05/06/2017
----------
Repost
----------
Selamat siang kawan Nekad!
Gimana puasanya hari ini? Masih pada semangat kan?
Kawan Nekad, banyak dari kita yang ketika ingin menulis terkadang dipusingkan oleh ide. Nggak ada ide yang bagus, menarik atau asyik untuk dituliskan. Begitu kita beralasan.
Padahal, kalau saja kita mau sedikit peka, ide itu berseliweran di sekitarmu. Cobalah amati sekelilingmu. Samping kananmu, kirimu, depanmu, belakangmu, atas, bawah, pokoknya segala penjuru. Banyak sekali yang bisa kita jadikan ide sebagai bahan tulisan kita.
Nah sekarang, bagaimana seandainya kalau ide sudah ada tapi ketika kita ingin menuliskannya, kita malah bingung bagaimana memulai menuliskannya.
Kalau gitu, Nekad mau berbagi rumus yang bisa kawan Nekad terapkan agar tidak bingung ketika ingin mengembangkan ide ke dalam sebuah tulisan.
Rumus itu adalah 5W1H. Mungkin beberapa kawan Nekad merasa sudah tidak asing lagi dengan rumus ini. Rumus ini biasa digunakan dalam ilmu jurnalistik. 5W1H: where (di mana), when (kapan), what (apa), who (siapa), why (mengapa), and how (bagaimana).
Meski rumus ini biasa digunakan dalam ilmu jurnalistik, rumus ini juga bisa loh kita gunakan ketika kita ingin menulis fiksi. Di sini Nekad mengaitkan rumus 5W1H tersebut dengan beberapa unsur yang ada dalam fiksi seperti setting, plot, dan POV (Point of View).
Where dan when berkaitan erat dengan setting (lokasi, tempat, dan waktu kejadian), what dan who berkaitan erat dengan POV, sedangkan why dan how berkaitan erat dengan plot.
Tunggu penjelasan lengkapnya di postingan Nekad berikutnya!
Salam nekad! Salam hebat!