Indonesian Defence Forum

Indonesian Defence Forum Halaman update informasi militer Indonesia dan Dunia,
follow page kami sebagai dukungan. https://saweria.co/indonesiandefence

Informasi berita militer Indonesia & regional

US Centcom membagikan postingan salah satu pesawat tanker KC-135R di 'lokasi yang tidak diketahui' namun jelas jelas sed...
05/06/2026

US Centcom membagikan postingan salah satu pesawat tanker KC-135R di 'lokasi yang tidak diketahui' namun jelas jelas sedang diatas Palm Jumeirah, Uni Emirat Arab.

04/06/2026

Militer Kenya berusaha membubarkan demonstran di Ibukota Nairobi dengan tembakan peringatan.

Massa berusaha membebaskan anggota keluarga mereka yang dikarantina terkait virus Ebola di Afrika.

04/06/2026

Rekaman penembakan FA-18 Super Hornet oleh manpads buatan China yang digunakan oleh Iran.

Tampak hulu ledak fragmentasi mengenai sasaran namun belum berhasil menjatuhkan jet tempur tersebut.

04/06/2026

Penampakan drone FP-1 Ukraina yang membawa 2 unit drone FPV , membuat Ukraina mampu menyerang jauh kedalam wilayah Russia menggunakan drone FPV untuk menghantam target strategis.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), M. Qodari memaparkan sejumlah hasil kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Su...
03/06/2026

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), M. Qodari memaparkan sejumlah hasil kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis yang menghasilkan kesepakatan bisnis dan investasi senilai US$ 3,5 miliar atau sekitar Rp 61,25 triliun.

Menurut Qodari, kunjungan tersebut sejak awal diarahkan untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Prancis melalui kerja sama konkret di sektor pertahanan, pendidikan, energi, dan pengembangan mineral kritis.

"Jadwal resmi memang hanya ke Prancis," kata Qodari dalam konferensi pers PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), Jakarta, seperti dikutip CNNIndonesia.

Ia menjelaskan lawatan itu merupakan kunjungan balasan atas kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia pada 2025.

Qodari mengatakan pemerintah sebelumnya telah menetapkan sejumlah target kerja sama yang ingin dicapai selama kunjungan tersebut, termasuk penguatan sektor pertahanan melalui transfer teknologi.

"Yang pertama adalah di bidang ketahanan, karena kita semua tahu bahwa pemerintah Indonesia telah memperoleh sejumlah alat utama sistem persenjataan atau alutsista dari Prancis. Karena itu diperlukan transfer teknologi untuk penguasaan alutsista tersebut," ujarnya.

Selain pertahanan, pemerintah juga mendorong penguatan kerja sama pendidikan, khususnya di bidang science, technology, engineering, and mathematics (STEM).

"Jadi tidak sebatas membeli saja, tapi juga melakukan transfer teknologi," kata Qodari. Dari rangkaian pertemuan tersebut, Indonesia dan Prancis menyepakati sejumlah kerja sama strategis.

Berikut rinciannya,

1.Kadin dan MEDEF Bentuk Dewan Bisnis

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama MEDEF International meluncurkan France-Indonesia High-Level Business Council (FI-HLBC). Forum tersebut akan menjadi wadah dialog tingkat tinggi antara pelaku usaha kedua negara untuk memperkuat investasi dan perdagangan bilateral. Melalui FI-HLBC, kedua negara menargetkan peningkatan nilai perdagangan hingga tiga kali lipat pada 2035 dari posisi saat ini sebesar US$ 2,6 miliar.

2.Pertamina Gandeng Schlumberger.

PT Pertamina menandatangani kerja sama dengan SLB/PT Schlumberger Geophysics Nusantara untuk pengembangan teknologi migas dan energi bersih. Kolaborasi tersebut mencakup penerapan enhanced oil recovery (EOR), pengembangan migas nonkonvensional, digitalisasi berbasis kecerdasan buatan (AI), serta program penurunan emisi melalui carbon capture and storage (CCS), efisiensi energi, dan pengembangan panas bumi.

3.Perluas Kemitraan dengan TotalEnergies.

Pertamina juga memperluas kerja sama dengan perusahaan energi Prancis, TotalEnergies. Kesepakatan tersebut mencakup sektor hulu migas, LNG, perdagangan energi, biofuel, energi terbarukan, hingga pengembangan bisnis rendah karbon. Kedua perusahaan juga akan menjajaki proyek kilang hijau, CCS/CCUS, dan berbagai pengembangan energi masa depan.

4.Danantara-Thales Bangun Pabrik Radar.

Di sektor pertahanan, Danantara melalui PT Len Industri memvalidasi Letter of Intent (LoI) dengan perusahaan pertahanan Prancis, Thales. Kesepakatan itu mencakup rencana pembangunan pabrik radar "Made in Indonesia", pengembangan tactical data link, sistem komando dan kendali, fasilitas pemeliharaan, serta program pelatihan radar.

02/06/2026

Idf membagikan video penghancuran sebuah sekolah di Libanon Selatan ketika sedang dalam periode 3 minggu gencatan senjata.

02/06/2026

Mengalami kekalahan besar ketika berniat menginvasi Libanon, perwakilan isr43l di PBB mengeluhkan penggunaan drone FPV

Pengadaan 24 unit jet tempur J-10CE beserta rudal PL-15E untuk TNI-AU.Langkah modernisasi alat utama sistem senjata (alu...
02/06/2026

Pengadaan 24 unit jet tempur J-10CE beserta rudal PL-15E untuk TNI-AU.

Langkah modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) Indonesia kembali membuat kejutan di panggung geopolitik global.

Setelah mengamankan jet tempur Rafale dari Prancis Indonesia memperkuat komitmen doktrin non-blok (bebas-aktif) dengan melirik armada tempur asal Negeri Tirai Bambu.

​Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) tengah mematangkan rencana pengadaan jet tempur Chengdu J-10CE "Vigorous Dragon" beserta paket persenjataan mautnya, rudal udara-ke-udara jarak jauh PL-15E.

Langkah ini menandai babak baru diversifikasi teknologi militer TNI Angkatan Udara yang kian disegani di Asia Tenggara.

​Chengdu J-10CE adalah varian ekspor komersial dari J-10C yang dioperasikan oleh Angkatan Udara China (PLAAF).

Jet tempur bermesin tunggal ini sering kali disejajarkan dengan F-16 Fighting Falcon varian terbaru (Viper) milik AS atau Saab Gripen buatan Swedia berkat kelincahan kendali udara (fly-by-wire) dan desain sayap canard-delta.

​Fitur Unggulan J-10CE untuk TNI AU:
​Radar AESA Canggih.
Mampu mendeteksi target dari jarak jauh, melacak banyak sasaran sekaligus, serta memiliki ketahanan tinggi terhadap perang elektronika lawan (anti-jamming).

​Penampang Radar Rendah (RCS).
Desain bodi J-10CE dirancang menyerap sebagian gelombang radar, membuatnya lebih sulit dideteksi musuh dibanding jet tempur generasi keempat standar.

​Biaya Operasional Efisien.
Dibandingkan jet bermesin ganda, J-10CE menawarkan biaya perawatan per jam terbang yang jauh lebih ramah anggaran, sangat cocok untuk patroli rutin kedaulatan wilayah udara Indonesia yang luas.

​Rudal PL-15E, Game Changer kemampuan udara di Asia Tenggara.

​Daya pikat utama dari pinangan terhadap J-10CE ini terletak pada paket persenjataannya, pesawat ini dikonfigurasi secara native untuk membawa PL-15E, varian ekspor dari rudal Beyond-Visual-Range (BVR) andalan China.

Spesifikasi Utama Detil Kemampuan PL-15E
Tipe Rudal Beyond-Visual-Range Air-to-Air Missile (BVRAAM) sbb.

Jangkauan Operasional Sekitar 145 kilometer (versi ekspor resmi)
Sistem Pemandu Active Radar Seeker + Two-way Data Link
Kecepatan Maksimal Diperkirakan mencapai Mach 4+

Sistem Pertahanan Udara Jarak Menengah BUK-MB2K akan diplot mengawal langit Kalimantan.Kabar mengenai penguatan ruang ud...
02/06/2026

Sistem Pertahanan Udara Jarak Menengah BUK-MB2K akan diplot mengawal langit Kalimantan.

Kabar mengenai penguatan ruang udara Indonesia kembali hangat diperbincangkan. Salah satu alutsista yang ramai dibahas adalah Sistem Rudal Pertahanan Udara (Pertahanan Udara / Hanud) Buk-MB2K—varian modernisasi dari keluarga rudal Buk legendaris yang dikembangkan oleh Belarus.

​Sistem rudal penangkis serangan udara jarak menengah ini dikabarkan akan ditempatkan di Pulau Kalimantan, sebuah langkah strategis yang sangat logis mengingat pergeseran pusat pemerintahan ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

Buk-MB2K (sering kali dikaitkan atau tertukar dengan penamaan Buk-M2E versi Rusia) adalah sistem rudal permukaan-ke-udara (Surface-to-Air Missile / SAM) hasil modernisasi mendalam oleh industri pertahanan Belarus.

​Berbeda dengan varian orisinalnya yang menggunakan roda rantai (tracked), Buk-MB2K menggunakan sasis kendaraan beroda 8x8 buatan MZKT Belarus. Hal ini memberikan mobilitas tinggi di jalan raya dan kemudahan perawatan yang lebih baik untuk medan-medan tertentu.

​Spesifikasi & Kemampuan Utama:
​Multi-Target Tracking: Dilengkapi dengan radar pemandu dan kontrol tembakan canggih yang sangat tahan terhadap perang elektronik (electronic jamming). Sistem ini mampu mendeteksi, melacak, dan mengunci beberapa target udara sekaligus.

​Fleksibilitas Amunisi: Optimal menggunakan rudal generasi baru 9M318, namun juga kompatibel dengan rudal jenis 9M38MB atau 9M317.

​Target yang Dapat Dicegat: Dirancang untuk merontokkan berbagai ancaman udara modern, mulai dari jet tempur generasi keempat, helikopter, rudal jelajah, bom pintar (smart bombs), hingga pesawat tanpa awak (drone/UAV) yang terbang di berbagai ketinggian.

​Mobilitas: Mampu melaju dengan kecepatan maksimal hingga 60 km/jam dengan daya jelajah operasional kendaraan mencapai 700 km.

Penempatan sistem pertahanan udara jarak menengah (MRAD - Medium Range Air Defense) di Kalimantan memiliki nilai taktis dan strategis yang sangat tinggi bagi Indonesia.

​Perisai Udara Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sebagai jantung pemerintahan yang baru, IKN memerlukan sistem pertahanan berlapis (layered air defense).

Buk-MB2K akan mengisi kekosongan pertahanan udara jarak menengah untuk mencegat ancaman sebelum menyentuh wilayah inti target.

​Menjaga Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. Kalimantan berbatasan langsung dengan Selat Makassar dan Laut Sulawesi yang merupakan jalur pelayaran serta koridor penerbangan internasional yang sangat padat sekaligus rawan.

​Penguatan Garis Perbatasan.
Memperkuat posisi tawar militer Indonesia di wilayah utara yang berbatasan langsung dengan negara tetangga serta dekat dengan kawasan sengketa Laut Cina Selatan (Laut Natuna Utara).

​Status Saat Ini.
Kabar mengenai pengadaan dan penempatan ini semakin diperkuat oleh laporan latihan yang diikuti oleh sejumlah personel Satuan Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI AD langsung di Belarus, serta survei fasilitas kesiapan gudang rudal di jajaran Kodam VI/Mulawarman (Kalimantan).

​Kehadiran Buk-MB2K di tanah Borneo diharapkan menjadi lompatan besar bagi modernisasi sishanud (sistem pertahanan udara) nasional, sekaligus memberikan efek deteren (gentar) yang kuat di kawasan Asia Tenggara.

31/05/2026

C-130 Hercules thrust power

Address

Surabaya

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Indonesian Defence Forum posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Indonesian Defence Forum:

Share