22/07/2026
Kerja di Korea emang gajinya gede banget, beda jauh sama di Indo. Makanya banyak orang menyarankan aku buat stay lebih lama di sini. Tapi tahun depan kontrakku bener-bener udah habis dan aku memutuskan gak bakal nambah kontrak lagi. Aku mau p**ang ke Indo buat selamanya.
Kalaupun suatu saat nanti aku kembali ke Korea, itu cuma buat liburan aja, bukan untuk bekerja lagi.Banyak yang menakut-nakuti, apa gak seram p**ang ke Indonesia sekarang? Jujur, melihat berita akhir-akhir ini, kondisi di Indonesia emang lagi gak baik-baik saja dan suasananya makin mengkhawatirkan.
Berita PHK massal ada di mana-mana, harga barang pokok melonjak tinggi, dan mencari lowongan kerja baru rasanya makin mustahil. Kalau cuma mengandalkan satu sumber penghasilan sebagai karyawan, hidup di Indo sekarang bener-bener kritis dan bikin was-was. Sektor ekonomi lagi lesu dan persaingannya luar biasa ketat. Siapa juga yang mau p**ang ke Indo cuma buat luntang-lantung cari kerjaan baru di tengah situasi sulit begini? Gak akan ada yang mau.
Tapi, rencana dan strategiku bukan untuk jadi buruh lagi. Lapangan kerja di sana emang lagi sempit dan menakutkan, makanya aku mau p**ang buat membuka bisnis sendiri, menciptakan lapangan kerja baru, dan merekrut karyawan. Jadi bukan aku lagi yang bekerja keras untuk orang lain, melainkan orang lain yang bekerja untukku.Itulah alasan kuat kenapa selama di Korea aku memilih hidup super hemat.
Aku gak pernah jalan-jalan liburan, jarang banget shopping, dan gak pernah makan mewah di luar. Seluruh waktuku habis fokus buat cari duit dan belajar investasi. Tabunganku sekarang udah mencapai target yang kuinginkan. Aku harus berani mengambil risiko besar keluar dari zona nyaman kalau mau berkembang.
Hidup ngandelin gaji gak akan pernah cukup. Kalau kita punya aset, investasi, dan tabungan kuat, badai ekonomi atau inflasi separah apa pun di Indonesia gak akan terasa menakutkan. Kebebasan finansial adalah harga mati.