Pulau Kangean

Pulau Kangean Media Informasi / Berita Kepulauan / Knowlwdge DLL
http://pulaukangean.com

03/08/2017

Maling Motor di Arjasa Sumenep Diringkus Polisi

Sumenep – Davit Erfendi (25), Dusun Tanjung, Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur diringkus anggota Polsek Kangean.

Ia diduga maling motor bernomor polisi M 2573 WK milik korban Kiptiyah (32) warga Dusun Telaga Kolpo, Desa Pajenangger, Kecamatan Arjasa.

“Saat ini, tersangka menjalani proses penyidikan dalam rangka mengungkap pelaku lain,” terang Kasubag Humas Polres Bangkalan, Kamis (3/8/2017).

Terungkapnya tersangka berawal dari motor hasil curian itu hendak dibawa ke wilayah luar desa setempat. Namun ketahuan oleh warga.

Usaha memblokir dan mengepung jalan keluar desa dilakukan oleh warga dan aparat. Namun pelaku sempat lolos.

Warga akhirnya menutup jalan Desa Kaleng Anyar yang diprediksi akan dilalui pencuri motor. Ternyata benar, ada dua pengemudi motor yang akan melintas yakni Davit Erfendi dan Ibnu.

“Tersangka Davit berhasil diamankan. Dan Ibnu yang juga diduga mengemudikan motor hasil curian membenturkan motornya dan melarikan diri,” urainya.

Kasus tersebut masih dalam proses pengembangan. Diduga kuat ada dua tersangka lain yang terlibat yakni Wawan dan Erfan. “Para Tersangka ini sudah masuk daftar pencarian orang (DPO),” tandasnya.

13/06/2017

TOLONG BACA....Tv3 punya
0128164486
Assalamualaikum, maaf
mengganggu. Saya
baru dapat
info. Tolong baca. Sorry kalau
lambat sebar.
Sekitar
pukul 5.30 ba'da mahrib
mendapati
gempa dan
Bu. Suatu bunyi ganjil
seperti
ngauman
raksasa
yang kedua kalinya di bawah
dasar dari
lautan
pasifik.
Menurut para ulama, itu suara
DAJJAL yg
berusaha naek
ke dunia. Oleh sebab itu, kita
sentiasa tidak
berhenti
azan dan solat. Siapa yg membaca
ni
tolong
sebarkan
ke 20 org. Jangan dipermainkan.
Lillahita'ala.
Demi
allah. Ni amanah mu dalam wktu
12 jam.
Tak
dikirim.
Musibah berupa. Dibencikan
orang, sial
sampai
umur 48
tahun. Tak susah pun forward je.
Senang
kan. -
Qur'an
akn musnah - ka'bah akn rata dgn
tanah -
sangkkala akan
ditiup 2 kali Nabi MUHAMMAD
SAW telah
bersabda : "
brng siapa yg mengingatkan ini
kpd orang
lain,
akan Ku
buatkan tempat d surga bgi'a pd
hari
penghakiman
kelak" kita bisa kirim ribuan sms
mesra,
tapi
bila kirim
yg berkaitan dgn ibadah mesti
berpikir I
Love
nabi
Muhammad , Kirim Sms ini
Sebanyak Umur
Kamu skrng
2 jam Setelah itu kamu akan dpt
Kejutan yg
tak
Terduga,
Allah tau isi Hatimu.. # sy sebar
kerana
Allah..
Bukan
kerna kata2 y xbenar.. Tapi
kebenaran y
terselit.
InsyaAllah.. Allah lebih
mengetahui"

Apa yang di harapkan dengan menjadikan Kangean sebagai Kabupaten??Seberapa besar masyarakat kangean yang SETUJU dan TIDA...
09/05/2016

Apa yang di harapkan dengan menjadikan Kangean sebagai Kabupaten??
Seberapa besar masyarakat kangean yang SETUJU dan TIDAK jika kangean berubah menjadi Kabupaten?

Untuk memperbaiki SDA & SDM kangean tidak perlu menjadi Kabupaten!!

06/05/2016

Home Opini Redaksi Seberapa Cerdas Orang Kangean Memanfaatkan Internet? Kangean Net 7:27:00 PM A+ A- Seberapa Cerdas Orang Kangean Memanfaatkan Internet? Tweet Share Share Share Share Share Seberapa Cerdas Orang Kangean Memanfaatkan Internet? Sekilas pertanyaan ini memang terasa janggal untuk dibaca...

BANTU SEBARKAN BARANG KALI ADA WARGA YANG MENEMUKAN BARANG YANG DI MAKSUD.Orang AUSTRALIA Mengirimi saya Pesan, Isinya s...
25/11/2015

BANTU SEBARKAN BARANG KALI ADA WARGA YANG MENEMUKAN BARANG YANG DI MAKSUD.

Orang AUSTRALIA Mengirimi saya Pesan, Isinya seperti ini lengkap sama gambarnya.

"" Hello. Nama saya marianne dan saya seorang ahli biologi kelautan dari australia. Saya belajar ikan mola mola di Bali. Salah satu tag satelit saya telah terdampar di pantai selatan Pulau Saubi. Saya berharap seseorang dari Pulau Saubi dapat menemukannya dan mengembalikannya! Ada hadiah. Tolong bantu saya menyebarkan berita di masyarakat Kangean? Saya telah terpasang poster dengan informasi. Terima kasih! Dan maaf untuk saya buruk indonesia.... ""

Sepertinya bahasa yg di gunakan hasil Translate :D

SAMBAKATI - AIMP SKIN, sebuah nama yang kebetulan atau yang buat emang anak Kangean? Saluut klo emang bener anak Kangean...
16/10/2015

SAMBAKATI - AIMP SKIN, sebuah nama yang kebetulan atau yang buat emang anak Kangean? Saluut klo emang bener anak Kangean yang buat :D (y)

13/07/2015

"Ombak Capai 5 Meter, Adpel Kalianget Larang Kapal Berlayar"

Administrator Pelabuhan (Adpel) Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur menunda surat persetujuan berlayar (SPB) selama 3 hari kedepan terhitung mulai tangaal 13-15 Juli disemua jalur perairan Sumenep.

“Untuk sementara ini pelayaran disemua jalur di perairan Sumenep ditangguhkan karena ketinggian ombak mencapai 2 sampai 5 meter,” kata Fajar Sidik, Petugas Adpel Kalianget, Senin (13/7/2015).

Ia menyampaikan, kecepatan angin disemua jalur laut diperairan Sumenep mencapai 30-34 knot per jam.

“Itulah yang menyebabkan dikeluarkannya penangguhan pelayaran untuk mencegah terjadinya hal tidak diinginkan,” ujarnya.

Sementara itu, sesuai data di Badan Meteorologi Klimatologi dan Giofisika (BMKG) Kalianget, ketinggian ombak disemua jalur laut seperti Masalembu, Kangean dan Masalembu mencapai 4-5 meter dengan maksimum kecepatan angin 60 km perjam.

“Dengan ketinggian ombak dan kecepatan angin seperti itu tidak aman bagi pelayaran. Kami sudah memberikan informasi cuaca ini ke Adpel,” ungkap Joko Sulistio, Kepala BMKG Kalianget Sumenep.

01/07/2015

"" Pembangunan Lapter di Kangean Masuk Proses Pembebasan Lahan ""

Pembangunan lapangan terbang (lapter) Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sudah memasuki proses pembebasan lahan, meski belum tuntas.

“Sudah ada kesepakatan nominal ganti rugi atas lahan yang dibebaskan untuk pembangunan lapter itu. Namun, tinggal pembayaran ganti ruginya,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Sumenep, Moh Fadillah, Rabu (1/7/2015).

Ia menyatakan, pembangunan lapter di Desa Paseraman, Pulau Kangean, Kecamatan Arjasa itu nantinya akan difungsikan sebagai jalur penerbangan perintis. Total lahan yang disiapkan seluas 18 hektar.

“Panjang landasan pacu pesawat direncanakan sekitar 1.100 meter dengan lebar sekitar 20 meter,” ujarya.

Ia menegaskan, lahan yang akan dibangun lapter itu sudah melalui survei dan studi kelayakan yang dilakukan pada 2014.

“Hasil survei dan studi kelayakan itu, lahan di Desa Paseraman itu layak dan terbaik untuk dijadikan sebagai lokasi lapter,” pungkasnya.

17/06/2015

Desa Guluk-Guluk Memanas, Hj. Zulfah, “Kedua belah pihak harus saling menahan diri”

Sumenep – Situasi dan kondisi Desa/Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur yang selalu diwarnai aksi demonstrasi antara pro dan kontra kepala desa mendapat perhatian serius dari seorang politisi perempuan setempat, Hj. Zulfah.

Kader Partai Gerindra yang duduk di legislatif ini, meminta warga Desa Guluk-guluk agar saling menahan diri, baik yang kontra maupun yang pro kepala desa (kades).

“Saya tidak dalam kapasitas mendukung warga yang pro atau kontra kades. Tapi, tolong semua warga untuk saling menahan diri,” tegas Zulfah pada PortalMadura.Com, Rabu (17/6/2015).

Ia mengaku memahami apa yang disampaikan masyarakat ke kantor DPRD beberapa waktu lalu, baik yang mengaku kontra maupun pro kepala desa.

“Saya yakin, diantara mereka yang mengaku kontra maupun pro kades itu, masih ada konstituen saya,” kata Zulfah yang juga berasal dari Guluk-guluk ini.

Sebagai politisi, ia mengaku tidak mempunyai kewenangan atau mempengaruhi proses hukum yang sedang menimpa kepala desa yang dilaporkan oleh sebagian warga.

“Tolong, hormati proses hukum yang sudah berjalan. Kalaupun nanti dinyatakan bersalah atau tidak, jangan sampai ada efek lain yang ditimbulkan, apalagi saling dendam. Ayo bersama-sama serahkan pada lembaga yang berwenang dan silahkan untuk dikawal tanpa harus membuat situasi semakin memanas,” ujarnya.

Menurut dia, masyarakat juga tidak seharusnya saling curiga, apalagi masih ada hubungan keluarga, famili, dan kerabat yang akan menimbulkan situasi kurang baik untuk masa depan masyarakat Desa Guluk-guluk.

“Saya sebagai perempuan, sangat memahami dan ikut merasakan apa yang dirasakan warga kontra maupun pro kades. Jadi, tolong saling menahan diri,” pungkasnya.

Sebelumnya, massa kontra kades menuding aparat desa tidak menyampaikan hak-hak rakyat, semisal raskin dan sejumlah program lainnya. Dan mereka juga telah membuat laporan kepada penegak hukum.

Massa pro kades, juga menggelar aksi tandingan. Mereka mendatangi kantor DPRD Sumenep, dan siap membuktikan jika tidak ada program pemerintah yang disalahgunakan.(hartono)

17/06/2015

Perkataan yg indah adlh “ALLAH”
Lagu yg merdu adlh “ADZAN”
Media yg terbaik adlh “AL QUR’AN”
Senam yg sehat adlh “SHALAT”
Diet yg sempurna adlh “PUASA”
Kebersihan yg menyegarkan adlh “WUDHU”
Perjalanan yg indah adlh “HAJI”
Khayalan yg baik adlh ingat akan “DOSA & TAUBAT”

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa :)
Mudah2an bln yg suci ini bs membawa iman dan takwa, Aamiin...

03/06/2015

Massa Kontra Kades Guluk-guluk Desak Kejari Usut Tuntas Penyimpangan Raskin

Puluhan warga kontra kepala Desa Guluk-guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Desa Guluk-guluk (FMDG) meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat lebih aktif lagi dalam melakukan proses hukum terkait dugaan penyimpangan raskin oleh kades setempat.

“Kami mendesak Kejaksaan Negeri Sumenep segera menetapkan terlapor penggelapan raskin sebagai tersangka,” kata Ahmad Subki, korlap aksi, Rabu (3/6/2015).

Subki menuturkan, pihaknya juga mendesak Kejari melakukan upaya paksa terhadap saksi-saksi yang tidak mau menghadap setelah dipanggil secara sah oleh Kejari.

“Mungkin upaya paksa dari Kejari terhadap saksi-saksi dalam kasus ini perlu dilakukan, mengingat hingga saat ini laporan warga tidak ditindaklanjuti,” ucapnya.

Ia juga mengancam, jika dalam waktu 7×24 jam tuntutannya tidak dipenuhi, pihaknya akan melakukan aksi gabungan bersama masyarakat di desa lain yang terdhalimi dan akan menduduki kantor Kejari Sumenep.

“Kami akan menduduki kantor Kejari hingga tuntutan kami dipenuhi,” katanya mengancam.

Ditempat terpisah, korlap aksi pro Kades Guluk-guluk, Ahmad Murtadha mengemukakan, apa yang disampaikan warga dalam laporan dugaan penyimpangan raskin seperti surat pernyataan tidak menerima raskin itu tidak benar adanya, bahkan tandatangan yang bersangkutan dipalsukan.

“Kami siap membuktikan bahwa tandatangan dalam surat pernyataan tidak menerima raskin itu dipalsukan, bahkan yang bersangkutan sudah bersedia dimintai keterangan,” kilah Murtadha.

Bahkan ia menuding, terjadinya tindak kriminal pencurian sapi yang terjadi setiap malam di Desa Guluk-guluk itu pelakunya adalah orang yang kecewa dalam pelaksanaan pilkades.

“Makanya kami minta aparat kepolisian aktif menjaga dan menjamin keamanan keselamatan warga di Desa Guluk-guluk,” tukasnya.

28/05/2015

Anggota DPRD Sumenep Persoalkan Pembangunan Pasar Arjasa

Pembangunan pasar di Desa/Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur mendapat sorotan tajam dari anggota DPRD setempat, Badrul Aini.

Selain karena pembangunannya ditengarai ilegal, pasar tersebut dibangun diatas tanah pecaton milik desa, sehingga pembangunannya tidak boleh diteruskan.

“Tidak benar pengembang membangun pasar diatas tanah pecaton seenaknya, karena tanah pecaton adalah aset desa yang tidak boleh diganggu gugat. Tapi jika tanah tersebut memang dibutuhkan untuk pembangunan, pengembang harus menukar dengan tanah lain, yang ada didaerah itu. Tapi, tukar gulingnya harus transparan dan diketahui masyarakat,” kata Badrul Aini, anggota Komisi II DPRD Sumenep, Rabu (27/5/2015).

Meski tujuan pembangunan pasar itu baik, yakni untuk dijadikan pusat perputaran ekonomi masyarakat, tapi lokasinya berada di tanah pecaton yang tidak jelas ‘ijab qabulnya’, maka pembangunan pasar itu, harus ditutup. Apalagi pembangunan pusat sentra ekonomi itu, ditengarai tidak memiliki Amdal maupun IMB.

Selain itu, pengembang pasar di Kecamatan Arjasa, tidak memiliki Upaya Kajian Lingkungan (UKL), serta Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL). Sehingga bila turun hujan deras, maka akan menyebabkan banjir, serta akan merendam lokasi pasar.

“Sudah banyak masyarakat sekitar pasar yang mengeluhkan keberadaan pasar baru itu, karena akibat pembangunan pasar baru, banyak lahan pertanian di sekitar lokasi terendam banjir, dan sangat merugikan pada tanaman pertanian,” klaimnya.

Sementara, Kepala Badan Pusat Perizinan Terpadu (BPPT) Sumenep, Abd Madjid, mengaku masih belum mengetahui, jika ada pembangunan pasar baru di Kecamatan Arjasa, karena pihaknya baru pindah sekitar sebulan lalu ke kantor tersebut.

“Mohon maaf, untuk saat ini kami masih belum tahu ada pembangunan pasar baru di Arjasa. Tapi, dalam waktu dekat kami akan mencari tahu proses perijinan pasar itu,” pungkasnya.

Address

Kangean Sumenep
Sumenep
69303

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pulau Kangean posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share