Ngopingopi ID

Ngopingopi ID Ngopi + Nge-review produk digital. Ditulis oleh Arief Priyono Maka, bacalah ngopingopi.net untuk teman ngopi kamu.

Jika kamu menemukan ngopingopi.net, kamu akan menemukan artikel tentang kopi atau budaya ngopi yang sedang menjadi tren masa kini.

Surabaya sekarang punya 12.510 kedai kopi, terbanyak di Indonesia, ngalahin Jakarta. Tapi 3 kategori ini masih kosong, d...
04/07/2026

Surabaya sekarang punya 12.510 kedai kopi, terbanyak di Indonesia, ngalahin Jakarta. Tapi 3 kategori ini masih kosong, dan salah satunya nilainya 96.000 mahasiswa πŸ‘€

Yang jarang dibahas: ekonomi Surabaya tumbuh 5,87% di 2025 (data aktual BPS), sektor makan-minum nyumbang 16,71% ekonomi kota, dan hampir 60% rodanya digerakkan belanja rumah tangga. Duitnya ada, beredar, dan nambah tiap tahun.

Masalahnya bukan pasar. Masalahnya hampir semua pemain baru masuk lewat pintu yang sama: kafe estetik premium di atas 35 ribu. Padahal celah paling basah justru di kategori yang belum ada pemainnya sama sekali.

Di carousel ini gue bedah:

β†’ peta kepadatan konsep dari 264 coffee shop terverifikasi

β†’ 3 celah kosong beserta tingkat kesulitannya

β†’ estimasi modal dan balik modal tiap celah, dari Rp 240 juta sampai Rp 1,15 M

Kalau lo pegang modal 250 juta, lo masuk celah yang mana? Tulis di komentar.

Save buat referensi pas nyusun rencana, kirim ke partner lo sebelum dia setor DP sewa. Peta lengkapnya (koridor, persona, simulasi finansial, checklist 90 hari) ada di ebook Menang di Pasar Kopi Surabaya 2026, link di bio β˜•

Pemesanan "Peta Brand": Kursus + AI Tool Branding & Positioning Coffee Shop Klik Link di Bio.--Coffee shop enak tapi sep...
21/06/2026

Pemesanan "Peta Brand": Kursus + AI Tool Branding & Positioning Coffee Shop Klik Link di Bio.

--

Coffee shop enak tapi sepi? Sering masalahnya bukan di kopinya, tapi di positioning.

Anomali Coffee mulai dari 10 kursi, sekarang satu-satunya wakil Indonesia di Top 100 dunia di 2025.

Ini 7 keputusan branding yang bikin mereka sampe ke sana, dan semuanya bisa lo tiru tanpa modal gede.

Simpan buat bahan pas lagi nyusun kedai lo. Follow ngopingopi.id buat obrolan kopi dari rasa sampai bisnisnya.

Kedai lo kopinya enak, tempatnya nyaman, tapi tetep sepi? Tenang, masalahnya jarang di kopinya.Biasanya gara-gara kedai ...
19/06/2026

Kedai lo kopinya enak, tempatnya nyaman, tapi tetep sepi? Tenang, masalahnya jarang di kopinya.

Biasanya gara-gara kedai lo belum punya alasan kuat buat dipilih. Positioning-nya masih ngambang. Dan tanpa itu, lo cuma jadi "salah satu", bukan "yang itu".

Di carousel ini gue bedah:

β†’ kenapa "kopi enak, tempat nyaman" itu bukan positioning (itu KTP, semua kedai punya)

β†’ 3 pertanyaan murah buat nemu positioning kedai lo

β†’ kenapa diinget mati-matian sama 100 orang lebih kuat daripada dilupain pelan-pelan sama 10.000
Geser, terus jawab 3 pertanyaan di slide 5 jujur-jujuran.

Yang paling spesifik, biasanya yang paling diinget.
Simpan biar bisa dibaca ulang pas lagi nyusun konsep.

Terus komen d**g: kedai lo (atau kedai impian lo) mau dikenal sebagai apa? Penasaran. β˜•

12.510 kedai kopi. Terbanyak se-Indonesia.Bukan Jakarta. Bukan Bandung. Tapi Surabaya.Gue research kota ini dan ternyata...
07/05/2026

12.510 kedai kopi. Terbanyak se-Indonesia.

Bukan Jakarta. Bukan Bandung. Tapi Surabaya.

Gue research kota ini dan ternyata banyak yang counter-intuitive:

β†’ Surabaya itu BUKAN kota wisata. Ini kota dagang. PDRB Rp 830 triliun, 26,97% dari perdagangan. Demand F&B di sini driven sama PEKERJA, bukan turis.

β†’ Jangkauannya 10 juta jiwa metropolitan (Gerbangkertosusila), bukan cuma 3 juta penduduk kotanya. Komuter harian 1,4 juta.

β†’ UMK 2026 = Rp 5.288.796. Paling tinggi se-Jawa Timur. Itu langsung ngegeser BEP ke atas dibanding kota lain.

β†’ Sewa beda jauh per zona: Pusat 100-450jt/tahun, area kampus cuma 40-100jt/tahun. Pilih zona dulu, baru konsep.

β†’ Pajak restoran naik 270% dalam 3 tahun. Demand masih tumbuh lebih cepat dari supply. Yang saturated itu cafe biasa β€” yang punya identity dan kalkulasi, masih banyak ruang.

Carousel ini gue bikin buat lo yang lagi serius mau buka kedai di Surabaya.

Matematika. Bukan feeling.

β€”

πŸ“ Save buat referensi

πŸ’¬ Lo lagi nyari spot di zona mana? Cerita di komen

50-64% kedai kopi indie tutup dalam 5 tahun pertama.Bukan karena kopinya jelek. Bukan karena lokasinya salah.Mostly kare...
06/05/2026

50-64% kedai kopi indie tutup dalam 5 tahun pertama.

Bukan karena kopinya jelek. Bukan karena lokasinya salah.

Mostly karena founder masuk industri tanpa ngerti 1 hal:

Bikin kedai itu 50% passion, 50% business.

Yang bertahan 10+ tahun = yang nguasai dua-duanya.

Gue habis baca artikel Perfect Daily Grind soal North Roast Coffee Roasters di Kingston, Canada. Buka 1998, ulang tahun ke-28 tahun ini. Bertahan saat ribuan kedai indie buka-tutup di sekitarnya.

Founder mereka, Rich Ottenhof, kasih insight yang relate banget buat scene Indonesia 2026.

Geser ke samping buat 4 pilar yang bikin kedai bertahan:

βœ“ Financial literacy (baca angka tiap minggu)
βœ“ Community engagement (loyal lebih berharga dari viral)
βœ“ Operational transparency (positioning yang nggak bisa di-copy)
βœ“ Consumer education (kasih skill, bukan cuma minuman)

Kopi enak + interior estetik = modal masuk industri.
4 hal di atas = modal bertahan 10+ tahun.

Save dulu buat refleksi pelan-pelan.

Reply: dari 4 pilar di atas, mana yang paling lemah di kedai lo? Yang paling lemah = yang paling worth fokus dulu.

Di US, Starbucks baru rilis "vibe ordering" pakai ChatGPT (April 2026).Customer tinggal bilang ke AI: "gue lagi pengen y...
04/05/2026

Di US, Starbucks baru rilis "vibe ordering" pakai ChatGPT (April 2026).

Customer tinggal bilang ke AI: "gue lagi pengen yang anget dan cozy", dapet rekomen minuman yang cocok.

Belum di Indonesia. Tapi sinyal scene-nya jelas: customer behavior berubah.

Mereka nggak mulai dari nama menu. Mereka mulai dari perasaan.

Pelajaran buat founder kedai lokal, bukan asal adopsi AI, tapi observasi perubahannya.

Geser β†’

Di carousel:

βœ“ Apa itu vibe ordering + kenapa Starbucks repot bikin
βœ“ Behavior Gen Z Indonesia yang udah order pakai feeling
βœ“ Cara cek vibe kedai lo udah jadi atau belum (3 customer test)

Save dulu buat refleksi pelan-pelan.

Reply 1 kata, vibe kedai lo apa? Kalau lo butuh waktu lebih dari 5 detik buat jawab, vibe lo belum jadi.

β€”

Lo nggak harus serve semua orang.Mahasiswa + WFC + ibu-ibu meeting + tongkrongan malam + couple date β€” itu bukan kedai, ...
02/05/2026

Lo nggak harus serve semua orang.

Mahasiswa + WFC + ibu-ibu meeting + tongkrongan malam + couple date β€” itu bukan kedai, itu food court.

Dan ironisnya, kedai yang nyoba serve semua orang biasanya yang paling cepat sepi.

Kenapa? Karena nggak ada satu pun grup yang ngerasa kedai ini "buat gue".

Banyak calon founder takut nge-niche karena khawatir market kekecilan. Plot twistnya:

Market generik = kompetisi ratusan ribu kedai.
Market niche = kompetisi mungkin 50-200 kedai.

Niching down bukan ngecilin market lo. Itu ngecilin kompetisi.

Geser β†’

Di carousel ini gue breakdown:
βœ“ Case Toko Kopi Tuku (2015 β†’ 2026, 1 kedai β†’ ~60 gerai) yang berani positioning di tengah
βœ“ Cara cepat nemu niche: jawab kebalikan ("siapa yang BUKAN target gue?")
βœ“ Hitung kasarnya β€” kenapa 5% spesifik dari area lo udah cukup buat survive

Save dulu buat di-recheck pas lo lagi planning kedai.

Reply: siapa yang BUKAN target kedai lo? Pertanyaan ini lebih sulit dijawab daripada "siapa target lo". Justru itu yang bikin positioning lo jelas.

β€”

Logo keren. Kopi enak. Lokasi rame.Tapi 6 bulan setelah grand opening, kedai lo mati pelan-pelan.Bukan karena lo kurang ...
01/05/2026

Logo keren. Kopi enak. Lokasi rame.

Tapi 6 bulan setelah grand opening, kedai lo mati pelan-pelan.

Bukan karena lo kurang kerja keras.

Tapi karena lo skip 1 step yang dikira "branding"β€”padahal bukan.

Per November 2025, di Indonesia ada 461 ribu+ kedai kopi. Terbanyak di dunia. Di kota lo, mungkin tiap kelurahan udah ada 5-10 kedai.

Tanpa positioning yang jelas, kedai lo cuma "salah satu dari sekian banyak". Customer datang sekali, besoknya pindah ke sebelah.

Geser ke samping β†’

Gue bahas:
βœ“ Kenapa branding β‰  logo + estetik
βœ“ 3 pertanyaan WAJIB sebelum buka kedai
βœ“ Test diagnostic apakah positioning lo udah jadi atau belum

Save dulu buat di-recheck pas lo lagi planning kedai.

Reply 1 kalimat positioning kedai lo di kolom komentarβ€”gue bantu kasih feedback.

β€”

"Mau buka kedai kopi tapi bingung mulai dari mana."Itu kalimat yang sering banget muncul.Dan biasanya lanjutannya gini:-...
08/04/2026

"Mau buka kedai kopi tapi bingung mulai dari mana."

Itu kalimat yang sering banget muncul.

Dan biasanya lanjutannya gini:

- Udah riset dari YouTube, TikTok, Google
- Makin banyak baca malah makin bingung
- Punya uang tapi takut habis karena salah langkah
- Lihat kedai lain rame tapi nggak ngerti kenapa

Masalahnya bukan kamu nggak bisa. Kamu cuma nggak punya sistem.

Ada blueprint 9 bab: dari menentukan konsep, target market, hitung modal & BEP, sampai SOP operasional. Step-by-step, bukan tebak-tebakan.

Buat kamu yang serius mau buka kedai pertama.

Namanya BLOOMING.Sebelum nuang air ke kopi, lo harus basahin dulu bubuk kopinya. Cukup 2x berat kopi: 15 gram kopi, tuan...
11/03/2026

Namanya BLOOMING.

Sebelum nuang air ke kopi, lo harus basahin dulu bubuk kopinya. Cukup 2x berat kopi: 15 gram kopi, tuang 30 gram air. Tunggu 30 detik.

Lo bakal lihat bubuk kopi "mengembang" kayak roti. Itu gas CO2 yang keluar dari dalam kopi, hasil proses roasting. Dan gas ini HARUS keluar dulu sebelum lo lanjut seduh.

Kenapa? Karena selama gas itu masih di dalam, air gak bisa masuk ke sela-sela bubuk kopi dengan benar. Air ketemu gas = air ditolak. Hasilnya? Ekstraksi gak merata. Hambar di satu sisi, pahit di sisi lain.

Cara yang bener: tuang air panas pelan, merata, biar semua bubuk kena air. Tunggu 30 detik. Baru lanjut tuang sisanya: pelan, circular, stabil.

Bonus: blooming juga jadi indikator freshness beans lo. Mengembang tinggi = beans fresh, roast date masih muda. Gak mengembang sama sekali = beans udah lama, flavor udah mulai flat. Kalau bloom lo datar, bukan teknik lo yang salah: ganti beans lo.

30 detik yang sering diskip ini = perbedaan antara kopi biasa dan kopi yang BENER.

Next time nyeduh, coba perhatiin blooming kopi lo. Mengembang gak? Cerita di kolom komentar.

Address

Surabaya
Surabaya

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ngopingopi ID posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share