30/03/2026
Iran baru saja melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan negara manapun di zaman modern: memungut biaya transit di jalur laut internasional yang seharusnya bebas dilalui.
Menurut data pelacakan maritim, beberapa kapal telah melewati Selat Hormuz sejak Selasa pagi. Tapi mereka tidak lewat secara gratis. Iran menyatakan akan memungut biaya dari negara-negara yang ingin mendapat jaminan transit aman melalui jalur perairan tersebut.
Ini perubahan fundamental dari posisi Iran sebelumnya. Awalnya Iran menutup Hormuz total untuk semua kapal. Lalu mereka mengizinkan kapal dari "negara non-musuh" lewat. Dan sekarang mereka memonetisasi kontrol tersebut dengan memungut biaya.
Secara hukum internasional, ini sangat kontroversial. Selat Hormuz adalah jalur pelayaran internasional yang dilindungi oleh Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS). Memungut biaya transit di jalur seperti ini belum pernah terjadi dan bisa menciptakan preseden berbahaya bagi perdagangan global.
Tapi secara strategis, ini langkah cerdas dari Iran. Mereka mengubah Hormuz dari senjata militer menjadi sumber pendapatan, menunjukkan bahwa mereka bisa mengontrol jalur tersebut tanpa harus menutupnya sepenuhnya.
Sumber: CNN (Live Updates March 25–26: White House Working to arrange Iran war talks)