06/06/2026
Festival Sumbawa Hijau Lestari 2026 Perkuat Kolaborasi Menuju Pembangunan Berkelanjutan
Sumbawa Besar, ERANTB.COM – Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama berbagai komunitas lingkungan menggelar Festival Sumbawa Hijau Lestari 2026 di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan yang menjadi puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua IISWARA Kabupaten Sumbawa, para staf ahli bupati, asisten sekretariat daerah, kepala perangkat daerah, serta berbagai elemen masyarakat.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang menyampaikan sambutannya secara virtual, memberikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, khususnya komunitas LINGKARA, atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai kreatif dan inspiratif dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung. Meski demikian, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah, para tamu undangan, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan Festival Sumbawa Hijau Lestari 2026.
Menurut Bupati, kreativitas yang ditunjukkan generasi muda melalui festival tersebut merupakan sesuatu yang luar biasa dan menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Sumbawa. Ia menilai kegiatan serupa belum tentu dapat ditemukan di daerah lain.
“Festival ini menjadi momentum penting untuk mengingat kembali kondisi lingkungan Kabupaten Sumbawa yang dahulu dikenal memiliki banyak sumber mata air dan kawasan hutan yang hijau serta asri,” ujarnya.
Bupati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan yang mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Ia menyoroti semakin berkurangnya sumber mata air yang dahulu mudah ditemukan di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa.
“Sejak kecil kita menyaksikan banyak mata air yang mengalir di berbagai wilayah. Namun saat ini kita harus prihatin karena perlahan-lahan kekayaan alam tersebut mulai berkurang. Mata air yang dulu mudah ditemukan kini semakin sulit dijumpai,” ungkapnya.
Karena itu, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan kawasan hutan sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang. Menurutnya, pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama agar anak cucu tetap dapat menikmati alam Sumbawa yang hijau, sejuk, dan lestari.
Selain memberikan apresiasi kepada para peserta festival, Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada berbagai stan pameran yang turut memeriahkan kegiatan. Festival ini melibatkan partisipasi dari 24 kecamatan di Kabupaten Sumbawa, meskipun masih terdapat beberapa kecamatan yang belum sempat berpartisipasi pada penyelenggaraan tahun ini.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus Ketua LINGKARA, Devira Bunga Ayudya, menjelaskan bahwa Festival Sumbawa Hijau Lestari 2026 merupakan puncak rangkaian Program LINGKARA Tahun 2026 yang dirancang sebagai gerakan kolaboratif untuk mendukung kebersihan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi hijau, serta peningkatan partisipasi generasi muda dalam pembangunan berkelanjutan.
Menurut Devira, festival tahun ini mengusung tema “Transformasi Ekonomi Hijau Berbasis Kolaborasi Menuju Kabupaten Sumbawa yang Berkelanjutan.” Tema tersebut mencerminkan pentingnya pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui Festival Sumbawa Hijau Lestari 2026, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan, memperkuat ekonomi hijau, serta membangun sinergi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang hijau, lestari, dan berkelanjutan.