RRI Surabaya

RRI Surabaya Akun Resmi LPP RRI Surabaya

Twitter : @RRI_Surabaya
Instagram : @rrisurabaya

[email protected] (RRI Net)
[email protected] (eMagazine)

https://linktr.ee/RRISURABAYA

Lembaga Penyiaran Publik yang independen menyajikan informasi faktual dan terverifikasi terkini

Operating as usual

Digitalisasi media merupakan sebuah keniscayaan. Media elektronik mau tidak mau harus bermigrasi ke kanal digital. Lalu ...
16/09/2021

Digitalisasi media merupakan sebuah keniscayaan. Media elektronik mau tidak mau harus bermigrasi ke kanal digital. Lalu bagaimana dengan nasib radio yang merupakan media elektronik tertua di Indonesia. Siapkan untuk menuju era digital? Apa plus minusnya?

Anda bisa simak dalam dialog spesial besok pagi mulai pukul 08.00 Wib, hanya di FM 99.2 Pro1 RRI Surabaya

#digitalisasi #media #radio #dab #dab+

Digitalisasi media merupakan sebuah keniscayaan. Media elektronik mau tidak mau harus bermigrasi ke kanal digital. Lalu bagaimana dengan nasib radio yang merupakan media elektronik tertua di Indonesia. Siapkan untuk menuju era digital? Apa plus minusnya?

Anda bisa simak dalam dialog spesial besok pagi mulai pukul 08.00 Wib, hanya di FM 99.2 Pro1 RRI Surabaya

#digitalisasi #media #radio #dab #dab+

Terima kasih buat semua pendengar dan penikmat setia Radio Republik Indonesia (RRI) Surabaya. Baik itu Programa 1, Progr...
14/09/2021

Terima kasih buat semua pendengar dan penikmat setia Radio Republik Indonesia (RRI) Surabaya. Baik itu Programa 1, Programa 2, Programa 4 maupun Channel Lima. Tidak lupa pengunjung setia RRI Net, Kami akan menjadi lebih baik lagi kedepannya 💪💪💪

#rri76tahun #rrisurabaya #companyprofile

https://youtu.be/7IdV3jEDsVk

Terima kasih buat semua pendengar dan penikmat setia Radio Republik Indonesia (RRI) Surabaya. Baik itu Programa 1, Programa 2, Programa 4 maupun Channel Lima. Tidak lupa pengunjung setia RRI Net, Kami akan menjadi lebih baik lagi kedepannya 💪💪💪

#rri76tahun #rrisurabaya #companyprofile

https://youtu.be/7IdV3jEDsVk

Besok pagi mulai jam 08.00-09.00 Wib, kita bakalan ngobrol masalah data statistik, bersama pakarnya dari BPS Jawa Timur....
13/09/2021

Besok pagi mulai jam 08.00-09.00 Wib, kita bakalan ngobrol masalah data statistik, bersama pakarnya dari BPS Jawa Timur.

Jangan lupa, hanya di FM 96.8 Pro 4 RRI Surabaya dan aplikasi RRI Play Go

#bpsjatim #pro4surabaya #statistik #jawatimur #surabaya #rrisurabaya

Besok pagi mulai jam 08.00-09.00 Wib, kita bakalan ngobrol masalah data statistik, bersama pakarnya dari BPS Jawa Timur.

Jangan lupa, hanya di FM 96.8 Pro 4 RRI Surabaya dan aplikasi RRI Play Go

#bpsjatim #pro4surabaya #statistik #jawatimur #surabaya #rrisurabaya

11 September merupakan tanggal bersejarah bagi Radio Republik Indonesia. Pada tanggal yang sama, ditetapkan juga menjadi...
11/09/2021

11 September merupakan tanggal bersejarah bagi Radio Republik Indonesia. Pada tanggal yang sama, ditetapkan juga menjadi Hari Radio Nasional.
.
Dirgahayu Radio Republik Indonesia. Selamat Ulang Tahun ke-76. Semoga selalu menjadi corong informasi, pendidikan dan hiburan yang berkualitas untuk seluruh masyarakat Indonesia.
.
Tangguh, Tumbuh Sehat dan Kuat, Suarakan Indonesia. Sekali di udara, tetap di udara!

#HUTke76RRI #AngkasawanRRI #RRISurabaya #RRIRadio #HariRadio

11 September merupakan tanggal bersejarah bagi Radio Republik Indonesia. Pada tanggal yang sama, ditetapkan juga menjadi Hari Radio Nasional.
.
Dirgahayu Radio Republik Indonesia. Selamat Ulang Tahun ke-76. Semoga selalu menjadi corong informasi, pendidikan dan hiburan yang berkualitas untuk seluruh masyarakat Indonesia.
.
Tangguh, Tumbuh Sehat dan Kuat, Suarakan Indonesia. Sekali di udara, tetap di udara!

#HUTke76RRI #AngkasawanRRI #RRISurabaya #RRIRadio #HariRadio

***POJOK NARASI***Saipul Jamil Bukan Pahlawan KuDielu-elukan bak atlet menyabet medali emas. Kalung berbalut bunga disem...
07/09/2021

***POJOK NARASI***

Saipul Jamil Bukan Pahlawan Ku

Dielu-elukan bak atlet menyabet medali emas. Kalung berbalut bunga disematkan. Arak-arakan mobil mengiringi. Mobil sport Porsche Merah ditunggangi seakan kejadian beberapa tahun silam hanya sebuah titik hitam yang pantas untuk dilupakan.

Inilah panggung popularitas tanah air. Mereka yang salah di agung-agungkan, dipuji dan dipuja seolah apa yang dilakukan benar. Belum lagi bumbu-bumbu infotainment tanah air. Mereka para posohor tanah air yang melakukan kegiatan menyimpang baik asusila, prostitusi online hingga narkoba bak santapan lezat yang pantas untuk dihidangkan.

Hal ini berkebalikan dengan nasib maling ayam, yang mungkin harus mendapatkan siksaan, pukulan bahkan tendangan. Bagi sebagian orang maling mungkin aib atau kejahatan berat. Sedangkan koruptor yang jelas jelas "Garong" uang rakyat layaknya kejahatan kecil yang perlu dibina bukan dibinasakan.

Memang Bang Ipul bukan Garong uang rakyat atau pengguna narkoba. Namun apa yang dilakukan beberapa tahun silam membuat orang mengernyitkan dahi. "Kok bisa"?.

Ini lah dunia terbalik negeri ini. Pembebasan pedangdut Saipul Jamil seoalah dinanti, disanjung dan diperlakukan bak "Pahlawan". Potret Gagal Paham ini justru memantik reaksi. Petisi penolakan pun dibuat

Ajakan "Boikot Saipul Jamil Mantan Narapidana Pedofilia, Tampil di Televisi Nasional dan YouTube" menjadi cerita. Dampaknya puluhan hingga ratusan ribu tanda tangan penolakan online telah disematkan.

Masuknya Ipul ke jeruji besi tidak lain tidak bukan karena kasus asusila terhadap anak di bawah umur. Praktik menyimpang yang dilakukannya itu justru menjadi ironis, ia juga melakukan suap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Ipul mungkin bisa terkekeh atau tertawa lebar sekarang ini. Pertanyaannya ? Bagaimana nasib korban yang dilecehkan. Bisa jadi luka kelam itu masih membekas hingga kini.

Lima tahun lalu atau pada 14 Juni 2016, Pengadilan Negara Jakarta Utara menjatuhkan hukuman 3 tahun kepada Saipul Jamil. Kala itu, hakim menyatakan pedangdut itu terbukti melanggar pasal 292 KUHP tentang perbuatan cabul karena mencabuli korban yang tinggal di rumahnya dan korban saat itu masih usia dini.

Vonis 3 tahun itu diperberat di tingkat banding. Hukuman Saipul Jamil di kasus pencabulan menjadi 5 tahun penjara.

Tentunya ini bisa menjadi gambaran, bahwa jejak digital itu masih ada. Perbuatan asusila yang dilakukan Ipul dan bahkan predator lainnya sampai kapanpun tidak dibenarkan. Para pendukung boleh saja mengelu-elukan artis pujaannya. Tapi yang perlu menjadi perhatian janganlah apa yang dilakukan berlebihan.

Ini sekelumit kata-kata yang dilontarkan nitezin untuk mas Saipul

"Emang gak tau malu aja, padahal kasusnya pelecehan lho... bisa-bisanya disambut kaya gitu. lu gak tau apa perasaan korban n kel korban yang dilecehin, dia traumanya bisa seumur hidup," kata netizen.

"dia penjahat loh bukan pahlawan perang," komentar netizen.

"Pelaku kekerasan seksual, pelecehan terhadap anak, kalau diluar negeri udah diblaclisy," tulis netizen.

"berlebihan kaya nyambut pahlawan," ujar netizen.

Semoga kejadian seperti ini cukup sampai disini. Benar kata netizen. Mas Ipul bukan Pahlawan. Tapi ..............?

#jurnalisempati #pojoknarasi
Penulis : Benny Hermawan
Source : https://satulajur.blogspot.com

***POJOK NARASI***

Saipul Jamil Bukan Pahlawan Ku

Dielu-elukan bak atlet menyabet medali emas. Kalung berbalut bunga disematkan. Arak-arakan mobil mengiringi. Mobil sport Porsche Merah ditunggangi seakan kejadian beberapa tahun silam hanya sebuah titik hitam yang pantas untuk dilupakan.

Inilah panggung popularitas tanah air. Mereka yang salah di agung-agungkan, dipuji dan dipuja seolah apa yang dilakukan benar. Belum lagi bumbu-bumbu infotainment tanah air. Mereka para posohor tanah air yang melakukan kegiatan menyimpang baik asusila, prostitusi online hingga narkoba bak santapan lezat yang pantas untuk dihidangkan.

Hal ini berkebalikan dengan nasib maling ayam, yang mungkin harus mendapatkan siksaan, pukulan bahkan tendangan. Bagi sebagian orang maling mungkin aib atau kejahatan berat. Sedangkan koruptor yang jelas jelas "Garong" uang rakyat layaknya kejahatan kecil yang perlu dibina bukan dibinasakan.

Memang Bang Ipul bukan Garong uang rakyat atau pengguna narkoba. Namun apa yang dilakukan beberapa tahun silam membuat orang mengernyitkan dahi. "Kok bisa"?.

Ini lah dunia terbalik negeri ini. Pembebasan pedangdut Saipul Jamil seoalah dinanti, disanjung dan diperlakukan bak "Pahlawan". Potret Gagal Paham ini justru memantik reaksi. Petisi penolakan pun dibuat

Ajakan "Boikot Saipul Jamil Mantan Narapidana Pedofilia, Tampil di Televisi Nasional dan YouTube" menjadi cerita. Dampaknya puluhan hingga ratusan ribu tanda tangan penolakan online telah disematkan.

Masuknya Ipul ke jeruji besi tidak lain tidak bukan karena kasus asusila terhadap anak di bawah umur. Praktik menyimpang yang dilakukannya itu justru menjadi ironis, ia juga melakukan suap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Ipul mungkin bisa terkekeh atau tertawa lebar sekarang ini. Pertanyaannya ? Bagaimana nasib korban yang dilecehkan. Bisa jadi luka kelam itu masih membekas hingga kini.

Lima tahun lalu atau pada 14 Juni 2016, Pengadilan Negara Jakarta Utara menjatuhkan hukuman 3 tahun kepada Saipul Jamil. Kala itu, hakim menyatakan pedangdut itu terbukti melanggar pasal 292 KUHP tentang perbuatan cabul karena mencabuli korban yang tinggal di rumahnya dan korban saat itu masih usia dini.

Vonis 3 tahun itu diperberat di tingkat banding. Hukuman Saipul Jamil di kasus pencabulan menjadi 5 tahun penjara.

Tentunya ini bisa menjadi gambaran, bahwa jejak digital itu masih ada. Perbuatan asusila yang dilakukan Ipul dan bahkan predator lainnya sampai kapanpun tidak dibenarkan. Para pendukung boleh saja mengelu-elukan artis pujaannya. Tapi yang perlu menjadi perhatian janganlah apa yang dilakukan berlebihan.

Ini sekelumit kata-kata yang dilontarkan nitezin untuk mas Saipul

"Emang gak tau malu aja, padahal kasusnya pelecehan lho... bisa-bisanya disambut kaya gitu. lu gak tau apa perasaan korban n kel korban yang dilecehin, dia traumanya bisa seumur hidup," kata netizen.

"dia penjahat loh bukan pahlawan perang," komentar netizen.

"Pelaku kekerasan seksual, pelecehan terhadap anak, kalau diluar negeri udah diblaclisy," tulis netizen.

"berlebihan kaya nyambut pahlawan," ujar netizen.

Semoga kejadian seperti ini cukup sampai disini. Benar kata netizen. Mas Ipul bukan Pahlawan. Tapi ..............?

#jurnalisempati #pojoknarasi
Penulis : Benny Hermawan
Source : https://satulajur.blogspot.com

***POJOK NARASI***Nasib Mujur Sang KoruptorTuan-Tuan KPK, apa kabar ? telinga kami sedang berisik, bernegosisasi apa bet...
06/09/2021

***POJOK NARASI***

Nasib Mujur Sang Koruptor

Tuan-Tuan KPK, apa kabar ? telinga kami sedang berisik, bernegosisasi apa betul KPK sedang tidak punya jati diri, digerogoti tikus-tikus berdasi yang nenteng status korupsi ? atau sedang ditunggangi kepentingan-kepentingan naas yang membuat KPK jadi keluar batas ? Wajar kami bicara, karena rakyat tidak dungu soal penegakan hukum yang terkesan ambigu.

Kurang ajar rasanya kalau maling masih punya muka. KPK jangan bodoh dan diam saja. Koruptor adalah maling negara tanpa kenal kata biasa. Mereka beda dengan maling ayam yang diganjar hukum tahunan lalu diremisi atau dapat diskon khususon. Apalagi soal dogma sebagai “korban”. Seperti cuitan Novel Baswedan, Penyidik Senior KPK nonaktif, “ketika menyebut koruptor sebagai penyintas (korban), lalu siapa pelakunya ? negara ?”. Miris. Sangat disayangkan. Hal yang sama juga disampaikan Saut Situmorang, Mantan Wakil Ketua KPK. Bahwa KPK sedang tidak baik-baik saja. Semakin diremeh-temehkan, semakin dihujat, semakin liar perangainya, semakin rakyat tidak lagi punya cita-cita.

Tuan-tuan KPK, kami sedang tidak bercanda. Pangkal dan ujung memerangi korupsi harus seiya sekata. Itu cita-cita dan harapan kami sebagai bangsa yang mau merdeka dari maling negara. Tapi lagi-lagi kami geram dan publik kecewa, ketika KPK menggandeng koruptor jadi Brand Ambassador. Sebut saja Duta Anti Korupsi. Tugasnya memberikan penyuluhan soal tindak pidana korupsi, sembari berbagi cerita bagaimana menjalani masa hukuman di lapas jeruji besi. Memang negara kita negara demokrasi, siapapun layak dihargai dan dihormati, bebas menyampaikan opini dan pandangan diruang publik, hingga aktif berorasi di kanal-kanal resmi. Kalau koruptor, apa hukumnya ? yang mencuri, mencurangi, dan mengkhianati rakyat bahkan negara, apa betul layak bernasib mujur ? atau kita sebagai penonton wajib mengiyakan lakon koruptor ?

Mantan Pimpinan KPK, Bambang Widjojanto, menyentil “Apakah kita sedang ditinggikan kedunguannya ?” pun sama dengan Mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, “Ke depan harus lebih berani lagi. Jangan hanya jadi penyuluh antikorupsi, tapi menjadikan mereka Pimpinan KPK”. Tuan-tuan KPK, kami paham, banyak aturan pasal-pasal pesanan yang mengkebiri tugas dan fungsi kalian. Maaf, kami pun juga perlu bertanya, sebegitu murahnya harga diri KPK ? Pegawai berpretsasi dicopot dan diintimidasi, lalu koruptor di akomodasi. Alangkah lucunya negeri ini.

#jurnalisempati #pojoknarasi
Penulis : Aska Ariska
Source : https://satulajur.blogspot.com

***POJOK NARASI***

Nasib Mujur Sang Koruptor

Tuan-Tuan KPK, apa kabar ? telinga kami sedang berisik, bernegosisasi apa betul KPK sedang tidak punya jati diri, digerogoti tikus-tikus berdasi yang nenteng status korupsi ? atau sedang ditunggangi kepentingan-kepentingan naas yang membuat KPK jadi keluar batas ? Wajar kami bicara, karena rakyat tidak dungu soal penegakan hukum yang terkesan ambigu.

Kurang ajar rasanya kalau maling masih punya muka. KPK jangan bodoh dan diam saja. Koruptor adalah maling negara tanpa kenal kata biasa. Mereka beda dengan maling ayam yang diganjar hukum tahunan lalu diremisi atau dapat diskon khususon. Apalagi soal dogma sebagai “korban”. Seperti cuitan Novel Baswedan, Penyidik Senior KPK nonaktif, “ketika menyebut koruptor sebagai penyintas (korban), lalu siapa pelakunya ? negara ?”. Miris. Sangat disayangkan. Hal yang sama juga disampaikan Saut Situmorang, Mantan Wakil Ketua KPK. Bahwa KPK sedang tidak baik-baik saja. Semakin diremeh-temehkan, semakin dihujat, semakin liar perangainya, semakin rakyat tidak lagi punya cita-cita.

Tuan-tuan KPK, kami sedang tidak bercanda. Pangkal dan ujung memerangi korupsi harus seiya sekata. Itu cita-cita dan harapan kami sebagai bangsa yang mau merdeka dari maling negara. Tapi lagi-lagi kami geram dan publik kecewa, ketika KPK menggandeng koruptor jadi Brand Ambassador. Sebut saja Duta Anti Korupsi. Tugasnya memberikan penyuluhan soal tindak pidana korupsi, sembari berbagi cerita bagaimana menjalani masa hukuman di lapas jeruji besi. Memang negara kita negara demokrasi, siapapun layak dihargai dan dihormati, bebas menyampaikan opini dan pandangan diruang publik, hingga aktif berorasi di kanal-kanal resmi. Kalau koruptor, apa hukumnya ? yang mencuri, mencurangi, dan mengkhianati rakyat bahkan negara, apa betul layak bernasib mujur ? atau kita sebagai penonton wajib mengiyakan lakon koruptor ?

Mantan Pimpinan KPK, Bambang Widjojanto, menyentil “Apakah kita sedang ditinggikan kedunguannya ?” pun sama dengan Mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, “Ke depan harus lebih berani lagi. Jangan hanya jadi penyuluh antikorupsi, tapi menjadikan mereka Pimpinan KPK”. Tuan-tuan KPK, kami paham, banyak aturan pasal-pasal pesanan yang mengkebiri tugas dan fungsi kalian. Maaf, kami pun juga perlu bertanya, sebegitu murahnya harga diri KPK ? Pegawai berpretsasi dicopot dan diintimidasi, lalu koruptor di akomodasi. Alangkah lucunya negeri ini.

#jurnalisempati #pojoknarasi
Penulis : Aska Ariska
Source : https://satulajur.blogspot.com

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan, persentase kasus konfirmasi positif Covid-19 pada...
31/08/2021

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan, persentase kasus konfirmasi positif Covid-19 pada anak mengalami peningkatan 2 persen dibandingkan Juli 2021.

Menurut Dante, saat ini, kasus konfirmasi positif Covid-19 pada anak sekitar 15 persen, meskipun pada dua bulan lalu kasus konfirmasi Covid-19 pada anak berada di angka 13 persen dan 12 persen. Sementara itu, persentase angka kematian Covid-19 pada anak sekitar 2 persen.

Dante mengatakan data tersebut harus diwaspadai karena anak bisa menjadi salah satu sumber klaster Covid-19 di keluarga. Dante juga meminta para orangtua mengenali gejala-gejala Covid-19 pada anak agar jika terpapar Covid-19 lebih cepat ditangani dan dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

Berdasarkan data tersebut, Dante mengatakan bahwa proses pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas berisiko meningkatkan kasus positif Covid-19 dan menjadi klaster baru.

Oleh karenanya, Wamenkes meminta, pelaksanaan PTM diiringi dengan evaluasi skrining berkala untuk mendeteksi klaster baru Covid-19.

#ptm #covidanak #kemenkes #rrinews #rri

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan, persentase kasus konfirmasi positif Covid-19 pada anak mengalami peningkatan 2 persen dibandingkan Juli 2021.

Menurut Dante, saat ini, kasus konfirmasi positif Covid-19 pada anak sekitar 15 persen, meskipun pada dua bulan lalu kasus konfirmasi Covid-19 pada anak berada di angka 13 persen dan 12 persen. Sementara itu, persentase angka kematian Covid-19 pada anak sekitar 2 persen.

Dante mengatakan data tersebut harus diwaspadai karena anak bisa menjadi salah satu sumber klaster Covid-19 di keluarga. Dante juga meminta para orangtua mengenali gejala-gejala Covid-19 pada anak agar jika terpapar Covid-19 lebih cepat ditangani dan dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

Berdasarkan data tersebut, Dante mengatakan bahwa proses pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas berisiko meningkatkan kasus positif Covid-19 dan menjadi klaster baru.

Oleh karenanya, Wamenkes meminta, pelaksanaan PTM diiringi dengan evaluasi skrining berkala untuk mendeteksi klaster baru Covid-19.

#ptm #covidanak #kemenkes #rrinews #rri

Address

Jalan Pemuda 82-90 Surabaya, Jawa Timur
Surabaya
60271

Telephone

62315342091

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RRI Surabaya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to RRI Surabaya:

Videos

Category

Nearby media companies


Other Radio Stations in Surabaya

Show All

Comments

Hallo dulur, pripun kabaripun? Mugi sedoyo pinaringan bagas waras.. Monggo dipun presani, lagu terbaru Kangto yang berjudul - Gadis Pasir Kaliki 🙏🏻 saksikan aksi Kangto dengan mengklik link di bawah ini: https://youtu.be/lMMsmgnBYEQ Ampun kesupen Like, Komen & Subscribe.. Matur nuwun🙏🏻
Masih untung dan masih bagus RRI Surakarta ada di SW. Dulu, RRI Surabaya ada di band SW1, tetapi telah lama menghilang 20tahun lebih. Dulu, pemancar SWnya ada di Jl.Embong Malang, Surabaya. Kalau pemancar band MWnya ada di Kec.Mojosari-Mojokerto. Memori radio kempit mania
Ingat nga hari ini hari Apa ? Ya, Hari ini Hari Anti Narkotika Internasional. Setiap 26 Juni Hari Anti Narkotika Internasional diperingati setiap tahunnya untuk mengingatkan masyarakat agar menghindari dan melawan penyalahgunaan obat-obatan, juga penjualan obat secara ilegal. Kenapa tanggal 26 Juni ? Tentu ini ada ceritanya. Hari Anti Narkotika Internasional dicanangkan oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) pada 26 Juni 1988. Tanggal ini dipilih dengan mengambil momen pengungkapan kasus perdagangan o***m oleh Lin Zexu (1785-1851) di Humen, Guangdong, Tiongkok. Lin Zexu adalah pejabat yang hidup pada masa Kaisar Daoguang dari Dinasti Qing. Ia terkenal dengan perjuangannya menentang perdagangan o***m di Tiongkok oleh bangsa-bangsa asing. Kala itu, Lin Zexu melihat negaranya semakin terpuruk karena harta negara terus mengalir ke Inggris untuk membeli obat terlarang, dan ada ketergantungan akan o***m. Sebab itu, Lin bertekad menumpas obat terlarang. Usahanya ini akhirnya memicu Perang Candu antara Tiongkok dan Inggris. Nah Gitu ceritanya mengapa tanggal 26 Juni diperingati jadi Hari Anti Narkotika Internasional. Sekali lagi ingat, jangan dekat dekat dengan Narkotik…….
Kabar kasus pengambilan paksa jenazah Covid-19 di Rumah Sakit Paru, Jalan Karang Tembok, Semampir, terus berlanjut. Sekarang empat tersangka terancam hukuman tujuh tahun penjara.Yang lebih miris mereka juga ternyata setelah di Rapid ternyata reaktif , sehingga pelaku dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. Keempat pemuda yang juga satu keluarga besar ini adalah MI (28), MA (25), M Kemal (23), dan MB (22). Menurut Kabid Humas Polda Jatim keempat tersangka akan dikarantina di RS Bhayangkara Polda Jatim sembari menunggu hasil swab. namun kasusnya tetap berlanjut. Trono berharap kasus ini jadik bahan pembelajaran bagi masyarakat. Sehingga tidak ada lagi kejadian serupa lantaran rentan terpapar covid 19. Sebab penjemputan paksa ini selain melanggar UU juga membahayakan diri sendiri, lingkungan rumah dan keluarganya. Bukan begitu ? Nah informasi selengkapnya kalian baca saja di KBRN RRI Surabaya ya
Sudah dengar belum Kebun Binatang Surabaya (KBS) mau di buka lagi. Nah ini informasinya. Menurut Dirut PDTS KBS Choirul Anwar. Kebun Binatang Surabaya akan beroperasi dengan menggunakan standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan. Namun dengan waktu Oprasi lebih pendek/ yaitu buka pukul 08 sampai pkl 11.00 WIB saja. Pengunjung juga dibatasi sehari hanya 1000-1500 pengunjung, khusus Hari Senin-Jumat. Tetapi, khusus Hari Jumat hanya 500 pengunjung. Sedangkan kalau weekend, disiapkan kunjungan sekitar 3 ribu orang. Pihak KBS sudah menyiapkan infrastruktur mulai dari kedatangan pengunjung, saat berada di dalam KBS, hingga keluar dari KBS. Bahkan, infrastruktur penunjang untuk pembelian tiket dan tempat antrinya juga sudah dipersiapkan. Khusus Untuk Balita dan usia diatas 60 Tahun tidak boleh masuk. Nantinya pengunjung dipandu oleh tanda panah atau penunjuk arah se arah, sehingga tidak saling bersinggungan dengan pengunjung lainnya. Kabar baik kan ?! Tapi sebaiknya kita juga menahan diri dulu ya …… Informasi selengkapnya tentang hal ini, bisa kalian baca di KBRN RRI Surabaya….
Salam Musik Indonesia… New Release : REGI WEKING – Cintamu Bukan Untukmu (CBU) Song : Cintamu Bukan Untukku (CBU) Singer : REGI WEKING (Ex-Vocalist Grup Heavy Metal "GARUDA FORCE" ) Songwriter : REGI WEKING Genre : Rock Ballad Tersedia di : • https://itunes.apple.com/album/id1304637464 (iTunes) • https://www.youtube.com/watch?v=HlT8cx_ec24 (YouTube) • https://open.spotify.com/artist/0rNuoieuXcc3A8YwsOkNA0?fo=1 (Spotify) Terimakasih. . #RRISurabaya #SuROCKboyo #Suroboyo #Create #Creation #Creator #Selimut #Blanket #Kenal #Acquaintance #Acquaint #Puput #Pupus #Milik #Belong #Belonging #Longing #Search #Cari #Mencari #Pencarian #Cadar #Cara #Way #Kejora #Amal #Ibadah #AmalIbadah #Ibadat #kebaktian #Misa #Mass #Ritual #Rites #Rite #Right #Left
Semoga RRI Surabaya ttap jaya di udara dan tolong di malam senin adakan PPH Legendaris Ludruk RRI Surabaya.
pas siaran TK Kemarin ,ketinggalan d0mpet warna hitam... Butuh KTPnya saja.. :( :(
Sukses selalu
Assalamu'Alaikum
RRI makin mantap,slalu jaya diudara.salam dr kami eric dituban.
SElamat malam saya mendengar acara gita mlm tapi skg saya ada fi makasar jd saya terkadang saya dengarkan kadang ngak karna saya ketiduran dan saya doakan semoga banyak penggemarnya dan sukses selalu