RAFA Shop Ciledug

RAFA Shop Ciledug Ikhtiar dalam bentuk doa dan usaha nyata untuk masa depan "NAFARA (Nafra, Aufar, Rafa) "

Melayani pembayaran dengan sistem COD diantar langsung bayar ditempat untuk area tangerang kota.

26/07/2026

Detik-detik salah satu anggota dari tertangkap warga, dan diseret dipukuli hingga tewas, 26/7/2026.

"Kalau gak mau bayar, ya kita ngamar... "Cara nagih macam apa ini
22/07/2026

"Kalau gak mau bayar, ya kita ngamar... "
Cara nagih macam apa ini



05/07/2026

Buat pecinta dangdut, atau yang sekedar hobby gelut bisa merapat...

Kelakuan para trans JAWA BALI yang          Kejadian memilukan terkait kematian Tapir (Tapirus indicus) di Mesuji, Lampu...
05/07/2026

Kelakuan para trans JAWA BALI yang

Kejadian memilukan terkait kematian Tapir (Tapirus indicus) di Mesuji, Lampung, adalah alarm keras bagi kita semua. Munculnya satwa pemalu ini di wilayah manusia biasanya akibat rusaknya habitat alami atau fase mencari wilayah jelajah baru.

Atas kejahatan terhadap satwa dilindungi ini, langkah tegas telah diambil. Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Kehutanan (Gakkum Kemenhut), bersama Kepolisian Resor Mesuji dan BKSDA Bengkulu-Lampung, telah bergerak cepat mengamankan para terduga pelaku penyembelihan untuk diproses secara pidana.

Kementerian Kehutanan berkomitmen untuk memperkuat penegakan hukum dan perlindungan habitat guna memastikan keadilan ekologis. Upaya dari WWF-Indonesia juga terus mengampanyekan pentingnya menjaga ruang aman dan mitigasi dasar apabila masyarakat berinteraksi dengan satwa liar yang terdesak. Jangan pernah memprovokasi, mengejar, atau menyakiti satwa tersebut.

BEKASI — Jagat raya jalanan Bekasi kembali melahirkan sebuah fragmen komedi tragis berbalut kearifan lokal yang sangat i...
01/07/2026

BEKASI — Jagat raya jalanan Bekasi kembali melahirkan sebuah fragmen komedi tragis berbalut kearifan lokal yang sangat intens. Pada Rabu siang yang terik (01/07/2026), koridor Jalan KH. Noer Ali, Babelan jalur sibuk dari arah Ujung Harapan menuju Masjid At-Taqwa Putra mendadak berubah menjadi zona pertempuran diplomasi aspal yang berakhir tanpa solusi (deadlock).

Lakon utamanya adalah seorang pengemudi mobil bernama Taufik Hidayat(ig:hitaufikhidayat), yang harus menerima kenyataan pahit bahwa di planet Bekasi, hukum fisika dan hukum lalu lintas bisa mendadak lumpuh total jika sudah berhadapan dengan kekuatan absolut bernama Akamsi (Anak Kampung Sini) dan Dinasti Pak RT.

Alkisah, siang itu berjalan dengan sangat syahdu. Kang Taufik sedang mengemudikan keretanya dengan kecepatan santai nan penuh kasih, ditemani sang buah hati yang masih berusia 8 tahun. Namun, tepat di depan Gang H. Tiwang, keheningan itu koyak seketika.

BRUKKK!!!

Sebuah hantaman keras menghujam bodi mobil. Sumber ledakan suara itu berasal dari sebuah sepeda motor yang dikendarai secara tidak efisien: berboncengan tiga sekaligus (cengtri). Alih-alih menerapkan asas berkendara yang aman, armada roda dua tersebut tampaknya lebih memilih menggunakan metode pasrah takdir saat bermanuver.

Melihat kondisi mobilnya yang penyok, Kang Taufik berinisiatif mengajak para penunggang motor tersebut menuju polsek terdekat demi mediasi tanggung jawab yang beradab. Namun, alih-alih mendatangi korban untuk meminta maaf, ketiga pemuda itu justru memilih mundur beberapa meter ke lokasi parkir, bersikap acuh tak acuh seolah-olah tabrakan tadi hanyalah gesekan angin surga.

Merasa hak keadilannya digantung, Kang Taufik memutuskan untuk menjemput bola dan menghampiri gerombolan tersebut. Dan di situlah, gerbang multiverse konflik lokal terbuka lebar.

Bukannya mendapatkan iktikad baik, situasi di Gang H. Tiwang mendadak naik ke status Siaga Satu. Dari balik kerumunan, muncullah seorang pria paruh baya mengenakan baju biru yang dengan bangganya mendeklarasikan diri sebagai Ketua RT setempat.

Sebagai pemangku adat tertinggi di tingkat rukun tetangga, ekspektasi publik tentu berharap Pak RT akan bertindak seperti wasit yang adil atau mediator sekelas PBB. Paling tidak, menegur keponakannya yang sudah jelas-jelas mengendarai motor melebihi kapasitas muatan. Namun, realita di lapangan justru berbalik 180 derajat.

Menggunakan hak prerogatifnya sebagai pelindung Akamsi, Pak RT baju biru langsung pasang badan membela sang keponakan dengan tingkat kegalakan yang melampaui batas wajar. Hukum internasional jalanan pun kembali terbukti: "Di mana-mana, yang menabrak selalu punya volume suara yang lebih nyaring daripada yang ditabrak."

Melihat Kang Taufik bersikeras meminta pertanggungjawaban, Pak RT baju biru mengeluarkan kartu as taktisnya demi membalikkan keadaan. Dengan penuh dramatisasi, ia menuduh Kang Taufik sedang melakukan aksi penculikan anak terhadap keponakannya sendiri! Sebuah tuduhan berhulu ledak fitnah yang langsung membuat tensi di TKP mendadak tidak kondusif dan di luar nalar sehat.

Akibat intervensi taktis dari sang paman ketua RT, diplomasi aspal di Babelan ini akhirnya berakhir dengan antiklimaks yang menyisakan dongkol di dada. Kasus ditutup begitu saja tanpa ada ganti rugi, tanpa ada jabat tangan, dan tanpa ada kalimat maaf dari si penabrak.

Kang Taufik hanya bisa mengelus dada sambil mengamankan sang anak yang kebingungan melihat atraksi arogansi lokal tersebut. Pelajaran berharga dari epos Babelan siang ini: jika Anda terlibat kecelakaan di jalanan, pastikan penabrak Anda bukan keponakan penguasa wilayah, atau Anda harus siap-siap dituduh sebagai agen spionase internasional yang sedang menyamar.

Hingga berita ini diturunkan, mobil Kang Taufik dikabarkan masih menanggung luka baret berlubang, sementara sang pak RT baju biru mungkin sedang kembali ke pos ronda dengan perasaan menang, sukses mengamankan supremasi hukum adat atas hukum lalu lintas nasional.







Tuntut MBG Tetap Lanjut, 1.500 Pegawai SPPG Geruduk Kantor Bupati TangerangSebanyak 1.500 pekerja satuan pelayanan pemen...
01/07/2026

Tuntut MBG Tetap Lanjut, 1.500 Pegawai SPPG Geruduk Kantor Bupati Tangerang

Sebanyak 1.500 pekerja satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang menuntut program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan, dengan melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Bupati Tangerang.
Dalam orasinya, Ketua Koordinator Aksi, Khotib Yani menyuarakan agar MBG dilanjutkan dan diperkuat dengan dasar hukum Undang-undang. Agar program tersebut tetap bisa berjalan di Indonesia, meski negeri ini mengalami pergantian kepemimpinan.

"Kita melakukan aksi unjuk rasa ini dalam rangka mendukung agar progam MBG tetap dilanjutkan. Selain itu kita juga minta dibuatkan payung hukum Undang-undang," kata Khotib, di sela-sela orasi.

Menurutnya, program MBG sangatlah bermanfaat untuk masyarakat Indonesia. Khususnya bagi penerima manfaat, seperti anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia diberbagai daerah, terutama di wilayah Kabupaten Tangerang.

Dia juga mengklaim, program MBG juga dipercaya dapat mendongkrak perekonomian masyarakat yang bekerja di SPPG dan para petani yang menyuplai bahan makanan didapur SPPG ini.

"Maka dari itu, kami relawan ini ingin mendorong bahwa program ini terus dilanjutkan dan jangan sampai tertunda bahkan ditutup, walaupun ada kejadian di pusat ada korupsi dan lain sebagainya, itu kita brantas pelakunya, tetapi jangan hentikan programnya,"tegasnya.

Tanggapan Bupati

Menanggapi tuntutan aksi, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, pihaknya akan melaporkan terkait tuntutan masyarakat yang meminta program MBG dilanjut ini kepada Pemerintah Pusat.

Namun, pihaknya memiliki catatan dan harapan kepada seluruh pengelola SPPG di Kabupaten Tangerang untuk melakukan perbaikan teknis dan kualitas kandungan gizi.

"Jika program ini dilanjutkan, ada beberapa aspek teknis dan kualitas yang wajib diperbaiki dan diperhatikan bersama, yaitu kualitas menu dan gizi, lalu peningkatan dan pengawasan terhadap variasi menu makanan serta kualitas kandungan gizinya," katanya.

Lalu, Bupati juga meminta,dapur SPPG pun memastikan makanan yang didistribusikan benar-benar bersih dan higienis demi mencegah terjadinya kasus keracunan, serta ketepatan waktu dan efisiensi dalam proses serta mekanisme penyaluran makanan agar porsinya tidak berkurang atau terlambat.

Sekarang, membatalkan pesanan ojek online tidak selalu gratis. Dalam kondisi tertentu, pelanggan bisa dikenakan biaya pe...
01/07/2026

Sekarang, membatalkan pesanan ojek online tidak selalu gratis. Dalam kondisi tertentu, pelanggan bisa dikenakan biaya pembatalan sebagai bentuk apresiasi kepada mitra pengemudi yang sudah meluangkan waktu dan menempuh perjalanan menuju lokasi penjemputan. Biaya tersebut akan diterima oleh pengemudi sesuai dengan ketentuan masing-masing platform.

Di layanan Gojek, biaya pembatalan dapat dikenakan jika pesanan dibatalkan saat pengemudi sedang menuju lokasi atau sudah berada di dekat titik penjemputan. Besar biayanya berkisar antara Rp1.000 hingga Rp5.000, tergantung jenis layanan dan wilayah. Namun, pelanggan tidak akan dikenakan biaya jika membatalkan pesanan dalam lima menit pertama setelah mendapatkan pengemudi atau apabila pengemudi tidak bergerak menuju lokasi dalam batas waktu yang telah ditentukan.

Sementara itu, Grab juga menerapkan biaya pembatalan apabila pelanggan membatalkan pesanan lebih dari lima menit setelah pengemudi menerima order. Biaya serupa juga berlaku jika pengemudi sudah menunggu di lokasi penjemputan lebih dari lima menit untuk GrabBike atau 10 menit untuk GrabCar. Besarnya berkisar antara Rp1.000 hingga Rp3.000 untuk GrabBike, sedangkan GrabCar dapat mencapai Rp10.000 atau lebih sesuai tarif minimum yang berlaku.

Intinya, kalau memang belum yakin mau berangkat, sebaiknya dipikirkan dulu sebelum klik "Pesan". Kasihan abang drivernya sudah semangat meluncur, eh ternyata yang dituju malah "hilang seperti sinyal di tengah hujan." 😄

Take over SPPG dapur MBGSudah berdiri, tidak pernah kena suspend Dijamin ga ada problem dan tertulis di perjanjian.Grade...
01/07/2026

Take over SPPG dapur MBG
Sudah berdiri, tidak pernah kena suspend
Dijamin ga ada problem dan tertulis di perjanjian.
Grade A
Penerima manfaat tentu 3000 karena grade A..
Akad jelas, proposal bisa diminta di WGI Global (IG) atau hubungi 085870510577..
Lokasi:
#. Bekasi 4 dapur

29/06/2026

Nguyen Nih Bosss....
Senggol D**g!!!! 🤣




Address

Tangerang
15153

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RAFA Shop Ciledug posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to RAFA Shop Ciledug:

Shortcuts

Share