26/12/2025
Trimakasih aa penjelasan... masyaallah luar biasa..
Klo ditanya apakah FB masih menghasilkan atau tidak sudah tentu sampai detik ini FB masih sangat welcome terhadap para kreator...cuma ya itu tadi, algoritma sekarang berbeda dari tahun tahun sebelumnya...
Contohnya dari segi interaksi aja untuk saat ini tuh harus yg bermakna, interaksi yang bermakna itu adalah respon audiens yang benar-benar menunjukkan mereka peduli, mikir, dan terlibat dengan konten kamu bukan sekadar lewat.
Untuk kreator pemula, sederhananya begini 👇
Platform (Facebook) tidak menilai konten bagus dari jumlah view saja, tapi dari apa yang dilakukan orang setelah melihat konten itu.
Contoh interaksi yang bermakna:
- Komentar yang nyambung (bukan cuma “hadir”, “izin share”, atau emoji doang).
- Balasan komentar antara kreator dan audiens.
- Share ke beranda atau ke grup.
- Save / simpan konten.
- Waktu tonton lama (orang beneran nonton, bukan scroll cepat).
Contoh interaksi yang TIDAK bermakna:
- Like tapi langsung scroll.
- Komentar spam.
- View sebentar lalu pergi.
- Tag random tanpa konteks.
Kenapa ini penting?
Karena algoritma berpikir gini “Kalau banyak orang mau komentar, debat, share, dan nonton lama… berarti konten ini bernilai, layak ditunjukin ke lebih banyak orang.”
Makanya 1 komentar panjang lebih berharga daripada 100 like tanpa makna.
simak terus postingan gue ya...tentunya akan terus update tentang masalah perkembangan platform serta tips tips untuk menjalankannya...