Militer dan Alutsista

Militer dan Alutsista Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Militer dan Alutsista, Surabaya.

Permanently closed.
15/02/2026
15/02/2026

Satu Brigade, Menunggu Keputusan Prabowo:

Gaza, Ujian Kepemimpinan dan Nyali Diplomasi Indonesia

Tagline News

15/02/2026

Hasil Olah TKP Penembakan Pesawat Smart Air: 13 Lubang Peluru Bersarang di Badan Pesawat

Satgas Ops Damai Cartenz 2026 mengungkap temuan mengejutkan dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penembakan pesawat Smart Air PK-SNR di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Sedikitnya 13 lubang bekas proyektil peluru ditemukan bersarang di badan pesawat.

Pemeriksaan fisik dilakukan pada Jumat (13/2/2026) oleh tim gabungan aparat keamanan. Lubang-lubang peluru itu tersebar di sejumlah bagian badan pesawat, memperlihatkan intensitas serangan yang tidak bisa dianggap sebagai aksi sporadis.

Insiden terjadi sesaat setelah pesawat mendarat dari Tanah Merah dan bersiap melanjutkan penerbangan menuju Dekai, Kabupaten Yahukimo. Situasi berubah mencekam ketika sekitar 20 orang bersenjata api dan senjata tajam tiba-tiba melakukan penyerangan.

Kepanikan tak terhindarkan. Penumpang yang baru turun maupun yang hendak berangkat berlarian menyelamatkan diri. Di tengah kekacauan itu, pilot dan kopilot dilaporkan terkena tembakan di sekitar area runway.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menyampaikan bahwa keterangan para saksi di lokasi memperkuat dugaan adanya serangan terorganisir. “Fakta di lapangan menunjukkan adanya aksi brutal yang membahayakan keselamatan penerbangan dan masyarakat sipil,” ujarnya.

Sebagai respons cepat, aparat menerjunkan tambahan 29 personel ke lokasi guna memperketat pengamanan bandara serta melakukan penyisiran di wilayah sekitar. Langkah ini diambil untuk memastikan situasi kembali kondusif dan mencegah potensi serangan lanjutan.

Investigasi awal mengindikasikan para pelaku melarikan diri ke arah Kabupaten Yahukimo, mengingat posisi Bandara Koroway Batu berada di wilayah perbatasan. Tim gabungan kini melakukan pengejaran intensif sembari mengumpulkan bukti tambahan dan memperdalam keterangan saksi untuk mengungkap identitas kelompok bersenjata yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Peristiwa ini kembali menegaskan tingginya risiko keamanan penerbangan perintis di wilayah pedalaman Papua, sekaligus menjadi tantangan serius bagi aparat dalam menjamin keselamatan transportasi udara dan masyarakat sipil.

Narator : Karina Karin
Grafis : Lembayung

Tagline :

KRI Gadjah Mada: Ambisi Samudra atau Simbolisme Mahal...??? Kabar bahwa eks kapal induk Italia ITS Giuseppe Garibaldi ak...
15/02/2026

KRI Gadjah Mada: Ambisi Samudra atau Simbolisme Mahal...???

Kabar bahwa eks kapal induk Italia ITS Giuseppe Garibaldi akan diakuisisi dan dinamai KRI Gadjah Mada bukan sekadar berita pertahanan biasa. Jika benar terealisasi, ini adalah deklarasi diam-diam bahwa Indonesia ingin naik kelas—dari kekuatan maritim regional menjadi pemain serius di samudra terbuka.

Nama “Gadjah Mada” bukan pilihan netral. Ia sarat pesan. Sumpah Palapa adalah simbol penyatuan Nusantara. Memberi nama itu pada kapal induk berarti membebankan sejarah, ambisi, dan ekspektasi pada satu lambung baja sepanjang 180 meter.

Namun pertanyaannya sederhana: apakah ini langkah strategis yang matang, atau sekadar lompatan simbolik yang mahal..?

Ambisi Blue Water Navy

Selama bertahun-tahun, Indonesia berbicara tentang poros maritim dunia. Tetapi realitas kekuatan laut kita masih bertumpu pada pertahanan kepulauan (archipelagic defense). Kapal induk akan mengubah doktrin itu secara fundamental.

Kapal induk bukan alat patroli. Ia adalah instrumen proyeksi kekuatan. Ia adalah pesan politik yang mengapung.

Kedatangannya—jika benar ditargetkan sebelum HUT TNI 5 Oktober 2026—akan menjadi panggung pertunjukan kekuatan. Tetapi pertunjukan berbeda dengan kesiapan tempur.

Realitas yang Tak Bisa Disembunyikan

Kapal ini diluncurkan pada 1980-an. Artinya, kita berbicara tentang platform yang sudah berumur lebih dari empat dekade. Modernisasi tentu mungkin. Tetapi modernisasi bukan sulap. Ia butuh dana besar, perawatan intensif, dan kesiapan SDM tingkat tinggi.

Lebih penting lagi: kapal induk tanpa pesawat tempur berbasis kapal hanyalah kapal besar dengan landasan kosong.

Indonesia belum memiliki jet V/STOL seperti F-35B atau Harrier. Tanpa itu, perannya akan terbatas pada helikopter, drone, dan fungsi komando. Berguna? Ya. Revolusioner? Belum tentu.

Gugus Tempur: Ujian Sesungguhnya

Publik sering terpukau pada kapal induk. Padahal kekuatan sesungguhnya ada pada Carrier Strike Group—fregat pertahanan udara, kapal selam pengawal, kapal logistik, sistem radar berlapis, dan jaringan tempur terintegrasi.

Tanpa ekosistem itu, kapal induk justru menjadi target strategis yang sangat mahal.

Apakah Indonesia sudah siap membangun seluruh arsitektur itu secara simultan?

Industri Dalam Negeri: Peluang atau Beban?

Rencana perbaikan di dalam negeri—kemungkinan melalui PT PAL—adalah langkah yang patut diapresiasi. Transfer teknologi, penguatan industri pertahanan, dan peningkatan kapasitas teknisi nasional adalah keuntungan nyata.

Namun pengalaman menunjukkan: proyek besar tanpa transparansi bisa berubah menjadi beban fiskal jangka panjang.

Modernisasi alutsista harus dibangun di atas kebutuhan strategis, bukan euforia simbolik.

Dimensi Geopolitik

Di tengah memanasnya Indo-Pasifik, setiap langkah militer dibaca sebagai sinyal. Kapal induk Indonesia akan diperhatikan oleh Australia, Singapura, Tiongkok, hingga Amerika Serikat.
Indonesia selama ini dikenal sebagai kekuatan defensif dengan politik bebas aktif. Kapal induk bisa menggeser persepsi itu—baik ke arah deterrence yang dihormati, maupun kecurigaan baru.

Diplomasi dan postur militer harus berjalan seimbang.

Antara Ambisi dan Rasionalitas

Tidak ada yang salah dengan ambisi. Negara kepulauan terbesar di dunia memang pantas memiliki kekuatan laut yang kuat.

Tetapi sejarah militer dunia mengajarkan satu hal: kekuatan bukan ditentukan oleh simbol terbesar, melainkan oleh kesiapan paling menyeluruh.
Kapal induk bisa menjadi tonggak sejarah.

Bisa juga menjadi monumen mahal yang lebih sering bersandar daripada berlayar.

Pertanyaan akhirnya bukan apakah kita bangga memiliki KRI Gadjah Mada.

Pertanyaannya adalah:

apakah kita siap membangun seluruh ekosistem kekuatan yang membuat nama itu layak menggetarkan samudra?

Narator : Karina Karin
Grafis : Lembayung

Tagline :

Aparat TNI-Polri Tangkap Dua Terduga Anggota TPNPB-OPM di Yahukimo
14/02/2026

Aparat TNI-Polri Tangkap Dua Terduga Anggota TPNPB-OPM di Yahukimo

Aparat TNI-Polri Tangkap Dua Terduga Anggota TPNPB-OPM di Yahukimo

YAHUKIMO – Aparat gabungan TNI-Polri kembali melakukan penangkapan terhadap dua terduga anggota TPNPB-OPM di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (14/2/2026) malam.

Dua pria yang diamankan masing-masing berinisial Atios Sobolim dan Elipianus Esema. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 22.38 WIT di kawasan ruko Kompleks Pulau, Dekai.

Kronologis Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula sekitar pukul 21.00 hingga 22.00 WIT saat terjadi pembakaran ruko Blok B oleh orang tak dikenal (OTK). Api dilaporkan membakar sejumlah bangunan di kawasan tersebut.

Sekitar pukul 22.15 WIT, warga dan sejumlah pihak mulai berkumpul untuk membantu memadamkan api. Lima menit kemudian, pukul 22.20 WIT, aparat gabungan melakukan patroli kamtibmas di seputaran Kota Dekai.

Selanjutnya, sekitar pukul 22.30 WIT, aparat disebut menyasar sejumlah warga sipil di lokasi kejadian. Pada pukul 22.38 hingga 22.40 WIT, aparat gabungan melakukan penangkapan terhadap dua pria yang kemudian disebut sebagai terduga anggota TPNPB-OPM.

Keterangan Keluarga

Pihak keluarga menyatakan bahwa Atios Sobolim dan Elipianus Esema saat itu baru keluar dari rumah untuk melihat peristiwa kebakaran, karena tempat tinggal mereka berada di sekitar ruko Blok A dan Blok B.

“Anak kami hanya keluar untuk melihat kejadian kebakaran karena rumah dekat lokasi. Tidak ada kaitan dengan pembakaran,” ujar salah satu anggota keluarga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat TNI-Polri terkait detail penangkapan maupun dugaan keterlibatan keduanya dalam insiden pembakaran tersebut.
Situasi di Kota Dekai dilaporkan mulai kondusif setelah api berhasil dipadamkan, sementara aparat masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian.

Narator : Karina Karin

Tagline

14/02/2026

Bentrok TNI–Polri di Mappi Diselesaikan Lewat Mediasi, Dipicu Miskomunikasi

Mappi – Bentrok antara personel Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia di Kabupaten Mappi, Papua Selatan, dipastikan telah diselesaikan melalui mediasi.
Insiden yang sempat viral di media sosial itu disebut dipicu oleh miskomunikasi antar anggota di lapangan.

Hal tersebut disampaikan Komandan Pusat Polisi Militer TNI, Yusri Nuryanto, pada Jumat (13/02).
Ia menegaskan kedua institusi telah melakukan pertemuan dan sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan serta profesional.

“Permasalahan sudah diselesaikan melalui mediasi antara pimpinan satuan. Ini murni karena miskomunikasi di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi di lokasi kejadian kini telah kondusif dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. Pimpinan TNI dan Polri di wilayah tersebut juga telah memberikan arahan kepada seluruh personel agar meningkatkan koordinasi guna mencegah kejadian serupa.

TNI dan Polri, lanjutnya, tetap berkomitmen menjaga soliditas serta sinergi dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah, khususnya di Papua Selatan.

Tagline

Sosok Elkius Kobak, Pimpinan KKB yang Diduga Dalangi Penembakan Pesawat Smart Air, Pernah Klaim Bunuh Prajurit TNIPAPUA ...
14/02/2026

Sosok Elkius Kobak, Pimpinan KKB yang Diduga Dalangi Penembakan Pesawat Smart Air, Pernah Klaim Bunuh Prajurit TNI

PAPUA SELATAN – Nama Elkius Kobak kembali mencuat setelah aparat keamanan menyebut ia sebagai pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang diduga berada di balik penembakan pesawat milik Smart Air di wilayah Papua Selatan.
Dalam insiden yang terjadi di Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, pesawat Smart Air dilaporkan ditembak saat hendak mendarat.

Dua awak pesawat, yakni pilot dan kopilot, meninggal dunia akibat serangan tersebut. Aparat menduga aksi itu dilakukan oleh KKB yang dipimpin Elkius Kobak, yang beroperasi di wilayah Yahukimo dan sekitarnya.

Beroperasi di Yahukimo

Elkius Kobak dikenal sebagai salah satu pimpinan KKB yang aktif di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Kelompoknya kerap dikaitkan dengan sejumlah aksi penyerangan terhadap aparat keamanan maupun warga sipil di wilayah pedalaman Papua.

Aparat menyebut kelompok ini memiliki basis di daerah pegunungan dan hutan yang sulit dijangkau, sehingga menyulitkan proses penegakan hukum.

Pernah Klaim Tewaskan Prajurit TNI

Sebelumnya, kelompok yang dipimpin Elkius Kobak juga sempat mengklaim bertanggung jawab atas sejumlah serangan terhadap aparat TNI di wilayah konflik Papua. Dalam beberapa pernyataan yang beredar, kelompok tersebut mengaku menewaskan prajurit TNI dalam kontak tembak.
Namun, pihak TNI pada sejumlah kesempatan membantah klaim tersebut dan menyatakan informasi yang disebarkan kelompok bersenjata itu tidak sepenuhnya benar.

Aparat Lakukan Pengejaran

Pasca penembakan pesawat Smart Air, aparat gabungan TNI-Polri meningkatkan pengamanan dan melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata tersebut. Operasi penegakan hukum difokuskan di wilayah Yahukimo dan daerah perbatasan yang diduga menjadi jalur pergerakan kelompok.

Hingga kini, aparat masih mendalami kronologi lengkap penembakan serta mengumpulkan bukti tambahan untuk memastikan aktor intelektual di balik serangan yang menewaskan dua awak pesawat tersebut.

Kasus ini kembali menyoroti situasi keamanan di sejumlah wilayah Papua yang masih rawan aksi kekerasan bersenjata.

14/02/2026

Pembaretan Pendidikan Komando Marinir 177, Prajurit Muda Resmi Sandang Baret Ungu

Address

Surabaya

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Militer dan Alutsista posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share