Surabaya Punya Kabar

Surabaya Punya Kabar Segala Info dan New's tentang suraaya , yo ada di sini rek tempatnya. Info langsung dari http://surabaya.tribunnews.com/surabaya-metro/

24/04/2019
Surabaya Punya Kabar
24/04/2019

Surabaya Punya Kabar

15/01/2015

Persiapan apa yang akan kalian lakukan menyambut 14 Februari nanti? Sudahkah kalian membeli kue, bunga, coklat dll? Atau kalian membuatnya dengan sesimpel-simpelnya acara? :)

26/12/2014

Maaf jika sedikit telat, tapi dari pada tidak sama sekali mending telat. Happy holiday dan selamat natal 2014 bagi yang melaksanakannya (y)

29/10/2014

SUPUNKA - Beberapa wilayah di Surabaya sudah mulai turun hujan. Dihimbau bagi warga yang akan bepergian / beraktivitas di kawasan Surabaya agar sedia payung ataupun jas hujan dan berhati-hati, dan bagi pengendara roda dua agar memeriksa kendaraan seperti lampu, bensin, rem, rantai dll sebelum berangkat dan memakai ban bergigi (tidak halus / gundul) demi keselamatan diri karena jalanan yang licin akibat hujan.

Wahyudil Ghoffar, 30 Oktober 2014 01:47

07/06/2014

Kabar Malam : OI Surabaya siap? Ayo ramaikan Kodam V Brawijaya malam ini, GRATIS. Konser "Suara Untuk Negeri", dengan didukung oleh penampilan dari Superman is Dead serta John Paul Ivan. Malam minggu with pacar, teman, sahabat, keluarga kalian bakal jadi asik dan seru dengerin lagu dari Bang Iwan.

Konser “Suara Untuk Negeri” ini juga bisa disaksikan di channel NET. Surabaya 58 UHF. Dapatkan juga kesempatan duet bersama Iwan Fals dengan cara submit link video cover song kamu ke netmovement.netmedia.co.id

11/05/2014

WALL'S bagi2 Ice Cream di taman bungkul :D
Ayo warga surabaya cepetan dateng sebelum kehabisan :D
Ajak semua keluarga, mumpung hari libur :D hehehe..

26/01/2014

Tim YKS saiki lagi Road Show Surabaya rek :D
Ayo bareng-bareng meriahkan acarae ..
Ben Kotae awak dewe dikenal kompak dan ramai :D

25/12/2013

happy holiday and new years. dan selamat natal bagi yang melaksanakannya !

14/12/2013

Tongkrongan Favorit buatmu iku nang endi rek ?
>Taman Bungkul
>Taman Mundu
>Taman Apsari
>Taman Pelangi
>Taman Prestasi
>Isi dewe . . .

banyak bakat dan talenta remaja indonesia yang kurang kepedulian dari pemerintah. khususnya di daerah surabaya !
17/11/2013

banyak bakat dan talenta remaja indonesia yang kurang kepedulian dari pemerintah. khususnya di daerah surabaya !

24/10/2013

Jika Surabaya akan diubah, maka perubahan seperti apa yang paling diharapkan oleh masyarakat Surabaya?

15/10/2013

Selamat Hari Raya Idul Adha 1434 H dan selamat berlibur panjang !

04/10/2013

"Pembangunan Pasar Turi Tetap Sesuai Target"

SURYA Online, SURABAYA - Meski disangsikan, Pelaksana Proyek Pembangunan Pasar Turi optimistis akan mampu memenuhi target waktu penyelesaian. Pasalnya, proses pembangunan Pasar Turi saat ini dalam kondisi lancar tanpa ada hambatan.

Pimpinan Proyek Pembangunan Pasar Turi, Bambang Tri mengatakan, pihaknya saat ini terus berupaya menjalankan pembangunan dengan cepat. Salah satunya dengan menambah jumlah pekerja proyek dan pengerjaan selama 24 jam penuh.

"Inilah mengapa kami cukup yakin akan mampu menyelesaikan proyek pembangunan sesuai target waktu," kata Bambang Tri, Jumat (4/10/2013).

Lebih lanjut dijelaskanya, hingga sekarang ini progres pembangunan pasar Turi sendiri telah mencapai sekitar 90 persen. Artinya, hingga bulan November nanti diperkirakan pembangunan pasar Turi telah mencapai 100 persen atau sampai laintai sembilan.

"Mudah-mudahan saja tidak ada kendala apapun sehingga pembangunan bisa terus berjalan" ucap Bambang Tri.

Sebelumnya Direktur Operasional PT Gala Bumi Perkasa, Santoso mengatakan, dengan adanya kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadikan kenaikan biaya pembangunan pasar Turi tidak bisa dihindari.

Pasalnya, sejumlah bahan bangunan didatangkan dari luar negeri untuk memperkokoh bangunan pasar Turi. Di antaranya sekitar 50 eskalator yang akan melengkapi fasilitas pasar Turi kini sedang dalam pemesanan di luar negeri dan pabrikan meminta ada penyesuaian harga akibat kenaikan kurs.

"Ini sebagai risiko yang harus kami terima, dan kami komitmen tidak akan menghentikan pembangunan walaupun terkena dampak gejolak kurs," kata Santoso.
Bahkan, tambah Santoso, kualitas bangunan dijamin tidak ada penurunan sedikitpun sehingga tidak perlu dikhawatirkan.

"Kami selaku investor tidak akan main-main dalam membangun pasar Turi, karena ini menyangkut ribuan nasib pedagang yang melayani wilayah Timur Indonesia," tutur Santoso.

17/09/2013

"Pengedar di Surabaya Simpan 9 Ribu Butir Pil Koplo"

SURABAYA – Peredaran pil koplo di Surabaya ternyata memprihatinkan. Meski sudah kerap kali digrebek polisi, peredarannya masih terus berlangsung.

Terbaru, Polsek Wonokromo menangkap dua pelaku peredaran pil setan ini. Dan tak tanggung-tanggung, barang bukti yang berhasil diamankan ada sebanyak 9 ribu butir.

Terungkapnya peredaran pil koplo ini berawal dari penangkapan terhadap tersangka Firmansyah Dwi Hardiansyah (18), warga Jl. Panjangjiwo V Surabaya. Dari tangan remaja ini, polisi menyita barang bukti berupa 60 butir pil koplo.

“Setelah diperiksa, tersangka ini hanya pembeli. Kemudian, dilakukan pengembangan dan berhasil ditangkap pemasoknya bernama Ismail Sholeh (20), warga Jl KH Satari I, Rungkut Menanggal,” ungkap Wakapolsek Wonokromo AKP Nurhadi, Selasa (17/9/2013).

Tersangka Ismail Sholeh ditangkap di rumahnya. Dari penggerebekan itu, polisi juga menyita barang bukti berupa 9 ribu butir pil koplo, uang Rp 400 ribu hasil penjualan, serta sebuah handphone yang biasa digunakan bertransaksi.

Diceritakan, polisi mulanya mendapat kabar bahwa di kawasan Bratang Gede sering terjadi transaksi pil koplo. Setelah dilakukan penyanggongan, berhasil ditangkap seorang pembeli.

Kepada polisi, tersangka Firman mengaku biasa membeli 500 butir dengan harga Rp 200 ribu. Barang itu tidak digunakan sendiri, tapi juga bisa dijual ke orang lain. Dia juga mengakui dari mana mendapatkan barang itu.

Berdasar keterangan Firman, polisi lalu berpura-pura akan membeli ke Ismail Sholeh untuk memancingnya keluar. Tanpa curiga, tersangka memperbolehkan polisi yang menyamar itu datang ke rumahnya untuk mengambil barang.

Sesampai di rumah, polisi langsung menangkapnya. Sejumlah barang bukti juga ditemukan di sana. Termasuk sejumlah bungkusan plastik kecil berisi pil koplo siap edar dan beberapa bukti lain.

Kepada penyidik, Firman mengaku sudah setahun menjadi pemasok pil koplo. Dia biasa mengambil barang dari bandarnya yang biasa dipanggil Dedek. Untuk sekali beli, tersangka biasanya membayar Rp 350 ribu per 1000 butir.

“Biasanya, kalau transaksi lewat telpon kemudian janjian di jalan. Lalu, ketemuan di pinggir jalan begitu saja. Jadi, saya tidak tahu dia (Dedek) rumahnya di mana,” elaknya.

17/09/2013

"Kemendikbud Terjunkan Tim Evaluasi Kurikulum Baru"

SURABAYA – Tiga bulan pelaksanaan kurikulum baru 2013, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jatim menggelar monitoring dan evaluasi (monev).

Untuk keperluan ini, lembaga yang dipimpin Salamun sudah menerjunkan 76 orang yang akan berkeliling ke 38 kabupaten/kota di Jatim.

Menurut Salamun, tim ini akan mewawancarai sekolah-sekolah sasaran penerapan kurikulum 2013. Sementara yang menerapkannya secara mandiri tidak akan dievaluasi.
Sekolah sasaran di Jatim sendiri mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK jumlahnya mencapai 1.053.

"Tim ini masih bekerja. Diperkirakan tuntas pada akhir September mendatang," katanya, Selasa (17/9/2013).

Dalma pelaksanaannya, setiap kabupaten/kota yang sekolahnya ditunjuk menerapkan kurikulum 2013 akan didatangi 10 anggota tim. Mereka akan bertugas selama lima hari.
”Karena luasnya wilayah Jatim, tim akan menuntaskan di wilayah Barat terlebih dahulu kemudian bergeser ke wilayah Timur,”katanya.

Tim yang diterjunkan melakukan evaluasi ini terdiri atas LPMP Jatim dan guru-guru inti. Mereka akan menanyai enam komponen di sekolah sasaran, yakni kepala sekolah (kepsek), guru, pengawas, wali murid, siswa, dan komite sekolah.

Mereka akan ditanya mengenai responsnya terkait kurikulum 2013. Termasuk berbagai kendala yang dihadapi saat menerapkan kurikulum baru. "Kalau untuk wali murid dan siswa kami akan ambil beberapa sampel saja," jelasnya.

Jika monev ini sudah selesai, kata dia, akan langsung dimasukkan ke aplikasi data milik Kemendikbud. Sehingga, pusat bisa membaca langsung hasil evaluasi dari berbagai daerah ini," katanya.

Terpisah, Ketua Dewan Pendidikan Surabaya, Isa Ansori telah menemukan berbagai masalah terkait implementasi kurikulum 2013. Salah satunya adalah sulitnya para guru sekolah sasaran untuk membuat Rancangan Program Pengajaran (RPP) untuk kurikulum 2013. "Ini salah satu temuan kami di Surabaya," tandasnya.

17/09/2013

"Pakar Bencana dari Jepang Bagi Ilmu di Surabaya"

SURABAYA - Anggota satuan pelaksana penanggulangan bencana (Satlak PB) Kota Surabaya terdiri dari unsur instansi Pemkot Surabaya, Kepolisian, serta Palang Merah Indonesia (PMI) mendapat pengetahuan berharga dari Japan Paramedical Rescue (JPR). Ini setelah dua pakar penanggulangan bencana asal Jepang tersebut yakni Chairman of JPR, Kiyoshi Masai, dan Vice Chairman of JPR, Masaru Harima.

Chairman of JPE, Kyoshi Masai mengatakan, kedatangannya kali ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan serupa yang pernah dilaksanakan pada tahun 2009. Bedanya, jika pada 2009 peserta lebih banyak dihadapkan pada teori dan praktik simulasi, pada diklat sekarang sifatnya hanya me-refresh apa yang sudah didapat dan diterapkan selama ini.
"Secara konsep akan dikemas dalam bentuk game koordinasi penanganan bencana.

Meski hanya bersifat imajinatif, tapi poin pentingnya adalah untuk melatih kesigapan ketika menghadapi bencana berskala besar yang belum pernah terjadi," kata Masahi, Senin (16/9/2013).

Kepala Dinas Kebakaran Kota Surabaya, Chandra Oratmangun mengatakan, meski Surabaya tidak punya potensi bencana alam besar, seperti gunung berapi maupun hantaman tsunami, namun kesigapan petugas tetap diperlukan setiap saat.

Oleh karena itu, diakui Chandra, diklat semacam ini sangat membantu PMK dan Satlak PB dalam hal peningkatan kemampuan. Ketika menghadapi bencana diperlukan ketenangan dan kematangan skill. Namun, kepanikan justru acap kali membayangi saat proses penanganan bencana.

"Makanya, para pakar dari Jepang ini mengajarkan kepada kami bagaimana menyinkronkan masing-masing dinas dan instansi yang punya tupoksi berbeda. Dan sejak pelatihan pada 2009 terlihat sekali hasilnya sekarang lebih solid dalam koordinasi," kata Chandra.

Sedangkan Kasubag Pengendalian dan Evaluasi Bagian Kerjasama Pemkot Surabaya, Sony Ahadian mengatakan, latar belakang pelatihan itu didasari adanya program kemitraan antara Pemkot Surabaya dengan Asian Urban Information Center of Kobe (AUICK) yang terjalin sejak 1995.

AUICK sendiri merupakan organisasi internasional berbasis di Kobe, Jepang yang fokus masalah populasi kependudukan dan misi-misi kemanusiaan.

Menurut Sony, program reguler yang selama ini berjalan di antaranya pengiriman pegawai pemkot untuk mempelajari masalah lansia, penanganan HIV-AIDS, serta kesehatan reproduksi bayi. Karena Pemkot Surabaya dinilai aktif dalam implementasi program, maka AUICK memberi apresiasi penambahan program khusus untuk penanggulangan bencana.

"Secara konkret, program tersebut berupa pengiriman tenaga ahli dari Jepang yang diharapkan dapat membagi ilmunya guna diaplikasikan di Surabaya," tutur Sony.

17/09/2013

"Mahasiswa Untag Ciptakan Sistem Senjata dengan Kontrol Jarak Jauh"

SURABAYA - Dua mahasiswa Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya Sihandaru Rhomadhona dan Muslimin menciptakan prototipe senjata pertahanan yang menggunakan teknologi coilgun dengan sistem kontrol jarak jauh. Senjata ini diklaim lebih efektif dan efisien dengan yang ada saat ini.

Sistem kerja senjata ini jauh berbeda dengan senjata konvensional yang ada saat ini. Jika senjata konvensional melontarkan peluru dengan memakai ledakan mesiu disertai suara dahsyat. Sementara coilgun mengandalkan pada sistem kerja elektromagnet, tanpa suara ledakan dan tidak membutuhkan mesiu yang harganya mahal.

”Sumber tenaga coilgun ini bisa diisi ulang pakai energi listrik,”terang Sihandaru saat ditemui di kampusnya, Senin (16/9/2013).

Dua mahasiswa Teknik Informatika Untag ini lalu memaparkan cara kerja senjata buatannya. Pertama-tama sumber listrik dialirkan ke trafo untuk mendapatkan tegangan sebesar 5 volt.

Selanjutnya tegangan masuk ke rangkaian step up untuk dinaikkan dari 5 votl menjadi 400 volt. Tegangan 400 volt ini lalu di simpan di enam kapasitor yang ada di rangkaian hardware.

Dalam waktu bersamaan rangakaian software dari laptop mengirimkan sinyal berisi perintah tembak melalui sistem bluetooth ke modul yang ada di sistem hardware. Dari modul bluetooth, sinyal masuk ke micro controller untuk memberi tegangan pemicu.

Selanjutnya tegangan 400 volt dari kapasitor dialirkan masuk kumparan untuk kemudian diubah menjadi elektromagnet yang bisa melarik dan melontarkan peluru.

”Di sini kami memakai peluru 5 gram. Dengan tegangan 400 volt peluru ini bisa dilemparkan dengan jarak 5 hingga 10 meter dan kecepatan 23 hingga 26 meter per detik,” sebut Muslimin.

Menurut Muslimin, jarak tembakan ini bisa dibuat lebih jauh tergantung dari banyaknya kumparan elektromagnetiknya.

Sementara untuk jarak pengiriman sinyal memungkinkan untuk lebih jauh jika menggunakan sinyal wifi atau bahkan satelit.

”Kalau ini kami masih pakai bluotooth jadi hanya sebatas jarak 5 meter saja,”kata Muslimin yang asli Blitar.

Karena sistem kerjanya mengandalkan pada sinyal dari software, Muslimin dan Sihandaru merancang sistem hardwarenya dinamis laiknya robot yang bisa berjalan sesuai dengan lokasi yang menjadi targetnya.

Namun sayang mereka tidak memasangkan kamera di sistem hardwarenya sehingga tidak bisa mengetahui posisi targetnya dari jarak jauh.

”Sebenarnya kami sudah berencana menambahkan kamera, tapi berhubung biayanya besar, tidak jadi. Mungkin untuk pengembangannya bisa ditambahkan,” kata Sihandaru yang mengaku pembuatan prototipe ini menghabiskan adana Rp 3 juta.

Sihandaru berharap karya tugas akhirnya ini bisa diaplikasikan untuk sistem pertahanan di Indonesia. Tentu dengan sistem penyempurnaan-penyempurnaan.

”Ini lebih efektif dibandingkan yang memakai mesiu. Kalau dikembangkan bisa menambah senjata jarak jauh sistem perahanan kita,”kata Sihandaru yang 21 September 2013 akan menjalani wisuda sarjananya.

17/09/2013

"Unair Bangun RS Stem Cell 16 Lantai"

SURABAYA - Universitas Airlangga melalui Lembaga Penyakit Tropik/Institute of Tropical Disease (ITD) tak lama lagi akan memiliki rumah sakit khusus riset dan pengobatan di bidang stem cell (sel punca).

Pendirian RS stem cell ini sebagai wujud penunjukan Unair sebagai pusat pengembangan stem cell di Indonesia. Rumah sakit ini akan didirikan di antara gedung ITD dengan gedung RS Unair (RSUA). Rencananya akan dibuat 16 lantai. Pemasangan tiang pancang akan dilakukan pada awal 2014.

Kepala ITD Unair Prof. Dr. Nasronudin mengatakan, pembangunan rumah sakit ini akan bekerjasama dengan investor swasta dalam negeri.

Diakui Nasron, sebenarnya cukup banyak pihak-pihak yang mengajak kerjasama ITD untuk pembangunan RS stem cell. Bahkan investor dari Korea Selatan datang langsung ke Unair membujuk agar mau bekerjasama dengannya.

”Tetapi oleh Pak Menteri dilarang. Katanya, Indonesia sendiri mampu, buat apa dari luar negeri. Kalau dari luar negeri nanti kita dijadikan suruh-suruhan, padahal kita yang memiliki teknologinya,”katanya.

RS stem cell ini nantinya akan berfungsi sebagai penelitian yang berbasis perawatan, maupun perawatan yang berbasis penelitian dengan misi utama untuk kesejahteraan masyarkat.

Disinggung tentang berapa investasinya, Nasron mengaku tidak tahu menahu masalah itu. ”Kami hanya masalah penelitiannya, untk masalah itu silahkan tanya ke rektorat saja,”katanya.

Pembangunan rumah sakit ini mengiringi peningkatan aktivitas ITD yang rencananya mulai tahun depan akan memproduksi masal stem cell.

Produksi masal ini akan difasilitasi Kementerian BUMN dengan memberikan alat produksi masal sekitar Rp 4 miliar. Sementara dari Unair akan mengucurkan anggaran Rp 675 juta untuk pembangunan clean room dan laboratorium.

”Jadi ruangannya dari Unair, alatnya dari Menteri BUMN. Bantuan semuanya dalam bentk barang,”kata Nasron saat ditemui usai syukuran atas penghargaan Prayogasala yang diterima Unair dari Menristek di gedung ITD Selasa (17/9/2013).

Proses peroduksi masal mulai dilakukan Januari 2014. Namun saat ini proses produksi stem cell terus dilakukan untuk memenuhi permintaan sejumlah rumah sakit di Indonesia.

Tetapi karena permintaan stem cell sangat besar, sementara alat produksi saat ini belum datang, pihak ITD banyak menolaknya.

”Dengan alat bantuan Menteri BUMN ini insyaallah kami bisa memberikan pelayanan untuk seluruh indonesia,”katanya.

Dalam proses produksi masal ini, ITD hanya memproduksi bibitnya, sementara yang menggandakan adalah perusahaan tunjukan Kemen BUMN yakni PT Kimia Farma.
”Untuk regulasinya tergantung dari Menteri BUMN,”tegas Nasron yang pernah dinobatkan sebagai dosen terbaik nasional pada tahun 1993 silam.

Diakui Nasron, pangsa pasar stem cell ini sangat menjanjikan terutama untuk pangsa pasar domestik karena ini adalah terapi kini dan masa depan.

Nasron menjamin stem cell buatan anak bangsa ini jauh lebih terjangkau dibandingkan produk Eropa yang sering digunakan pasien Indonesia saat ini.

“Selama ini suntik terapi stem cell produk Eropa Rp 37 juta sekali suntik. Untuk produk kita nanti, saya mengimbau agar lebih terjangkau sekitar Rp 5 juta sampai Rp 10 juta karena memang tujuan kami tidak mencari untung semata,”katanya.

Menurutnya, peneliti termasuk dirinya sudah cukup dengan yang didapat selama ini. Saat ini waktunya pihaknya untuk memberikan sumbangsih yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

Terlepas dari adanya rumah sakit, pengembangan stem cell ini juga membutuhkan penambahan tekno preneur dan marketer yang mengerti ilmu dan sasarannya.
Sasaran primer dari produk stem cell ini adalah para dokter. Sementara konsumen sekunder adalah pasiennya sendiri.

Address

Surabaya

Telephone

087852742462

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Surabaya Punya Kabar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Nearby media companies


Other Media/News Companies in Surabaya

Show All