Mediagayo

Mediagayo INFORMASI SEPUTAR GAYO

Sejumlah warga Kabupaten Bener Meriah menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, t...
11/06/2026

Sejumlah warga Kabupaten Bener Meriah menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait kondisi akses Jalan dan Jembatan Tajuk Enang-Enang yang terdampak bencana alam sejak November 2025.

Dalam surat yang ditandatangani perwakilan masyarakat, Drs. Suwandris Zetha, warga menyampaikan bahwa perbaikan akses tersebut saat ini dilakukan secara swadaya melalui gotong royong dan pengump**an dana masyarakat. Upaya yang telah dilakukan meliputi penimbunan badan jalan, penguatan konstruksi jembatan, serta persiapan pengaspalan guna menjaga konektivitas wilayah dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Masyarakat berharap pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait dapat memberikan perhatian serta pendampingan teknis agar pekerjaan yang dilakukan warga tetap memenuhi standar keselamatan dan ketentuan yang berlaku. Selain itu, warga juga meminta percepatan penanganan infrastruktur yang terdampak bencana agar mobilitas masyarakat tidak terus terganggu.

Dalam surat tersebut, warga menegaskan bahwa langkah swadaya yang dilakukan bukan bentuk pengambilalihan tugas pemerintah, melainkan wujud kepedulian masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat. Mereka berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat segera terwujud sehingga akses vital penghubung kawasan Tajuk Enang-Enang dapat kembali berfungsi secara optimal.

Selengkapnya baca di :
https://investigatornews.id/rakyat-bener-meriah-kirim-surat-terbuka-ke-presiden-prabowo-jangan-biarkan-swadaya-warga-menjadi-simbol-ketidakhadiran-negara/

10/06/2026

telah terjadi musibah kebakaran di Kampung Kem Seni Antara kecamatan Permata Bener Meriah malam ini Rabu, 10/6/2026 sekitar pukul 22.00 Wib yang menghanguskan beberapa rumah warga.

Sedikitnya 11.105 hektar kebun kopi Gayo di Kabupaten Aceh Tengah mengalami kerusakan berat akibat banjir bandang dan ta...
10/06/2026

Sedikitnya 11.105 hektar kebun kopi Gayo di Kabupaten Aceh Tengah mengalami kerusakan berat akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda daerah tersebut pada November 2025. Bencana yang menghantam salah satu sentra kopi terbesar di Indonesia itu kini mengancam penghidupan hampir 20 ribu petani serta keberlangsungan produksi kopi ekspor dari dataran tinggi Gayo.

Data Dinas Perkebunan Aceh Tengah menunjukkan, dari total luas perkebunan kopi rakyat mencapai 52.074 hektar, sekitar 12.637 hektar terdampak langsung bencana hidrometeorologi. Dari jumlah tersebut, 1.035 hektar mengalami kerusakan ringan, 496 hektar rusak sedang, dan 11.105 hektar lainnya rusak berat akibat tertimbun maupun terbawa material longsor.

Selain merusak lahan, bencana juga berdampak langsung terhadap 19.867 petani kopi yang telah terdata secara by name by address (BNBA).

Pemerintah memperkirakan kerugian ekonomi sektor perkebunan kopi mencapai Rp32,68 miliar. Nilai tersebut dihitung berdasarkan kehilangan produksi serta kerusakan kebun yang selama ini menjadi sumber pendapatan utama masyarakat.

Selengkapnya baca di :
https://harianpaparazzi.com/11-ribu-hektar-kebun-kopi-gayo-hancur-hampir-20-ribu-petani-aceh-tengah-menunggu-bantuan/

Rabu (10/06/2026) sekitar pukul 10.31 WIB, sejumlah stiker digital berisi kritik terhadap alokasi anggaran Pemerintah Ka...
10/06/2026

Rabu (10/06/2026) sekitar pukul 10.31 WIB, sejumlah stiker digital berisi kritik terhadap alokasi anggaran Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah Tahun Anggaran 2026 beredar luas di berbagai grup informasi dan media sosial masyarakat. Materi tersebut langsung memicu perbincangan publik karena memuat rincian anggaran kegiatan penataan fasilitas pemerintahan serta daftar penerima hibah yang disertai nilai bantuan secara terperinci.

Dalam stiker yang beredar, tercantum sejumlah kegiatan di kawasan pendopo dan fasilitas pemerintahan, antara lain rehabilitasi dan pemasangan rak serta skat dinding dapur berikut pengecatan pendopo senilai Rp300 juta, penataan halaman dan tempat parkir pendopo bupati Rp200 juta, penataan dan rehabilitasi Gedung UMMI Rp200 juta, rehabilitasi rumah jabatan wakil bupati Rp300 juta, serta pemasangan kanopi musala pendopo Rp150 juta.

Stiker tersebut memuat narasi yang berbunyi, “Di saat rakyat masih berjuang untuk bertahan hidup pasca bencana, di sisi lain pemkab mengalokasikan anggaran untuk berbagai penataan dan rehabilitasi fasilitas pemerintahan yang dinilai tidak mendesak. .” Selain itu terdapat p**a kalimat, “Anggaran besar untuk yang tidak mendesak.”

Tidak hanya itu, beredar p**a stiker lain yang menampilkan rincian penerima hibah beserta nominal anggaran yang disebut berkisar antara Rp15 juta hingga Rp185 juta. Informasi tersebut memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat, mulai dari dukungan terhadap transparansi penggunaan anggaran hingga pertanyaan mengenai skala prioritas belanja daerah di tengah kondisi pemulihan pascabencana.

Sejumlah warga yang mengikuti diskusi di grup-grup informasi menilai pemerintah perlu memberikan penjelasan secara terbuka mengenai dasar perencanaan, urgensi program, serta manfaat yang diharapkan dari setiap kegiatan yang dibiayai melalui APBK. Di sisi lain, terdapat p**a pandangan bahwa seluruh program pemerintah telah melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Sengkapnya baca di :
https://investigatornews.id/viral-stiker-kritik-anggaran-pendopo-dan-daftar-penerima-hibah-aceh-tengah-jadi-sorotan-publik/

09/06/2026

Cultural Mission, Busan - South Korea

Pacuan Kuda Gayo kini mengukir sejarah baru. Setelah beberapa dekade, dimana pada penunggang kuda/joki didominasi anak-a...
08/06/2026

Pacuan Kuda Gayo kini mengukir sejarah baru. Setelah beberapa dekade, dimana pada penunggang kuda/joki didominasi anak-anak lelaki, kini muncul sosok perempuan yang berpacu di arena.

Dialah Avika Aprilya, remaja 14 tahun yang lahir di Lampahan Bener Meriah, memiliki hobi unik yang tak biasa bagi perempuan di Gayo.

Kecintaannya terhadap kuda, menjadikan momentum bagi remaja yang kini duduk di bangku kelas VIII SMPN 5 Takengon itu, untuk belajar menunggang kuda.

Selengkapnya baca di :
https://lintasgayo.co/2026/06/08/avika-aprilya-joki-perempuan-pertama-dan-sejarah-pacuan-kuda-gayo/

Hari Minggu yang tenang berubah menjadi ketegangan bagi warga di Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah. Seekor anj...
08/06/2026

Hari Minggu yang tenang berubah menjadi ketegangan bagi warga di Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah. Seekor anjing yang diduga kuat terinfeksi rabies mengamuk dan menyerang warga secara acak di tiga desa sekaligus, yakni Kampung Burni Bius, Remesen, dan Arul Gele pada Minggu, 7 Juni 2026.

Rasa saling menjaga dan melindungi membuat warga dari ketiga kampung tersebut bergerak bersama. Demi mencegah jatuhnya korban yang lebih banyak, mereka terpaksa memburu dan melumpuhkan anjing malang tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah, Miftahuddin, membenarkan peristiwa yang sempat memicu kepanikan ini. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapat perawatan terbaik agar terhindar dari bahaya laten rabies.

“Ada tujuh warga yang menjadi korban gigitan. Semuanya sudah langsung kami tangani secara medis sesuai prosedur baku dan telah diberikan suntikan Vaksin Anti Rabies (VAR),” ujar Miftahuddin kepada wartawan, Senin (8/6).

Selengkapnya baca di :
https://line1news.com/anjing-rabies-silih-nara-aceh-tengah/

Takengon – Gaji pekerja Cleaning Service Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Takengon Kabupaten Aceh Tengah diduga ...
06/06/2026

Takengon – Gaji pekerja Cleaning Service Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Takengon Kabupaten Aceh Tengah diduga belum dibayar tiga bulan. Dugaan keterlambatan pembayaran gaji tenaga CS ini mulai disuarakan ke publik.

Sejumlah pekerja mengaku belum menerima hak mereka tepat waktu. Bahkan gaji mereka untuk tiga bulan terakhir belum dibayar. Pekerja mengharapkan kejelasan kapan jerih haknya dibayar.

Salah seorang petugas Cleaning Service yang tidak ingin namanya dipublikasi menyatakan bahwa hak mereka memang belum di bayar untuk tiga bulan terakhir.

“Memang gaji kami sampai saat ini, terhitung bulan April belum kami terima. Padahal tahun sebelumnya gaji kami selalu tepat waktu,” keluh salah seorang sumber media ini,” Sabtu (6/6/2026).

Selengkapnya baca di :
https://seputaraceh.id/gaji-cleaning-service-rsud-datu-beru-takengon-diduga-menunggak-3-bulan/

Address

Takengon
24552

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mediagayo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share