Media Faktual.net sul Sel Gowa

Media Faktual.net sul Sel Gowa Media faktual.net menerima rilis berita warga net dan menerima pengaduan. Identitas anda akan kami rahasiakan

Inspektorat Periksa Pengelolaan Parkir Lapangan Syekh Yusuf, Kadishub Gowa Dipanggil KlarifikasiFaktual.net, Gowa, Sulaw...
09/03/2026

Inspektorat Periksa Pengelolaan Parkir Lapangan Syekh Yusuf, Kadishub Gowa Dipanggil Klarifikasi

Faktual.net, Gowa, Sulawesi Selatan - Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa mulai melakukan pemeriksaan terhadap pengelolaan parkir di kawasan Lapangan Syekh Yusuf. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa dipanggil untuk memberikan klarifikasi dalam agenda pemeriksaan khusus yang dijadwalkan pada Senin, 09 Maret 2026.

Pemanggilan tersebut tertuang dalam surat Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa bernomor 700.1/178/INSP tertanggal 06 Maret 2026 yang ditujukan kepada Kepala Dinas Perhubungan.

Dalam surat itu dijelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan berdasarkan Surat Tugas Inspektur Daerah Nomor 700.1.2.1/31/INSP tanggal 02 Maret 2026 terkait pemeriksaan khusus atas pengelolaan parkir di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Lapangan Syekh Yusuf yang berada di bawah pengelolaan Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa.

Langkah pemeriksaan ini memunculkan perhatian publik terhadap transparansi dan tata kelola pengelolaan parkir di salah satu pusat aktivitas masyarakat di Kabupaten Gowa tersebut. Kawasan Lapangan Syekh Yusuf diketahui menjadi salah satu titik keramaian warga yang berpotensi menghasilkan pendapatan dari sektor parkir.

Dalam surat panggilan itu, Kepala Dinas Perhubungan diminta hadir memberikan klarifikasi pada:
Hari/Tanggal: Senin, 09 Maret 2026
Pukul: 11.00 WITA
Tempat: Ruang Rapat Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa, Syahrul Syahri, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh wartawan terkait pemeriksaan tersebut memilih bungkam dan belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan.

Di sisi lain, sejumlah sumber menyebutkan bahwa pemanggilan ini memunculkan spekulasi di kalangan publik karena dinilai sarat dengan kepentingan tertentu. Pasalnya, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa saat ini, Agus Harahap, diketahui baru sekitar dua bulan menjabat di posisi tersebut.

Sebelumnya, jabatan Kepala Dinas Perhubu

Kasus Dana Pemakaman Warga Menggantung di Polres Gowa, Roby Harun Desak Kapolres Muh. Aldhy Sulaiman Bertindak
06/03/2026

Kasus Dana Pemakaman Warga Menggantung di Polres Gowa, Roby Harun Desak Kapolres Muh. Aldhy Sulaiman Bertindak

Faktual.net, Gowa - Penanganan kasus dugaan penggelapan dana Sinoman dan Pemakaman BP2SNI di Kabupaten Gowa kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, laporan yang telah masuk ke Polres Gowa sejak 19 Mei 2025 hingga kini belum juga menghasilkan penetapan tersangka, meskipun proses penyelidikan disebut t...

Diduga Alergi Wartawan, Kanit Tipidter Polres Takalar & #8220;Iptu Andri& #8221; Blokir Nomor Saat Di Komfirmasi Terkait...
02/03/2026

Diduga Alergi Wartawan, Kanit Tipidter Polres Takalar & #8220;Iptu Andri& #8221; Blokir Nomor Saat Di Komfirmasi Terkait Mafia BBM

Faktual.net, Takalar – Aroma dugaan mafia BBM bersubsidi di wilayah hukum Polres Takalar semakin menyengat. Sejumlah oknum pengepul disebut leluasa menimbun solar subsidi di beberapa SPBU, sementara masyarakat kecil justru kerap mengantre dan kehabisan jatah. Informasi yang dihimpun media ini meny...

02/03/2026

Diduga Ada “Main Mata” Mafia Solar Subsidi di Takalar, Wartawan Diblokir Saat Sentuh Dugaan Aliran Dana ke Oknum

Faktual.net, Takalar – Aroma dugaan mafia BBM bersubsidi di wilayah hukum Polres Takalar semakin menyengat. Sejumlah oknum pengepul disebut leluasa menimbun solar subsidi di beberapa SPBU, sementara masyarakat kecil justru kerap mengantre dan kehabisan jatah.

Informasi yang dihimpun media ini menyebut adanya dugaan pungutan liar oleh oknum pengawas SPBU sebesar Rp10.000 hingga Rp15.000 per jerigen kepada para pengepul. Praktik tersebut diduga menjadi “tiket masuk” bagi solar subsidi agar bisa dialihkan ke pihak yang tidak berhak.

Namun yang mengejutkan, saat wartawan mencoba mengonfirmasi Kanit Tipidter Polres Takalar Iptu Andri Surahman, SH., MH., termasuk mempertanyakan apakah ada dugaan aliran dana ke aparat, nomor WhatsApp wartawan justru diduga diblokir.
Sikap tersebut memantik tanda tanya besar.

Apakah ini sekadar miskomunikasi? Ataukah ada sesuatu yang lebih serius yang sedang ditutup rapat?

Jika praktik penimbunan berlangsung secara berulang tanpa penindakan tegas, publik berhak menduga adanya pembiaran sistematis. Dalam konteks penegakan hukum, pembiaran terhadap kejahatan distribusi BBM bersubsidi bukan hanya soal kelalaian, tetapi bisa menyerempet ranah pelanggaran etik hingga disiplin internal.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Media Faktual melalui Bidang Hukum, Asywar, SH., mendesak Divisi Propam Polda Sulawesi Selatan untuk tidak tinggal diam.

“Jika aparat alergi dikonfirmasi dan justru memblokir wartawan, ini preseden buruk bagi transparansi. Dugaan mafia solar subsidi harus dibongkar tuntas. Jangan sampai ada kesan aparat justru membiarkan atau bahkan diduga ikut menikmati aliran dana,” tegasnya.

TRC juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Reskrim dan pimpinan Polres Takalar apabila ditemukan indikasi lemahnya pengawasan.

BBM bersubsidi adalah hak rakyat kecil. Setiap liter yang dialihkan secara ilegal adalah bentuk pera

KEJARI GOWA GELEDAH ISU BEASISWA! KADIS PENDIDIKAN DIPERIKSA, SKANDAL PENCABUTAN S3 MELEDAK KE RANAH HUKUMBreking News! ...
24/02/2026

KEJARI GOWA GELEDAH ISU BEASISWA! KADIS PENDIDIKAN DIPERIKSA, SKANDAL PENCABUTAN S3 MELEDAK KE RANAH HUKUM

Breking News! Kadis Pendidikan Diperiksa, Skandal Pencabutan Beasiswa S3 Meledak Keranah Hukum

Faktual.net, Gowa – Kejaksaan Negeri Gowa melalui Seksi Intelijen resmi memeriksa Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufiq Mursyad, bersama RQ, tenaga sukarela di RSUD Syech Yusuf.

Pemeriksaan ini diduga kuat berkaitan dengan polemik pencabutan beasiswa mahasiswa program S3 di Universitas Hasanuddin yang disebut-sebut dilakukan oleh Bupati Gowa, Husniah Talenrang.

Kasus ini mencuat setelah kabar pencabutan beasiswa tersebut viral dan memicu reaksi keras publik. Kebijakan itu dinilai kontroversial dan menimbulkan tanda tanya besar terkait mekanisme, dasar hukum, serta kewenangan dalam penghentian bantuan pendidikan tingkat doktoral tersebut.

Pantauan di lokasi, sekitar pukul 12.00 WITA, Taufiq Mursyad dan RQ terlihat memasuki area parkiran Kejari Gowa dan langsung menuju ruang Intelijen untuk menjalani pemeriksaan tertutup.

Kepala Dinas Pendidikan Taufiq Mursyad saat di komfirmasi mengatakan,
Siapa yang bilang pemeriksaan ?, Mesti kita tau semua agenda saya kah ? dengan emoji tertawa. Ucapnya dengan Singkat.

Sementara RQ saat dikonfirmasi membenarkan dirinya tengah diperiksa.

“Saat ini saya sementara diperiksa di bagian Intel terkait berita viral pencabutan beasiswa saya,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Gowa juga belum memberikan pernyataan resmi kepada awak media.

Publik kini menunggu sikap tegas aparat penegak hukum. Apakah pemeriksaan ini akan mengarah pada pengusutan lebih jauh atas dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam kebijakan pencabutan beasiswa tersebut, atau hanya sebatas klarifikasi administratif?

Perkembangan kasus ini dipastikan akan terus menjadi sorotan masyarakat Gowa dan dunia pendidikan.

Reporter : Saenal Abidin

Address

Perumahan Bukit Manggarupi No 1 Kecamatan Sombaopu Kabupten Gowa
Sungguminasa

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Media Faktual.net sul Sel Gowa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share