Catatan Planologi

Catatan Planologi “Your success in engineering depends on your factual knowledge, skills, attitude, and capacity for continuing self-improvement.” - Edward V. Krick

04/09/2026

Pada episode Titik Balik kali ini, kami mengulas sosok Goenawan Moh...

02/09/2026

PRABOWO SALAH ARAH

Ini adalah bagian IV (terakhir) “Awas Terlambat!”, melengkapi 3 sebelumnya.

Survei persepsi Tempo Data Science menyatakan masyarakat Indonesia terbelah hampir sempurna, bahwa berbagai kebijakan kepemimpinan Prabowo salah arah. Mayoritas bagi responden di Jawa, Kalimantan, dan sebagian pulau Jawa. Meski begitu, mereka yang berpendapat serupa di wilayah lainnya tetaplah significant. Berada pada kisaran 1/3 hingga hampir setengahnya.

Persoalan kapasitas fiskal daerah gara-gara penundaan sepihak pemerintah pusat terhadap hak Dana Bagi Hasil daerah, berpotensi mengganggu kegiatan pemerintah daerah melaksanakan pelayanan publiknya. Sementara untuk menutupi kekurangan fiskal mereka, upaya intensifikasi bahkan ekstensifikasi perpajakan dan retribusi lokal, sangat mungkin dilakukan. Di tengah kehidupan masyarakat yang perekonomiannya sedang tertekan.

Kenyataan tersebut sangat mengkhawatirkan jika bertemu dengan persepsi buruk masyarakat terhadap kinerja pemerintahan hari ini sebagaimana yang disimpulkan dari jajak pendapat Tempo Data Science tadi.

Jilal Mardhani, 2 September 2026

02/09/2026

Jakarta: Banyak Uang Tapi Ngutang?

Gubernur Jakarta menyatakan penerbitan obligasi yang sedang disiapkannya sebagai bentuk ‘pembiayaan kreatif’. Padahal jumlah piutang lancar yang dapat ditagihnya ke Menteri Keuangan 7 kali nilai lebih besar dari nilai obligasi yang cuma Rp 3,5 triliun itu.

Ini bukan kreatif. Lebih tepat disebut dungu. Jika gagasannya bisa memaksa Pemerintah Pusat melunasi hutang segera — juga mengenakan ongkos dan sanksi biaya atas penundaan hak daerahnya tersebut — barulah layak disebut cerdas. Apalagi kalau bisa menjual nilai masa depan DBH yang akan diperoleh Jakarta, sebagai acuan penerbitan obligasi sekaligus menjadikannya agunan. Kalau seperti itu baru layak disebut kreatif.

Bagian III ini merupakan rangkaian dari 4 episode tayangan “Awas Terlambat!” yang mengupas keterkaitan perkembangan kapasitas keuangan pusat dan daerah-daerah di Indonesia. Terutama setelah rezim pemerintahan Prabowo menunda sepihak hak keuangan daerah atas dasar kebutuhan pembiayaan program pusat yang hingga hari ini masih kontroversial urgensi dan skala prioritasnya. Tentu saja dari sudut pandang lensa Nasional.

02/09/2026

HUTANG OK TAPI JANGAN SUKA-SUKA

Negara kesatuan ibarat keluarga besar. Anggota yang lain patut memaklumi kesulitan yang menimpa induknya. Termasuk jika hak yang semestinya mereka terima, perlu ditunda sementara waktu.

Meski demikian, harus ada kepastian kapan dan bagaimana penyelesaiannya akan dilakukan. Pengertian daerah tersebut tak boleh dinormalisasi sebagai keniscayaan. Apalagi jika ternyata penundaan hak yang dilakukan bukan karena hal mendesak. Sebaliknya justru mengakibatkan keberlangsungan kegiatan di daerah terganggu. Bahkan tak berfungsi.

Ini merupakan bagian II tayangan Awas Terlambat yang seluruhnya berjumlah 4 episode.

Jilal Mardhani, 2 September 2026

01/09/2026

Hutang Transfer ke Daerah = Pinjol

Neraca Keuangan Pemerintah Pusat mencatatkan peningkatan liabilitas significant pada 2024 dan 2025 kemarin. Khususnya pada pos Hutang Transfer ke Daerah yang menjadi bagian Kewajiban Jangka Pendek.

Seperti layaknya Pinjol, ini adalah ‘bom waktu’ yang membangkitkan semangat para ‘Debt Collector’ politik. Apalagi memasuki Pemilu 2029 mendatang.

Tayangan ini merupakan bagian I dari 4 episode yang dipersiapkan.

Jilal Mardhani, 1 September 2026

23/08/2026

Closing Ceremony
Asia Youth International Model United Nations
KL, August 23, 2026

Address

Tangerang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Catatan Planologi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Catatan Planologi:

Shortcuts

Share