26/06/2020
Sekitar 250 juta tahun lalu, Bumi hanya memiliki satu benua besar bernama Pangea, dikelilingi lautan bernama Panthalassa. Namun, karena adanya pergerakan lempeng akibat arus konveksi dari dalam bumi, bagian-bagian di permukaan bumi kita dapat bergerak! Inilah yang disebut Teori Apungan Benua atau Teori Continental Drift.
Akibat pergerakan lempeng tersebut, semakin lama daratan yang tadinya hanya satu benua besar akhirnya terpisah-pisah seperti benua-benua saat ini! Ada Asia, Afrika, Eropa, Amerika, Australia dan Antartika.
Teori ini diperkuat dengan adanya kecocokan bentuk pada Pantai Barat Benua Afrika dan Pantai Timur Benua Amerika bagian selatan yang jika disatukan akan cocok! Ditambah lagi dengan adanya kesamaan pada batuan dan fosil-fosil yang ditemukan pada kedua benua yang tadinya menjadi satu.
Nah.. sebelum menjadi seperti sekarang, Pangea menjadi dua bagian besar yang terdiri dari Laurasia dan Gondwana. Laurasia kini terpisah-pisah menjadi Eurasia (Eropa dan Asia) serta Amerika Utara. Sedangkan Gondwana kini terpisah-pisah menjadi Antartika, Afrika, Amerika Selatan, Australia, Pulau Papua, Keledonia Baru, India, Balkan dan Madagaskar.
Sampai saat ini lempeng-lempeng tersebut masih bergerak loh!! Wihh kalau Bumi masih menyatu sampai saat ini, jadi kalau mau jalan-jalan ke negara lain dekat ya! Kira-kira kamu mau kemana nih??
.id
@ Surakarta