Radar Surabaya

Radar Surabaya "Mbakhas Suroboyo Nggawe Boso Suroboyo Ben Tambah Cinta Suroboyo"

Media Mainstream lokal grup Jawapos di Surabaya Raya yg berdiri 24 Februari 2001

05/06/2026

Diduga Berebut Wilayah, Dua Mobil Taksi Terlibat Tabrakan di P*K Saat Dini Hari

Insiden tabrakan melibatkan dua mobil taksi terjadi di kawasan P*K pada Jumat, (5/6) sekitar pukul 04.14 WIB dini hari. Peristiwa tersebut diduga dipicu karena perebutan wilayah antar pengemudi hingga berujung aksi saling menabrakkan kendaraan. Rekaman kejadian yang beredar di media sosial memperlihatkan kedua mobil mengalami kerusakan di bagian depan usai benturan terjadi. Sejumlah warga dan pengendara yang melintas tampak berhenti untuk menyaksikan situasi di lokasi kejadian. Hingga kini belum diketahui secara pasti apakah ada korban luka maupun penyelesaian dari insiden tersebut.

05/06/2026

Curanmor di Kawasan Perumahan Elite Surabaya Terekam CCTV, Motor Raib Siang Hari

Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di kawasan Citraland Surabaya dan terekam jelas kamera pengawas CCTV. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, (24/5) sekitar pukul 14.00 WIB saat kondisi lingkungan terlihat sepi. Dalam video yang beredar, tampak dua pelaku bekerja sama menjalankan aksinya, salah satunya sempat memantau area sekitar untuk memastikan situasi aman. Setelah merasa tidak ada warga yang memperhatikan, pelaku langsung membawa kabur satu unit sepeda motor yang terparkir di lokasi. Rekaman aksi tersebut kini viral di media sosial, sementara hingga saat ini belum ada informasi terbaru mengenai keberadaan kendaraan maupun identitas pelaku.

Memasuki musim hajatan pasca-Idul Adha 1447 Hijriah, tenda pernikahan dan berbagai acara warga mulai bermunculan di seju...
05/06/2026

Memasuki musim hajatan pasca-Idul Adha 1447 Hijriah, tenda pernikahan dan berbagai acara warga mulai bermunculan di sejumlah kampung hingga ruas jalan permukiman di Surabaya.

Namun di balik tradisi tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya mengingatkan bahwa penggunaan jalan untuk hajatan memiliki aturan ketat dan tidak boleh sampai menutup total akses warga.

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dishub Surabaya, Hanang Prasetyo, mengatakan tren penyelenggaraan hajatan memang selalu meningkat setelah Iduladha. Karena itu, pihaknya kembali mengingatkan masyarakat agar mengurus perizinan dan tetap menjaga akses jalan bagi pengguna lain.

“Biasanya setelah Iduladha memang banyak warga menggelar hajatan, mulai dari pernikahan hingga acara keluarga lainnya. Namun penggunaan jalan di luar fungsinya tetap harus mengikuti mekanisme perizinan yang berlaku,” kata Hanang pada Radar Surabaya, Kamis (4/6/2026).

Hanang menjelaskan, kewenangan perizinan penggunaan jalan berbeda-beda sesuai status jalannya. Untuk jalan nasional maupun provinsi misalnya, izin diterbitkan oleh kepolisian tingkat Polda. Sedangkan penggunaan jalan milik Pemerintah Kota Surabaya menjadi kewenangan Polrestabes Surabaya. Adapun jalan lingkungan dan perkampungan diproses melalui Polsek setempat.

Baca selengkapnya di https://radarsurabaya.jawapos.com/surabaya/2606050012/dishub-surabaya-ingatkan-tenda-nikahan-tak-boleh-tutup-total-akses-jalan

04/06/2026

Warga Surabaya Utara Geger, Pelaku Curanmor Ternyata Tetangga Sendiri

Warga Surabaya Utara dibuat geger setelah kasus pencurian sepeda motor yang sempat meresahkan akhirnya berhasil terungkap. Pelaku yang diamankan rupanya merupakan warga sekitar yang sehari-hari dikenal baik oleh tetangga. Fakta tersebut membuat banyak warga kaget karena pelaku selama ini sering terlihat berbaur dan berinteraksi seperti biasa. Usai kabar penangkapan tersebar, suasana lingkungan langsung ramai diperbincangkan warga. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat agar masyarakat tetap waspada dan lebih menjaga keamanan kendaraan di lingkungan tempat tinggal.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi ...
04/06/2026

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Jawa Timur menegaskan pentingnya penguatan keamanan pangan, tata kelola rantai pasok, serta pengawasan proses pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan manfaat program dapat dirasakan secara optimal, aman, dan berkelanjutan oleh masyarakat.

Emil mengatakan keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari kualitas layanan, keamanan pangan, serta dampak ekonomi yang dihasilkan bagi masyarakat.

“Program MBG bukan hanya tentang menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga membangun ekosistem pangan yang sehat, aman, dan berkelanjutan. Karena itu aspek keamanan pangan dan kualitas proses harus menjadi perhatian utama,” ujarnya, Kamis (4/6).

Emil mencontohkan praktik baik pelaksanaan MBG di Kabupaten Magetan yang telah membangun kerja sama dengan koperasi peternak lokal untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan. Melalui pola tersebut, kebutuhan telur, ayam, dan berbagai komoditas pangan lainnya dapat dipenuhi langsung dari kelompok peternak tanpa melalui rantai distribusi yang panjang.

“Praktik seperti ini perlu terus didorong dan direplikasi di daerah lain karena tidak hanya mendukung keberlangsungan Program MBG, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi peternak dan pelaku usaha lokal.” ujarnya.

Baca selengkapnya di https://radarsurabaya.jawapos.com/jatim/2606040022/mbg-jawa-timur-jangkau-895-juta-penerima-wagub-emil-dardak-minta-standar-keamanan-pangan-diperketat

04/06/2026

Viral Keributan Pengendara Motor dan Kru Bus di Kediri, Lalu Lintas Sempat Macet

Keributan antara seorang pengendara motor dengan kru bus terjadi di Jalan Raya Bence, Kota Kediri, Rabu sore (3/6). Insiden tersebut terekam kamera handphone warga dan videonya viral di media sosial karena memperlihatkan suasana tegang di tengah jalan raya. Dalam rekaman yang beredar, kedua pihak terlihat terlibat cekcok hingga nyaris adu fisik dan menjadi perhatian warga sekitar. Akibat kejadian itu, arus lalu lintas di lokasi sempat tersendat karena banyak pengendara memperlambat laju kendaraan untuk menyaksikan peristiwa tersebut. Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab keributan antara pengendara motor dan kru bus tersebut.

Cara pandang Generasi Z terhadap dunia kerja terus mengalami perubahan. Jika pada masa lalu pekerjaan identik dengan gaj...
04/06/2026

Cara pandang Generasi Z terhadap dunia kerja terus mengalami perubahan. Jika pada masa lalu pekerjaan identik dengan gaji tinggi dan jaminan stabilitas, kini banyak anak muda mempertimbangkan berbagai aspek lain sebelum memutuskan bergabung dengan sebuah perusahaan.

Perubahan tren tersebut terlihat di berbagai sektor, terutama perusahaan swasta dan startup yang didominasi tenaga kerja usia muda. Tumbuh di era digital dengan akses informasi yang cepat serta meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan mental, Gen Z memiliki ekspektasi yang berbeda dibanding generasi sebelumnya.

Meski gaji tetap menjadi faktor penting, banyak anggota Gen Z tidak lagi menjadikannya sebagai satu-satunya pertimbangan. Lingkungan kerja, fleksibilitas, kesempatan berkembang, hingga nilai dan tujuan perusahaan turut memengaruhi keputusan mereka dalam memilih karier.

Salah satu aspek yang paling diperhatikan adalah lingkungan kerja. Gen Z cenderung menghindari budaya kerja yang dianggap toxic, komunikasi yang tidak sehat, maupun tekanan kerja yang berlebihan. Sebaliknya, mereka lebih tertarik pada perusahaan yang menawarkan suasana kerja suportif, terbuka, dan kolaboratif.

Baca selengkapnya di https://radarsurabaya.jawapos.com/hobi-lifestyle/2606040016/selain-gaji-ini-faktor-yang-dicari-gen-z-saat-memilih-pekerjaan

03/06/2026

Pengendara Mobil Ugal-Ugalan di Sidoarjo Bikin Jalanan Tegang, Nyaris Tabrak Pemotor

Perjalanan pulang kerja di Sidoarjo berubah menegangkan setelah dua aksi berkendara berbahaya terekam kamera warga pada Selasa sore. Kejadian pertama terjadi di Bundaran Waru, saat sebuah mobil nekat memepet kendaraan lain karena diduga tak sabar di tengah kondisi lalu lintas ramai hingga nyaris terjadi senggolan. Tak lama kemudian, di Jalan Raya Keboananom, Gedangan, sebuah mobil merah melaju kencang sambil menyalip beberapa motor dan mobil secara ekstrem. Aksi itu hampir mengenai kendaraan di depannya dan juga pemotor dari arah berlawanan, hingga memancing emosi pengendara lain yang kemudian membalas dengan membuntuti sambil membunyikan klakson panjang. Rekaman tersebut kini ramai dibagikan warganet dan menuai sorotan karena aksi saling terpancing di jalan dinilai bisa memicu kecelakaan fatal.

Seorang perempuan menjadi korban dugaan penjambretan di Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya, belakang mal, Selasa (2/6) petang...
03/06/2026

Seorang perempuan menjadi korban dugaan penjambretan di Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya, belakang mal, Selasa (2/6) petang. Korban ditemukan tergeletak memakai baju batik korpri warna biru, jaket putih, celana panjang kain warna hitam dan berkerudung hitam.

Informasi yang dihimpun, korban ditemukan oleh anggota BPBD Surabaya sudah tergeletak di Jalan Kusuma Bangsa, belakang Mal pukul 17.35.

Kondisi korban tidak sadar diduga akibat luka benturan keras di kepala. Korban diduga merupakan korban penjambretan. Kejadian tersebut langsung dilaporkan Command Center 112 Surabaya.

Tak lama kemudian tim medis dan ambulans dan pihak kepolisian juga mendatangi lokasi. Tim Medis langsung melakukan penanganan awal dan membawa korban ke RSUD Dr Soetomo menggunakan ambulans PMI Kota Surabaya.

Saat ditemukan korban tidak membawa identitas karena di lokasi hanya menyisakan tali tas putus dan motor Honda Beat korban. Sesampainya di rumah sakit petugas sempat mengalami kendala karena pasien tidak membawa identitas untuk proses pendaftaran rumah sakit agar korban segera mendapatkan perawatan. Namun berkat koordinasi Command Center 112, Kepolisian dan Satpol PP serta relawan korban teridentifikasi dan pihak keluarga korban berhasil dihubungi.

Baca selengkapnya di https://radarsurabaya.jawapos.com/surabaya/2606030012/diduga-jadi-korban-jambret-perempuan-berseragam-batik-korpri-ditemukan-tergeletak-di-jalan-kusuma-bangsa-surabaya

03/06/2026

Tragis, Tiga Kru Odong-Odong Tewas Tersengat Listrik di Cikarang Utara

Peristiwa nahas terjadi di Kampung Cibeureum, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Selasa (2/6). Sebanyak tujuh panjak odong-odong dilaporkan tersengat aliran listrik saat berada di lokasi kejadian. Tiga panjak meninggal dunia di tempat, sementara empat lainnya dalam kondisi kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Warga sekitar sempat panik dan berusaha memberikan pertolongan sebelum petugas datang melakukan evakuasi. Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti insiden tragis tersebut.

Address

Jalan Kembang Jepun 167-169 Surabaya
Surabaya

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Radar Surabaya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Radar Surabaya:

Share