14/05/2026
Persaingan perebutan takhta juara Super League 2025/2026 antara Persib Bandung dan Borneo FC benar-benar mencapai titik didih hingga pekan terakhir. I.League selaku operator kompetisi pun mengaku menyiapkan trofi juara di stadion berbeda, sehingga salah satunya replika.
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengakui bahwa ini merupakan hal yang menarik, karena sampai akhir belum bisa diprediksi yang meraih gelar juara.
“Saya pikir inilah menariknya kompetisi musim ini di BRI Super League 2025/2026. Kompetitif sekali, dari tiga, sekarang, ya, kita lihat dua, bahkan betul-betul belum bisa kita prediksi,” ujar Asep Saputra.
“Pastikan kita sudah merilis jadwal di pekan 34, ada tujuh pertandingan bersamaan di tanggal 23, dan ada dua, pertandingan lebih awal, karena memang secara teknis hitung-hitungan memang tidak lagi menentukan baik itu di juara ataupun juga di posisi relegasi,” ucapnya.
“Seperti apa kondisinya, ya tentu menjadi sebuah konsekuensi buat kita. Di mana pialanya, ya kita akan siapkan di dua tempat kalau sampai week 33 masih belum ketahuan,” kata Asep Saputra.
“Dan memang, ini juga bukan hal yang baru, ya, saya pikir juga, kan tahun 2018 pernah terjadi, sampai terakhir, LIB waktu itu juga ada tim di Makassar, ada tim di Jakarta.”
“Jadi, Premier League juga sama. Jadi, saya pikir inilah memang sisi lain menariknya, sebuah kompetisi yang kompetitif,” jelasnya.
“Sementara masih sama, ya. Kita belum ada ini yang baru itu. Kalau ada yang baru dan lain-lain, kita akan rilis dari awal,” ungkap Asep Saputra.
“Kalaupun misalkan tiba-tiba berubah, ya itu bagian dari kejutan. Nah, kalau sama, ya itu status kuonya seperti itu.”
“Tapi, soal penugasan, memang kita sama sekali hanya menerima surat penugasan yang dikeluarkan oleh Komite Wasit PSSI.”
“Dari dulu sampai sekarang pun sama. Jadi, I.League sama sekali tidak punya hak untuk melakukan penugasan atas wasit,” pungkasnya.