Video unik

Video unik kreator

Tahun kemarin dengan logo onepiece LOGO INI DIANGGAP L3CEHKAN MARWAH HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA.INDONESIA BERDA...
06/08/2026

Tahun kemarin dengan logo onepiece

LOGO INI DIANGGAP L3CEHKAN MARWAH HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA.

INDONESIA BERDAULAT, ADIL DAN MAKMUR"

Logo resmi HUT ke-81 RI (2026) diluncurkan oleh Kemensesneg dengan Tema di atas. Logo ini didesain oleh pemenang sayembara, Fajar Novario melalui mekanisme polling publik.

Fenomena Logo "One Piece" tahun 2025 silam yang disweeping oleh aparat TNI mengingatkan kita akan kejadian serupa dengan satire video Logo HUT RI ke-81 ini.

RAKYAT DI BOHONGI trus!Miris... Saat banyak sekolah masih bocor, ruang kelas nyaris roboh, anak-anak belajar berdesakan,...
06/08/2026

RAKYAT DI BOHONGI trus!
Miris... Saat banyak sekolah masih bocor, ruang kelas nyaris roboh, anak-anak belajar berdesakan, bahkan ada yang harus menyeberangi sungai demi mengejar pendidikan...
Dana pendidikan dialihkan, maka yang paling dirugikan bukan pejabat, melainkan jutaan anak Indonesia yang hanya ingin belajar dengan layak. Pendidikan seharusnya menjadi yang paling dijaga, bukan yang paling mudah dikorbankan."

Isinya cuma pajak pajak dan pajak pejabat pejabat Indonesia
04/08/2026

Isinya cuma pajak pajak dan pajak pejabat pejabat Indonesia

MENTRI HAM PIGEI meminta rakyat belanja Rp 1 juta/bulan diKOPDES supaya omset meningkatšŸ”„(kalau omset kopdes meningkat ka...
02/08/2026

MENTRI HAM PIGEI meminta rakyat belanja
Rp 1 juta/bulan diKOPDES supaya omset meningkatšŸ”„
(kalau omset kopdes meningkat kan bisa dikorupsi sama pejabat indonesia)

Sok nek onok kebakaran ben tahan api ,suwi suwi koyo apatar menguasai 3 elemenšŸ—æ
02/08/2026

Sok nek onok kebakaran ben tahan api ,suwi suwi koyo apatar menguasai 3 elemenšŸ—æ

Astagfirullah Abah Heboh dimedia sosial Nazrul anggota parlemen jamaat memasuki hotel bersama wanita.Kabar tersebut lang...
31/07/2026

Astagfirullah Abah
Heboh dimedia sosial Nazrul anggota parlemen jamaat memasuki hotel bersama wanita.

Kabar tersebut langsung memicuh perdebatan hangat diruang publik, sebagai wakil rakyat tindak tanduk serta dinamika kehidupan pejabat publik jadi pusat perhatian masyarakat.

Kini publik menanti pernyataan dan klarifikasinya .
Kalau Nyai nya mah Pahala
Lah kalau bukan 🤦😔

Berati guru mentri agama juga tidak mengharapkan gaji
31/07/2026

Berati guru mentri agama juga tidak mengharapkan gaji

😁
31/07/2026

😁

  Gorong-Gorong Kematian: Tragedi Zahra Dilla dan Topeng Integritas Bripda Seili. Banjarmasin, Desember 2025. Di penghuj...
29/07/2026

Gorong-Gorong Kematian: Tragedi Zahra Dilla dan Topeng Integritas Bripda Seili.

Banjarmasin, Desember 2025. Di penghujung tahun, ketika kota bersiap menyambut perayaan, sebuah tragedi kelam mengguncang Kalimantan Selatan. Bukan hanya karena hilangnya nyawa seorang mahasiswi muda yang berprestasi, Zahra Dilla (20), tetapi karena pelakunya adalah sosok yang secara simbolis dan hukum ditugaskan untuk melindungi masyarakat: Bripda Muhammad Seili (20), anggota Satuan Samapta Polres Banjarbaru.

Kisah ini bukan sekadar catatan kriminal biasa; ini adalah potret runtuhnya moralitas manusia ketika ketakutan akan hancurnya citra sosial lebih diutamakan daripada nyawa sesama. Ini adalah kisah tentang cinta terlarang, kepanikan, dan sebuah gorong-gorong sempit di Jalan Pangeran Hidayatullah yang menjadi kuburan bagi masa depan dua anak muda.

>>> Ilusi Kesempurnaan di Atas Fondasi Rapuh
Di permukaan, hidup Bripda Seili tampak sempurna. Di usia yang sangat muda, ia telah meraih pangkat, memiliki karir cemerlang, dan siap membangun rumah tangga. Tanggal 26 Januari 2026 telah ditetapkan sebagai hari pernikahannya. Dua minggu sebelum tragedi, ia bahkan telah lulus sidang BP4R (Badan Pembantu Penasehat Perkawinan, Perceraian, dan Rujuk), ritual sakral wajib bagi anggota Polri. Secara dinas dan sosial, ia adalah "pria idaman" yang taat aturan.

Namun, di balik persiapan pesta pernikahan yang megah itu, tersimpan rahasia gelap yang berpotensi menghancurkan segalanya. Seili menjalin hubungan asmara terlarang dengan Zahra Dilla, mahasiswi Akuntansi Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Ironisnya, Zahra dikabarkan merupakan teman dekat dari calon istri sah Seili. Hubungan segitiga ini adalah bom waktu yang berdetak semakin kencang menjelang hari H.

>>> Pertemuan Terakhir: Dari Kerinduan Menjadi Jerat Maut
Selasa malam, 23 Desember 2025. Pukul 20.00 WITA, Seili menghubungi Zahra. Entah didorong rasa rindu atau keinginan untuk memastikan "aset rahasianya" tetap aman, mereka sepakat bertemu di minimarket Mali-Mali, Karang Intan. Zahra datang dengan Honda Scoopy-nya, penuh kepercayaan. Ia memarkir motornya dan masuk ke dalam Honda Brio merah milik Seili tanpa curiga sedikit pun.

Mobil itu melaju membelah malam menuju Bukit Batu, Aranio. Di tempat sepi itu, mereka menghabiskan waktu hingga pukul 23.00 WITA. Bagi Zahra, ini mungkin momen keintiman; bagi Seili, ini adalah perjudian besar di tengah masa pingitan dinasnya.

Menjelang tengah malam, mereka kembali ke kota. Seili singgah sebentar di Landasan Ulin, sementara Zahra menunggu setia di dalam mobil. Saat itulah, benih-benih malapetaka mulai tumbuh.

>>> Eksekusi di Kilometer 15: Ketika Ego Mengalahkan Nurani
Rabu dini hari, 24 Desember 2025, pukul 02.00 WITA. Mobil berhenti di tepi jalan gelap Jalan Ahmad Yani KM 15, Gambut. Di dalam kesunyian kabin, nafsu mengambil alih logika. Mereka melakukan hubungan intim. Namun, kehangatan sesaat itu segera berubah menjadi mimpi buruk.

Pukul 02.30 WITA, pertengkaran pecah. Zahra, yang merasa posisinya tidak jelas dan mungkin lelah menjadi "rahasia", melontarkan ancaman yang fatal bagi karir Seili: "Aku akan memberitahu calon istrimu tentang kita."

Bagi Seili, kalimat itu bukan sekadar kata-kata. Itu adalah vonis mati bagi masa depannya: sidang etik, pembatalan pernikahan, aib keluarga, dan hancurnya karir kepolisian. Kepanikan menguasai dirinya. Dalam hitungan menit, rasa takut berubah menjadi kekejaman murni.

Pukul 02.45 WITA, Seili menyerang. Menggunakan teknik pitingan (cekikan lengan) yang ia kuasai sebagai anggota polisi, ia mencekik leher Zahra dengan kekuatan penuh. Cekikan itu begitu brutal hingga mematahkan tulang hyoid (tulang lidah) korban. Zahra kehabisan napas (asfiksia), lemas, dan meninggal dunia di kursi penumpang mobil kekasih gelapnya. Seorang pelindung masyarakat telah berubah menjadi algojo bagi wanita yang pernah ia cintai.

>>> Skenario Penutupan Jejak: Kejahatan Digital dan Fisik
Dengan mayat Zahra di sebelahnya, Seili tidak langsung menyerah. Ia memasuki mode survivalistik yang dingin dan terhitung. Antara pukul 03.00–04.30 WITA, ia berkeliling dalam kepanikan, awalnya berniat membuang jasad ke sungai. Namun, ketakutan terlihat orang di fajar menyingsing membuatnya mengubah rencana.

Ia tiba di kawasan Sungai Andai, Banjarmasin Utara. Matanya tertuju pada sebuah gorong-gorong di Jalan Pangeran Hidayatullah yang tutup betonnya sedikit terbuka. Pukul 04.45 WITA, ia melakukan tindakan yang sangat tidak manusiawi: mengangkat tubuh kaku Zahra, menekuknya, dan memaksanya masuk ke dalam lubang got yang sempit agar tersembunyi.

Namun, kejahatan fisik saja tidak cukup. Seili memulai "peran digital"-nya:
• Pencurian: Ia mengambil tas, dompet, dan HP Zahra untuk menciptakan kesan perampokan.
• Rekayasa Komunikasi: Menggunakan HP korban, ia membalas pesan WhatsApp dari keluarga dan teman Zahra. Ia berpura-pura menjadi Zahra yang sedang pergi jauh atau sibuk, mengulur waktu agar laporan hilang tidak segera dibuat.
• Pengalihan Isu: Ia mencoba memfitnah mantan pacar Zahra (Zaimul) dan temannya (Guldam) sebagai tersangka, berharap polisi akan mengejar arah yang salah.

>>> Runtuhnya Alibi oleh Sains Forensik
Kebohongan Seili hanya bertahan beberapa jam. Rabu pagi, pukul 07.30 WITA, petugas kebersihan Dinas PUPR ("Pasukan Turbo") yang bekerja di selokan tersebut dikejutkan oleh pemandangan mengerikan: kaki manusia menyembul dari dalam gorong-gorong.

Polisi bergerak cepat dengan metode Scientific Crime Investigation. Satu per satu, benteng pertahanan Seili runtuh:
• CCTV: Rekaman di minimarket Mali-Mali membuktikan Zahra masuk ke mobil Seili, membantah klaim bahwa mereka berpisah sebelumnya.
• Jejak Digital (GPS): Data lokasi dari kedua HP menunjukkan pergerakan identik (co-location) dari Aranio hingga ke lokasi pembuangan mayat.
• Autopsi: Dokter forensik menemukan patahan tulang hyoid dan luka memar, serta memastikan tidak ada air di paru-paru korban (membuktikan kematian terjadi sebelum dibuang ke area basah).
• Bukti Biologis: Bercak DNA Zahra ditemukan di jok mobil Honda Brio milik Seili.

Kurang dari 24 jam setelah penemuan jasad, Bripda Muhammad Seili ditangkap oleh Tim Gabungan Resmob Polda Kalsel. Topengnya terlepas.

>>> Epilog: Harga Sebuah Kebohongan
Kini, Zahra Dilla telah dimakamkan, meninggalkan duka yang tak terukur bagi keluarga dan civitas akademika ULM. Sementara itu, Bripda Muhammad Seili mendekam di tahanan, menanti vonis yang akan menghancurkan sisa-sisa hidupnya.

Ia dijerat pasal berlapis:
• Pasal 338 KUHP (Pembunuhan): Ancaman 15 tahun penjara.
• Pasal 362/365 KUHP (Pencurian): Karena mengambil harta korban untuk mengalihkan isu.
• Sanksi Etik: Sidang kode etik Polri yang hampir pasti berakhir dengan PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat).

Kasus ini adalah pengingat pahit bahwa integritas bukan sekadar seragam yang dikenakan, melainkan pilihan moral yang dibuat setiap detik. Ketika rasa takut kehilangan status, karir, dan citra lebih diutamakan daripada tanggung jawab kemanusiaan, nyawa orang lain bisa menjadi "harga" yang dibayar.

Bagi siapa pun, hubungan yang dibangun di atas kebohongan dan ketidaksetaraan hampir selalu berujung bencana. Bukan cinta yang menyelamatkan Zahra, melainkan kejujuran yang seharusnya dimiliki Seili sejak awal. Dan kini, di balik jeruji besi, Seili harus menghadapi kenyataan bahwa ia telah mengorbankan masa depan orang lain dan dirinya sendiri hanya demi menutupi satu kesalahan.

šŸ“ŒDISCLAIMER: Narasi ini tidak dimaksudkan untuk pihak mana pun dan dibuat semata-mata untuk tujuan edukasi, dokumentasi, serta refleksi sosial. Kasus Ini disusun berdasarkan berbagai laporan media dan informasi yang telah dipublikasikan terkait kasus tersebut."

Prabowo bilang tidak ada urusan.......Berarti Prabowo adalah salah satu pelindung para koruptor..!!Pelindung ,Pencipta &...
28/07/2026

Prabowo bilang tidak ada urusan.......
Berarti Prabowo adalah salah satu pelindung para koruptor..!!

Pelindung ,Pencipta & Pemelihara Koruptor..!!! hayo Loh Yg dulu Milih Wowo Siapa 🤣🤣🤣🤣

Address

Surabaya

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Video unik posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Video unik:

Shortcuts

Share

Category