes Gentan, tujuan Hartono Mall SoloBaru.
Menurut keterangan diberikan AKBP Wahyu kepada TribunSolo.com, pelaku mengenakan topi warna hitam, jaket, kaos dan celana panjang hitam.
"Pelaku juga menggunakan masker," kata Wahyu.
Syahirul tak menaruh curiga sama sekali.
Apalagi peringai pelaku yang normal-normal saja, bahkan berbicara menggunakan bahasa Jawa halus.
Dalam perjalanan, pelaku kemudian meminta korban untuk berbelok ke arah persawahan dengan alasan sekalian menjemput istrinya.
Sesampainya di tengah persawahan, pelaku tiba-tiba menarik rem tangan mobil.
"Mobil berhenti dan mesin mati, korban merasakan pukulan dengan benda keras dari belakang. Korban juga merasa pelaku melingkarkan tangannya ke leher," imbuh AKBP Wahyu.
Tapi Syairul tak tinggal diam, ia berjuang melawan pelaku.
Syahirul melawan dengan menyemprotkan parfum ke mata pelaku.
Hal ini yang menyelamatkan dirinya.
Ia akhirnya bisa mendorong pelaku keluar, lalu secepat mungkin membawa mobilnya mencari pertolongan.
"Korban meminta bantuan kepada warga kampung yang berada di sekitar 300 meter dari TKP," kata AKBP Wahyu.
Wahyu menambahkan, polisi mengamankan satu potongan paving blok dan satu lembar kuitansi berobat sebagai barang bukti. (*)
Sumber: