GBI ROCK Graha Menorah Surabaya

GBI ROCK Graha Menorah Surabaya Satu sendok teladan lebih baik daripada segelas nasihat.

Belas Kasih yang EkstremPikirkan kembali saat Anda menerima belas kasihan…Mungkin Anda berutang uang kepada seseorang, t...
06/06/2026

Belas Kasih yang Ekstrem

Pikirkan kembali saat Anda menerima belas kasihan…

Mungkin Anda berutang uang kepada seseorang, tetapi mereka memutuskan untuk membatalkan utang Anda. Mungkin Anda menyakiti seseorang yang Anda kasihi, tetapi mereka memberi Anda kesempatan lagi. Mungkin Anda membuat kesalahan besar, tetapi Anda menerima pengampunan alih-alih hukuman.

Dalam ucapan bahagia kelima, serangkaian janji yang dibuat Yesus tentang Kerajaan Allah, Yesus mengatakan ini:

“Betapa bahagianya orang yang memiliki belas kasihan kepada orang lain, karena Allah akan memberikan belas kasihan kepada mereka.
Matius 5:7 PBTB2

Karena kita adalah orang-orang berdosa yang tidak sempurna yang tidak memenuhi standar kemuliaan Allah, kita semua pantas mati. Kita semua pantas dihukum. Kita semua pantas terpisah selamanya dari Tuhan.

“Tetapi Allah kaya dengan belas kasihan, dan Ia sangat mengasihi kita. Kita sudah mati karena semua pelanggaran yang kita lakukan terhadap Dia. Tetapi Allah memberikan kita hidup baru bersama Kristus. Oleh anugerah-Nya kamu diselamatkan.”
Efesus 2:4-5 PBTB2

Yesus berhasrat tentang keadilan dan kebenaran serta sangat mementingkan tentang anugerah dan belas kasihan.

Itulah sebabnya Dia membayar harga tertinggi bagi kita—agar kita dapat benar-benar hidup. Itulah sebabnya Dia menaklukkan kubur—untuk menyelamatkan jiwa kita dengan belas kasihan. Itu sebabnya Dia mengirimkan Roh-Nya—agar kita juga bisa menunjukkan belas kasihan.

Untuk lebih jelasnya, anugerah dan belas kasihan, meskipun serupa, tidaklah sama. Anugerah adalah mendapatkan apa yang tidak layak Anda terima (hadiah yang tidak pantas) sementara belas kasihan adalah tidak mendapatkan apa yang pantas Anda terima (penghakiman dan murka).

Dan meskipun lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, umat-Nya dipanggil untuk berbelaskasihan. Bahkan ketika seseorang telah berbuat salah padamu. Ya, bahkan ketika mereka tidak pantas mendapatkan kebaikan Anda. Ya, bahkan ketika Anda tidak ingin berbelas kasih.

Yesus telah menunjukkan belas kasihan kepada kita. Dan sekarang? Kita bisa menawarkannya kepada orang lain.

Hidup Penuh KuasaBayangkan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan bumi. Semuanya gelap dan tak berbentuk sampai Tuh...
23/05/2026

Hidup Penuh Kuasa

Bayangkan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan bumi. Semuanya gelap dan tak berbentuk sampai Tuhan berkata-kata, "Jadilah terang." Dalam sekejap, semuanya berubah. Cahaya menembus kegelapan, dan apa yang tadinya tidak terlihat kini tampak jelas. Inilah yang Roh Allah lakukan. Dia selalu dekat—membawa terang ke tempat yang sebelumnya tertutup kegelapan.

Roh Kudus tersedia bagi siapa saja yang menjadi pengikut Yesus, memampukan mereka untuk menghidupi panggilan yang telah Allah berikan kepada mereka.

Dan apa perintah Yesus kepada semua pengikut-Nya? Mengasihi Tuhan, mengasihi sesama, dan memuridkan.

Murid-murid pertama Yesus ingin agar Dia tinggal dan memulihkan kerajaan Israel. Namun dalam Kisah Para Rasul 1, Yesus mengisyaratkan bahwa Kerajaan-Nya tidaklah seperti yang mereka bayangkan. Kerajaan-Nya akan berlanjut sepanjang sejarah oleh kuasa Roh Kudus dan kesaksian terus-menerus dari para murid-Nya.

Roh Kudus adalah karunia dari Bapa surgawi yang membantu kita hidup dengan cara yang memuliakan Allah dan mencerminkan karakter-Nya. Ketika kita membiarkan Roh Kudus membentuk kita, Dia mengubah cara kita berpikir dan bertindak.

Roh Kuduslah yang memampukan kita menjadikan Yesus dikenal di seluruh dunia.

Untuk alasan ini, menjalani hidup yang dipenuhi Roh diperlukan inisiatif kita mencari Allah setiap hari. Melalui waktu inisiatif bersama Tuhanlah kita dapat menemukan cara memuridkan. Lalu, sembari kita menjalani hidup, Roh Kudus akan membantu kita bersukacita dan memberi keberanian menjadikan Yesus dikenal oleh orang-orang yang Dia tempatkan di sekitar kita. Dia akan memberi kita wawasan, persepsi, dan keberanian yang kita butuhkan untuk menunjukkan kasih Yesus kepada orang lain.

Jadi sekarang, luangkan waktu sejenak dan ucapkan syukur kepada Yesus atas karunia Roh Kudus-Nya. Kemudian, undanglah Roh Kudus untuk datang dan mengubah cara Anda berpikir dan bertindak. Luangkan waktu untuk merenung dengan hening, dan izinkan Roh Kudus membawa ke dalam pikiran Anda satu atau dua orang yang dapat Anda bagikan tentang kasih Yesus hari ini.

20/05/2026
Bimbingan BerhargaMungkinkah kita menjalani hidup yang memuliakan Tuhan? Mungkinkah kita melatih pikiran dan tubuh kita ...
20/05/2026

Bimbingan Berharga

Mungkinkah kita menjalani hidup yang memuliakan Tuhan? Mungkinkah kita melatih pikiran dan tubuh kita untuk melakukan apa yang kita tahu benar—dan tidak goyah melawan godaan?

Surat Paulus kepada jemaat di Galatia berisi panduan untuk pertanyaan-pertanyaan seperti itu:

"Maksudku ialah: Hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging."
Galatia 5:16 PBTB2

Tanpa berserah dan tunduk pada pimpinan Tuhan, sifat bawaan dosa kita bertentangan dengan apa yang Tuhan inginkan bagi kita.

Jika dibiarkan, kita akan mendambakan keinginan-keinginan duniawi. Dan semakin kita mengikuti godaan tersebut, semakin kita menginginkan lebih (seperti mengidam permen karena ingin memakan sesuatu yang manis, atau haus akan pornografi untuk memuaskan nafsu). Tetapi dengan pertolongan Roh Kudus, yang melembutkan hati dan mengubah serta membentuk kembali hati kita, kita dapat belajar untuk merindukan apa yang terbaik menurut Allah.

Sederhananya, rahasia untuk dapat hidup saleh adalah Roh Kudus. Dan Roh Kudus itu adalah Allah—salah satu dari tiga pribadi Tritunggal: Bapa, Putera (Yesus), dan Roh Kudus.

Yesus telah melakukan pekerjaan keselamatan yang sulit dan indah—dengan hidup, mati, dan bangkit kembali demi anak-anak-Nya—tetapi sekarang Dia ingin melanjutkan karya besar-Nya di dalam kita dan melalui kita.

Jika kedengarannya mustahil, memang benar itu mustahil—jika Anda berjuang sendirian. Tetapi, seperti yang dikatakan Yesus kepada murid-murid-Nya, “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu mungkin bagi Allah.” (Markus 10:27 PBTB2) Pemazmur juga memberi perspektif berharga lain, dikatakan, “Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih?
Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.” (Mazmur 119:9 TB)

Ketika kita berpegang teguh pada Firman-Nya, yang diilhami oleh Roh Kudus, bukan hanya mungkin—melainkan sangat mungkin—kita menjalani kehidupan yang memuliakan Dia.

Kisah TerhebatPernahkah Anda melakukan sesuatu yang hebat, tetapi pujian Anda dicuri oleh orang lain? Anda bekerja di ba...
19/05/2026

Kisah Terhebat

Pernahkah Anda melakukan sesuatu yang hebat, tetapi pujian Anda dicuri oleh orang lain? Anda bekerja di balik layar, memberikan gagasan hebat, atau menciptakan sesuatu yang luar biasa, namun ada orang lain yang datang dan menuntut hasil kerjanya secara penuh?

Memang tidak sama persis (karena kita sangat jauh dibandingkan kehebatan-Nya), namun kita harus berhati-hati agar tidak mencuri kemuliaan Tuhan.

Rasul Paulus, ketika menulis dari penjara Romawi, berkata:

“Sebab karena anugerah kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu, supaya tidak ada orang yang memegahkan diri.”
Efesus 2:8-9 PBTB2

Pada dasarnya, kita tidak akan ada di sini tanpa Sang Pencipta dan Pemelihara kita.

Kita tidak akan ada tanpa alam semesta dan tubuh tempat kita hidup—alam semesta dan tubuh yang tidak kita ciptakan sendiri. Kita tidak akan bisa bernapas tanpa oksigen di paru-paru kita, oksigen yang melayang (dalam batas yang jelas) tepat di atas planet kita. Kita tidak dapat berpikir atau melihat atau mendengar atau berbicara tanpa otak, mata, telinga, dan mulut yang Dia berikan kepada kita.

Namun selain menciptakan kita, hanya Tuhan-lah yang bisa menyelamatkan kita.

Kisah tentang Tuhan dan kisah kita adalah bahwa Dia mencari kita ketika kita tidak layak menerimanya—Dia menyelamatkan kita ketika kita tersesat dan putus asa. Kita tidak mampu menyelamatkan diri kita sendiri. Kita tidak mampu menjadi solusi. Kita tidak mampu menjadi penyelamat diri kita sendiri…

…dan itu adalah kabar baik!

Tuhan menyelamatkan kita karena kasih karunia-Nya, dan itu adalah anugerah. Keselamatan bukanlah sesuatu yang bisa diperoleh, tapi rahmat yang diberikan.

Kita tidak bisa berpikir bahwa kita lebih baik dari orang lain. Kita tidak bisa memutuskan siapa yang layak mendapatkan kasih-Nya dan siapa yang tidak, karena—tak seorang pun yang layak.

Namun, dalam rahmat-Nya yang besar, Allah telah memilih untuk menyatakan diri-Nya kepada kita pada saat tertentu dalam sejarah ini—karena Dia mengasihi kita. Dia memulai keselamatan ketika kita tidak bisa menyelamatkan diri sendiri. Dan Dia mengundang kita untuk bergabung dengan-Nya dalam kisah terhebat di dunia.

Maukah Anda ikut?

Kasih Karunia Tuhan yang TerbesarKitab Roma, surat Paulus kepada jemaat di Roma, adalah surat yang mendasari banyak topi...
16/05/2026

Kasih Karunia Tuhan yang Terbesar

Kitab Roma, surat Paulus kepada jemaat di Roma, adalah surat yang mendasari banyak topik penting dalam iman kekristenan.

Di dalamnya, Paulus menggambarkan hidup kita sebelum mengenal Tuhan sebagai hidup yang jauh dari Tuhan, dan bahkan musuh dari Tuhan–kita memilih hidup melawan rencana Tuhan bagi kita. Dia juga berbicara mengenai kebaikan dan kemurahan Yesus yang disediakan bagi kita sebagai jalan untuk kembali kepada Tuhan melalui keselamatan.

Inti argumen dan pengalaman Paulus sebagai umat Kristen ditemukan dalam Roma 5:8. Dia mengatakan bahwa saat kita masih jauh dari Tuhan dan lari dari-Nya, Tuhan mengutus Yesus untuk mati bagi kita. Melalui inilah Tuhan menunjukkan kasih-Nya yang sempurna bagi kita sebagai anak-anak-Nya.

Paulus tidak sekadar memaparkan teori–dia berbicara dari pengalaman! Tuhan menemui Paulus di tengah-tengah aksinya menganiaya para pengikut Kristus. Dan saat Paulus masih menjadi musuh Tuhan, Tuhan masih membuka jalan bagi Paulus untuk kembali ke hati Yesus.

Hal yang sama juga berlaku bagi kita.

Walau bagaimanapun wujud hidup kita, kita semua mulai dari tempat yang sama seperti Paulus–kita pernah jauh dari Tuhan. Dan hanya melalui Yesus kita telah ditebus kembali untuk dekat dengan Tuhan, dan sekarang menjadi bagian dari keluarga Allah. Anda punya jalan untuk kembali kepada Tuhan, berkat pengorbanan Yesus!

Address

Surabaya
60188

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GBI ROCK Graha Menorah Surabaya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to GBI ROCK Graha Menorah Surabaya:

Share