15/06/2026
Parade Pembebasan Paris yang paling ikonik terjadi pada 26 Agustus 1944, sehari setelah pasukan Jerman menyerah secara resmi kepada Sekutu. Parade kemenangan ini menandai berakhirnya 1.532 hari pendudukan Nasi di ibu kota Prancis. Berikut adalah rincian utama dari peristiwa bersejarah tersebut: -Pemimpin Utama: Parade dipimpin oleh Jenderal Charles de Gaulle, pemimpin Pasukan Prancis Merdeka, yang berjalan kaki menyusuri jalanan Paris untuk menegaskan kedaulatan Prancis. -Rute Ikonik: Pasukan berparade dari Arc de Triomphe menyusuri Champs-Élysées menuju Katedral Notre Dame. -Unit Militer: Barisan depan diisi oleh Divisi Lapis Baja ke-2 Prancis di bawah komando Jenderal Philippe Leclerc, sesuai janji Sekutu bahwa pasukan Prancis harus menjadi yang pertama memasuki kota. -Parade Amerika: Beberapa hari kemudian, tepatnya pada 29 Agustus 1944, Divisi Infanteri ke-28 Amerika Serikat juga mengadakan parade besar melalui rute yang sama sebagai simbol solidaritas Sekutu sebelum melanjutkan pergerakan ke garis depan. -Makna Historis: Selain merayakan kebebasan, parade ini berfungsi sebagai alat politik bagi De Gaulle untuk menyatukan berbagai faksi perlawanan (nasionalis, komunis, dan anarkis) di bawah satu pemerintahan sementara. Upacara peringatan tahunan terus diadakan di Paris setiap tanggal 25 dan 26 Agustus untuk menghormati para veteran dan pejuang perlawanan yang terlibat dalam pembebasan kota tersebut.