03/06/2026
P3laku p3mbunuh4n asisten rumah tangga (ART) di Bogor rupanya sempat berani membohongi polisi Dia menyebut bahwa korban tewas karena jatuh dan tersiram air panas.
RR (26) tewas setelah dianiaya tiga rekannya sesama ART di Perumahan Kota Wisata, Desa Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.
R dianiaya akibat kabel charger jam tangan milik majikannya.
Ia disiram menggunakan air mendidih lalu dipukul pakai sapu dan botol semprot racun serangga.
Kejahatan tersebut dilakukan NR, FR, dan Y.
Mereka rekan sesama ART di rumah itu.
Masalah dimulai ketika majikan mencari kabel casan jam tangan sebelum pergi berlibur ke luar kota.
Dua hari dicari, kabel itu tak kunjung ditemukan.
NR, FR, dan Y kemudian menyalahkan R.
NR awalnya mengungkap penyebab R meninggal karena jatuh dan tersiram air mendidih.
"Dari jumat, habis itu dia kepleset gara-gara dia pusing terus mual," katanya.
Namun setelah diinterogasi mendalam, NR akhirnya jujur.
Dia menangis mengakui bahwa mereka bertiga lah yang menyiram R menggunakan air mendidih.
"Kan ada teman saya terus karena dia nggak temuin kabel itu jadi saya disuruh siram air panas," katanya.
Ia mengatakan R disiram karena tak berhasil menemukan kabel.
"Disiram karena dia buat kesalahan, gak nyari kabel yang jam tangan itu," katanya.
Dia juga mengungkap perihal keterlibatan dua rekannya, FR dan Y.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison membenarkan bahwa pelaku sempat berbohong.
"Begitu kita dalami interogasinya terus, akhirnya mengaku bahwa korban ini dilakukan perundungan oleh tiga orang sesama ART lainnya di kamar atas," katanya.
Rupanya R disiksa dalam kamar mandi di kamar.
Air mendidih ditaruh di ember merah.
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan, penganiayaan itu dipicu hilangnya sebuah charger yang biasa digunakan majikan untuk telepon seluler.
"Pemilik rumah mencari charger, barang itu hilang. Kemudian disampaikan ke empat pembantunya untuk dicari dan diminta bertanggung jawab apabila tidak ditemukan," ujar Edison.
Setelah itu